Ratusan Juta Dari Bisnis Kacang Mete

Melongok Bisnis Kacang Mete Beromzet Rp 200 Juta/ Bulan di Kendari

Kendari -Jalan-jalan di Kota Kendari belum sempurna rasanya kalau tidak bawa pulang oleh-oleh kacang mete. Di ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara ini sangat mudah mencari toko yang menjual kacang Mete yang sudah digoreng.

Seperti di jalan poros By-Pass Bunga Kumala, Kendari Barat, terdapat Toko Mubaraq Lombe, yang menjual kacang mete goreng berbagai rasa, seperti manis, asin dan pedas. Setiap bulannya, sekitar 25 pekerja UD. Mubaraq Lombe mengolah hingga 2 ton mete, dari biji mete yang telah dipisahkan dari cangkangnya.

Harga mete gelondongan senilai Rp 20.000/ kilogram (kg). Jika sudah dipisah dari cangkangnya harganya menjadi rata-rata Rp 95.000/kg dan setelah digoreng harganya naik menjadi Rp 137.000/kg.

Mete ini didatangkan oleh pemilik Mubaraq Lombe, Laode Mane dari kampung halamannya di Lombe, Kecamatan Gu, Kabupaten. Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Usaha pengolahan kacang mete ini dirintis Laode sejak tahun 1986 saat masih menjadi mahasiswa di jurusan Agrobisnis, Universitas Haluoleo, Kendari.

Manajer UD. Mubaraq Lombe, Muhaimin pada detikcom yang ditemui di tokonya, menyebutkan setiap bulan omzetnya Rp 200 juta. Omzetnya melonjak di bulan Puasa, bisa mencapai Rp 500 juta.

Menurut Muhaimin, kacang mete ini lebih menguntungkan jika diolah menjadi makanan khas, dibandingkan dengan mengekspor mete gelondongan ke beberapa negara seperti India, Malaysia dan Filipina.

"Suplai Mete nasional sekitar 37% dari Sulawesi Tenggara, terbesar di Indonesia, dibandingkan diekspor lebih menguntungkan untuk pasar dalam negeri jadi makanan oleh-oleh," ujar Muhaimin.

Muhaimin berharap, buah jambu mete bisa menjadi bahan olahan baru lagi seperti menjadi kripik atau sirup. Saat ini buah Jambu Mete setelah dipisahkan dari cangkang metenya langsung dibuang begitu saja.

"Buah jambu mete ini mengandung Vitamin C yang lebih tinggi dari jeruk, kami berharap binaan dari pemerintah untuk bahan olahan baru dari jambu mete ini," pungkas mantan Guru SD ini.

Ga Perlu Pendidikan Formal Untuk Jadi Penemu

Kusrin Cuma Lulusan SD Tapi Bisa Bikin TV, Kok Bisa?

Jakarta -Membuat barang yang mempunyai nilai jual bisa dari apa saja, bahkan dari barang bekas sekalipun. Adalah Muhammad Kusrin, warga Wonosari, Karanganyar, Jawa Tengah, yang berhasil merakit barang elektronik bekas menjadi barang yang lebih bernilai jual tinggi.

Di tangannya, radio bekas seharga Rp 80.000 bisa disulap menjadi barang bernilai ratusan ribu rupiah.

"Waktu itu, saya mulai usaha dengan membeli radio rusak harganya Rp 80 ribu. Saya bawa pulang lalu saya service di rumah. Saya jual laku Rp 200 ribu," ujar laki-laki dengan logat jawa yang kental tersebut saat berbincang dengan Menteri Perindutrian Saleh Husin.

Modal Rp 200 ribu itu digunakannya untuk membeli perangkat telekomunikasi pesawat radio FM. Perangkat ini dipakai untuk berkomunikasi dengan sesama pelaku usaha jasa service elektronik di dekat tempat usahanya di Karanganyar.

"Dari situ kita sesama service elektronik belajar tentang teknik-teknik baru di bidang perbaikan elektronik, kita saling bagi pengalaman, bagi pengetahuan," aku dia.

Kegiatannya tersebut terus ditekuni hingga dirinya bisa merakit satu unit televisi utuh memanfaatkan tabung bekas layar komputer.

Menariknya, semua kegiatan usahanya tersebut‎ dilakukannya tanpa bekal pendidikan formal. Ia melakukannya secara autodidak dengan membongkar dan merakit ulang alat-alat elektronik tersebut.

"Saya ngutak-ngutik sendiri. Nggak pernah ikut les," pungkas dia.

Terdengar sederhana memang. Tapi tanpa ketekunan tentu kusrin tidak akan berhasil merekayasa sebuah barang bekas menjadi barang bernilai seperti saat ini.

"Kita juga pelajari. Karena membuat televisi pakai tabung komputer itu butuh banyak penyesuaian. Bagaimana caranya supaya tabung komputer itu bisa bekerja dengan dipasangkan mesin televisi. Itu kan nggak gampang," pungkasnya.

Hidup Sendiri Itu Sangat Menyiksa

Hidup Sendiri di Pulau Terpencil, Simpanse Ini Peluk Manusia yang Mengunjunginya

Ponso, simpanse berusia 40 tahun ini, terlihat gembira saat kedatangan tamu. Kebahagiannya nampak nyata setelah selama tiga tahun terakhir dia hidup sendiri terisolasi di sebuah pulau di lepas pantai Liberia, Afrika Barat.

Setelah tiga tahun hidup terisolasi di sebuah pulau terpencil di lepas Pantai Liberia, Afrika Barat, seekor simpanse bernama Ponso akhirnya mendapatkan tamu tahun ini.

Sang tamu adalah Estelle Raballand, Direktur Pusat Konservasi Simpanse. Begitu melihat kedatangan Estelle, kegembiraan Ponso tampak jelas.

Dia tersenyum lebar dan dia langsung memeluk Estelle begitu perempuan tersebut berada di dekatnya.

Kisah pilu Ponso dimulai 30 tahun lalu saat dia ditelantarkan di Pantai Gading bersama 65 ekor simpanse lainnya.

Puluhan simpanse itu, yang sebagian besar ditangkap di alam liar, digunakan Pusat Darah New York (NYBC) untuk sarana riset penyakit hepatitis.

Selama itu pula, puluhan simpanse ini menjalani berbagai tes medis untuk mencoba berbagai jenis pengobatan hepatitis.

Setelah semua tes selesai, NYBC meninggalkan simpanse-simpanse itu di pulau-pulau terpencil yang tak memiliki sumber makanan alami. Secara berkala, organisasi itu mengirimkan makanan ke pulau-pulau tersebut.

Ponso sendiri ditempatkan di sebuah pulau kecil bersama 19 ekor simpanse lainnya yang berusia antara tujuh hingga 11 tahun.

Saat itu, Ponso berusia 10 tahun. Setelah sembilan bulan tinggal di tempat baru, 11 kawan Ponso mati dan sembilan yang masih hidup dipindahkan ke pulau baru.

Kondisi di pulau baru ini tak lebih baik. Di tempat baru itu akhirnya hanya tersisa Ponso, seekor simpanse betina dan dua bayinya.

Germain, seorang pria baik hati dari desa di dekat pulau itu, mulai mengirim pisang dan roti untuk Ponso dan keluarganya.

Hingga hari ini, Germain masih melakukan itu dan pria itulah satu-satunya sumber makanan bagi Ponso dan keluarganya.

Sayangnya, seluruh keluarga Ponso mati pada akhir 2013 sehingga simpanse itu tinggal sebatang kara di pulau yang terisolasi tersebut.

Meski memiliki masa lalu traumatis dengan manusia, respons Ponso yang kini berusia 40 tahun yang langsung memercayai dan memeluk Estelle yang datang menjenguk sangat luar biasa.

Sayangnya, kebahagiaan Ponso tak berlangsung lama karena Estelle harus meninggalkan pulau itu.

Saat ini, Humane Society of United States tengah menggalang dana untuk Ponso dan sejumlah simpanse yang terisolasi di Afrika.

Sebuah kelompok bernama SOS Ponso mulai melakukan penggalangan dana dan saat ini sudah berhasil mengumpulkan uang di atas 20.000 euro.

Kelompok ini berniat menggunakan uang tersebut untuk menyediakan makanan dan dokter hewan bagi simpanse yang kesepian itu.

Terlebih lagi, karena sejarah hidupnya yang digunakan sebagai "kelinci percobaan" di laboratorium medis, kemungkinan Ponso meninggalkan pulau itu dan berkumpul kembali dengan sesama simpanse hampir pasti tidak mungkin.

Pengusaha Muda Di Bawah 30 Tahun Yang Menjanjikan

17 Anak Muda Indonesia Tembus Daftar Forbes

Jakarta - Media bisnis bergengsi Forbes baru saja merilis daftar bertajuk 30 Under 30 Asia. Ternyata ada cukup banyak anak muda asal Indonesia yang masuk dalam pilihan Forbes di daftar tersebut.

Daftar Forbes ini berisikan deretan anak muda yang bermukim di kawasan Asia, yang dinilai sebagai pemimpin muda yang menjanjikan, wiraswastawan yang berbakat ataupun game changer.

Ada 10 kategori dalam daftar yang disusun Forbes. Meliputi kategori Entertainment & Sports, The Arts, Media, Marketing & Advertising, Retail & Ecommerce, Finance & Venture Capital, Enterprise Tech, Consumer Tech, Social Entrepreneurs, Manufacturing & Energy serta yang terakhir Healtcare & Science.

Total ada 17 nama anak muda asal Indonesia yang masuk di dalam daftar. Bahkan yang usianya paling muda berasal dari Indonesia.

"Anggota termuda di daftar tahun ini adalah Yasa Paramita Singgih, 20 tahun, pendiri brand fashion Men's Republic asal Indonesia," tulis Forbes.

Beberapa anak muda Indonesia yang bergelut di dunia teknologi dan masuk daftar misalnya Kevin Aluwi, pendiri dan Chief Financial Officer Go-Jek, Benny Fajarai, Cofounder Qlapa, Arief Widhiyasa, Cofounder Agate Studio, dan Ferry Unardi selaku Cofounder & CEO Traveloka.

Tiga nama pertama masuk ke kategori Consumer Tech dan Ferry Unardi dari Traveloka masuk dalam kategori Retail & Ecommerce. Adapun nama paling mentereng dalam daftar ini sepertinya adalah Carl Pei asal China, pemuda 26 tahun pendiri vendor smartphone OnePlus yang belakangan menuai sukses besar.

Berikut daftar muda asal Indonesia yang masuk 30 Under 30 Asia susunan Forbes :

Entertainmet & Sports

Joey Alexander Sila, 12 - Musisi

Arts

Peggy Hartanto, 27 - Desainer
Helga Angelina Tjahjadi, 25 - Cofounder Burgreens

Retail & Ecommerce

Carline Darjanto, 28 - Entrepreneur
Merrie Elizabeth, 28 - CEO & Creative Director BloBar Salon
Yasa Paramita Singgih, 20 - Founder & President, Men's Republic
Ferry Unardi, 28 - Cofounder & CEO Traveloka

Finance & Venture Capital

Moses Lo, 27 - Founder & CEO Xendit
Abraham Viktor, 23 - Cofounder & CEO Taralite

Entreprise Tech

Abraham Ranardo, 25 - Cofounder Mailbird

Consumer Tech

Kevin Aluwi, 29 - Cofounder & Chief Financial Officer Gojek
Benny Fajarai, 25 - Cofounder Qlapa
Arief Widhiyasa, 28 - Cofounder Agate Studio

Social Entrepreneurs

Heni Sri Sundani Jaladara, 28 - Founder, Smart Farmer Kids In Action & AgroEdu Jampang Community
Muhammad Alfatih Timur, 24 - Cofounder & CEO KitaBisa

Healthcare & Science

Mesty Ariotedjo, 26 - Cofounder, WeCare.id
Leonika Sari Njoto Boedioetomo, 22 - Founder & CEO Reblood

Mengorbankan Diri Untuk Orang Lain

Gadis 10 Tahun Selamatkan Dua Balita dari Maut

CALIFORNIA – Seorang gadis 10 tahun tewas di California pada Senin 22 Februari. Ia menyelamatkan dua balita dan mendorongnya agar keluar dari jalanan saat sebuah mobil SUV tengah melaju kencang. Saat itu, mereka tengah bermain bersama.

Kiera Larsen dipuji sebagai pahlawan dan malaikat pelindung dengan tindakan cepatnya. Ia menyelamatkan tetangganya Adison (1) dan Emma Jenkis (2) menghindari mobil di Lakeside, San Diego.

Penyidik kepolisian masih melakukan investigasi mengapa mobil tipe Marcedes SUV 1999 itu melaju dengan sangat kencang ketika ketiga gadis ini tengah bermain di jalanan.

“Dia (Kiera Larsen) benar-benar seorang pahlawan. Dia selamanya akan menjadi malaikat pelindung. Dia telah menyelamatkan dua orang anak gadis saya,” kata ibu dari dua anak yang diselamatkan Kiera Larsen, Alissa Jenkins kepada Fox yang dilansir Daily Mail.

“Ini dua anak perempuan yang saya miliki, nyawa mereka bisa melayang dalam sekejap jika dia (Kiera) tidak melangkah masuk dan mengambil alih untuk melindungi kedua anak saya,” sambung Alissa.

Kiera menderita luka berat akibat benturan keras dengan mobil SUV tersebut. Dia dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit.

“Seorang anak meninggal karena aksi heroik. Dia mengorbankan dirinya untuk anak lainnya,” kata petugas kepolisian setempat Kevin Pearlstein.

“Kami akan melakukan pemeriksaan kendaraan dan mencari tahu kenapa hal ini bisa terjadi,” sambungnya.

Alkitab Yang Tidak Terbakar Meski Dikepung Api

Alkitab Ditemukan Utuh di Dalam Mobil SUV yang Terbakar dan Meledak



Alkitab yang luput dari kebakaran dan ledakan sebuah SUV di Memphis.

MEMPHIS — Aparat kepolisian di Tennessee, Amerika Serikat, memastikan bahwa hanya ada satu barang yang luput dari kebakaran dan ledakan mobil SUV di Interstate 385, dekat Kota Memphis, hari Minggu kemarin.

Barang yang dimaksud adalah sebuah Alkitab. Keterangan polisi ini pun dibenarkan oleh seorang saksi mata yang juga menolong pengemudi dalam kecelakaan itu.

"Ini luar biasa. Ada Tuhan di situ. Jika kalian masih tidak percaya, saya tidak tahu lagi bagaimana menjelaskannya kepada kalian," ungkap saksi mata, Eugene McNeil, kepada stasiun televisi WMC-TV, seperti dilansir Upi.com.

Eugene menjelaskan, sebuah Jeep Laredo keluaran 2014 keluar dari jalur jalan dan menabrak sebuah tiang sebelum terbakar.

Bersama petugas kepolisian unit K9 Richard Morrow yang kebetulan berada di lokasi, ia membantu melepaskan sopir dari himpitan kemudi. Sementara itu, banyak pengguna jalan lain saat itu, tetapi hanya berani menatap dari kejauhan.

Beberapa orang pun harus menyiramkan air ke tubuh pengemudi itu agar sambaran api yang sudah terlihat melalap mobil tidak menyambar tubuhnya. Upaya penyelamatan pun berhasil, persis sesaat sebelum mobil itu meledak.

Petugas pemadam kebakaran kemudian datang dan memadamkan api. Sesaat setelah itu, mereka mendapati sebuah Alkitab dalam kondisi utuh tak terbakar di kursi belakang mobil tersebut.

Proses penyelamatan ini pun sempat direkam, dan video tersebut diunggah ke laman Facebook oleh pemilik akun atas nama Anita Irby. "Saya baru saja melihat Tuhan di 385 (Interstate 385)," tulis Irby.

Potensi Lain Harta Karun Kapal Karam

Wow, Ambil Harta Karun di Babel Sehari Dapat Rp 11,2 M

PANGKALPINANG - Potensi harta karun bawah laut tak hanya dari nilai benda itu jika dijual.

Contohnya saja barang-barang yang diambil dari bangkai kapal Tang di Selat Gelasa.

Meski hanya dipajang di sebuah museum di Singapura, barang-barang itu mampu mendatangkan uang sedikitnya Rp 11.250.000.000.

Abriandika Pratama, putra Babel yang sedang menimba ilmu di Tokyo University of Marine Science and Technology, Tokyo, Jepang, menyebut nominal itu baru kalkulasi kasar saja.

Dia menghitung pemasukan museum yang memajang barang-barang kapal Tang berdasarkan tiket masuk untuk wisatawan yang datang berkunjung.

"Di Jepang, satu tiket termurah seharga 630 JPY, atau sekitar Rp 75 ribu, anggap saja ini adalah harga internasional, jika Rp 75 ribu dikali 150 ribu orang yang berkunjung ke museum di Singapura itu, maka nilai uangnya adalah Rp 11.250.000.000,00 dan ini bisa dipastikan belum pemasukan melalui penjualan souvenir dan lain-lainnya," kata Abriandika.

Dia menyebut museum yang memajang barang-barang kapal Tang dibuka pada tahun 2013.

Dalam sehari, museum itu dikunjungi 150 ribu orang.

Pengunjung tertarik melihat barang-barang yang mempunyai nilai sejarah sangat tinggi itu.

Bukan hanya karena usianya, tenggelamnya kapal Tang juga masih menjadi tanda tanya dan merupakan pintu pengetahuan.

"Bayangkan saja barang-barang dari Kapal Tang hingga hari ini membuat negara kecil itu seolah-olah menjadi besar dengan memiliki bukti penting dari dua peradaban dunia. Bagaimana kalau Babel memiliki hal yang sama?" ujarnya.

Ditambahkan Abriandika, sejumlah keramik peninggalan kapal Tang juga terpajang di museum yang ada di Tanjungpandan, Belitung.

Namun menurutnya, barang-barang itu hanya sisa-sisa saja.

"Jika berdasarkan undang-undang dan legalitas hukum baik secara intansi, lembaga, pihak swasta, dan juga individu tidak bisa sembarangan mengambil, mengangkat, dan menyimpan barang dari objek berharga tersebut. Secara pribadi saya tidak tertarik untuk memiliki objek-objek berharga ini, untuk apa? karena pertanggung jawabannya besar, kita bisa melihat itu dari sisi pengetahuan Agama. Saya juga tidak punya andil untuk menaruh kepedulian yang terlampau, harus ada respon dari pemerintah kita tersendiri, masyarakat dan pemuda seperti saya hanya wajib mendukung," kata Abriandika.

Mengetahui Letak Kesalahan Itu Penting

Ferry Timbuleng Lebih 20 Tahun Jadi Pengemudi Tram di Melbourne

Tiba di Australia 35 tahun lalu, menggunakan visa turis, seorang warga asal Indonesia Ferry Timbuleng sekarang sudah lebih dari 20 tahun bekerja sebagai pengemudi tram di kota Melbourne.

Ferry yang sekarang berusia 59 tahun, mulai bekerja sebagai supir tram sejak tahun 1991, dan sekarang depotnya berada di kawasan Malvern yang berisi tram jalur 5,6,8, 16 dan 72.

"Ini mungkin salah satu depot tram terbesar di dunia, dan yang jelas terbesar di Melbourne." kata Ferry dalam percakapan dengan wartawan ABC Australia Plus Indonesia L. Sastra Wijaya lewat telepon.

Perkenalan Timbuleng dengan tram ini dimulai di tahun 1990 ketika dia menjadi kondektur. Tram adalah salah satu sarana transportasi utama di Melbourne dan memiliki jaringan yang terbesar di dunia.

"Saya sebelumnya bekerja di pabrik, namun saya tidak suka. Akhirnya saya melamar jadi kondektur, dan ketika itu tugasnya adalah menjual karcis kepada penumpang. Setahun bekerja jadi kondektur, kemudian saya naik menjadi kondektur dan pengemudi tram. Setelah itu, baru bekerja sebagai pengemudi," tambahnya.

Ferry tiba di Australia tahun 1980-an. Ia datang dari Indonesia. Ia tidak menyelesaikan pendidikan SMA ketika pindah ke Melbourne.

"Saya adalah orang Manado, namun lahir di Jakarta dan dibesarkan di Surabaya. Ketika itu saya masih kelas dua SMEA, ada yang menawarkan untuk bekerja di Kalimantan. Namun kemudian ada teman yang mengusulkan untuk pergi ke Australia. Kami tiba dengan visa turis dua minggu. Teman saya kemudian tidak betah tapi saya tetap tinggal di sini," kata Ferry.

Setelah itu, dia bekerja serabutan dan karena tidak memiliki visa resmi, ia menjadi imigran gelap. "Kemudian saya menikah dengan istri saya, yang berasal dari Kupang, yang sudah mendapat status permanen resident. Kami ketemu di gereja. Dari situ saya mendapat status yang resmi," lanjutnya.

Bagaimana suka duka menjadi pengemudi tram selama lebih dari 20 tahun?

"Saya senang dengan pekerjaan saya ini. Tiap hari selalu berhadapan dengan suasana baru. Tidak ada hari yang sama. Saya orangnya suka bertemu dengan orang lain, jadi saya merasa cocok dengan pekerjaan ini," kata ayah dari tiga anak tersebut.

"Senang kalau bertemu dengan warga Indonesia. Biasanya dimulai dari pertanyaan mereka kepada saya mengenai jalur tram. Dari logatnya saya biasanya tahu kalau mereka berasal dari Indonesia," tambahnya.

Di Melbourne ada 25 rute yang dilewati oleh tram, dengan jalur sepanjang 250 km, dan di tahun 2014, ada 493 tram. Ada 8 depot tram di seantero kota ini dengan Depot Malvern, tempat Timbuleng bekerja menjadi pusat bagi 85 tram.

Dalam pekerjaannya, Ferry tidak hanya menjadi pengemudi pada satu jalur tertentu saja dan satu jenis tram saja. "Tergantung kepada pengaturannya, jadi setiap hari  mengendarai berbagai tram yang berbeda. Menyupir tram sebenarnya tidak sulit setelah melewati berbagai pelatihan. Yang paling penting adalah bagaimana mengetahui adanya kesalahan bila tram mogok," katanya lagi.

Mengetahui kesalahan itu sangat diperlukan karena bila tram mogok, diperlukan mekanik untuk datang. "Jadi kita harus tahu dimana letak kesalahannya, sehingga mekanik bisa membawa peralatan yang diperlukan untuk memperbaiki kerusakan," tambah Ferry.

Selama karirnya apakah dia pernah mengalami kecelakaan?

"Bagi setiap pengemudi tram itu seperti sudah harus diterima sebagai kenyataan bahwa pasti akan mengalami kecelakaan. Saya pernah mengalaminya 13 tahun lalu, ketika tram saya "mencium" bagian belakang sebuah mobil. Semula saya mengira mobil tersebut akan belok. Dengan tiap hari berada di jalan, dan tram yang memerlukan waktu untuk berhenti, jarak dengan kendaraan lain sangat penting," kata Ferry mengenai kiat untuk menjadi pengemudi tram yang aman.

Tidak seperti di Indonesia, bekerja sebagai petugas layanan publik seperti supir tram ini memberikan penghasilan yang mencukupi bagi Ferry Timbuleng dan keluarganya.

"Tapi tidaklah melebihi 100 ribu dolar (sekitar Rp 1 miliar) per tahun seperti yang pernah diberitakan. Lebih sedikit dari itu, namun bagi saya sudah mencukupilah," katanya.

Di tahun 2015, Ferry mengatakan penghasilannya mencapai 86 ribu dolar, bayaran yang sama seperti manajer kelas menengah di Australia.

"Namun itu karena saya bekerja enam hari dalam seminggu selama beberapa bulan. Juga karena adanya sistem penalti, artinya bagi mereka yang mau bekerja di akhir pekan atau di hari libur, mereka mendapat bayaran tambahan," tambahnya lagi.

Ferry Timbuleng bukanlah satu-satunya warga asal Indonesia yang bekerja sebagai supir tram di Depot Malvern tersebut. "Ada sekitar 5 orang Indonesia lainnya. Secara keseluruhan di Depot saya ini mereka yang bekerja berasal dari sekitar 30 negara yang berbeda," demikian Ferry Timbuleng.

Pelanggan Adalah Keluarga

Rahasia Darman 'Si Pemangkas Rambut' Digandrungi Pejabat hingga Raja Yogya

Yogyakarta - Sudarman (56) kini menjalani usaha pangkas rambut sendirian tanpa karyawan. Pilihan ini diambilnya karena para pelanggan yang datang hanya mau ditangani oleh Darman.

Darman tak bisa menjelaskan apa yang membuat pelanggan-pelanggannya begitu fanatik padanya. Dia hanya menduga, sikapnya yang apa adanya membuat tamu nyaman.

"Saya nggak membeda-bedakan. Apa raja, apa tukang becak, saya nggak mengkultuskan seseorang. Semua di mata Allah kan sama," tutur Darman kepada detikcom di kiosnya, Jalan Munggur, Yogyakarta.

Sedangkan dari teknik memangkas rambut, Darman mengaku hanya berpegang pada 3 hal utama. Yakni jenis rambut, bentuk wajah, dan keinginan pelanggan.

"Saya sisir dulu, terus akan ketahuan seperti apa bagusnya. Tapi kita tanya dulu apa inginnya tamu. Kalau menurut saya bagus kan belum tentu sama keinginan tamu," ujarnya sambil tersenyum.

Darman tak memberikan layanan pijat leher pada pelanggannya. Jika ada yang meminta, dia akan menolak.

"Bukan keahlian saya pijat memijat. Saya potong rambut saja. Daripada salah nanti," imbuh Darman.

Darman begitu ramah, siapapun yang mampir ke kiosnya pasti tenggelam dalam obrolan ke sana ke mari. Baginya, menganggap pelanggan sebagai keluarga adalah penting.

"Kalau potong rambut saja, tidak berkesan. Semuanya sudah seperti keluarga," tuturnya.

Pelanggan Darman dari kalangan atas mulai dari Paduka Sri Paku Alam IX dan keluarganya, Mendikbud Anies Baswedan, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi hingga Anggito Abimanyu. Namun pelanggan dari warga biasa juga tak segan datang karena tarifnya yang bisa terbilang murah Rp 10 ribu.

"Tukang becak, tukang sampah juga ada kok," kata Darman.

Pria yang sangat menyukai seni ini berkata, segala pekerjaan yang dilakukan dengan ikhlas dan bahagia, akan menghasilkan kebaikan.

"Orang kerja apapun, harus cinta, disiplin, profesional, jujur, dan ramah," tuturnya.

Sebelum menekuni profesi sebagai pemangkas rambut, Darman merupakan pengukir kayu. Meski sudah lama tak berkarya di bidang itu kesenangannya akan seni masih begitu besar. Bahkan model-model rambut ciptaannya dilukisnya sendiri dan dipasang di kiosnya.

"Itu model-model taruna sampai jenderal saya lukis sendiri," kata Darman sambil menunjukkan lukisannya.

Memenangkan Perang Dimulai Dari Latihan Keras Sejak Kecil

Kehebatan Bangsa Mongol yang Bikin Mereka Jumawa di Atas Muka Bumi

Pada zaman dahulu, bangsa Mongolia dikenal sebagai bangsa hebat yang mampu menaklukkan hampir seluruh bangsa dan kerajaan di atas muka bumi. Persia dan Kekaisaran Islam menjadi korban sepak terjang mereka dalam menanamkan pengaruhnya di masa lalu. Saat itu wilayah kekuasaan Mongol disebut-sebut mencapai lebih dari sepertiga dunia.

Bangsa Mongol bisa menjelma menjadi bangsa hebat melegenda di bawah kepemimpinan panglima sekaliber Jengis Khan dan Kubilai Khan. Kepiawaiannya di medan perang acapkali bikin para musuhnya keder sehingga mengalami kekalahan telak.

Terlebih, Mongol diperkuat para prajurit yang memiliki kemampuan perang luar biasa, di atas rata-rata pasukan pada zamannya. Berikut akan diulas kehebatan pasukan Mongol di masa lalu yang menjadikannya tercatat dalam sejarah dunia.

Sejak Kecil Orang Mongol Pandai Berkuda dan Memanah

Mongol sebagai bangsa yang hidup nomaden, menghabiskan waktunya untuk terus berkelana. Sehingga menjadi suatu kewajiban bagi mereka untuk bisa mengetahui cara berkuda dan berburu dengan baik. Bahkan dibiasakan sejak masih berusia anak-anak.

Dikutip dari laman boombastis.com, para bocah Mongol sudah dilatih untuk bisa menaiki kuda. Di tahun pertama, mereka dilatih oleh sang ibu dengan dibiasakan diikat di samping kuda. Setahun kemudian anak-anak mereka sudah dipastikan ahli mengendalikan kuda.

Memasuki usia tiga tahun, mereka kemudian diperkenalkan dengan busur dan anak panah. Kedua alat itu seakan menjadi aksesoris yang tidak bisa mereka lepaskan. Sehingga wajar, jika anak-anak muda Mongol sudah sangat jago dalam memanah target musuhnya.

Punya Insting Luar Biasa

Berkat latihan super keras, panca indera prajurit Mongol menjadi terasah sehingga mampu menggunakan semua inderanya dengan cakap. Seperti mendeteksi musuh dari jarak empat mil, ketajaman penglihatan di malam harim dan daya ingat terhadap medan tempur yang kuat, terlebih di wilayah kekuasaan mereka.

Ketajaman indera prajurit Mongol ini juga sangat berguna untuk mencari makanan, sumber air, hingga memprediksi cuaca. Hebatnya, prajurit Mongol dapat mengendus bau musuh mereka dengan jarak cukup jauh.

Mampu Hidup Berhari-hari Tanpa Makan

Prajurit Mongol ketika melakukan perjalanan jauh di setiap jok kuda mereka selalu berisi susu fermentasi, sepotong daging, dan minuman bernama Kumis yang dibuat dari alkohol bercampur susu. Saat persediaan logistik itu habis, maka mereka mulai berburu binatang seperti serigala hingga tikus.

Nah, pada saat benar-benar tak dapat menjumpai makanan, pasukan Mongol ini akan berpuasa hingga berhari-hari tanpa memakan secuil makanan pun. Bahkan jika memang sudah sangat terpaksa, mereka akan menyedot darah dari kuda mereka hingga menemukan makanan. Yang lebih ekstrim lagi, berdasarkan sejumlah catatan kuno, prajurit Mongol bahkan melakukan praktik kanibalisme.

Keahlian Memanah yang Mengagumkan

Pasukan Mongol biasanya punya dua anak panah, ringan dan berat. Panah ringan biasanya berfungsi membidik target jauh. Sementara panah berat diperuntukkan membidik target jarak dekat dengan efek yang jauh mematikan.

Teknik dua anak panah inilah yang sangat ditakuti banyak pasukan di seluruh dunia, bahkan Rusia sekalipun. Kemampuan memanah yang luar biasa mereka miliki lantaran sudah terbiasa menggunakan alat perang itu sejak masih usia anak-anak.

Kalah Jumlah tapi Selalu Menang

Kehebatan lain dari para prajurit Mongol ialah kendati mereka kalah jumlah dalam berbagai peperangan, namun tetap saja mereka mampu meraih kemenangan di berbagai medan pertempuran. Prinsip mereka ialah kalah jumlah bukan berarti menyerah.

Mereka tak pernah kehilangan akal untuk mengelabui musuh-musuhnya. Salah satu strategi pasukan Mongol yang paling terkenal yaitu melakukan formasi membentang dan memutar. Saat pasukan musuh melihat ini, mereka akan menganggap jika di belakang formasi prajurit Mongol terdapat banyak pasukan yang siap menyerang, padahal faktanya jumlah pasukan Mongol tak sebanyak itu.

Strategi perang lain yang kerap mereka gunakan ialah taktik ekor kuda dengan memasangkan sebuah tongkat di belakang tunggangan mereka.

Upaya ini bertujuan agar kuda-kuda mereka memunculkan lebih banyak debu sehingga terkesan di belakang mereka masih banyak pasukan lain sehingga menciutkan nyali pasukan musuh. Sungguh sebuah strategi perang yang cukup cerdas pada zamannya. Wajar saja jika bangsa Mongol dahulu begitu ditakuti di muka bumi.

Rela Pulang Jadi Mayat Demi Membela Rakyat Kecil

Cerita Ahok Siagakan Pistol Ajudan dan Tantang Tinju Preman Rusun Marunda

Jakarta - Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) menceritakan pernah menantang duel, adu jotos, melawan preman Rumah Susun (Rusun) Marunda, Jakarta Utara. Saat itu, saat Ahok masih jadi Wakil Gubernur, praktik jual beli rusun masih menggurita.

Ahok menceritakan kepada jajaran PNS saat pemberian arahan keamanan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), di Ruang Pola Bappeda, Lantai 2, Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Ceritanya dimulai saat Ahok yang masih jadi Wagub itu mengunjungi Rusun Marunda. Dia menemui ada seorang nenek yang belum mendapat hunian rusun.

"Ada nenek-nenek menangis-nangis. Dia sudah tiga tahun meminta Rusun enggak dikasih, karena mesti bayar," tutur Ahok.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang menangani Rusun lantas menjawab akan menangani pendaftaran si nenek itu. Ahok lantas pulang meninggalkan Rusun.

"Ajudan bilang, 'Pak kita sekalian pulang saja, Pak, mobil sudah ada. Ombak juga agak besar.' Saya ada perasaan, pasti (Kepala UPT) enggak ikhlas nolong si nenek itu. Saya tadi lihat sekilas si nenek," kata Ahok.

Jarum jam menunjukkan pukul tujuh malam saat itu. Ahok tak jadi pulang. Dia memutuskan untuk menyambangi si nenek yang belum dapat Rusun tadi. Ahok ingin memastikan apa benar nenek itu sudah didaftarkan sebagai penghuni Rusun atau belum.

"Sampai sana jam tujuh malam. Kita lapar banget ini, kita jalan kaki lagi, dari sungai ke Marunda cukup jauh. Saya jalan kaki, saya cari nenek tadi. Ketemu!" tutur Ahok yang didengar antusias para PNS.

Ternyata, si nenek menyatakan dirinya belum juga didaftarkan sebagai penghuni Rusun. Kata si nenek, masih menurut penuturan Ahok, Kepala UPT pergi saja meninggalkan dia setelah Ahok menyuruh Kepala UPT itu mendaftarkan dia sebagai penguni Rusun.

"Ya udah, saya bawa nenek ini ke tempat pendaftaran," kata Ahok.

Sesampainya di tempat pendaftaran Rusun, Ahok menyaksikan ada pegawai PNS dan non-PNS di lokasi. Semua hanya diam menatap Ahok saja, tanpa membantu banyak. Kepala UPT malah sudah pergi.

"Dan waktu itu banyak pengungsi banjir. Sudah ramai ini, ada preman, ada siapa enggak tahu lagi saya, begitu banyak orang," kata Ahok menggambarkan suasana yang dia rasakan saat itu.

Ahok tetap tenang saja melihat mereka yang hanya menatap tanpa membantu mendaftarkan si nenek. Tak ada orang yang membantu nenek untuk mengetikkan pendaftaran. Lantas dengan nada tenang, Ahok berkata, "Enggak bisa mengetik ya semua? Sini, saya ketik saja deh buat daftar."

Ternyata petugas juga diam saja mendengar perkataan Ahok. Tak ada petugas yang memberikan kolom pendaftaran. Ahok merasa tak nyaman dan sedikit terancam. Ribuan orang, kata dia, sudah ada di sekelilingnya, entah berniat baik atau berniat jahat kepada Ahok. Lantas Ahok siaga.

"Saya bilang sama ajudan. Tolong isi penuh peluru semua senjata. Karena kita enggak tahu, berantem ribuan orang ini, kita enggak tahu," kata Ahok.

Melihat ribuan orang yang berkerumun menatap Ahok yang sedang berusaha mendaftarkan si nenek, Ahok bersiap kalau-kalau ada preman yang menyerangnya saat itu. Pistol ajudan disiagakan, tanpa Ahok harus memegang pistol, karena dia diberitahu Wakil Gubernur tak boleh pegang pistol.

Pistol tak jadi digunakan. Ahok memutuskan untuk menantang terlebih dahulu ke orang yang berniat menghalanginya

"Kalau tanding satu lawan satu, saya layani. Ya sudah, siapa yang jago dari kalian, maju satu lawan satu! Kita bertinju! Kita selesaikan malam ini!" kata Ahok menantang.

Saat itu, Ahok belum lama dilantik. Dia sudah tak peduli lagi posisinya sebagai Wakil Gubernur DKI. Bahkan dia siap mati di tempat pendaftaran Rusun itu jika sewaktu-waktu ada preman Rusun yang menyerangnya malam itu.

"Aku sudah hitung. Enggak pulang masa bodo lah. Kalau jadi mayat di situ, jadi mayat saja, deh," kata Ahok.

Dia merasa petugas Rusun sudah keterlaluan. Soalnya perintah Wakil Gubernur untuk mendaftarkan warganya (nenek) ke Rusun malah tidak digubris.

Keesokan harinya, Ahok rapat dengan Joko Widodo yang saat itu merupakan Gubernur DKI untuk memecat semua pegawai UPT Rusun yang bermain jual beli rusun. Sejurus kemudian, Kepala Dinas Perumahan DKI saat itu, Novizal, menggertak bila penggawa UPT-nya dipecat maka Novizal akan mundur. Gertakan itu berwujud surat yang ditembuskan ke gubernur.

"Ternyata surat tembusannya belum diterima Pak Jokowi. Jadi hanya menggertak saya saja. Mereka pikir Pak Jokowi halus karena Orang Jawa. Padahal kata Pak Jokowi, 'Kalau dia mau berhenti ya sudah berhenti saja cepat-cepat," kata Ahok.

Singkat cerita, Novizal berhenti sebagai Kepala Dinas Perumahan DKI. Ahok menyatakan justru aksi 'pecat-memecat' memang sebaiknya dilakukan di awal pemerintahan agar seterusnya bisa lebih efektif bekerja.

Mosaik Terindah Di Dunia

Di Tangan Pekerja Palestina, Gereja di Tempat Yesus Lahir Kembali Bersinar


 Seorang ahli restorasi sedang bekerja di salah satu bagian mosaik di dalam Gereja Nativity, di Tepi Barat, Betlehem.

BETLEHEM - Kerja keras dari para pekerja Palestina yang dibantu sejumlah ahli mancanegara untuk merestorasi sebuah gereja yang dipercaya berdiri di tempat kelahiran Yesus Kristus, di Betlehem, mulai menunjukkan hasil.

Kini, rangkaian mosaik di kaca dan dinding yang mengelilingi Gereja Nativitas kembali bercahaya dan memancarkan keindahannya.

Padahal, gereja ini telah tertutup debu selama hampir 1.000 tahun, dan terbengkalai sejak 600 tahun silam.

Proses restorasi ini sudah memakan waktu selama dua tahun. Proses pembersihan mosaik itu merupakan langkah awal dari sebuah proses restorasi panjang.

Tim restorasi itu mengawali perbaikan dengan mengganti atap gereja yang terbuat dari kayu dengan bahan baru.

Mereka juga memasang jendela baru berbahan kayu untuk mencegah masuknya resapan air yang berpotensi merusak dinding gereja itu.

Proyek ini diinisiasi dan didanai Pemerintah Palestina. Bahkan, Presiden Mahmoud Abbas telah aktif terlibat aktif dalam proyek tersebut.

Sekalipun Palestina mayoritas berpenduduk Muslim, namun mereka menganggap gereja itu sebagai harta yang berharga. Tempat itu bisa dijadikan sebagai destinasi wisata yang akan mengundang banyak turis.

"Saat melihat ke atas sana, anda akan mendapati mosaik yang benar-benar megah, indah dan unik, mungkin yang terindah di seluruh dunia," kata Pemimpin Komite asal Palestina, Ziad al-Bandak, yang bertanggung jawab atas restorasi ini, seperti dikutip Kantor Berita AP.

Gereja Nativitas terletak di Tepi Barat dibangun oleh Santa Helena di abad IV di atas gua yang dipercaya sebagai tempat Maria melahirkan Isa Almasih.

Walaupun sangat dihormati sebagai salah satu situs suci oleh umat Kristiani, gereja ini dibiarkan terlantar selama ratusan tahun. Akibatnya, UNESCO telah mendaftarkan gereja ini sebagai bagian di situs warisan budaya dunia yang terancam eksistensinya.

Rumah Paling Mengerikan Sedunia

Rumah-Rumah Paling Angker

PENAMPAKAN sosok gaib, kejadian-kejadian aneh, dan berbagai contoh lainnya yang dihubung-hubungkan dengan keberadaan dunia lain, banyak dilaporkan terjadi di bangunan-bangunan yang memiliki sejarah panjang dan kelam.

Fenomena semacam ini juga banyak dilaporkan terjadi di rumah-rumah yang menjadi kediaman sebuah keluarga.

BEBERAPA bangunan di dunia memiliki reputasi menakutkan yang dihubungkan dengan berbagai kejadian dan penampakan gaib. Reputasi tersebut biasanya muncul karena sejarah kelam dan peristiwa tragis yang pernah terjadi di tempat tersebut.

Berikut beberapa rumah berhantu yang menjadi tempat terjadinya peristiwa supernatural yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Monte Cristo Homestead di New South Wales, Australia

Rumah yang terletak di Junee, New South Wales, Australia ini disebut-sebut sebagai lokasi paling berhantu di negeri kanguru. sebutan itu tidak mengherankan jika melihat sejarahnya yang diliputi banyak kematian dan peristiwa tragis.

Sejarah Monte Cristo Homestead dimulai sejak rumah berlantai dua itu dibangun oleh pasangan Christoper dan Elizabeth Crawley pada 1885. keluarga Crawley tinggal di sana sampai tahun 1948 saat anggota keluarga terakhirnya meninggalkan rumah itu.

Selama masa itu, banyak keluarga Crawley menjadi saksi berbagai kejadian tragis dan kematian, di antaranya kematian seorang anak yang dijatuhkan dari tangga, seorang pembantu perempuan yang terjatuh dari balkon, dan seorang bocah penjaga istal yang tewas terbakar.

Salah satu kisah lainnya adalah kisah tentang Harold, seorang anak dari pengurus rumah yang mengalami gangguan jiwa. Dia dirantai di pondok pengurus rumah selama 40 tahun sebelum ditemukan bersama dengan mayat ibunya. Harold akhirnya dibawa ke rumah sakit jiwa di mana dia meninggal beberapa saat kemudian.

Setelah keluarga Crawley meninggalkan rumah itu pada 1948, Monte Cristo Homestead dijaga oleh beberapa pengurus rumah. Namun, peristiwa tragis dan kematian di sana masih berlanjut, saat salah satu pengurus rumah ditemukan tewas di pondoknya.

kini Monte Cristo Homestead dimiliki oleh keluarga Ryan yang menjadikannya sebagai objek wisata. meski begitu, mereka mengatakan bahwa kejadian aneh dan penampakan hantu masih terus terjadi dan dirasakan di rumah tersebut.

2. Amityville House di New York, Amerika Serikat

Kisah menyeramkan Amityville House di Long Island, New York, Amerika Serikat (AS) bermula pada 13 november 1974, saat Ronald Defeo Jr membantai enam angggota keluarganya.

Hanya 13 bulan kemudian, keluarga Lutz pindah ke rumah tersebut. Namun, 28 hari kemudian mereka segera meninggalkan rumah itu beserta barang-barang mereka, dan mengatakan bahwa mereka mendapat teror dari arwah tempat itu.

Beberapa fenomena aneh dialami oleh George dan Kathy lutz serta ketiga anak mereka di rumah itu, di antaranya penampakan sosok dengan kepala setengah hancur, penemuan ruang rahasia bercat merah yang tidak terdapat di cetak biru, dan kerusakan pada kunci, pintu, dan jendela tanpa sebab yang jelas dan berbagai kejadian aneh lainnya.

Pengalaman menyeramkan mereka di rumah itu diceritakan Jay Anson dalam buku berjudul the Amityvile Horror pada 1977. Buku itu ditulis berdasarkan rekaman sepanjang sekira 45 jam yang diberikan keluarga Lutz pada Anson. Cerita dalam buku tersebut diangkat ke layar lebar dalam sebuah film dengan judul sama.

Seiring berjalannya waktu dan bergantinya kepemilikan Amityville House, semakin banyak orang yang muncul dan mengatakan bahwa cerita dari keluarga Lutz dibuat-buat dan fenomena paranormal di Amityville House adalah hoax. Klaim-klaim itu memicu perdebatan yang masih terus menjadi pedebatan. Rumah itu sendiri sampai saat ini masih berdiri meski mendapatkan sedikit perubahan dan renovasi.

3. Chaonei No.81 di Beijing, China

Bangunan bertingkat tiga di Beijing ini telah sejak lama tak berpenghuni. Meskipun berada di Ibu Kota China, Beijing dan daerah sekitarnya telah terjual dengan harga tinggi, Chaonei no.85 tetap tidak disentuh. Mungkin karena reputasinya yang dikenal angker.

Menurut cerita, rumah yang dibangun pada masa Dinasti Qing itu dahulu ditempati oleh pejabat Partai Kuomintang yang melarikan diri dari Beijing, saat komunis menyerang pada 1949.

Saat melakukan pelarian, pria itu meninggalkan seorang wanita yang kemudian menggantung dirinya di rumah itu, diduga karena kesepian ditinggal oleh sang pria atau mungkin suatu hal lain yang berkaitan dengan kemenangan komunis di China pada masa itu. Dari sinilah kisah-kisah menyeramkan Chaonei No.81 bermula.

Seorang pendeta yang berniat menjadikan rumah itu sebagai sebuah gereja dikabarkan menghilang dan tidak pernah terlihat lagi. Beberapa orang yang dikirim untuk mencari pendeta itu justru menemukan pemakaman bawah tanah yang terhubung ke lingkungan Dashanzi di sebelah utara Chaonei. Nasib serupa juga menimpa tiga orang pekerja yang mencoba menghancurkan dinding antara Chaonei No.81 dan bangunan di sebelahnya.

Mereka menghilang dan tak pernah ditemukan. kejadian-kejadian inilah yang membuat pemerintah setempat membatalkan rencananya untuk menghancurkan bangunan itu pada akhir 1990-an. Cerita dan kabar menyeramkan itu diduga sebagai penyebab bangunan itu tidak laku dijual bahkan disewakan meski harga properti di lingkungan itu bisa mencapai jutaan dolar.

4. Borley Rectory di Essex, Inggris

Disebut-sebut sebagai ‘rumah paling berhantu di Inggris’, rumah kediaman pendeta (rectory) paroki di Borley, Inggris ini diyakini telah berhantu sejak pertama kali dibangun pada 1862. Namun, fenomena gaib di sana pertama kali dilaporkan pada 1863 oleh warga yang mendengar suara langkah kaki yang tidak diketahui sumbernya di dalam rumah.

Dua tahun kemudian fenomena lainnya dilaporkan oleh empat orang putri dari Pendeta Henry Dawson Ellis Bull yang mengatakan bahwa mereka melihat hantu seorang biarawati beberapa meter dari rumah. Setelah itu beberapa kejadian lainnya seperti penampakan kereta kuda dengan dua kusir tanpa kepala, suara bel pelayan, cahaya-cahaya di jendela dan penemuan tengkorak wanita mulai bermunculan.

Kedatangan Harry Price, seorang paranormal Inggris pada 1929 menambah jumlah kejadian-kejadian aneh yang muncul. Anehnya, semua itu seketika menghilang saat Price pergi dari rectory yang menimbulkan dugaan fenomena itu sengaja dibuat oleh Price.

Namun, peristiwa aneh kembali terjadi sama keluarga Pendeta Foyster pindah ke Borley pada 1930 hingga kepergian mereka pada 1935.

Price kembali ke Borley Rectory pada 1937 untuk melakukan serangkaian penyelidikan selama satu tahun lamanya. Dari hasil penyelidikan itu Price mengatakan ada dua arwah yang tinggal di rectory yaitu Marie Lairre, seorang biarawati yang tewas dibunuh di bangunan yang ada di sana, sebelum dibangunnya rectory dan Sunex Amures yang mengatakan, akan membakar rumah itu pada Maret 1938 untuk menunjukkan letak tulang belulang orang-orang yang terbunuh.

Pada 1939, akibat kecerobohan penghuni barunya, Borley Rectory terbakar dan mengalami kerusakan parah. Usai kebakaran, Price yang melakukan penggalian di gudang bawah tanah rectory menemukan dua kerangka yang diduga berasal dari seorang perempuan yang kemudian diberikan kepada pemakaman gereja Liston. Tempat itu kemudian dirobohkan pada 1944.

5. Rose Hall di Montego Bay, Jamaika

Mansion indah yang dibangun pada 1770-an ini merupakan rumah paling terkenal di Jamaika sekaligus awal mula legenda mengenai Annie Palmer, sang penyihir dari Rose Hall yang arwahnya dipercaya masih menghantu tempat ini.

Annie Palmer adalah seorang wanita campuran Inggris-Irlandia yang lahir dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di Haiti. Dia kemudian menikahi pemilik Rose Hall, John Palmer, dan pindah ke Jamaika untuk hidup dengan suaminya.

Namun, Annie, yang orangtuanya meninggal karena sakit saat dia kecil ternyata merupakan seorang penyihir yang menguasai ilmu tenung dan voodoo yang dipelajarinya dari pengasuh yang mengadopsinya.

Ilmu hitam ini digunakan Annie untuk membunuh John dan dua suami setelahnya, sebelum akhirnya dia tewas dibunuh oleh salah seorang budaknya. Jasadnya dimakamkan di sebuah makam di Rose Hall.

Masyarakat setempat yang bahwa percaya Annie adalah seorang penyihir yang membakar Rose Hall setelah kematiannya agar arwah sang penyihir tidak menghantui rumah itu.

Pada 1960, sebuah pekerjaan restorasi Rose Hall dimulai dan pada 1977, tempat itu dijadikan sebuah museum. Arwah Annie dipercaya masih menghantui terowongan-terowongan bawah tanah yang ada di Rose Hall.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Benjamin Radford menyatakan bahwa legenda Annie Palmer adalah sebuah cerita fiktif belaka.

Legenda itu dikaitkan dengan novel terkenal Jamaika, "White Witch of Rose Hall", dan tokoh Annie Palmer diduga didasarkan dari Rosa Palmer, nyonya rumah Rose Hall yang memiliki empat orang suami. Meski begitu, banyak pengunjung yang percaya bahwa ada kekuatan gaib yang bersemayam di Rose Hall.

Tumbuh Bersama Dan Tak Pernah Terpisah Hingga Saat Terakhir

Dua Angsa Berbagi "Ciuman" Perpisahan Sebelum Disembelih

Foto ini diambil seorang petani memperlihatkan momen ketika dua ekor angsa yang dibesarkan bersama-sama seolah mengucapkan selamat tinggal sesaat sebelum keduanya disembelih.

BEIJING — Jika ada yang mengatakan hewan tak bisa mengekspresikan kasih sayang, orang itu salah besar.

Kisah di China ini membuktikan kasih sayang antara dua angsa yang akan dipisahkan. Sebab, salah satu dari angsa itu akan disembelih untuk disantap.

Sebuah foto menangkap momen mengharukan itu di sebuah desa di dekat kota Shenzhen, Provinsi Guangdong, China.

Dalam foto itu, terlihat sang angsa jantan menjulurkan lehernya dan "mencium" paruh si betina yang berada di dalam keranjang yang diikat di jok sebuah sepeda motor.

Li Kuan (28), sang pengambil foto, kemudian mengunggah peristiwa itu ke media sosial yang kemudian menjadi pembicaraan hangat di dunia maya.

Beberapa orang netizen yang melihat foto ini bahkan membayangkan nasib kedua angsa itu. Mereka berharap kedua hewan itu bisa bertemu lagi sebelum disembelih.

Namun, harapan para netizen itu pupus setelah sang petani Li Kuan mengungkapkan nasib kedua unggas tersebut.

Li mengatakan kepada media setempat bahwa kedua angsa itu akhirnya disembelih untuk disantap dalam perayaan Tahun Baru China.

Si angsa betina dikirimkan ke salah satu kerabat Li Kuan sebagai hadiah tahun baru. Sementara itu, si angsa jantan, yang awalnya dianggap sebagai hewan peliharaan, akhirnya disembelih juga.

Li Kuan menambahkan, kedua angsa itu tumbuh besar bersama dan tak pernah berpisah hingga saat-saat terakhir keduanya sebelum menjadi santapan tahun baru.

Agen Rahasia Terbaik di Dunia

Mengenal 10 Badan Intelijen Terbaik di Dunia

JAKARTA - Sebuah badan intelijen memiliki fungsi dasar melakukan deteksi dini terhadap berbagai macam ancaman sehingga dapat melakukan pengamanan maksimal terhadap negara dan penduduknya.

Jika sistem intelijen sebuah negara kuat, di mana sumber-sumber masalah dapat dideteksi sedini mungkin dengan valid dan dapat diantisipasi sebelum menjadi masalah, tentu akan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya.

Setidaknya, gejolak yang akan timbul dari sumber masalah dapat diredam sekecil dan sedini mungkin demi keselamatan bangsa dan negara. Kali ini Okezone mencoba merangkum 10 badan intelijen terbaik dan paling disegani dunia. Berikut ulasannya sebagaimana disitat dari keepo.me :

Central Intelligence Agency/CIA (Amerika Serikat)

Central Intelligence Agency (CIA) berdiri pada tahun 1947. Ia memiliki tiga fungsi memperoleh dan menganalisis informasi tentang orang asing, melakukan propaganda dan hubungan masyarakat dan menggelar operasi rahasia untuk pertahanan Presiden.

Dulu CIA diperlukan untuk memerangi agen Uni Soviet, Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB). Para agennya dilatih untuk membunuh, menyamar dan melakukan interogasi.

Bahkan, CIA kerap melakukan berbagai eksperimen kontrol-pikiran untuk mengeksplorasi memori otak, pura-pura berkepribadian ganda (banci), pura-pura gila atau membuat pengakuan palsu.

MI6 (Inggris)

MI6 atau Dinas Intelijen Rahasia (Secret Intelligence Service) dibentuk sebelum Perang Dunia I. Mereka bertugas untuk menjaga, dan memata-matai kegiatan pemerintah Kekaisaran Jerman. MI6 kala itu telah banyak terlibat dalam konflik besar dari abad ke-20 dan 21. Ia juga aktif berkolaborasi dengan agen-agen Amerika Serikat dengan saling berbagi info intelijen dan melaksanakan operasi rahasia.

 GRU (Rusia)

Glavnoye Razvedyvatel’noye Upravleniye (GRU) yang artinya Direktorat Intelijen Utama merupakan intelijen terbesar di Rusia. GRU berdiri pada tahun 1918 oleh Vladimir Lenin, dan bertugas untuk menangani semua operasi intelijen militer.

Sejak itu, GRU telah mengambil bagian dalam kegiatan anti-nasionalis yang signifikan di Eropa Timur dan menurut mantan agen, mereka banyak menyusup ke negara-nrgara besar eropa dan Amerika Serikat. Agen GRU bahkan pernah dituduh memiliki hubungan dengan Al-Qaeda.

 DGSE (Prancis)

Direction Generale de la Securite Exterieure (DGSE) dibentuk menggantikan lembaga yang lebih tua yakni de Dokumentasi Exterieure et de Contre-Espionnage (SDECE) pada tahun 1982. Lembaga ini bertanggung jawab untuk mengumpulkan data intelijen, pencegahan deteksi dan menemukan kegiatan spionase eksternal. Diarahkan terhadap kepentingan Perancis. Badan ini menyimpan profil data rahasia tingkat rendah.

The DGSE segera membuktikan keberadaannya pada awal tahun 1980, ketika mereka mengungkapkan jaringan mata-mata Soviet yang memungkinkan Uni Soviet untuk mengumpulkan info penting tentang kemajuan teknologi barat tanpa sepengetahuan intelijen Amerika. Jaringan mata-mata Uni Soviet (kini Rusia) adalah jaringan yang paling canggih dalam hal teknologi di Eropa dan di negeri Paman Sam.

ISI (Pakistan)

Pada masa perang India-Pakistan tahun 1947 Pakistan mendirikan Inter-Services Intelligence (ISI) oleh pemerintah Pakistan pada tahun 1948. Sejak itu, pengaruh fungsi lembaga ini menyusut tidak sesuai dengan keinginan dan kekuasaan pemimpin Pakistan.

ISI telah secara aktif bekerja sama dengan CIA terlibat dalam kontra-terorisme terhadap gerilyawan paling dikejar-kejar dunia Al-Qaeda, militan Taliban dan suku / teroris Pakistan. ISI adalah badan yang aktif menipu dan dikenal beroperasi dalam mode 'tak terlihat'.

ISI pernah menyadap komunikasi para pembunuh Presiden Pakistan, Jenderal Muhammad Zia-ul-Haq pada tahun 1980 menjelang acara parade nasional. Komplotan pembunuh Presiden itu termasuk pejabat militer berpangkat tinggi. Mereka merencanakan kudeta untuk menggulingkan pemerintah dan menginstal sebuah pemerintahan Islam ekstrim di Pakistan.

BND (Jerman)

The Bundesnachrichtendienst's (BND) berdiri sebelum Perang Dunia II dalam rangka memata-matai Uni Soviet (Rusia). BND bertindak sebagai sistem peringatan dini untuk memperingatkan pemerintah Jerman terhadap ancaman dari luar negeri, bertanggung jawab berat pada pengawasan, penyadapan dan komunikasi elektronik internasional.

Salah satu prestasi mentereng dari BND ialah mengungkap isu-isu di Irak tentang bekas pemimpin diktatornya, Saddam Hussein.

Mossad (Israel)

Badan intelijen milik bangsa Yahudi Israel ini sepenuhnya bertanggung jawab terhadap pengumpulan informasi intelijen, kontra-terorisme dan berbagai operasi rahasia. Mossad adalah layanan sipil, dan tidak menggunakan perangkat militer, kendati sebagian besar staf agen perusahaan telah bertugas di pasukan pertahanan Israel sebagai bagian dari sistem draft wajib negara.

Sayap Mossad yang paling terkenal adalah Divisi Operasi Khusus atau lazim disebut Metsada. Metsada telah terlibat dalam beberapa aksi pembunuhan, operasi paramiliter, sabotase, dan perang psikologis.

Pada tahun 1960, Mossad menemukan bahwa Adolf Eichmann, penjahat perang Nazi terkenal, tinggal di Argentina dengan nama Ricardo Klement. Ia ditangkap oleh tim agen Mossad dan diselundupkan ke Israel di mana dia diadili dan akhirnya dieksekusi.

R & AW (India)

Dinas intelijen Research and Analysis Wing (R & AW) berdiri tahun 1968 sebagai respons terhadap kinerja intelijen negara yang miskin kiprahnya pada perang terakhir melawan Pakistan dan China. R & AW dipasang sebagai sayap kabinet federal dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen India.

Baru-baru ini R & AW's telah terfokus pada tetangganya, Pakistan. Selama Perang Kargil di Kashmir tahun 1999, R & AW mampu menggali hubungan antara intelijen Pakistan dan kelompok teroris untuk menyusup ke kelompok-kelompok militan di lembah Kashmir. R & AW juga memiliki andil besar dalam penciptaan Bangladesh pada tahun 1971.

ASIS (Australia)

The Australian Secret Intelligent Service (ASIS) didirikan pada tahun 1952. Mereka bertanggung jawab mengumpulkan data intelijen, melakukan kegiatan kontra intelijen dan melakukan koordinasi dengan instansi lain di luar negeri.

Pemerintah Australia baru saja mengesahkan undang-undang kontroversial untuk bekerja dengan organisasi lain seperti CIA dalam operasi paramiliter. Namun, ASIS tidak terlibat secara langsung dengan CIA. Badan intelijen ini memegang ribuan file rahasia tentang warga di negeri Kangguru itu.

CSIS (Kanada)

The Canadian Security Intelligent Service (CSIS) resmi berdiri pada tahun 1984. Sebelum adanya CSIS, Kanada ditangani Royal Canadian Mounted Police (RCMP). CSIS merupakan lembaga sipil yang tidak terkait kepada militer atau polisi. Agen intelijen Kanada memiliki pekerjaan di lingkup domestik serta internasional. mereka bertugas untuk memantau dan menghadapi ancaman terhadap keamanan Kanada.

Katedral Di Tengah - Tengah Lava

Katedral Ini Selamat dari Kepungan Lava Gunung Berapi

Foto Kathedral di San Juan Parangaricutiro yang diambil dengan drone.

MICHOACAN – Seperti cerita sebuah masjid yang menjadi satu-satunya bangunan yang selamat dari terjangan gelombang tsunami Aceh pada 2004, sebuah katedral yang terletak di Desa San Juan Parangaricutiro, Michoacan, Meksiko menjadi satu-satunya bangunan yang bisa dikatakan utuh dari kepungan lava hasil ledakan gunung berapi Paricutin pada 1943.

Gunung berapi Paricutin mulai muncul dari ladang jagung di Desa Paricutin pada 20 Februari 1943, menaikkan ketinggian tanah dan mengeluarkan uap sulfur. Selama berikutnya, lava panas terus mengalir, mengubur kota di sekitarnya dalam batuan lava, namun katedral itu selamat tanpa kerusakan yang berarti.

“Pada petang, saat malam mulai turun, kami mendengar suara seperti gemuruh gelombang laut, dan kobaran api merah naik ke langit, menjulang setinggi sekira 800 meter atau lebih ke udara, semburat seperti bunga marigold emas, dan hujan seperti api buatan yang turun ke tanah,” demikian kesaksian dari Celedonio Gutierrez seorang warga desa yang dilaporkan oleh Museum Sejarah Alam, Washington yang dilansir Russia Today.

Pada 1952, gunung itu akhirnya berhenti beraktivitas, setelah menrusak setidaknya tiga kota lainnya dan menyebabkan ratusan orang terpaksa mengungsi ke lokasi lain. Beberapa dari para pengungsi itu kemudian mendirikan desa yang kemudian dikenal dengan nama Nuevo San Juan Parangaricutiro.

Katedral itu kini menjadi sebuah tempat religius sekaligus atraksi bagi para wisatawan, beberapa orang percaya berdirinya gereja itu tanpa terpengaruh lava merupakan kehendak Tuhan. Gunung berapi Paricutin yang memiliki tinggi sekira 2.800 meter disebut-sebut sebagai salah satu dari tujuh keajaiban alam, dan merupakan gunung berapi termuda di bumi belahan barat.

Mereka yang Tidak Berani Berisiko Tak Akan Mendapatkan Apa-apa

"Kami Tak Boleh Takut dengan Kematian"

VIRUNGA - Maukah Anda mengorbankan nyawa demi menyelamatkan seekor gorila dari kematian?

Di Taman Nasional Virunga di Kongo, para jagawana yang mempertaruhkan nyawa mereka demi gorila.

Taman Nasional ini berada di pedalaman Kongo dan terkenal menjadi salah satu lokasi paling berbahaya di Afrika.

Lokasi ini dikenal sebagai habitat dari gorila, badak, singa dan macan tutul.

Tentu kita tak akan pernah berfikir bahwa semua hewan liat berbahaya itu dapat hidup dengan manusia.

Namun, berdasarkan catatan yang dilansir CNN.com,  dalam 20 tahun terakhir, ada 140 jagawana yang terbunuh saat sedang bertugas di kawasan ini.

Bukan karena hewan buas. Mereka tewas karena serangan pemburu liar dan juga pasukan milisi setempat.

Kasus terbaru dialami oleh Jean Claude Kiza Vunabandi, seorang jagawana berusia 32 tahun. Dia ditemukan tewas tertembak oleh orang tak dikenal.

Segala marabahaya yang mereka sadari tak lantas menyurutkan niat para jagawana untuk menjaga populasi hewan di sana, terutama Gorila.

Tercatat, saat ini populasi Gorila tinggal tersisa 900 ekor dan separuhnya hidup di Taman Nasional Virunga.

Pengorbanan para jagawana untuk mempertahankan populasi itu tidak sia-sia. Dalam 30 tahun terakhir, populasi gorila di taman itu telah bertumbuh dua kali lipat.

"Kami selalu percaya, mereka yang tidak berani berisiko tak akan mendapatkan apa-apa," ujar Salange Kahambu, salah satu jagawana rekan Vunabandi.

"Kami tidak boleh takut dengan kematian," kata dia.

Meski Ditembak Mati Tapi Perjuangannya Menginspirasi Dunia

Tujuh Pemimpin Dunia yang Terinspirasi Mahatma Gandhi

MOHANDAS Karamchand Gandhi dikenal sebagai bapak bangsa di India. Dua hari yang lalu, tepatnya pada 30 Januari merupakan hari peringatan ke-68 tahun kematian tokoh gerakan perdamaian dan pejuang kemerdekaan Negeri Bollywood.

Pada saat itu, belum genap lima bulan merayakan kemerdekaan tanah airnya, pria yang diberi gelar Mahatma (jiwa agung) ditembak mati oleh seorang nasionalis Hindu Nathuram Godse, yang menyalahkan Gandhi atas pemisahan India dan Pakistan.

Ketika pria kelahiran Porbandar itu meninggal, banyak orang menganggap cita-cita luhur dan jasanya segera akan dilupakan dunia. Namun hingga hampir tujuh dekade kepergiannya, ia masih dikenang dan gerakan damainya terus terpatri di benak orang banyak. Tidak hanya menjadi tokoh yang paling dihormati di Negeri Barata, kiprahnya juga melesat sampai ke dunia internasional. Bahkan menjadi inspirasi bagi para pemimpin dunia selanjutnya.

Berikut adalah tujuh tokoh dunia yang terinspirasi oleh Mahatma Gandhi:

1. Barrack Obama

Presiden Amerika Serikat Barrack Obama adalah salah satu pemimpin dunia yang mengaku mencapai posisinya kini berkat Mahatma Gandhi.

Dalam kunjungannya ke SMA Wakefield di AS, seorang siswa pernah menanyakan, jika ada yang ingin diajak makan malam bersama, siapa orang itu. Baik yang sudah meninggal ataupun masih hidup.

“Baiklah, hidup atau mati, banyak orang yang ingin saya undang makan malam. Tetapi salah satu tokoh yang paling ingin saya undang adalah Gandhi. Sebab ia adalah pahlawan yang sebenar-benarnya bagi saya,” jawab Obama, sebagaimana dikutip dari India TV News.

Pria kelahiran Hawaii ini melihat Mahatma Gandhi sebagai inspirasi dan memiliki potret pejuang perdamaian itu di kantornya.

2. Aung San Suu Kyi

Presiden perempuan terpilih Myanmar, yang pernah mendapatkan penghargaan nobel perdamaian dunia Aung San Suu Kyi mengaku banyak aspek dalam hidupnya dipengaruhi oleh rekam jejak Gandhi.

Ia sering menceritakan ini dalam kuliah-kuliah umum. Sampai-sampai ia meminta murid-murid dan pengikutnya untuk mempelajari autobiografi dan karya-karya Sang Guru Agung.

3. Nelson Mandela

Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela ternyata juga terinspirasi oleh Mahatma Gandhi. Dalam melawan pergerakan anti apartheid, ia selalu memilih negosiasi, memengaruhi orang-orangnya untuk tetap berkepala dingin menghadapi kekerasan yang dilakukan oleh kaum kulit putih di Afrika.

“Gagasan Gandhi telah memainkan peran penting dalam transformasi Afrika Selatan dan dengan bantuan ajaran Gandhi, apartheid telah diatasi,” ujarnya.

4. Martin Luther King Jr

Senasib dengan sosok yang dikaguminya, Martin Luther King meninggal karena dibunuh seseorang yang tidak senang dengan gerakan perubahannya. Usianya masih 37 tahun kala itu, tetapi jasanya bagi kesetaraan ras di Amerika sangat besar.

Mengenai Gandhi, ia pernah berkata, “Kristus memberi kita tujuan dan Mahatma Gandhi menunjukkan caranya.”

Untuk itulah, selama memperjuangkan hak asasi kulit hitam di AS, ia melakukannya seperti Gandhi, yakni dengan jalan damai, tanpa angkat senjata. Meski ia juga mengizinkan orang-orang untuk memiliki senjata demi perlindungan diri.

5. Dalai Lama

Yang Mulia Dalai Lama, biksu dan pemimpin yang diasingkan dari orang-orang Tibet, selalu mengatakan ia adalah pengikut Mahatma Gandhi. Seperti Sang Guru spiritual, Dalai Lama adalah perwakilan dari gagasan perubahan politik sekunder untuk evolusi spiritual.

"Saya memiliki kekaguman terbesar untuk Mahatma Gandhi. Dia adalah manusia yang besar dengan pemahaman yang mendalam tentang sifat manusia. Hidupnya telah menginspirasi saya," katanya.

6. Ho Chi Minh

Pendiri sekaligus revolusioner dan pemimpin Partai Komunis Vietnam adalah salah satu tokoh dunia yang juga mengagumi sosok sang Bapu (Bapak). Bukti kekagumannya ditunjukkan melalui sebuah pernyataan.

“Saya dan yang lainnya mungkin adalah para pejuang revolusi, tetapi kami hanya murid-murid Mahatma Gandhi, secara langsung maupun tidak langsung, tidak kurang dan tidak lebih,” seru Ho.

7. Steve Jobs

Dikutip dari The Better India, ketika Steve Jobs memulai babak kedua di Apple pada 1997, ia berdiri di depan potret raksasa Mahatma Gandhi dan mengatakan kata-kata ini di hadapan para penonton lain.

"Ini untuk orang-orang gila, orang-orang yang tak pernah merasa cocok dengan dunia ini, para pemberontak dan pembuat onar. Karena hanya orang-orang yang cukup gila, yang bisa berpikir untuk mengubah dunia, adalah orang-orang yang melakukan sesuatu (seperti Mahatma Gandhi).

Bertobatlah dan Percaya Pada Injil

Apa Itu Rabu Abu?

Rabu Abu, hari pertama puasa umat Kristen, secara harfiah adalah pemberian tanda di dahi orang-orang Kristen.

Dalam ibadat gereja-gereja di seluruh dunia, abu pembakaran daun palem dicampur dengan air atau minyak suci, lalu diberikan dalam bentuk tanda salib di dahi umat.

Abu daun palem yang digunakan pada Rabu Abu berasal dari perayaan Minggu Palem tahun sebelumnya. Minggu Palem merupakan perayaan kembalinya Yesus ke Jerusalem saat Ia disambut kerumunan orang yang melambaikan daun palem atau palma.

Pemberian tanda salib dengan abu itu disertai kata-kata, "Bertobatlah, dan percaya pada Injil" (Markus 1:15) atau "Ingat bahwa kamu berasal dari debu, dan kamu akan kembali menjadi debu" (Kejadian 3:19).

Rabu Abu merupakan awal masa Pra-Paskah, periode pertobatan dan refleksi selama 40 hari yang memperingati pencobaan dan pergumulan yang dihadapi Yesus selama periode yang sama di padang pasir.

Praktik menandai dahi dengan simbol tobat, berkabung, dan kematian pada awalnya dijalankan Gereja Katolik Roma. Namun, Christian Today mencatat bahwa Gereja Metodis, Episkopal, Presbiterian, Lutheran, dan denominasi Protestan lainnya kini juga mempraktikkannya.

Inovasi Transparansi Anti Korupsi

Kisah 2 Pejuang Good Governance Menghadapi Resistensi atas Transparansi

Jakarta - Kepala Imigrasi Depok, Dudi Iskandar berhasil membuat proses pembuatan paspor di Depok bersih dari praktik calo dan antrean panjang. Inovasi transparasi birokrasi juga dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Reda Mantovani yang menerapkan sistem tilang online yang membuat pelanggar tilang tak perlu repot-repot mengantre dan menghadiri sidang.

Inovasi keduanya bukan tak mendapat rintangan. Salah satu tantangannya yakni menghadapi resistensi bawahan yang selama ini kerap bermain dengan ribetnya birokrasi.

"Jadi (pelanggar tilang) tidak usah datang sidang. Denda tilang bisa mereka transfer lalu datang ke Kejaksaan untuk ambil STNK mereka. Awalnya yang di pengadilan bilang orang jadi malas datang sidang, ya sidang kan panas, pak," kata Reda dalam diskusi Good Governance dan Antikorupsi di lingkungan pemerintah di kantor ICW, Jl Kalibata Timur, Jakarta Selatan.

Dalam acara ini juga hadir Kepala Imigrasi Depok Dudi Iskandar yang menceritakan soal inovasi  yang dilakukannya di kantor Imigrasi Depok. Dalam diskusi ini, Reda dan Dudi menceritakan langkah-langkah transparansi dan inovasi yang mereka lakukan selama menjabat.

Sejak menjabat sebagai Kajari Jakarta Barat, Reda mempublikasi seluruh kegiatan maupun jadwal sidang secara transparan di website Kejari Jakbar. Tak hanya itu, laporan akhir tahun hingga laporan harta kekayaan pejabat juga ditampilkan dalam website ini.

Ia mengakui awalnya tak sedikit perlawanan halus yang dirasakan dari bawahan. Namun, karena ia sudah terkenal sebagai jaksa bertangan dingin saat menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon dan atase KJRI Hong Kong, bawahannya pun ketakutan.

"Resistensi di dalam pasti ada. Menanganinya  dimulai dengan rasa takut, seluruh kegiatan sudah diupload semua ke website dan masyarakat bisa pantau. Kalau macam-macam, saya pindahkan," ucap Reda.

Selama menjabat sebagai Kajari Cilegon, ia tak segan memutasi bawahannya yang nakal. Ketakutan bawahannya ia manfaatkan dalam jalur yang positif sambil didekati dengan pendekatan profesional.

Tak jauh berbeda dengan Reda, Dudi yang baru setahun menjabat sebagai kepala imigrasi Depok mengatakan beberapa inovasi internal maupun dari segi pelayanan masyarakat terus ia lakukan. Yang paling dikenal masyakarat, pemantauan pembuatan paspor yang bisa dilakukan secara online.

Pemantauan pembuatan paspor secara online ini pun diakuinya berhasil menghilangkan calo dan petugas imigrasi yang kerap membantu masyarakat mempercepat pembuatan paspor.

"Kalau resistensi bawahan pasti ada namanya juga kita mengganggu piring orang. Tapi saya mencoba membangun empati pegawai bagaimana jika mereka menjadi masyarakat yang mengurus dan diribetkan? Pasti tidak enak," ucap Dudi.

Menurutnya, inovasi transparansi bisa dilakukan orang karena kesempatan yang terbuka lebar. Ia memanfaatkan bawahannya yang mengerti IT yang selama ini hanya duduk diam menjadi pegawai biasa karena tak diberi kesempatan.

Setelah 1 tahun berjalan, kini Dudi boleh berbangga diri. Sistem yang dibuatnya mulai dilirik oleh kantor imigrasi Jakarta. Ia berharap kemudahan birokrasi dapat terus digencarkan Imigrasi sehingga stigma 'birokrasi mempersulit' akhirnya bisa hilang.

Nenek Yang Bergelut Dengan Sumo

Nenek 83 Tahun Ini Jadi Komentator Sumo Selama Dua Dekade

Ini adalah sebuah perpaduan yang hampir mustahil, olahraga kuno sumo dan perempuan tua mungil asal Nottingham, Inggris. Namun, begitulah sosok Doreen Simmons.

Perempuan ini belajar teologi dan klasik di Universitas Cambridge, tetapi menjadi terpancing oleh sumo lebih dari 40 tahun yang lalu setelah melihatnya sekilas di televisi.

Perempuan berusia 83 tahun ini hidup dan bekerja di Tokyo serta menulis tentang sumo untuk surat kabar dan majalah. Ia juga memberikan komentar dalam bahasa Inggris di televisi Jepang.

Doreen terkesan malu-malu untuk menyebut dirinya ahli dalam bidang olahraga, meski ia telah menyaksikan setiap perkembangan bidang ini sejak tahun 1974.

"Saya tak sepakat tentang semua omong kosong tentang 'kuno' dan ini, itu, serta yang lain. Anda menyukainya atau tidak," sebutnya.

Doreen juga telah menjadi penyandang dana dari salah satu pusat pelatihan sumo di Tokyo selama lebih dari 20 tahun.

"Banyak orang mencoba untuk membuatnya tak pernah berubah selama berabad-abad, tetapi tentu saja itu berubah sepanjang waktu," ungkapnya.

Ia lantas menyambung, "Ini tentang mengetahui orang, memahami kepribadian."

Sebuah daerah pinggiran di sebelah timur Tokyo, yang disebut Ryogoku, adalah jantung dari sumo profesional.

Dekat dengan stadion sumo nasional adalah pusat latihan sumo yang dikenal sebagai Dewanoumi, tempat 18 pegulat sumo hidup dan berlatih.

Perempuan tak diizinkan untuk tinggal di pusat itu kecuali mereka adalah istri atau anak perempuan dari master atau pemilik pusat pelatihan.

Jika pegulat sumo ingin menikah, ia harus terlebih dahulu meminta izin dari sang master dan kemudian pindah ke akomodasi baru dalam jarak dekat (berjalan kaki) dari pusat pelatihan.

"Ini adalah cara hidup yang total. Anda pergi ke sumo beya (pusat pelatihan) dan itu adalah rumah dan keluarga Anda. Master pusat pelatihan dalam arti yang sangat nyata adalah orangtua Anda," jelas Doreen.

Kembalinya pegulat sumo yang lincah

Doreen mengatakan, ia telah melihat banyak perubahan di sumo, mulai dari menontonnya, terutama dalam campuran etnis dari pegulat.

Dalam dekade terakhir, olahraga ini telah didominasi oleh para pesaing Mongolia.

"Warga Mongolia menghidupkan kembali pegulat sumo yang lincah. Mereka juga membawa kembali apa yang telah dikenal sebagai perasaan lapar," tutur Doreen.

Ia tak setuju dengan kritik bahwa pegulat asing telah merusak atau mengambil alih olahraga tersebut.

"Ketika salah seorang pegulat Mongolia ini melakukan sumo dengan baik dan menang, orang-orang yang bersorak-sorai adalah warga Jepang," katanya.

Doreen menambahkan, mereka yang mengkritik sumo sering kali hanya mengikuti olahraga ini dari jauh.

Doreen akan merayakan ulang tahun ke-84-nya pada bulan Mei dan mengatakan bahwa ia sudah tahu bagaimana ia akan menghabiskan hari istimewanya itu.

Pegulat Kyokutenho memotong rambut panjangnya untuk melambangkan awal pensiunnya dari sumo dan akan ada upacara khusus untuk menandai peristiwa itu.

Namun, Doreen mengatakan, ia tak mempertimbangkan acara yang sama untuk menandai masa pensiunnya sendiri.

"Semuanya begitu mengagumkan. Saya hanya ingin melanjutkan selama mungkin, tetapi saya tak tahu berapa lama lagi waktu yang saya punya," tuturnya.

Membuat Pasangan Tersenyum Meski Harus Berjuang

Suami Tanam Ribuan Bunga agar Istrinya yang Tunanetra Tersenyum Lagi

Tuan Kuroki menanam ribuan bunga untuk membuat istrinya tersenyum kembali

MIYAZAKI – Seorang suami di Jepang melakukan perbuatan yang sangat mengharukan untuk istrinya yang tunanetra. Ia menanam ribuan bunga untuk membuat istrinya tersebut tersenyum lagi. Peristiwa itu terjadi di Kota Miyazaki, Provinsi Miyazaki, Pulau Kyushu.

Seperti dilansir The Telegraph, pasangan suami-istri Tuan dan Nyonya Kuroki yang sudah 30 tahun menikah ini harus menerima takdir menyakitkan. Nyonya Kuroki mengalami kebutaan selama satu minggu akibat komplikasi diabetes di usia 52 tahun.

Merasa deperesi, Nyonya Kuroki menutup diri dari lingkungannya. Ia merasa kehilangan mimpi untuk menikmati perjalanan bersama sang suami tercinta.

Tidak ingin keadaan semakin parah, suaminya memutuskan menanam bunga jenis shibazakura merah muda dan phlox lumut di Taman Shintomi. Ia berharap agar orang-orang datang melihat mereka.

Sang suami juga berharap istrinya bisa senang walaupun hanya dengan menghirup aroma wangi bunga dan merasakan kehadiran orang-orang. Selama dua tahun, ia sudah menanam ribuan bunga dan menciptakan lautan merah di sekitar taman rumahnya.

Setelah 10 tahun, setiap harinya 7.000 pengunjung datang ke Taman Shintomi ketika musim semi. Mereka merupakan wisatawan lokal yang khusus datang ke sana hanya untuk melihat lautan bunga berwarna merah muda.

Selain itu, banyak yang ingin menemui Nyonya Kuroki yang sering berjalan di sekitar taman bersama suami tercinta. Mereka biasanya berolahraga dan tersenyum lebar kepada para pengunjung.

Awal tahun ini, musim semi akan datang 15 hari lebih awal. Hal itu seperti diumumkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jepang. Mereka yang hobi melihat bunga sakura dipastikan datang mengunjungi Tuan dan Nyonya Kuroki di taman bunga tersebut.

Pulang Ke Indonesia Dan Bangun Negara Bersama

Jokowi ke Diaspora: Ayo Pulang, Kita Bangun Ekonomi Digital

San Francisco - Presiden Joko Widodo menyempatkan diri menemui diaspora Indonesia di San Francisco, Amerika Serikat, sebelum mendatangi markas besar Google, Facebook, dan Twitter keesokan harinya.

Sebanyak 800 orang menghadiri pertemuan tersebut, terdiri dari profesional dan pekerja teknologi informasi, para peneliti, dan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di universitas terkemuka di San Francisco.

Dalam pertemuan itu, Jokowi memaparkan kemajuan yang sudah ia lakukan bersama Kabinet Kerja dalam setahun terakhir. Termasuk rencana pemerintah untuk menghadapi persaingan di era ekonomi digital.

"Besok kita akan ke Silicon Valley mengingat besarnya potensi digital ekonomi. Di sini kita harus siap menghadapi persaingan," kata presiden seperti dilaporkan langsung oleh tim Menkominfo Rudiantara, Rabu (17/2/2016).

Saat sesi dialog dengan diaspora yang mayoritas dari kalangan anak muda, Jokowi mendapat pertanyaan dari salah seorang hadirin yang berprofesi sebagai software engineer tentang kesiapan dan insentif bagi teknopreneur, agar terpanggil untuk pulang ke Indonesia.

Kemudian, presiden juga ditanya tentang ekspektasinya sebagai pemimpin negara terhadap mahasiswa Indonesia yang ada di Amerika Serikat, apa saja upaya untuk pengusaha baru dari kalangan anak muda, khususnya di bidang teknologi.

Jokowi pun menjawab. "Pulang saja. Menjadi seorang entrepreneur perlu berjuang dan pengalaman di Silicon Valley menjadi nilai tambah. Hal yang kurang tetap dikejar. Jaringan telekomunikasi broadband sampai daerah-daerah terus dikerjakan."

"Nilai bisnis ini yang besar jangan sampai hanya dimanfatkan negara-negara lain saja. Ini kesempatan buat anak-anak muda. Saat ini peluangnya. Kalau nanti-nanti, mungkin akan menjadi semakin sulit. Dalam lima tahun, kita ingin menciptakan teknopreneur. Kalau tidak, kita ketinggalan," jelas presiden.

"Juga masalah perizinan buat startup kita akan permudah dan potong-potong birokrasinya. Terutama untuk mendorong modal ventura. Peluang di Indonesia sangat besar, bahkan misalnya pertanian, masih besar, juga energi," paparnya lebih lanjut.

Indonesia sendiri diakui memiliki potensi yang besar di bidang ekonomi digital. Pada tahun 2014, tercatat transaksi e-commerce Indonesia mencapai USD 12 miliar. Ini berarti Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dari 2013 yang berada pada posisi USD 8 miliar. Diprediksi, di 2016 ini jumlahnya mencapai USD 24,6 miliar.

Hal itu memungkinkan karena Indonesia memiliki aset untuk mendongkrak industri digital. Antara lain jumlah kelas menengah yang terus meningkat, akses yang lebih besar terhadap teknologi, termasuk smartphone serta populasi pemuda yang sangat progresif. Ratusan startup tumbuh dalam beberapa tahun terakhir dan terus berkembang.

Sementara menurut Rudiantara, Indonesia juga telah meluncurkan program nasional untuk mengembangkan ekonomi digital berupa roadmap e-commerce yang merupakan hasil kolaborasi delapan kementerian.

Melalui program roadmap e-commerce ini, pemerintah Indonesia menargetkan bisa menghasilkan industri perdagangan jual beli secara online dengan nilai bisnis USD 130 miliar di tahun 2020 mendatang.

Sebagai bagian dari visi itu, pemerintah juga berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem yang bisa menciptakan seribu teknopreneur atau wirausahawan digital dengan total valuasi USD 10 miliar.

Misteri Ketika Kemarahan Tuhan Sudah Terlihat

Fenomena 'tangan Tuhan' yang membara hiasi langit Portugal


Formasi awan berbentuk tangan Tuhan di Madeira, Portugal. ©2016 Rogerio Pachec

Pada hari Senin lalu, warga Portugal dibuat tercengang oleh fenomena alam yang beredar di jejaring sosial. Mereka menyebut fenomena tersebut sebagai 'tangan Tuhan'.

Sebenarnya ini hanya potret formasi awan yang kebetulan dipotret oleh blogger cuaca Rogerio Pacheco. Awan aneh ini terlihat di langit Pulau Madeira.

Uniknya, gumpalan awan tersebut memang memiliki bentuk yang unik, seperti kepalan tangan raksasa yang membelah langit. Dinding awan ditimpa cahaya matahari, membiaskan warna oranye cerah. Sekilas memandang, awan tersebut tampak seperti tangan yang berpijar karena jilatan api.

"Begitu saya melihat langit, saya langsung tertarik dan saya langsung mengambil kamera untuk mengabadikannya,"kata Pacheco seperti dilansir Bored Panda. "Bagi saya, awan ini terlihat seperti uluran tangan dengan bola api."

Ketika Pacheco mengunggah foto hasil jepretannya, gambar itu segera menjadi topik pembicaraan. Ada yang menyebutnya sebagai 'tangan Tuhan', ada pula yang berkomentar kalau awan itu tampak seperti komet dari video game Final Fantasy.

Iran Vs Vatikan

Presiden Iran Minta Didoakan Paus Fransiskus

Presiden Iran Hassan Rouhani dan Paus Fransiskus dalam pertemuan di Vatikan Januari 2016.

ROMA – Presiden Iran, Hassan Rouhani, menemui pemuka agama Katolik sedunia, Paus Fransiskus dalam lawatannya ke Eropa. Keduanya membahas berbagai masalah politik dan keagamaan yang terjadi di wilayah Timur Tengah.

Pertemuan antara seorang Paus dan Presiden Iran yang berlangsung selama sekira 40 menit itu merupakan yang pertama kalinya sejak 1999. Sebuah peristiwa menarik terjadi dalam pertemuan itu saat Rouhani terdengar meminta doa dari Sri Paus.

Dalam saat-saat akhir pertemuan, Presiden Rouhani yang beranjak pergi terdengar mengatakan: “Saya meminta Anda berdoa untuk saya,”, merujuk pada ucapan yang sering diutarakan Sri Paus. “Senang bertemu dengan Anda dan saya mengharapkan kebaikan dalam pekerjaan Anda,”.

Paus Fransiskus membalas dengan berkata: “ Saya berterima kasih atas kunjungan Anda dan saya berharap untuk perdamaian,” sebagaimana dilansir IBTimes.

Lawatan Presiden Iran ke Vatikan merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya di Eropa, guna memperbaiki hubungan diplomatik dan perdagangan pasca pencabutan sanksi internasional, terkait program nuklir Iran. Dari Italia Rouhani akan bertolak ke Prancis untuk bertemu Presiden Francois Hollande.

Sanksi tersebut ditarik setelah Iran menepati janjinya untuk mematuhi kesepakatan program nuklir dengan enam kekuatan dunia yang disetujui pada Juli 2015.

Iran dan Vatikan memiliki hubungan diplomatik yang baik sebelum pecahnya Revolusi Iran pada 1979. Paus Fransiskus sendiri merupakan salah seorang pendukung pembicaraan program nuklir yang mendapat tentangan dari beberapa negara, terutama Israel dan Arab Saudi.

1001 Kisah Belahan Bumi Selatan

Bersepeda, Perempuan Ini Kumpulkan 1.001 Kisah Perubahan Iklim

Devi Lockwood (23) bersepeda keliling belahan bumi selatan demi mengumpulkan 1.001 kisah dampak perubahan iklim.

WELLINGTON – Aktivis lingkungan asal Amerika Serikat, Devi Lockwood (23), bersepeda mengelilingi belahan bumi bagian selatan demi mengumpulkan kisah-kisah dampak perubahan iklim yang orang-orang rasakan.

Berbekal alat perekam suara dan sepeda yang ditempeli stiker-stiker cerah serta bendera kuning di belakangnya, Lockwood melakukan perjalanan kampanye peduli lingkungan tersebut selama satu tahun lebih.

Menggunakan papan sederhana bertuliskan “Ceritakan kepadaku kisah kalian tentang air” atau “kisahkan kepadaku soal perubahan iklim”, ia menempuh perjalanan ke Fiji, Tuvalu, Australia, dan Selandia Baru. Dari sinilah perempuan tersebut menemukan ribuan kisah tentang air, alam liar, cuaca, dan yang lebih penting dari itu mampu membuat orang-orang berbagi sepenggal kisah kehidupan mereka dengannya.

“Saya bertemu seorang perempuan di Quennsland yang menceritakan soal buaya di sana. Gara-gara perubahan iklim, kawanan buaya di sana bermigrasi hingga ke negara lain. Mereka banyak ditemukan semakin menjauh ke selatan dibandingkan sebelumnya,” tutur gadis asal Boston tersebut, dikutip dari Mashable.

Di New South Wales, seorang petani menyampaikan kepada Lockwood kisah keluarganya yang bekerja di tanah garapan yang sama selama beberapa generasi. Namun kini, kondisi pertanian di tanah itu semakin sulit. Dulu banjir dan kering dapat dipetakan polanya, akibat pemanasan global, iklim semakin tidak menentu dan di luar prediksi.

Mengambil kuliah Cerita Rakyat dan Mitologi di Harvard, Lockwood terkenal memang sering bersepeda untuk mencari inspirasi. Ketika membuat tesis, ia bahkan berkeliling sungai Mississipi guna mengumpulkan kisah-kisah menarik dan menulis puisi yang terinspirasi dari nyata orang-orang yang ia temui.

“Saya senang sekali bepergian dengan sepeda. Banyak keajaiban terjadi ketika saya bepergian sendirian. Semakin jauh saya melangkah, semakin banyak kisah menarik yang saya dapatkan. Setiap orang memiliki kisahnya sendiri, berbeda dari satu tempat dengan tempat lainnya,” ujar Lockwood.

Perjalanan mengumpulkan 1.001 kisah dampak perubahan iklim ini dimulai sejak 2014. Ia menyeberangi Fiji dan Tuvalu sebelum tiba di Selandia Baru. Dari Melbourne, Australia, Lockwood berkendara ke utara Queensland. Saat itu, dirinya hendak melakukan perjalanan laut ke Indonesia. Sayang, Lockwood salah naik kapal. Kapal yang ditumpanginya malah berbelok ke Sydney.

Sejauh ini sudah 450 kisah yang berhasil ia kumpulkan. Sementara waktu, dia mengambil jeda dari perjalanannya untuk bersantai dan menulis.

Lockwood berharap bisa segera menyelesaikan 551 kisah lagi, supaya tepat 1.001. Angka itu penting baginya, karena terdengar seperti kisah 1.001 malam Timur Tengah yang ajaib. Demi memenuhi jumlah kisah tersebut, ia selanjutnya berencana menggowes ke Asia Tenggara atau Amerika.

“Bergantung ke mana sepeda ini dan saya bisa mendapatkan tumpangan (kapal),” kata dia.

Satu Persen Penguasa Dunia

Kekayaan 1 Persen Orang Kaya Setara dengan Gabungan Kekayaan 99 Persen Penduduk Dunia

BBC Perlu kekayaan Rp 11 miliar, untuk masuk dalam jajaran 1 persen rang terkaya.


Sebanyak satu persen orang terkaya di dunia, menurut lembaga Oxfam, memiliki kekayaan yang jumlahnya sama dengan total kekayaan 99 persen penduduk dunia.

Untuk masuk dalam kelompok 10 persen orang terkaya di dunia, seseorang harus memiliki kekayaan senilai 68.800 dollar AS atau setara Rp 960 juta. Sementara itu, untuk masuk dalam 1 persen, seseorang harus memiliki kekayaan setara 760.000 dollar AS atau Rp 11 miliar.

Oxfam juga menyebutkan bahwa kekayaan 62 orang paling kaya di dunia setara dengan gabungan kekayaan dari setengah jumlah orang paling miskin di dunia. Pada 2010 lalu, perlu 388 orang paling kaya di dunia untuk menyamakan nilai tersebut.

Hasil penelitian Oxfam yang menggunakan data dari Credit Suisse ini "memaksa" pimpinan dunia mengadakan pertemuan di Davos, Swiss, untuk mengambil tindakan terkait "ketidaksetaraan" ini.

Persempit "jurang pemisah"

"Kita selalu berbicara bahwa negara-negara di dunia akan menciptakan kesejahteraan untuk semua orang, tetapi yang terjadi adalah kita hanya memperkaya 1 persen orang di dunia ini," tulis Oxfam dalam laporannya.

Oxfam juga menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2000 hingga 2009, proporsi kekayaan 1 persen orang terkaya perlahan menurun, tetapi kemudian meningkat setiap tahun sejak 2010.

Oxfam meminta pemerintah berbagai negara untuk membalikkan tren ini dengan membayar karyawan "secara pantas" sehingga memperpendek "jurang pemisah" antara pendapatan karyawan dan pimpinan perusahaan.

Selain itu, Oxfam juga menganjurkan pemerintah dan perusahaan untuk membayar kompensasi kepada karyawan yang asuransi kesehatannya tidak ditanggung, serta kesetaraan kepemilikan aset dan lahan bagi perempuan.

Pemerintah pun diminta untuk mengurangi harga obat-obatan, memperbesar pajak, dan mengarahkan anggaran negara untuk mengurangi ketidaksetaraan.

Studio Seni Terbesar di Dunia

Patung Berukuran Raksasa, Komoditas Ekspor Andalan Korea Utara

Patung raksasa African Rennaisance di Senegal ini merupakan hasil karya para seniman Korea Utara.

PYONGYANG — Sebagai sebuah negara, Korea Utara tidak memiliki sesuatu yang diinginkan dunia, tetapi ada satu komoditas ekspor mereka yang menuai sukses, yaitu seni.

Wartawan BBC Lawrence Pollard melihat sebuah cerita yang sepertinya tidak terkait budaya Korea Utara, tetapi faktanya sukses besar di luar negeri, khususnya di Afrika.

Barangkali Anda terkejut ketika mengetahui Korea Utara sangat senang untuk memenuhi hasrat Anda atas segala sesuatu terkait seni.

Bagaimana dengan mural, permadani, atau "lukisan permata" yang diwarnai dengan bubuk semi-batu mulia? The Mansudae Art Studio bisa menyediakan semua permintaan Anda.

Didirikan pada 1959, studio seni yang terletak di distrik Pyeongcheon, di ibu kota Pyongyang, melayani pembuatan karya seni untuk kebutuhan propaganda di dalam negeri.

Mereka siap melayani pembuatan patung-patung berukuran raksasa, mural, dan spanduk yang sering terlihat di acara-acara militer. Studio ini juga memproduksi poster yang mewarnai kehidupan sehari-hari di Korea Utara.

Terletak di area seluas 120.000 meter persegi, studio seni ini mempekerjakan sekitar 4.000 orang seniman.

"Studio seni ini terletak di jantung kota Pyongyang, Mansudae itu adalah nama distriknya," kata Pier Luigi Cecioni, warga Italia yang menjadi perantara perusahaan seni ini dengan dunia luar.

"Pada kenyataannya, studio ini lebih mirip kampus ketimbang sebuah perusahaan, lebih menyerupai studio terbesar di dunia," tambah Cecioni.

Mereka baru saja memproduksi sebuah sulaman berukuran raksasa pesanan perusahaan mode ternama, Benetton, untuk sebuah museum di Kamboja.

Namun, sebetulnya pasar utama studio seni Pyongyang ini adalah Afrika. Selera negara-negara Benua Hitam ini tampaknya cocok dengan aliran seni yang dijalani Mansudae.

Dengan ekspor langsung dan diwarnai gaya otoriter, sejak awal 1980-an, produk seni Mansudae awalnya digunakan sebagai hadiah diplomatik ke negara-negara sosialis atau negara-negara non-blok.

Belakangan kerja sama itu lebih bernilai ekonomi. Para pekerja seni dan pematung dari studio Mansudae ini bisa berada di Angola, Benin, Chad, Kongo, Etiopia, serta Togo.

Media lokal di Zimbabwe melaporkan, terdapat dua patung raksasa Presiden Robert Mugabe, hasil karya para seniman Korut, yang disimpan untuk menunggu dipamerkan pada saat sang presiden wafat.

Laris di Afrika

Salah satu patung yang paling terkenal yaitu monumen African Renaissance berukuran raksasa di Senegal, hasil karya seniman Mansudae yang selesai dikerjakan pada 2010.

Diperkirakan studio seni Korut ini menerima bayaran puluhan juta dollar AS dari proyek patung tersebut.

Contoh lain ada di luar ibu kota Namibia, Windhoek, tepatnya di sebuah lapangan yang luas. Di salah satu sudut lapangan itu, berdiri sebuah monumen untuk menghormati para pejuang kemerdekaan negeri tersebut.

Patung berukuran raksasa yang diberi judul "Heroes 'Acre"adalah satu lagi karya para pemahat dari studio Mansudae.

"Ini adalah patung perunggu raksasa setinggi 11 meter tentang sosok tentara tidak dikenal, tetapi mirip sekali dengan sosok Presiden pertama Namibia, Sam Nujoma," kata wartawan BBC Frauke Jensen.

"Tidak ada pengunjung, tidak ada bus pariwisata, hanya kawanan babon bermain di sekitarnya, yang kemudian lari tunggang-langgang ketika saya dekati," lanjut Frauke.

Terlepas dari soal kemiripannya, patung tentara tidak dikenal itu mirip seperti orang Afrika kebanyakan.

Namun, Presiden Senegal Abdoulaye Wade mengeluhkan sosok patung raksasa di Dakar yang awalnya lebih mirip orang Asia sehingga mereka kemudian memperbaikinya.

Baru-baru ini, tepatnya pada 2011, patung Samora Machel di Maputo, Mozambik, tidak dianggap sebagai potret yang baik. Begitu juga dengan patung Laurent Kabila di Kinshasha, Kongo, yang mengenakan pakaian ala keluarga Kim.

"Patung-patung ini sepertinya dibuat untuk kemudian dirobohkan," kata sejarawan Adrian Tinniswood.

"Mereka terlihat seperti wajah Korea Utara yang ganjil. Mereka menyatakan sebagai patung pembebasan, tapi mereka sepertinya mewakili pihak yang gagal meraih kepercayaan. Apakah tidak ada perancang dan pematung Afrika yang lebih mewakili kesadaran Afrika?" tanya sang sejarawan.

Besar dan murah


Terlepas dari bentuknya yang terkadang tidak cocok untuk daratan Afrika, tetap saja patung-patung raksasa Korea Utara bertebaran di berbagai sudut Afrika.

Terdapat dua alasan karya para seniman Korea Utara ini menarik bagi para pemimpin negara-negara Afrika.

Pertama, karena harganya tepat. Senegal membayar patung setinggi 49 meter itu dengan memberikan tanah yang luas kepada Korea Utara, yang segera menjualnya untuk mendapatkan uang tunai.

Alasan kedua adalah gaya. "Rusia dan China tidak membuat hal semacam itu lagi," kata kritikus seni William Feaver.

"Dan, tentu saja ukuran adalah segalanya," tambah William.

Dia melihat antusiasme perihal gaya sebagai bagian dari proses pembangunan sebuah bangsa.

"Anda bisa memikirkan Mount Rushmore (pahatan wajah empat presiden AS di dinding sebuah gunung granit di Dakota, AS) sebagai versi Amerika, melakukan perayaan serupa bagi pendiri sebuah bangsa yang relatif baru tertarik untuk menyatakan diri di dunia," lanjut William.