Sains merupakan langkah2 yang ditempuh para ilmuwan untuk melakukan
penyelidikan dalam rangka mencari penjelasan tentang gejala2 alam. Mulai
dari merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen,
mengumpulkan data, menganalisis dan akhimya menyimpulkan.
Namun
dari berbagai penemuan terkemuka, beberapa penemuan terungkap secara
tidak sengaja. Mulai dari obat-obatan, minuman, teknologi produk rumah
tangga hingga astrofisika, penemuan hebat ini telah memberikan
kontribusi yang berharga bagi kemajuan sains.
Berikut adalah 25
penemuan yang terungkap secara tidak sengaja. Yang pada ngerasain de
javu ane minta maap yah gan. Niat ane cuma sekedar berbagi informasi dan
menyajikan yang lebih lengkap.
1. Penisilin
Penisilin
(Penicillin atau PCN) dalah sebuah kelompok antibiotika β-laktam yang
digunakan dalam penyembuhan penyakit infeksi karena bakteri, biasanya
berjenis Gram positif. Penemuan Penislin selalu dikaitkan dengan ilmuwan
Skotlandia, Alexander Fleming pada 1929. Peristiwa penemuan Fleming ini
didapat secara tidak sengaja. Saat itu ia liburan dua minggu dan
meninggalkan bakteri Staphylococcus di piringan kultur. Ketika Fleming
kembali, ia melihat adanya jamur aneh pada piringan kultur (culture
plate), jamur tersebut telah mematikan bakteri di sekitarnya.
Fleming
menyimpulkan bahwa fenomena tersebut dikarenakan sebuah subtansi
penghambat pertumbuhan dan menghancurkan bakteri. Ia kemudian
menumbuhkan sebuah kultur murni dan menemukan Penicillium yang kemudian
dikenal sebagai Penicillium chrysogenum. Fleming memberikan istilah
“Penisilin” untuk menggambarkan hasil filtrasi dari kultur mikrobiologis
Penicillium.
Saat Perang Dunia II, Penisilin berjasa dalam
menekan jumlah kematian akibat infeksi yang disebabkan luka terbuka yang
tak mendapat perawatan, yang dalam situasi serupa dapat menimbulkan
gangren bahkan kematian, menyelamatkan 12-15% nyawa.
2. Microwave
Pada
tahun 1945 Percy Lebaron Spencer, seorang insinyur dan penemu dari
Amerika Serikat, bekerja di pabrik pembuatan magnetron, alat yang
digunakan untuk menghasilkan sinyal radio gelombang mikro yang merupakan
bentuk awal dari radar. Radar adalah sebuah inovasi luar biasa penting
di masa perang, tetapi penggunaan gelombang mikro untuk memasak makanan
adalah ketidaksengajaan.
Ketika sedang berdiri di dekat sebuah
magnetron yang sedang hidup, Spencer mendapati bahwa batang coklat di
sakunya meleleh. Pikirannya yang tajam segera mengerti bahwa itu adalah
akibat gelombang mikro. Kemudian dia mencobanya pada biji jagung
brondong dan kemudian pada sebutir telur hingga meledak.
Pada
tahun 1945, Spencer menciptakan alat untuk memasak makanan dengan
menggunakan radiasi gelombang mikro. Raytheon melihat kemungkinan ini,
dan setelah memperoleh Amana Refrigeration pada 1965, mampu menjual
microwave oven dalam skala besar. Oven microwave pertama disebut
Radarange, sampai saat ini, ada lebih dari 200 juta yang digunakan di
seluruh dunia.
3. Velcro
Sejarah penemuan velcro dimulai
pada tahun 1941, saat seorang insinyur Swiss bernama George de Mestral
pulang bersama anjingnya dari perburuan di gunung Alpen. Waktu itu dia
melihat banyak ‘biji’ (seeds) dari buah burdock yang menempel pada
pakaiannya dan pada bulu anjingnya. Waktu dia mempelajarinya dibawah
mikroskop, nampak beratus-ratus kaitan pada biji ini yang akan
‘menyangkut’ pada setiap benda yang berupa serat-seratan seperti kain,
bulu atau rambut. Ide inilah yang memicu de Mestral untuk mengembangkan
alat untuk menyatukan dua benda.
Velcro mulai populer setelah
NASA memutuskan untuk menggunakannya pada baju astronaut, kemudian
diikuti pula oleh industri baju peselancar es (skiers), baju peselam dan
peralatan bawah laut lainnya. Saat ini velcro sudah terpasang pada
hampir semua peralatan manusia, mulai dari pakaian, sepatu, ikat
pinggang, tas, peralatan kedokteran, peralatan militer dan sebagainya.
Bahkan untuk peralatan militer sudah dikembangkan jenis velcro yang
tidak menimbulkan suara sobekan.
4. Gelombang Radiasi Kosmik (Teori Big Bang)
Pada
tahun 1948, Ralph Alpher dan Robert Herman mempublikasikan teori
ilmiahnya bahwa alam semesta tercipta oleh Big Bang “Hari ini kita akan
melihat cahaya-cahaya yang dilepaskan ketika atom pertama kali dibentuk,
pada saat alam semesta berumur 300.000 tahun. Karena alam semesta telah
berkembang selama miliaran tahun, cahaya dikalkulasikan dengan faktor
1.000, yang dideteksi sebagai gelombang mikro.”
Pada tahun 1964,
Arno Penzias dan Robert Wilson secara tidak sengaja menemukan radiasi
latar belakang kosmis ketika mereka sedang melakukan pemantau diagnostik
menggunakan penerima gelombang mikro yang dimiliki oleh Laboratorium
Bell. Penemuan mereka memberikan konfirmasi yang substansial mengenai
prediksi radiasi latar bahwa radiasi ini bersifat isotropis dan
konsisten dengan spektrum benda hitam pada 3 K. Penzias dan Wilson
kemudian dianugerahi penghargaan Nobel atas penemuan mereka.
5. Teflon
Penemuan
Teflon atau polytetrafluoroethylene (PTFE) terjadi di tahun 1938,
teflon ditemukan secara tidak sengaja oleh Roy Plunkett dari Kinetic
Chemical saat mencoba membuat CFC jenis baru. Tahun 1941 Kinetic
Chemical mematenkannya dan mendaftarkan Teflon tahun 1945 sebagai merk
dagang. Kinetic Chemical merupakan perusahaan yang didirikan oleh Du
Pont dan General Motors tahun 1930 untuk memproduksi zat CFC yang kita
kenal sebagai Freon (merk dagang dari Du Pont).
Pada tahun 1954,
seorang insinyur dari Perancis bernama Marc Gregoire membuat
penggorengan pertama yang mengunakan lapisan antilengket dengan merk
TEFAL. Tahun 1961 Marion A. Trozzolo, memasarkan penggorengan pertama
yang menggunakan lapisan antilengket The Happy Pan, di Amerika Serikat
tepatnya di Kansas City.
Teflon telah digunakan secara komersial
sejak tahun 1940 untuk berbagai tujuan, karena sifatnya yang stabil
terhadap bahan kimia lain (sulit bereaksi terhadap bahan kimia lain)
serta dapat menghasilkan permukaan yang anti gores. Pemakaian terbanyak
di masyarakat dalam bentuk peralatan memasak anti lengket misalnya wajan
dan panci.
6. Karet Ban Vulkanisir
Pada tahun 1839,
Charles Goodyear berhasil menemukan teknik vulkanisasi karet.
Vulkanisasi sendiri berasal dari kata Vulkan yang merupakan dewa api
dalam agama orang romawi.
Di hari yang penuh keberuntungan pada
tahun 1839, ia membersihkan kedua tangannya dari lumuran bubuk, yang
terdiri atas campuran karet dan belerang. Secara tidak sengaja bubuk
tersebut terjatuh dan masuk ke dalam sebuah tungku di atas api. Ketika
karet meleleh, ternyata bereaksi dengan bahan belerangnya dan menemukan
bahwa bahan itu berubah memiliki karakter bagai kulit yang elastis.
Inilah
pertama kali karet vulkanisir atau ban karet tercipta, Goodyear pun
berhasil menemukan karet tahan cuaca. Kemudian ia pun terobsesi untuk
membuat beragam barang dari bahan material buatannya dan mematenkan
ciptaanya itu. Pada mulanya Goodyear tidak menamakan penemuannya itu
dengan nama vulkanisasi melainkan karet tahan api. Untuk menghargai
jasanya, nama Goodyear diabadikan sebagai nama perusahaan karet terkenal
di Amerika Serikat yaitu Goodyear Tire and Rubber company.
7. Coca-Cola
Penemu
Coca-Cola bukanlah seorang pengusaha, penjual permen atau seorang
pemimpi yang ingin menjadi kaya dalam bisnis minuman. John Pemberton
hanya ingin menyembuhkan sakit kepala. Seorang ahli kimia, Pemberton
mencoba menggunakan dua bahan utama dalam obat sakit kepala, yaitu daun
koka dan kacang kola. Ketika asisten labnya secara tidak sengaja
mencampur dengan dua air karnonasi, lahirlah minuman Coca-Cola.
Frank
M. Robinson, sahabat sekaligus akuntan John, menyarankan nama Coca-Cola
karena berpendapat bahwa dua huruf C akan tampak menonjol untuk
periklanan. Kemudian, ia menciptakan nama dengan huruf-huruf miring
mengalir, Spencer, dan lahirlah logo paling terkenal di dunia. Namun
sayangnya, Pemberton meninggal dua tahun kemudian dan tidak pernah
melihat campurannya yang sederhana melahirkan kerajaan minuman soda.
8. Radioaktif
Sejarah
penemuan zat radioaktif diawali dengan ditemukannya sinar X oleh
Wilhelm Conrad Roentgen pada tahun 1895. Setelah itu, para ilmuwan
menyadari bahwa beberapa unsur dapat memancarkan sinar-sinar tertentu,
meskipun pada waktu itu para ilmuwan belum memahami hakikat sebenarnya
dari sinar-sinar tersebut serta mengapa unsur-unsur memancarkannya.
Pada
tahun 1896, Henri Becquerel, fisikawan Perancis berusaha mendapatkan
sinar X dari suatu batuan yang mengandung garam uranium. Secara tidak
sengaja, batuan tersebut dibungkus dengan kertas hitam dan diletakkan di
atas plat film itu, ia sangat terkejut karena bagian film pada tempat
garam uranium diletakkan menjadi gelap. Dari hasil penelitiannya,
diketahui bahwa penyebab gelapnya bagian plat foto adalah radiasi
berdaya tembus kuat, bahkan lebih kuat dari sinar X, yang dipancarkan
secara spontan oleh garam uranium tanpa harus disinari terlebih dahulu.
Radiasi spontan garam uranium terjadi karena mengandung unsur uranium
yang bersifat radioaktif. Peristiwa radiasi spontan ini kemudian disebut
keradioaktifan, sedangkan zat yang yang bersifat radioaktif disebut
dengan zat radioaktif.
9. Viagra
Tidak banyak yang tahu
bahwa Viagra pada awalnya didesain sebagai obat darah tinggi dan
serangan jantung. Pekerjaan mendesain sildenafil, atau lebih dikenal
dengan nama Viagra, sudah dimulai sejak tahun 1985 oleh para ilmuwan
yang bekerja di pabrik farmazi Pfizer di Kent, Inggris. Tujuan awalnya
adalah untuk mendesain obat anti-darah tinggi and juga anti-angina
pectoris (sakit di bagian dada disebabkan oleh macetnya aliran darah ke
jantung).
Di tahun 1989, setelah empat tahun mengutak-atik
ratusan ribu senyawa kimia, para ilmuwan Pfizer menemukan senyawa nomer
92480 (diberi kode UK-92480) yang menunjukkan potensi lebih baik
ketimbang zaprinast, obat anti-darah tinggi yang sudah lama beredar.
Beberapa
orang pria yang diuji untuk mengkonsumsi obat itu mengatakan bahwa obat
itu tidak berhasil mengurangi tekanan darah tinggi. Tapi,mereka semua
merasa bahwa ketika minum obat itu justru merasa bertambah kuat tenaga
dan hasrat sexnya. Sejak saat itu, obat tersebut justru menjadi salah
satu obat paling sukses dalam sejarah Pfizer. Kegagalan membuat obat
pengurang tekanan darah tinggi justru menciptakan obat kuat yang luar
biasa.
10. Smartdust
Smartdust adalah sebuah sistem yang
terdiri dari kumpulan microelectromechanical yang sangat kecil (MEMS)
seperti sensor, robot atau perangkat lainnya yang dapat mendeteksi
cahaya, temperatur, getaran, magnet atau bahan kimia.
Istilah
Smartdust biasanya mengacu pada ukuran milimeter, perangkat berdaya
rendah yang digunakan untuk sensor, komputasi dan perangkat nirkabel.
Perangkat ini biasanya dibangun menggunakan teknik microfabrication
silicon dan berfungsi sebagai komponen individual dalam jaringan
nirkabel.
Mahasiswa pascasarjana di bidang Kimia, Jamie Tautan
yang bekerja bekerja di silicon chip Universitas of California, San
Diego berhasil mengungkap Smartdust dengan ukuran lebih kecil yang
dibangun dengan teknik electro chemical corosion. Penemuan ini terungkap
secara tidak sengaja pada saat chip terbelah ia menemukan
potongan-potongan kecil masih mengirimkan sinyal, beroperasi sebagai
sensor kecil. Smartdust dapat diterapkan pada banyak hal dan telah
berperan dalam dunia medis dan biologi, seperti pada penyembuhan tumor.
11. Teh
Sekitar
tahun 2373 SM, kaisar Shen Nung sedang merebus sebuah minuman panas.
Tapi rupanya dia lupa menutup ketel air tersebut, sehingga tanpa sengaja
angin meniup suatu daun di sekitar tempat tinggalnya dan masuk ke dalam
ketel tersebut. Pada saat sang kaisar mau mengambil minuman itu,
rupanya daun itu sudah bercampur dengan minuman tersebut dan
mengeluarkan harum yang luar biasa dan saat dicoba rasanya sangat
nikmat. Sejak saat itulah teh mulai beredar di China.
12.Sandwich
Ini
adalah salah satu cerita tentang bagaimana Sandwich ditemukan (atau
mungkin dibuat) jadi pada sekitar tahun 1700 seseorang bernama Earlof
Sandwich sedang asik dan sibuk bermain judi. Karena rasa cintanya
terhadap judi maka diapun jadi malas meninggalkan arena tempat duduknya
itu. Suatu kali dia merasa lapar, tapi karena dia tidak mau beranjak
dari tempak duduknya dia memesan makanan, dan menyatukan pesanannya itu
diantara 2 roti. Na pesanan penjudi ini akhirnya dikenal sebagai
Sandwich dan ditiru oleh rekan-rekannya.
13. Permen Karet
Thomas
Adams sedang bereksperimen dengan chice, getah tanaman dari Amerika
Selatan, sebagai pengganti karet. Setelah gagal berulang-ulang, penemu
yang sedih tersebut memasukkan satu potong ke dalam mulutnya. Ternyata
dia menyukainya. Sebagai akibatnya: Adams New York No. 1 menjadi permen
karet yang diproduksi dalam jumlah besar pertama di dunia.
14. Super Glue
Terjadi
masih pada zaman perang tahun 1942, ketika para ilmuwan hanya
memikirkan bagaimana cara membuat senjata yang lebih baik. Dr. Harry
Coover sedang bekerja dengan bahan Cyanoacrylate di laboratorium Eastman
Kodak ketika ia membuat bahan yang terlalu lengket untuk digunakan. Dia
melemparnya hingga menempel di tembok. Bahkan setelah perang selesai,
ia baru menyadari kalau bahan yang ia lempar sebelumnya masih menempel
dengan kuat dan usaha yang dia lakukan untuk melepasnya dengan tangan
selalu gagal. Setelah meyakinkan atasannya, pada tahun 1985, Eastman 910
atau yang biasa dikenal umum dengan nama Krazy Glue, mulai dipasarkan.
15. Alat Pacu Jantung
Penemuan
tidak disengaja ini telah menyelamatkan hidup banyak orang hingga hari
ini. Seorang insinyur Amerika, Wilson Greatbatch, sedang bekerja dengan
sebuah peralatan yang merekam denyut jantung tidak beraturan, ketika ia
menyisipkan sebuah tipe resistor yang keliru ke dalam penemuannya.
Sirkuit berdenyut, lalu diam, lalu berdenyut lagi. Kemudian, dia
mendekatkan alat ini ke jantung dan jadilah alat pacu jantung yang
digunakan sampai sekarang.
16. Sampanye (Champagne)
Menurut
banyak orang Dom Pierre Perignon dihormati sebagai penemu sampanye.
Walaupun sebenarnya biarawan Benedictine abad ke-17 itu tidak bermaksud
demikian, yakni membuat anggur dengan gelembung-gelembung udara di
dalamnya. Karena pada kenyataanya dia telah menghabiskan waktu
bertahun-tahun berusaha mencegah hal itu terjadi. Anggur yang penuh
dengan gelembung udara dianggap sebagai tanda proses pembuatan anggur
yang jelek.
17. Sakarin
Sakarin, pemanis buatan yang
paling tua, tanpa sengaja ditemukan di tahun 1879 oleh seorang peneliti
bernama Constantine Fahlberg, seseorang yang dulu pernah bekerja pada
Johns Hopkins University di dalam laboratorium profesor Ira Remsen.
Penemuan
Fahlberg bermula ketika dia lupa mencuci kedua tangannya sebelum makan
siang, yang mana sebelumnya telah ditumpahi sejenis bahan kimia di
laboratoriumnya. Bahan kimia itulah kemudian menyebabkan roti yang
dimakannya menjadi berasa manis yang aneh.
18. Sabun
Jadi
ceritanya di suatu pabrik sabun pada saat karyawannya istirahat, rupanya
mereka lupa mematikan mesin pembuat sabunnya sehingga sabun ini
bercampur dengan udara. Karena sabunnya tidak terlihat beda maka sabun
itu langsung dipasarkan. Rupanya di pasaran, sabun ini menghasilkan busa
dan sangat disukai oleh para konsumen. Dan karena kesalahan itulah
sampai sekarang sabun itu berbusa.
20. Brownies
Terciptanya
Brownies adalah karena “kecelakaan” alias lalainya sang pembuat kue
dalam mengolah kue dan memasukkan baking powder. Sehingga, kue cokelat
yang hendak dibuatnya jadi bantat, seperti kue bolu yang bantat. Apa itu
bantat?? Bantat adalah tidak mengembang. Menurut situs The Amazing of
Brownies, resep brownies pertama kali dipublikasikan tahun 1897 di
Sears, Roebuck Catalogue. Dalam sejarah kuliner, brownies termasuk
katagori cookie, kue kecil berbahan dasar tepung, rasanya manis, dengan
tekstur lembut dan renyah.
21. Popcorn
Dengan berakhirnya
Perang Dunia II, insinyur mencari manfaat lain dari magnetron, yang
menghasilkan gelombang mikro untuk sistem radar. Saat Spencer sedang
berdiri di dekat perangkat tersebut pada suatu hari, cokelat dalam
sakunya mencair. Dia menemukan bahwa magnetron bekerja lebih baik untuk
membuat popcorn. Penemuan ini berbarengan dengan penemuan microwave gan.
21. Kerucut Ice Cream
Kisah
ini adalah suatu contoh yang sempurna dari penemuan yang tidak
disengaja, dan sebuah kesempatan penemuan langka yang memberi dampak
keseluruh dunia. Dan merupakan sebuah pertemuan manis. Di awal tahun
1904, es krim di sajikan di atas sebuah piring. Sampai suatu ketika di
World Fair pada tahun itu, di Saint Louis, Missouri, dua bahan makanan
yang kelihatan nya tidak berhubungan dengan tak ter elak kan tersambung
bersama-sama.
Pada saat udara sangat panas di World's Fair 1904,
depot es krim menjual es krim dengan cepat sampai ke abisan piring
piring. Depot sebelahnya tidak seberuntung penjual es krim, yaitu
penjual Zalabia - sejenis wafer tipis dari Persia - dan pemilik depot
mengusulkan sebuah ide untuk menggulung Zalabia nya menjadi kerucut dan
meletakkan sebongkah es krim di atasnya.
Demikianlah kerucut es
krim dilahirkan - dan hingga kini masih ditemukan es krim dengan
kerucutnya semodern apa pun pembuatan es krim itu.
22. Layang Layang
Sejarah
layang-layang dimulai dari 1.000 tahun sebelum Masehi di China, semula
digunakan kalangan militer sebagai cara mengirim kode dari jendral untuk
menakut-nakuti pasukan musuh. Namun di Jepang, benda ini digunakan
sebagai simbol agama. Layang-layang berubah menjadi mainan anak-anak di
abad 12 setelah perang saudara di AS berakhir. Baru tau kan?? Sama.
Ralat:
gan layangan bukan dari cina tapi dari indonesia
Mungkin diatas cerita versi china yaah gan.
Bener, kalo layang2 paling purba dari Indonesia.
Yang dari daun itu kan yah kalo ngga salah.
23. Rubik's cube
Rubik
Cube ditemukan Ern Rubik, seorang pematung Hungaria sekaligus profesor
arsitektur pada tahun 1974. Dia tidak pernah menduga bahwa penemuannya
dapat dijual di toko-toko mainan di banyak tempat di dunia. Pada
awalnya, dia menciptakan kubus Rubik hanya untuk mengajarkan algoritma
dan logika kepada muridnya. Jutaan dolar penjualan kubus rubik adalah
bonus besar untuk dedikasi seorang guru.
24. Playdoh
Play
doh semula material non kimia beracun yang berfungsi membersihkan jelaga
batu bara sejak tahun 1920-an. Setelah perang dunia usai, permintaan
play doh menyusut dan perusahaan ini hampir bangkrut. Untungnya, di
suatu hari, satu manajer perusahaan menemukan artikel tentang anak-anak
yang membuat hiasan dari pembersih wallpaper. Sesaat sebelum bangkrut,
perusahaan mengambil risiko besar dengan mengubah produk pembersih ini
menjadi produk mainan yang akhirnya sukses.
25. Keripik Kentang
Tahun
1853, disebuah rumah makan di Saratoga, New York, seseorang yang sedang
makan malam, Cornelius Vanderbilt, terlihat cerewet sekali karena
berulang kali menolak memakan gorengan yang di pesan nya. Dia mengeluh
gorengan itu terlalu tebal dan telalu basah.
Setelah dikembalikan
beberapa piring dan lalu lebih menipiskan potongan kentangnya, kepala
tukang masak. George Crum memutuskan untuk menggoreng irisan kentang
yang tipis tersebut didalam minyak goreng yang banyak, maka jadilah
keripik kentang seperti sekarang ini.
Vanderbilt pada awal nya
memprotes usaha si kepala tukang masak, katanya gorengan itu terlalu
tipis untuk di tusuk dengan garpu, tetapi setelah beberapa percobaan,
keripik kentang itu kemudian menjadi kesukaan, dan segera semua orang
didalam rumah makan tersebut memesannya. Sehingga pada daftar menu di
cantumkan "Saratoga Chips"
No comments:
Post a Comment