Mahasiswa Ini Buat Bir Kuno China dari Resep Berumur 5000 Tahun
Bir rupanya sudah dibuat di China sejak ribuan tahun lalu. Mahasiswa di Stanford membuat kembali bir kuno ini dari resep berumur 5000 tahun.
Tak sembarang dibuat, produksi bir berada di bawah arahan Professor Li Liu dari bidang Chinese Archaeology di Universitas Stanford. Adapun pembuatan bir merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Archaeology of Food: Production, Consumption, and Ritual.
Resep yang dipakai adalah resep temuan Liu dan kandidat doktoral Jiajing Wang tahun lalu. Saat itu keduanya memeriksa residu bir kuno di wadah tembikar yang ditemukan di area timur laut China.
Para mahasiswa Liu kemudian menggunakan gandum, millet, atau biji barley saat meracik bir bernama Neolitik ini. Mereka juga bereksperimen dengan akar sayuran.
"Kami melakukan dua percobaan utama dengan teknik pembuatan bir tradisional," ujar Madeleine Ota, mahasiswa Stanford seperti dikutip dari The Kitchn (21/2). "Salah satu bahannya berupa akar ubi kayu yang sudah tumbuh ribuan tahun di Amerika Selatan. Juga berbagai jenis gandum dan biji-bijian," tambahnya.
Langkah pertama adalah proses malting dimana biji-bijian ditutupi air hingga tumbuh berkecambah selama seminggu. Kemudian biji ditiriskan, dikeringkan, dan dihancurkan di lab dalam proses yang disebut milling atau penggilingan.
Selanjutnya ditambahkan air kembali dan dihangatkan dalam suhu 65C selama 1 jam menggunakan metode bernama mashing. Ramuan lalu didiamkan 2 minggu untuk fermentasi di ruangan bersuhu kamar.
Saat dicicip, keseluruhan bir Neolitik kabarnya bercita rasa asam dengan variasi rasa berbeda antar bahan. Menurut Ota, bir dari gandum merah menghasilkan rasa sari buah apel mirip jeruk dengan aroma buah. Sementara bir dari akar ubi kayu aromanya mirip keju.
Tampilan akhir bir kuno ini sebenarnya mirip bir modern, hanya saja konsistensinya seperti bubur. Menurut Liu, bahan fermentasi tidak disaring kembali oleh masyarakat di zaman itu dan mereka meminum bir dengan sedotan.
Rahasia Triliunan Harta Karun
Tommy dan Rahasia Triliunan Harta Karun
Seratus enam puluh tahun lalu, pada 3 September 1857, kapal SS Central America angkat sauh di Pelabuhan Colon, Panama, dan mulai berlayar menuju Kota New York. Ada 477 penumpang dan 101 awak dalam kapal yang dioperasikan oleh United States Mail Steamship Company itu.
Selain ratusan penumpang, ada muatan berharga dalam lambung kapal: 5.200 keping koin emas dan beberapa ton emas batangan. Perjalanan itu mestinya tak ada soal. Sang nakhoda, William Lewis Herndon, sudah puluhan kali berlayar bersama SS Central America mengarungi lautan, menempuh perjalanan dari Colon-New York dan sebaliknya.
Setelah sempat mampir di Havana, Kuba, Central America terus berlayar ke arah utara hingga tiba di perairan Carolina, Amerika Serikat. Ada badai besar menghadang jalan Central America. Selama dua hari, William Lewis dan anak buahnya bertarung melawan badai. Tapi akhirnya mereka terpaksa mengibarkan bendera putih.
Pada 11 September 1857, sekitar pukul 8 malam, SS Central America bersama sebagian besar penumpang dan awak kapal serta beberapa ton emas, tenggelam ke dasar samudra. Tenggelamnya berton-ton emas itu berbuntut panjang lantaran menyeret sejumlah bank sebagai pemiliknya. Selama lebih dari seabad, emas itu teronggok di dasar laut. Tak ada yang tahu persis di mana lokasi SS Central America tenggelam.
Thomas “Tommy” Gregory Thompson-lah yang “berjasa” menemukan timbunan emas itu130 tahun setelah SS Central America karam. Sejak kecil, minat Tommy, kini 64 tahun, sudah tersedot oleh air. Dia jatuh cinta pada dunia bawah air. “Saat masih kecil, aku suka berlatih menahan napas dalam air,” kata Tommy, kepada Columbus Monthly, belasan tahun lalu. Di atas permukaan air, kata dia, banyak temannya yang lebih jago, tapi dalam air, dialah juaranya.
Hidup Tommy memang jarang jauh dari air. Setelah lulus dari Universitas Negeri Ohio, pemuda yang lahir di Kota Defiance, Amerika Serikat, itu bekerja di Batelle Memorial Institute sebagai konsultan kelautan. Tapi, bahkan sebelum lulus kuliah pun, Tommy sudah menghabiskan banyak waktu meneliti kapal-kapal yang tenggelam di perairan Amerika selama ratusan tahun.
Yang jadi minatnya tentu bukan kapal sembarang kapal. Kapal-kapal itu, serupa Central America, mengangkut barang-barang bernilai tinggi saat tenggelam. Menurut Tommy, kapal-kapal yang karam di perairan dangkal gampang dicari dan hampir pasti sudah ludes disikat para pemburu harta karun. Yang tersisa tinggal kapal-kapal yang teronggok di laut sangat dalam. SS Central America satu di antaranya.
Sejak awal 1980-an, Tommy dan sobatnya, Bob Evans, mulai menelusuri jejak Central America. “Central America jadi incaran semua pemburu harta karun,” kata Evans, geolog di perusahaan minyak bumi. Evans sangat tekun menyelisik setiap dokumen sejarah terkait Central America. Berbekal semua informasi itu, Tommy dan Evans membuat model matematika untuk memperkirakan posisi tenggelamnya Central America.
Banyak yang ragu Tommy bakal bisa menemukan “bangkai” Central America, yang diduga ada di kedalaman 3.000 meter. Tapi tak sedikit pula orang-orang “gila” yang mau “berjudi” membiayai ekspedisi Tommy. Gil Kirk, pengusaha properti, salah satunya. Dia menyetor “investasi” sebesar US$ 28 ribu atau sekitar Rp 370 juta. “Tommy salah satu orang paling pintar yang pernah aku kenal,” Gil menjelaskan alasannya bersedia merogoh kantong.
Rata-rata “investor” ekspedisi mencari harta karun Central America terpesona oleh karisma Tommy Thompson. “Dia orang yang tulus, tepercaya, dan punya kemampuan hebat,” kata Wayne Ashby, seorang akuntan. Ashby pulalah yang membukakan pintu bagi Tommy kepada juragan-juragan kaya. Total ada 160 orang yang menyetor modal ke Tommy senilai US$ 12,7 juta, setara dengan Rp 170 miliar. Dan “perjudian” itu mestinya bisa terbayar lunas, bahkan bisa menghasilkan duit berlipat-lipat.
Pada suatu hari di awal bulan Oktober 1989, kapal Tommy dan timnya pulang setelah berhari-hari “melaut”. Di dermaga Norfolk, Virginia, sudah menunggu banyak orang dengan wajah semringah. Bagaimana para investor itu tak bersukaria. Tommy pulang dengan membawa ribuan keping emas dan beberapa kuintal emas batangan. Konon, nilai semua emas itu bisa triliunan rupiah. “Aku masih suka menggigil jika ingat peristiwa hari itu,” ujar seorang investor. Tapi, seperti kisah-kisah klasik, harta selalu jadi sumber sengketa.
* * *
Tommy mungkin buron paling pintar yang pernah dikejar US Marshal.”
Peter Tobin, US Marshal
Sudah sekitar satu setengah tahun Thomas “Tommy” G. Thompson mendekam di penjara negara bagian Ohio. Sebelum diseret ke pengadilan, Tommy sempat jadi buron polisi selama beberapa tahun. Semua ini adalah buntut dari emas yang diangkat dari kapal Central America.
Tak berselang lama setelah seperempat abad lalu Tommy dan timnya membawa sebagian emas yang tenggelam bersama Central America ke darat. Dia kontan menuai puluhan gugatan. Perusahaan-perusahaan asuransi yang pernah membayar klaim kerugian atas tenggelamnya Central America merasa menjadi tuan yang sah atas semua emas itu.
Tommy yang tak suka disorot media harus puluhan kali datang ke pengadilan untuk melayani semua gugatan. “Dia sebenarnya sangat benci terhadap semua urusan hukum itu…. Tapi dia tak percaya kepada para pengacara,” seorang pemodal yang kenal dekat Tommy menuturkan kepada Washington Post. Di pengadilan, dia berhasil mengalahkan perusahaan-perusahaan asuransi itu.
Namun masih ada pihak lain yang juga merasa berhak atas sebagian dari berkuintal-kuintal emas itu. Mereka adalah 160 penyokong modal yang sudah membiayai ekspedisi Tommy. Sampai detik ini, belum satu sen pun uang para investor itu yang dibayarkan kembali oleh Tommy. Padahal Tommy telah melego sebagian emas itu dengan nilai US$ 50 juta atau sekitar Rp 650 miliar kepada California Gold Marketing Group. Tommy diduga juga masih menyimpan 300 kilogram emas.
Tapi saat para investor, juga sebagian anggota timnya mengajukan gugatan ke pengadilan pada 2012, Tommy bersama pacarnya, Alison Antekeier, 48 tahun, malah menghilang. Kabur. “Tommy mungkin buron paling pintar yang pernah dikejar US Marshal,” kata Peter Tobin, US Marshal asal Ohio, kepada Daily Beast, beberapa tahun lalu. Baru tiga tahun kemudian jejak Tommy terendus.
Di depan majelis hakim dua tahun lalu, Tommy mengaku mengalami kelelahan kronis yang membuatnya kehilangan sebagian memori. Sialnya, memori yang “hilang” itu termasuk soal di mana dia menyimpan timbunan emas tersebut. Suatu kali Tommy mengatakan bahwa emas itu sudah dia pasrahkan kepada seseorang di Kota Belize. Tapi hakim tak percaya, demikian pula para penggugatnya bahwa Tommy kehilangan ingatan. Menurut hakim, tak ada bukti medis sama sekali yang menyokong klaimnya.
Di depan hakim yang mengetukkan palu hukuman baginya, Tommy pernah berjanji akan mengungkap di mana lokasi emas itu setelah dia bisa mengingat. Tapi sampai hari ini janji itu belum dia penuhi juga. “Siapa tahu, suatu saat nanti dia akan mendapat pencerahan,” kata hakim Algenon L. Marbley, dikutip Columbus Dispatch, beberapa pekan lalu.
Seratus enam puluh tahun lalu, pada 3 September 1857, kapal SS Central America angkat sauh di Pelabuhan Colon, Panama, dan mulai berlayar menuju Kota New York. Ada 477 penumpang dan 101 awak dalam kapal yang dioperasikan oleh United States Mail Steamship Company itu.
Selain ratusan penumpang, ada muatan berharga dalam lambung kapal: 5.200 keping koin emas dan beberapa ton emas batangan. Perjalanan itu mestinya tak ada soal. Sang nakhoda, William Lewis Herndon, sudah puluhan kali berlayar bersama SS Central America mengarungi lautan, menempuh perjalanan dari Colon-New York dan sebaliknya.
Setelah sempat mampir di Havana, Kuba, Central America terus berlayar ke arah utara hingga tiba di perairan Carolina, Amerika Serikat. Ada badai besar menghadang jalan Central America. Selama dua hari, William Lewis dan anak buahnya bertarung melawan badai. Tapi akhirnya mereka terpaksa mengibarkan bendera putih.
Pada 11 September 1857, sekitar pukul 8 malam, SS Central America bersama sebagian besar penumpang dan awak kapal serta beberapa ton emas, tenggelam ke dasar samudra. Tenggelamnya berton-ton emas itu berbuntut panjang lantaran menyeret sejumlah bank sebagai pemiliknya. Selama lebih dari seabad, emas itu teronggok di dasar laut. Tak ada yang tahu persis di mana lokasi SS Central America tenggelam.
Thomas “Tommy” Gregory Thompson-lah yang “berjasa” menemukan timbunan emas itu130 tahun setelah SS Central America karam. Sejak kecil, minat Tommy, kini 64 tahun, sudah tersedot oleh air. Dia jatuh cinta pada dunia bawah air. “Saat masih kecil, aku suka berlatih menahan napas dalam air,” kata Tommy, kepada Columbus Monthly, belasan tahun lalu. Di atas permukaan air, kata dia, banyak temannya yang lebih jago, tapi dalam air, dialah juaranya.
Hidup Tommy memang jarang jauh dari air. Setelah lulus dari Universitas Negeri Ohio, pemuda yang lahir di Kota Defiance, Amerika Serikat, itu bekerja di Batelle Memorial Institute sebagai konsultan kelautan. Tapi, bahkan sebelum lulus kuliah pun, Tommy sudah menghabiskan banyak waktu meneliti kapal-kapal yang tenggelam di perairan Amerika selama ratusan tahun.
Yang jadi minatnya tentu bukan kapal sembarang kapal. Kapal-kapal itu, serupa Central America, mengangkut barang-barang bernilai tinggi saat tenggelam. Menurut Tommy, kapal-kapal yang karam di perairan dangkal gampang dicari dan hampir pasti sudah ludes disikat para pemburu harta karun. Yang tersisa tinggal kapal-kapal yang teronggok di laut sangat dalam. SS Central America satu di antaranya.
Sejak awal 1980-an, Tommy dan sobatnya, Bob Evans, mulai menelusuri jejak Central America. “Central America jadi incaran semua pemburu harta karun,” kata Evans, geolog di perusahaan minyak bumi. Evans sangat tekun menyelisik setiap dokumen sejarah terkait Central America. Berbekal semua informasi itu, Tommy dan Evans membuat model matematika untuk memperkirakan posisi tenggelamnya Central America.
Banyak yang ragu Tommy bakal bisa menemukan “bangkai” Central America, yang diduga ada di kedalaman 3.000 meter. Tapi tak sedikit pula orang-orang “gila” yang mau “berjudi” membiayai ekspedisi Tommy. Gil Kirk, pengusaha properti, salah satunya. Dia menyetor “investasi” sebesar US$ 28 ribu atau sekitar Rp 370 juta. “Tommy salah satu orang paling pintar yang pernah aku kenal,” Gil menjelaskan alasannya bersedia merogoh kantong.
Rata-rata “investor” ekspedisi mencari harta karun Central America terpesona oleh karisma Tommy Thompson. “Dia orang yang tulus, tepercaya, dan punya kemampuan hebat,” kata Wayne Ashby, seorang akuntan. Ashby pulalah yang membukakan pintu bagi Tommy kepada juragan-juragan kaya. Total ada 160 orang yang menyetor modal ke Tommy senilai US$ 12,7 juta, setara dengan Rp 170 miliar. Dan “perjudian” itu mestinya bisa terbayar lunas, bahkan bisa menghasilkan duit berlipat-lipat.
Pada suatu hari di awal bulan Oktober 1989, kapal Tommy dan timnya pulang setelah berhari-hari “melaut”. Di dermaga Norfolk, Virginia, sudah menunggu banyak orang dengan wajah semringah. Bagaimana para investor itu tak bersukaria. Tommy pulang dengan membawa ribuan keping emas dan beberapa kuintal emas batangan. Konon, nilai semua emas itu bisa triliunan rupiah. “Aku masih suka menggigil jika ingat peristiwa hari itu,” ujar seorang investor. Tapi, seperti kisah-kisah klasik, harta selalu jadi sumber sengketa.
* * *
Tommy mungkin buron paling pintar yang pernah dikejar US Marshal.”
Peter Tobin, US Marshal
Sudah sekitar satu setengah tahun Thomas “Tommy” G. Thompson mendekam di penjara negara bagian Ohio. Sebelum diseret ke pengadilan, Tommy sempat jadi buron polisi selama beberapa tahun. Semua ini adalah buntut dari emas yang diangkat dari kapal Central America.
Tak berselang lama setelah seperempat abad lalu Tommy dan timnya membawa sebagian emas yang tenggelam bersama Central America ke darat. Dia kontan menuai puluhan gugatan. Perusahaan-perusahaan asuransi yang pernah membayar klaim kerugian atas tenggelamnya Central America merasa menjadi tuan yang sah atas semua emas itu.
Tommy yang tak suka disorot media harus puluhan kali datang ke pengadilan untuk melayani semua gugatan. “Dia sebenarnya sangat benci terhadap semua urusan hukum itu…. Tapi dia tak percaya kepada para pengacara,” seorang pemodal yang kenal dekat Tommy menuturkan kepada Washington Post. Di pengadilan, dia berhasil mengalahkan perusahaan-perusahaan asuransi itu.
Namun masih ada pihak lain yang juga merasa berhak atas sebagian dari berkuintal-kuintal emas itu. Mereka adalah 160 penyokong modal yang sudah membiayai ekspedisi Tommy. Sampai detik ini, belum satu sen pun uang para investor itu yang dibayarkan kembali oleh Tommy. Padahal Tommy telah melego sebagian emas itu dengan nilai US$ 50 juta atau sekitar Rp 650 miliar kepada California Gold Marketing Group. Tommy diduga juga masih menyimpan 300 kilogram emas.
Tapi saat para investor, juga sebagian anggota timnya mengajukan gugatan ke pengadilan pada 2012, Tommy bersama pacarnya, Alison Antekeier, 48 tahun, malah menghilang. Kabur. “Tommy mungkin buron paling pintar yang pernah dikejar US Marshal,” kata Peter Tobin, US Marshal asal Ohio, kepada Daily Beast, beberapa tahun lalu. Baru tiga tahun kemudian jejak Tommy terendus.
Di depan majelis hakim dua tahun lalu, Tommy mengaku mengalami kelelahan kronis yang membuatnya kehilangan sebagian memori. Sialnya, memori yang “hilang” itu termasuk soal di mana dia menyimpan timbunan emas tersebut. Suatu kali Tommy mengatakan bahwa emas itu sudah dia pasrahkan kepada seseorang di Kota Belize. Tapi hakim tak percaya, demikian pula para penggugatnya bahwa Tommy kehilangan ingatan. Menurut hakim, tak ada bukti medis sama sekali yang menyokong klaimnya.
Di depan hakim yang mengetukkan palu hukuman baginya, Tommy pernah berjanji akan mengungkap di mana lokasi emas itu setelah dia bisa mengingat. Tapi sampai hari ini janji itu belum dia penuhi juga. “Siapa tahu, suatu saat nanti dia akan mendapat pencerahan,” kata hakim Algenon L. Marbley, dikutip Columbus Dispatch, beberapa pekan lalu.
Femme Fatale Berbahaya
Femme Fatale! Ini Mata-mata Perempuan yang Cantik dan 'Berbahaya'
Jakarta - Nama Siti Aisyah, yang ditahan otoritas Malaysia karena diduga menjadi mata-mata Korea Utara, menggemparkan Indonesia. Perempuan menjadi mata-mata memang tak asing di dunia spionase. Femme fatale!
Femme fatale adalah frasa yang menggambarkan perempuan yang memiliki kecerdasan serta daya tarik seksual dan digunakan untuk memanipulasi seseorang agar seseorang itu melakukan apa yang diinginkannya. Dalam dunia intelijen, kemampuan perempuan yang luwes itu bermanfaat untuk memperoleh informasi dari kubu musuh.
Presiden pertama RI Soekarno dalam biografi 'Penyambung Lidah Rakjat' yang ditulis Cindy Adams mengakui sendiri pernah merekrut sekelompok perempuan pekerja seks komersial untuk menjadi mata-mata.
Bagi Soekarno, pelacur adalah mata-mata paling baik di dunia. Terdapat 670 pelacur yang masuk ke dalam PNI di Bandung. Soekarno mengakui para pelacur ini adalah anggota yang paling setia dan patuh daripada anggota lain yang pernah ia ketahui.
"Kalau menghendaki mata-mata yang jempolan, berilah aku seorang pelacur yang baik. Hasilnya mengagumkan sekali dalam pekerjaan ini (mata-mata)," kata Soekarno.
Pendapat Soekarno tentang mata-mata jempolan itu juga dikuatkan oleh penulis buku intelijen Inggris berjudul 'Spooks: The Unofficial History of MI5', Claire Thomas.
"Seorang wanita yang menarik, cerdas, bisa menjerat seorang pria dan membuatnya kurang waspada. Wanita itu akan mengubah mereka (para pria) menjadi takluk di tangan mereka dan mendapatkan informasi yang wanita butuhkan. Dia (wanita) tidak harus menggunakan seks, tetapi itu (daya tarik) adalah senjata yang baik," beber Claire Thomas sebagaimana dilansir media Inggris, newsoftheworld.co.uk.
Lantas siapa saja mata-mata perempuan yang terkenal di dunia ini?
1. Margaretha Geertruida Zelle alias Mata Hari
Dikenal sebagai penari erotis dan pelacur dengan nama panggung Mata Hari. Dia lahir di Leeuwarden, Belanda, pada 7 Agustus 1876 dan meninggal 15 Oktober 1917.
Mata Hari merupakan anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan Adam Zelle dan Antje van der Meulen. Ayahnya memiliki toko topi dan memiliki saham di kilang minyak yang berakhir dengan kebangkrutan pada 1889.
Mata Hari pernah menikah dengan petugas tentara di Hindia Belanda bernama Rudolph 'John' MacLeod dan tinggal di Indonesia, yang saat itu dikenal sebagai Hindia Belanda. Dilansir dari worldheritage, Jumat (17/2/2017), setelah menikah, kedua pasangan ini pindah ke Malang pada Mei 1897 dan punya dua orang anak bernama Norman-John MacLeod dan Louise Jeanne MacLeod.
Pascakematian anak laki-lakinya dan bercerai dengan suaminya, Mata Hari pindah ke Paris, Prancis, di tahun 1903. Pada 1905, karier Mata Hari mulai terkenal sebagai penari eksotis. Dia pernah bekerja sebagai penari kontemporer paruh waktu pada Isadora Duncan dan Ruth St. Denis, di mana pada awal abad ke-20, keduanya merupakan tokoh penting dalam tarian modern yang memadukan budaya Asia dan Mesir.
Karier sebagai penari sukses menuntunnya memiliki beberapa hubungan dengan laki-laki yang kuat di banyak negara, seperti petinggi militer, politikus, dan tokoh penting lainnya. Ini termasuk Frederick William Ernest, putra mahkota Jerman, pengusaha kaya Prancis dan perwira militer Perancis tingkat tinggi.
Hubungan dan koneksinya dengan pria-pria berpengaruh dalam posisi penting menjadikannya kerap menyeberangi perbatasan internasional dan memungkinkannya menjadi mata-mata.
Pada 13 Februari 1917, Mata Hari ditangkap di kamarnya saat menginap di Hotel Elysée Palace di Champs Elysées, Paris. Dia diadili pada 24 Juli dan dituduh menjadi mata-mata Jerman dan menyebabkan 50 ribu kematian tentara.
Mata Hari dieksekusi oleh regu tembak Prancis dengan tuduhan spionase untuk Jerman pada Perang Dunia I.
2. Josephine Baker
Baker, perempuan kelahiran 3 Juni 1906, merupakan penari, penyanyi, dan artis wanita berkebangsaan Amerika yang lahir di Prancis. Dikenal dengan nama panggung 'Bronze Venus' dan 'Black Pearl' bahkan 'Créole Goddes'.
Baker merupakan berdarah Afro-Amerika pertama yang membintangi sejumlah film besar.
Dia juga dikenal untuk kontribusinya pada Gerakan Hak Sipil di Amerika untuk membantu Perlawanan Prancis selama Perang Dunia II.
Dia menjadi wanita kelahiran Amerika pertama yang menerima kehormatan militer Prancis, Croix de guerre. Baker meninggal dunia pada 12 April 1975.
3. Noor Inayat Khan
Noor Inayat Khan adalah mata-mata Inggris dengan nama samaran Nora Baker. Lahir di Rusia pada 1 Januari 1914 dari ayah berdarah India dan ibu berdarah Amerika, masa kecilnya dihabiskan di London, kemudian mengikuti keluarganya pindah ke Paris, Prancis.
Ayahnya adalah seorang musisi dan guru sufi. Ia mendidik Khan dengan prinsip yang kuat serta toleransi keyakinan beragama dan nonkekerasan yang kuat.
Dilansir BBC, Khan sempat belajar kedokteran dan musik, bahkan sempat menjadi penulis dengan menuliskan dongeng anak India tradisional berjudul 'Twenty Jataka Tales', yang terbit 1939.
Saat Perang Dunia I pecah tahun 1939, Khan dilatih sebagai perawat pada Palang Merah Prancis. Kemudian Khan serta ibu dan saudaranya meninggalkan Paris setelah dikuasai Jerman pada November 1940 dan pindah ke Inggris.
Di Inggris, Khan bergabung dengan Komando Wanita Angkatan Udara Inggris sebagai operator telekomunikasi nirkabel. Kemampuannya mencuri perhatian Special Operation Executive (SOE) Inggris dan akhirnya direkrut dalam skuad mata-mata elite Inggris pada 1942.
Saat rekan-rekannya satu per satu tertangkap Gestapo, tentara rahasia Jerman, Khan tetap menyadap pesan-pesan radio Nazi untuk dilaporkan kepada Inggris. Meski atasannya memerintahkannya kembali ke Inggris, Khan tetap beroperasi di lapangan dengan berganti-ganti penampilan dan nama alias setiap hari selama 3 bulan, sebelum identitasnya terungkap karena ada pengkhianatan dan ditahan.
Di kamp konsentrasi Nazi di Dachau Prancis, Khan disiksa dan dipukul selama 10 bulan. Selama itu, Khan tak mengungkapkan informasi satu kata pun kepada musuh. Dia akhirnya menemui ajal pada 13 September 1944 saat tentara Nazi menembak tepat di kepalanya. Sebelum ditembak, kata-kata terakhir yang dikeluarkanya adalah "Liberte".
Untuk memperingati jasa Khan, Inggris membuat patung Khan di London Gordon Square pada 2012. Patung itu akan menjadi patung pertama seorang wanita India di Inggris.
4. Liu Hulan
Liu adalah mata-mata muda dan cantik selama Perang Sipil China antara Kuomintang dan Partai Komunis. Dia lahir di Desa Yunzhouxi, Wenshui, di Provinsi Shanxi.
Liu bergabung dengan Partai Komunis pada 1946 dan segera bergabung dalam asosiasi perempuan yang bekerja mendukung Tentara Pembebasan. Dia aktif terlibat dalam mengorganisasi penduduk desa dari Yunzhouxi untuk mendukung Partai Komunis China.
Kontribusinya dalam Partai Komunis China seperti memasok makanan untuk Tentara Pembebasan Kedelapan, menyampaikan pesan rahasia, dan memperbaiki sepatu dan baju seragam tentara.
Pada 12 Januari 1947, tentara Kuomintang menyerbu desanya untuk membalas dendam atas pembunuhan Shi Peihuai, Kepala Desa Yunzhouxi, yang setia kepada Kuomintang. Saat memasuki desa itu, tentara Kuomintang mengumpulkan beberapa anggota Partai Komunis China yang dipercaya terlibat dalam pembunuhan Shi Peihuai, termasuk Liu Hulan, yang saat itu masih berusia 14 tahun.
Mereka yang terlibat dikumpulkan di lapangan dan dieksekusi dengan dipenggal. Saat hendak mengeksekusi Liu Hulan, tentara Kuomintang memberikan kesempatan terakhir untuk meninggalkan kesetiaannya pada Partai Komunis China, namun Liu Hulan menolak dan langsung dipenggal.
Kehidupan dan kematian Liu Hulan telah menjadi simbol keberanian dari orang-orang China, dan sering disebut sebagai simbol kesetiaan mereka kepada komunisme. Kisahnya sering diceritakan sebagai penghormatan kepada para pejuang, dan pengorbanan yang dibuat, untuk membebaskan China dari jajahan kekuatan asing.
5. Anna Chapman
Seorang wanita berkebangsaan Rusia dengan IQ 162 yang lahir pada 23 Februari 1982. Ayahnya merupakan diplomat dan memiliki gaya hidup yang tinggi.
Anna menetap di London selama 4 tahun sebelum pindah ke AS pada 2006. Di negeri itu, dia bekerja di Divisi UKM Bank Barclays pada 2004-2005.
Selama di Inggris, dia menikah dengan warga setempat, Alex Chapman, seorang psikolog. Anna juga mendapatkan status warga negara Inggris.
Alex menceritakan Anna menjadi dingin kepadanya karena dikondisikan oleh KGB.
Anna menggunakan klub eksklusif di jaringan internet untuk membangun hubungan dengan orang-orang kaya dan pengelola industri keuangan London, supermodel, maupun promotor acara-acara. Jaringannya terdaftar di A Small World, yang hanya bisa terkoneksi bila diundang saja. Website itu mengklaim sejumlah orang kaya dan terkenal menjadi anggotanya. Demikian dilansir media Inggris, Telegraph edisi Minggu (11/7/2010).
Dalam daftar nama itu, terlihat bagaimana Anna berusaha membenamkan dirinya di tengah masyarakat London selama dia menetap selama 5 tahun. Nama yang terkoneksi dengan Anna di website A Small World hanya di bawah 100. Banyak anggota lainnya diperkirakan telah menghapus nama mereka dari daftar koneksi dengan Anna setelah penangkapan perempuan bermata hijau itu.
Tidak seperti Facebook, yang Anna juga eksis di dalamnya, keanggotaan di A Small World sangat terbatas untuk mempertahankan kesan ekslusivitasnya. Berdasarkan aturan klub itu, anggota hanya terkoneksi dengan anggota lainnya yang benar-benar mereka kenal.
Dia dicurigai bekerja untuk jaringan mata-mata untuk program ilegal di bawah badan federasi intelijen eksternal Rusia, SVR (Sluzhba Vneshney Razvedki). Chapman mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi bertindak sebagai agen pemerintah asing tanpa memberi tahu Jaksa Agung AS. Chapman dideportasi kembali ke Rusia pada 8 Juli 2010, sebagai bagian dari pertukaran tawanan.
Dia menjadi terkenal setelah foto-fotonya di situs pertemanan di internet menyebar di media massa seantero dunia.
6. Anna Fermanova
Perempuan kelahiran Latvia, 4 Juli 1984, ini ditahan otoritas AS karena dituduh mencoba menyelundupkan senjata ke Moskow.
Dalam dokumen Departemen Kehakiman yang diperoleh AFP pada Selasa (27/7/2010) waktu setempat, peranti itu dimasukkan di bagasinya. Fermanova ditangkap pada 15 Juli 2010. Menurut pengacaranya, Scott Palmer, kasus Fermanova tidak terkait dengan kasus spionase Anna Chapman dkk yang telah dideportasi ke Rusia.
Fermanova diinvestigasi di New York setelah petugas menemukan senjata-senjata di bagasi dengan tujuan Rusia pada 1 Maret 2010 di Bandara John F Kennedy, New York. Sumber pengadilan menyebutkan, dia belum dikenai tuntutan. Warga negara AS ini ditanyai tentang tiga senapan yang dilengkapi alat pengintai, termasuk satu yang berkemampuan penglihatan malam.
Fermanova, yang menetap di Texas, menyatakan membeli alat-alat itu untuk suaminya yang tinggal di Moskow untuk berburu. Dia juga mengaku tak tahu-menahu soal aturan ekspor AS.
Ketika ditanya 'mengapa nomor identifikasi telah ditutupi dengan spidol hitam', Fermanova menjawab dia telah menghapusnya dan menyembunyikan tanda-tanda identifikasi itu. "Sehingga nomor identifikasi itu akan kurang terlihat," demikian isi dokumen yang ada.
Senjata yang dibawa Fermanova di bagasinya dapat dibeli lewat internet di AS dengan harga sekitar US$ 7.000. Website yang menjual peranti itu menyebutkan hanya anggota polisi dan militer yang boleh membelinya.
Jakarta - Nama Siti Aisyah, yang ditahan otoritas Malaysia karena diduga menjadi mata-mata Korea Utara, menggemparkan Indonesia. Perempuan menjadi mata-mata memang tak asing di dunia spionase. Femme fatale!
Femme fatale adalah frasa yang menggambarkan perempuan yang memiliki kecerdasan serta daya tarik seksual dan digunakan untuk memanipulasi seseorang agar seseorang itu melakukan apa yang diinginkannya. Dalam dunia intelijen, kemampuan perempuan yang luwes itu bermanfaat untuk memperoleh informasi dari kubu musuh.
Presiden pertama RI Soekarno dalam biografi 'Penyambung Lidah Rakjat' yang ditulis Cindy Adams mengakui sendiri pernah merekrut sekelompok perempuan pekerja seks komersial untuk menjadi mata-mata.
Bagi Soekarno, pelacur adalah mata-mata paling baik di dunia. Terdapat 670 pelacur yang masuk ke dalam PNI di Bandung. Soekarno mengakui para pelacur ini adalah anggota yang paling setia dan patuh daripada anggota lain yang pernah ia ketahui.
"Kalau menghendaki mata-mata yang jempolan, berilah aku seorang pelacur yang baik. Hasilnya mengagumkan sekali dalam pekerjaan ini (mata-mata)," kata Soekarno.
Pendapat Soekarno tentang mata-mata jempolan itu juga dikuatkan oleh penulis buku intelijen Inggris berjudul 'Spooks: The Unofficial History of MI5', Claire Thomas.
"Seorang wanita yang menarik, cerdas, bisa menjerat seorang pria dan membuatnya kurang waspada. Wanita itu akan mengubah mereka (para pria) menjadi takluk di tangan mereka dan mendapatkan informasi yang wanita butuhkan. Dia (wanita) tidak harus menggunakan seks, tetapi itu (daya tarik) adalah senjata yang baik," beber Claire Thomas sebagaimana dilansir media Inggris, newsoftheworld.co.uk.
Lantas siapa saja mata-mata perempuan yang terkenal di dunia ini?
1. Margaretha Geertruida Zelle alias Mata Hari
Dikenal sebagai penari erotis dan pelacur dengan nama panggung Mata Hari. Dia lahir di Leeuwarden, Belanda, pada 7 Agustus 1876 dan meninggal 15 Oktober 1917.
Mata Hari merupakan anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan Adam Zelle dan Antje van der Meulen. Ayahnya memiliki toko topi dan memiliki saham di kilang minyak yang berakhir dengan kebangkrutan pada 1889.
Mata Hari pernah menikah dengan petugas tentara di Hindia Belanda bernama Rudolph 'John' MacLeod dan tinggal di Indonesia, yang saat itu dikenal sebagai Hindia Belanda. Dilansir dari worldheritage, Jumat (17/2/2017), setelah menikah, kedua pasangan ini pindah ke Malang pada Mei 1897 dan punya dua orang anak bernama Norman-John MacLeod dan Louise Jeanne MacLeod.
Pascakematian anak laki-lakinya dan bercerai dengan suaminya, Mata Hari pindah ke Paris, Prancis, di tahun 1903. Pada 1905, karier Mata Hari mulai terkenal sebagai penari eksotis. Dia pernah bekerja sebagai penari kontemporer paruh waktu pada Isadora Duncan dan Ruth St. Denis, di mana pada awal abad ke-20, keduanya merupakan tokoh penting dalam tarian modern yang memadukan budaya Asia dan Mesir.
Karier sebagai penari sukses menuntunnya memiliki beberapa hubungan dengan laki-laki yang kuat di banyak negara, seperti petinggi militer, politikus, dan tokoh penting lainnya. Ini termasuk Frederick William Ernest, putra mahkota Jerman, pengusaha kaya Prancis dan perwira militer Perancis tingkat tinggi.
Hubungan dan koneksinya dengan pria-pria berpengaruh dalam posisi penting menjadikannya kerap menyeberangi perbatasan internasional dan memungkinkannya menjadi mata-mata.
Pada 13 Februari 1917, Mata Hari ditangkap di kamarnya saat menginap di Hotel Elysée Palace di Champs Elysées, Paris. Dia diadili pada 24 Juli dan dituduh menjadi mata-mata Jerman dan menyebabkan 50 ribu kematian tentara.
Mata Hari dieksekusi oleh regu tembak Prancis dengan tuduhan spionase untuk Jerman pada Perang Dunia I.
2. Josephine Baker
Baker, perempuan kelahiran 3 Juni 1906, merupakan penari, penyanyi, dan artis wanita berkebangsaan Amerika yang lahir di Prancis. Dikenal dengan nama panggung 'Bronze Venus' dan 'Black Pearl' bahkan 'Créole Goddes'.
Baker merupakan berdarah Afro-Amerika pertama yang membintangi sejumlah film besar.
Dia juga dikenal untuk kontribusinya pada Gerakan Hak Sipil di Amerika untuk membantu Perlawanan Prancis selama Perang Dunia II.
Dia menjadi wanita kelahiran Amerika pertama yang menerima kehormatan militer Prancis, Croix de guerre. Baker meninggal dunia pada 12 April 1975.
3. Noor Inayat Khan
Noor Inayat Khan adalah mata-mata Inggris dengan nama samaran Nora Baker. Lahir di Rusia pada 1 Januari 1914 dari ayah berdarah India dan ibu berdarah Amerika, masa kecilnya dihabiskan di London, kemudian mengikuti keluarganya pindah ke Paris, Prancis.
Ayahnya adalah seorang musisi dan guru sufi. Ia mendidik Khan dengan prinsip yang kuat serta toleransi keyakinan beragama dan nonkekerasan yang kuat.
Dilansir BBC, Khan sempat belajar kedokteran dan musik, bahkan sempat menjadi penulis dengan menuliskan dongeng anak India tradisional berjudul 'Twenty Jataka Tales', yang terbit 1939.
Saat Perang Dunia I pecah tahun 1939, Khan dilatih sebagai perawat pada Palang Merah Prancis. Kemudian Khan serta ibu dan saudaranya meninggalkan Paris setelah dikuasai Jerman pada November 1940 dan pindah ke Inggris.
Di Inggris, Khan bergabung dengan Komando Wanita Angkatan Udara Inggris sebagai operator telekomunikasi nirkabel. Kemampuannya mencuri perhatian Special Operation Executive (SOE) Inggris dan akhirnya direkrut dalam skuad mata-mata elite Inggris pada 1942.
Saat rekan-rekannya satu per satu tertangkap Gestapo, tentara rahasia Jerman, Khan tetap menyadap pesan-pesan radio Nazi untuk dilaporkan kepada Inggris. Meski atasannya memerintahkannya kembali ke Inggris, Khan tetap beroperasi di lapangan dengan berganti-ganti penampilan dan nama alias setiap hari selama 3 bulan, sebelum identitasnya terungkap karena ada pengkhianatan dan ditahan.
Di kamp konsentrasi Nazi di Dachau Prancis, Khan disiksa dan dipukul selama 10 bulan. Selama itu, Khan tak mengungkapkan informasi satu kata pun kepada musuh. Dia akhirnya menemui ajal pada 13 September 1944 saat tentara Nazi menembak tepat di kepalanya. Sebelum ditembak, kata-kata terakhir yang dikeluarkanya adalah "Liberte".
Untuk memperingati jasa Khan, Inggris membuat patung Khan di London Gordon Square pada 2012. Patung itu akan menjadi patung pertama seorang wanita India di Inggris.
4. Liu Hulan
Liu adalah mata-mata muda dan cantik selama Perang Sipil China antara Kuomintang dan Partai Komunis. Dia lahir di Desa Yunzhouxi, Wenshui, di Provinsi Shanxi.
Liu bergabung dengan Partai Komunis pada 1946 dan segera bergabung dalam asosiasi perempuan yang bekerja mendukung Tentara Pembebasan. Dia aktif terlibat dalam mengorganisasi penduduk desa dari Yunzhouxi untuk mendukung Partai Komunis China.
Kontribusinya dalam Partai Komunis China seperti memasok makanan untuk Tentara Pembebasan Kedelapan, menyampaikan pesan rahasia, dan memperbaiki sepatu dan baju seragam tentara.
Pada 12 Januari 1947, tentara Kuomintang menyerbu desanya untuk membalas dendam atas pembunuhan Shi Peihuai, Kepala Desa Yunzhouxi, yang setia kepada Kuomintang. Saat memasuki desa itu, tentara Kuomintang mengumpulkan beberapa anggota Partai Komunis China yang dipercaya terlibat dalam pembunuhan Shi Peihuai, termasuk Liu Hulan, yang saat itu masih berusia 14 tahun.
Mereka yang terlibat dikumpulkan di lapangan dan dieksekusi dengan dipenggal. Saat hendak mengeksekusi Liu Hulan, tentara Kuomintang memberikan kesempatan terakhir untuk meninggalkan kesetiaannya pada Partai Komunis China, namun Liu Hulan menolak dan langsung dipenggal.
Kehidupan dan kematian Liu Hulan telah menjadi simbol keberanian dari orang-orang China, dan sering disebut sebagai simbol kesetiaan mereka kepada komunisme. Kisahnya sering diceritakan sebagai penghormatan kepada para pejuang, dan pengorbanan yang dibuat, untuk membebaskan China dari jajahan kekuatan asing.
5. Anna Chapman
Seorang wanita berkebangsaan Rusia dengan IQ 162 yang lahir pada 23 Februari 1982. Ayahnya merupakan diplomat dan memiliki gaya hidup yang tinggi.
Anna menetap di London selama 4 tahun sebelum pindah ke AS pada 2006. Di negeri itu, dia bekerja di Divisi UKM Bank Barclays pada 2004-2005.
Selama di Inggris, dia menikah dengan warga setempat, Alex Chapman, seorang psikolog. Anna juga mendapatkan status warga negara Inggris.
Alex menceritakan Anna menjadi dingin kepadanya karena dikondisikan oleh KGB.
Anna menggunakan klub eksklusif di jaringan internet untuk membangun hubungan dengan orang-orang kaya dan pengelola industri keuangan London, supermodel, maupun promotor acara-acara. Jaringannya terdaftar di A Small World, yang hanya bisa terkoneksi bila diundang saja. Website itu mengklaim sejumlah orang kaya dan terkenal menjadi anggotanya. Demikian dilansir media Inggris, Telegraph edisi Minggu (11/7/2010).
Dalam daftar nama itu, terlihat bagaimana Anna berusaha membenamkan dirinya di tengah masyarakat London selama dia menetap selama 5 tahun. Nama yang terkoneksi dengan Anna di website A Small World hanya di bawah 100. Banyak anggota lainnya diperkirakan telah menghapus nama mereka dari daftar koneksi dengan Anna setelah penangkapan perempuan bermata hijau itu.
Tidak seperti Facebook, yang Anna juga eksis di dalamnya, keanggotaan di A Small World sangat terbatas untuk mempertahankan kesan ekslusivitasnya. Berdasarkan aturan klub itu, anggota hanya terkoneksi dengan anggota lainnya yang benar-benar mereka kenal.
Dia dicurigai bekerja untuk jaringan mata-mata untuk program ilegal di bawah badan federasi intelijen eksternal Rusia, SVR (Sluzhba Vneshney Razvedki). Chapman mengaku bersalah atas tuduhan konspirasi bertindak sebagai agen pemerintah asing tanpa memberi tahu Jaksa Agung AS. Chapman dideportasi kembali ke Rusia pada 8 Juli 2010, sebagai bagian dari pertukaran tawanan.
Dia menjadi terkenal setelah foto-fotonya di situs pertemanan di internet menyebar di media massa seantero dunia.
6. Anna Fermanova
Perempuan kelahiran Latvia, 4 Juli 1984, ini ditahan otoritas AS karena dituduh mencoba menyelundupkan senjata ke Moskow.
Dalam dokumen Departemen Kehakiman yang diperoleh AFP pada Selasa (27/7/2010) waktu setempat, peranti itu dimasukkan di bagasinya. Fermanova ditangkap pada 15 Juli 2010. Menurut pengacaranya, Scott Palmer, kasus Fermanova tidak terkait dengan kasus spionase Anna Chapman dkk yang telah dideportasi ke Rusia.
Fermanova diinvestigasi di New York setelah petugas menemukan senjata-senjata di bagasi dengan tujuan Rusia pada 1 Maret 2010 di Bandara John F Kennedy, New York. Sumber pengadilan menyebutkan, dia belum dikenai tuntutan. Warga negara AS ini ditanyai tentang tiga senapan yang dilengkapi alat pengintai, termasuk satu yang berkemampuan penglihatan malam.
Fermanova, yang menetap di Texas, menyatakan membeli alat-alat itu untuk suaminya yang tinggal di Moskow untuk berburu. Dia juga mengaku tak tahu-menahu soal aturan ekspor AS.
Ketika ditanya 'mengapa nomor identifikasi telah ditutupi dengan spidol hitam', Fermanova menjawab dia telah menghapusnya dan menyembunyikan tanda-tanda identifikasi itu. "Sehingga nomor identifikasi itu akan kurang terlihat," demikian isi dokumen yang ada.
Senjata yang dibawa Fermanova di bagasinya dapat dibeli lewat internet di AS dengan harga sekitar US$ 7.000. Website yang menjual peranti itu menyebutkan hanya anggota polisi dan militer yang boleh membelinya.
Memuliakan Umat dari Berbagai Macam Agama
Pujian Raja Salman soal Toleransi di Indonesia Jadi HL Media Saudi
Berbagai headline koran di Arab Saudi tentang Raja Salman dan Jokowi
Makkah - Raja Salman mendukung toleransi beragama di Indonesia dalam pertemuan dengan Jokowi, ormas dan tokoh agama. Hal ini menghiasi headline berita di Arab Saudi.
Pantauan detikcom di lapak-lapak koran di sekitar Masjidil Haram dan kawasan Misfalah, headline beritanya memuat pertemuan Raja Salman dengan Presiden Jokowi, tokoh ormas dan lintas agama. Raja Salman diberitakan mendukung toleransi beragama di Indonesia.
Koran OKAZ menulis dalam bahasa Arab dengan judul panjang. "Raja Salman ke Jakarta Meninjau Berbagai Agama yang Terlindungi dan Bersatu. Khadim Al Haramain: Indonesia Negara yang Berkembang dan Memuliakan Umat dari Berbagai Macam Agama".
Kemudian Ar Riyadh menulis, juga dengan judul panjang. "Khadim Al Haramain Bertemu Presiden Indonesia dan Tokoh Muslim di Sana. Raja: Agama di Indonesia Berjalan Sesuai Keinginan Pengikutnya".
Al Watan menulis headline dengan judul lebih pendek. "Khadim Al Haramain Menghormati Berbagai Macam Agama di Negara Muslim Terbesar".
Saudi Gazette yang berbahasa Inggris juga menulis headline yang singkat dan padat. "Action, Dialogue Key to Strenghten Tolerance - King".
Al Jazirah lebih menyoroti tema di luar toleransi agama di Indonesia. Headlinenya bertuliskan, "Raja: Indonesia Bagus Dalam Politik dan Perekonomian Negara".
Masih ada beberapa media yang menjadikan dukungan Raja Salman terhadap toleransi agama di Indonesia, sebagai headline. Rata-rata foto headline berita adalah Raja Salman dengan Presiden Jokowi dan foto Raja Salman bersama para tokoh-tokoh agama.
Berbagai headline koran di Arab Saudi tentang Raja Salman dan Jokowi
Makkah - Raja Salman mendukung toleransi beragama di Indonesia dalam pertemuan dengan Jokowi, ormas dan tokoh agama. Hal ini menghiasi headline berita di Arab Saudi.
Pantauan detikcom di lapak-lapak koran di sekitar Masjidil Haram dan kawasan Misfalah, headline beritanya memuat pertemuan Raja Salman dengan Presiden Jokowi, tokoh ormas dan lintas agama. Raja Salman diberitakan mendukung toleransi beragama di Indonesia.
Koran OKAZ menulis dalam bahasa Arab dengan judul panjang. "Raja Salman ke Jakarta Meninjau Berbagai Agama yang Terlindungi dan Bersatu. Khadim Al Haramain: Indonesia Negara yang Berkembang dan Memuliakan Umat dari Berbagai Macam Agama".
Kemudian Ar Riyadh menulis, juga dengan judul panjang. "Khadim Al Haramain Bertemu Presiden Indonesia dan Tokoh Muslim di Sana. Raja: Agama di Indonesia Berjalan Sesuai Keinginan Pengikutnya".
Al Watan menulis headline dengan judul lebih pendek. "Khadim Al Haramain Menghormati Berbagai Macam Agama di Negara Muslim Terbesar".
Saudi Gazette yang berbahasa Inggris juga menulis headline yang singkat dan padat. "Action, Dialogue Key to Strenghten Tolerance - King".
Al Jazirah lebih menyoroti tema di luar toleransi agama di Indonesia. Headlinenya bertuliskan, "Raja: Indonesia Bagus Dalam Politik dan Perekonomian Negara".
Masih ada beberapa media yang menjadikan dukungan Raja Salman terhadap toleransi agama di Indonesia, sebagai headline. Rata-rata foto headline berita adalah Raja Salman dengan Presiden Jokowi dan foto Raja Salman bersama para tokoh-tokoh agama.
Minuman Sakti Para Orang Sukses Dunia
Apa yang Diminum Bill Gates dan Obama serta Orang Sukses Dunia di Pagi Hari?
Jakarta - Selain kerja keras, apa rahasia orang-orang hebat seperti Bill Gates dan Obama? Mungkin kebiasaan mereka minum di pagi hari. Bisa saja pilihannya tak biasa.
Selain makanan sarapan, minuman juga berperan penting. Diyakini minuman yang ditegak orang terkenal dunia ikut mendukung sukses mereka. Mulai dari kebiasaan minum air putih, kopi ataupun Diet Coke.
Minuman bisa jadi penyemangat pagi. Baik segelas jus jeruk ataupun susu. Orang-orang sukses dunia punya pilihan minuman khas sebelum memulai harinya.
Orang-orang sukses seperti Barack Obama dan Victoria Beckham punya minuman favorit di pagi hari. Mulai dari Diet Coke, kopi hingga cokelat panas, jadi pilihan minuman pagi orang-orang sukses.
Seperti dirangkum dari delish.com, inilah kebiasaan minum orang sukses di dunia.
1. Bill Gates
Penemu Microsoft yang sekarang disebut sebagai orang terkaya di dunia, memulai harinya dengan minuman tak biasa, yaitu Diet Coke.
"Saat saya di kantor,saya biasanya minum sekaleng Diet Coke. Sepanjang hari saya mungkin mungkin minum 3 atau 4 kaleng," tulis Gates di blognya.
2. Howard Schultz
CEO Starbucks ini tak diragukan lagi, memulai harinya dengan secangkir kopi segar.
"Saya bangun antara jam 5 atau 5.30 pagi, dan tentu saja, hal pertama yang saya lakukan adalah membuat kopi," ujar Schultz.
Jenis kopi apa yang diminum Schultz? Pilihannya antara espresso macchiato atau salah satu kopi Indonesia Starbucks, keduanya dibuat dengan 8-cup Bodum French press.
3. Anthony Bourdain
Chef and pembawa acara makan 'Parts Unknown', Bourdain, punya selera hebat seputar makanan, agak kontras dengan dorongan kafein paginya.
"Saya minum 2 cangkir besar kopi setiap hari, ringan dan manis, lebih bagus dengan cangkir karton. Ini hanya minuman bukan gaya hidup," jelas Bourdain.
4. Elon Musk
Baru-baru ini, Co-founder dan CEO Tesla Inc, Elon Musk, masuk dalam daftar orang-orang paling berpengaruh di dunia versi Forbes.
Tampaknya jadi orang hebat punya waktu sarapan yang sebentar. Karena Musk tak sempat makan dalam jadwal sibuknya, ia biasa sarapan kopi untuk penyemangat pagi.
5. Venus Williams
Atlet kaliber dunia seperti Venus Williams tidak berhenti di Starbucks dalam perjalanan kerjanya. Agar bertenaga, Williams mulai hari dengan smoothies berenergi yang terbuat dari susu almond milk, pisang, bubuk protein dan alpukat.
6. Taylor Swift
Beberapa tahun lalu, diet yang dijalani Swift terdiri dari segelas jus jeruk tiap pagi. Seiring dengan meroketnya popularitas, pelantun lagu Blank Space ini, beralih ke menu lain. Seperti kebiasaan minum skinny vanilla latte atau pumpkin spice latte dari Starbucks.
7. Barack Obama
Meskipun Obama kadang-kadang minum kopi di kantornya dengan komedian Jerry Seinfeld, dia tidak selalu minum kopi. Daripada kopi, mantan presiden ini lebih memilih air putih, teh hijau, atau jus jeruk sebagai pembuka harinya.
Tapi setelah dia selesai menjabat selama 8 tahun, mungkin lebih baik Obama menikmati pina colada saja di tepi pantai dan bersantai.
8. Victoria Beckham
Fashion designer, pengusaha sekaligus istri mantan pesepakbola ternama David Beckham ini memulai harinya dengan sajian sehat buah-buahan segar. Untuk minumannya sendiri, ia suka teh hijau atau teh peppermint sebelum menegak double espresso.
9. Blake Lively
Aktris yang terkenal lewat serial Gossip Girl ini sangat suka cokelat. Kecintaannya pada cokelat pun termasuk dalam menu sarapan. Menurut The Huffington Post, aktris ini bangun di pagi hari kemudian minum segelas cokelat panas.
"Saya tidak bisa memulai hari tanpa secangkir susu cokelat panas. Itu bagus untuk dorongan semangat saya," ujar Lively.
10. Rosie Huntington-Whiteley
Selain pola makan ketat, model Victoria Secret ini ternyata selalu minum kopi di pagi hari. Setelah bangun dan menyelesaikan rutinitas perawatan kulitnya, dia membuat kopi, minum sebotol air, dan membuat smoothies sayuran untuk sarapan.
"Saya sama sekali tak berguna tanpa kopi," ujar Rosie.
Jakarta - Selain kerja keras, apa rahasia orang-orang hebat seperti Bill Gates dan Obama? Mungkin kebiasaan mereka minum di pagi hari. Bisa saja pilihannya tak biasa.
Selain makanan sarapan, minuman juga berperan penting. Diyakini minuman yang ditegak orang terkenal dunia ikut mendukung sukses mereka. Mulai dari kebiasaan minum air putih, kopi ataupun Diet Coke.
Minuman bisa jadi penyemangat pagi. Baik segelas jus jeruk ataupun susu. Orang-orang sukses dunia punya pilihan minuman khas sebelum memulai harinya.
Orang-orang sukses seperti Barack Obama dan Victoria Beckham punya minuman favorit di pagi hari. Mulai dari Diet Coke, kopi hingga cokelat panas, jadi pilihan minuman pagi orang-orang sukses.
Seperti dirangkum dari delish.com, inilah kebiasaan minum orang sukses di dunia.
1. Bill Gates
Penemu Microsoft yang sekarang disebut sebagai orang terkaya di dunia, memulai harinya dengan minuman tak biasa, yaitu Diet Coke.
"Saat saya di kantor,saya biasanya minum sekaleng Diet Coke. Sepanjang hari saya mungkin mungkin minum 3 atau 4 kaleng," tulis Gates di blognya.
2. Howard Schultz
CEO Starbucks ini tak diragukan lagi, memulai harinya dengan secangkir kopi segar.
"Saya bangun antara jam 5 atau 5.30 pagi, dan tentu saja, hal pertama yang saya lakukan adalah membuat kopi," ujar Schultz.
Jenis kopi apa yang diminum Schultz? Pilihannya antara espresso macchiato atau salah satu kopi Indonesia Starbucks, keduanya dibuat dengan 8-cup Bodum French press.
3. Anthony Bourdain
Chef and pembawa acara makan 'Parts Unknown', Bourdain, punya selera hebat seputar makanan, agak kontras dengan dorongan kafein paginya.
"Saya minum 2 cangkir besar kopi setiap hari, ringan dan manis, lebih bagus dengan cangkir karton. Ini hanya minuman bukan gaya hidup," jelas Bourdain.
4. Elon Musk
Baru-baru ini, Co-founder dan CEO Tesla Inc, Elon Musk, masuk dalam daftar orang-orang paling berpengaruh di dunia versi Forbes.
Tampaknya jadi orang hebat punya waktu sarapan yang sebentar. Karena Musk tak sempat makan dalam jadwal sibuknya, ia biasa sarapan kopi untuk penyemangat pagi.
5. Venus Williams
Atlet kaliber dunia seperti Venus Williams tidak berhenti di Starbucks dalam perjalanan kerjanya. Agar bertenaga, Williams mulai hari dengan smoothies berenergi yang terbuat dari susu almond milk, pisang, bubuk protein dan alpukat.
6. Taylor Swift
Beberapa tahun lalu, diet yang dijalani Swift terdiri dari segelas jus jeruk tiap pagi. Seiring dengan meroketnya popularitas, pelantun lagu Blank Space ini, beralih ke menu lain. Seperti kebiasaan minum skinny vanilla latte atau pumpkin spice latte dari Starbucks.
7. Barack Obama
Meskipun Obama kadang-kadang minum kopi di kantornya dengan komedian Jerry Seinfeld, dia tidak selalu minum kopi. Daripada kopi, mantan presiden ini lebih memilih air putih, teh hijau, atau jus jeruk sebagai pembuka harinya.
Tapi setelah dia selesai menjabat selama 8 tahun, mungkin lebih baik Obama menikmati pina colada saja di tepi pantai dan bersantai.
8. Victoria Beckham
Fashion designer, pengusaha sekaligus istri mantan pesepakbola ternama David Beckham ini memulai harinya dengan sajian sehat buah-buahan segar. Untuk minumannya sendiri, ia suka teh hijau atau teh peppermint sebelum menegak double espresso.
9. Blake Lively
Aktris yang terkenal lewat serial Gossip Girl ini sangat suka cokelat. Kecintaannya pada cokelat pun termasuk dalam menu sarapan. Menurut The Huffington Post, aktris ini bangun di pagi hari kemudian minum segelas cokelat panas.
"Saya tidak bisa memulai hari tanpa secangkir susu cokelat panas. Itu bagus untuk dorongan semangat saya," ujar Lively.
10. Rosie Huntington-Whiteley
Selain pola makan ketat, model Victoria Secret ini ternyata selalu minum kopi di pagi hari. Setelah bangun dan menyelesaikan rutinitas perawatan kulitnya, dia membuat kopi, minum sebotol air, dan membuat smoothies sayuran untuk sarapan.
"Saya sama sekali tak berguna tanpa kopi," ujar Rosie.
Jangan Pernah Menyesali Hidup
Derita "Celebral Palsy", Wanita Ini Menulis 4 Buku dengan Menggunakan Kaki
Sun Lukang bersama sang suami, Liu Defang dan empat buku karyanya.
BEIJING — Kisah hidup perempuan berusia 26 tahun asal Shandong, China, ini bisa menjadi sebuah inspirasi.
Bagaimana tidak, meski menderita celebral palsy, perempuan ini mampu menghasilkan empat buku yang semuanya ditulis dengan menggunakan kakinya.
Sun Lukang lahir secara prematur di kota kecil Nancun, tak jauh dari Qingdao pada 1990. Saat berusia enam bulan, dokter sudah mendiagnosis bahwa dia menderita celebral palsy.
Celebral palsy adalah sekelompok gangguan yang memengaruhi gerak, keseimbangan, dan postur tubuh akibat cedera otak atau kurangnya asupan oksigen ke otak saat proses kelahiran. Kondisi tersebut mengakibatkan perkembangan kendali otot dan gerakan tidak normal.
Akibat kelainan pada masa kanak-kanaknya ini, Sun nyaris tak bisa berjalan dan tak bisa mengucapkan kata-kata dengan benar.
Meskipun demikian, sang ibu, Jiang Jie, tidak menyerah dan terus mengurus Sun dengan segala keterbatasannya.
"Sebelum dia (Sun) masuk sekolah dasar, kami membantunya dengan berbagai latihan rehabilitasi," kenang Jiang.
"Didorong oleh seorang spesialis, kami melatihnya menulis menggunakan kakinya sebelum dia masuk sekolah," tambah Jiang.
Tentu saja, melatih seorang bocah menulis dengan kakinya bukan pekerjaan mudah. Pada masa-masa awal, Sun sangat kesulitan memegang pensil, apalagi untuk menulis.
Dengan kerja keras tanpa lelah kedua orangtuanya, Sun akhirnya bisa menulis dengan lancar menggunakan kakinya.
Namun, hidupnya kembali berubah pada 2002 ketika sang ayah membelikannya sebuah komputer. Setelah berlatih, Sun menyadari, dia bisa menulis lebih cepat dengan menggunakan kedua kakinya.
Pada masa SMP dan SMA, Sun menjalani home schooling dengan seorang guru yang datang ke kediamannya.
Orangtua Sun mengatakan, putri mereka menyelesaikan semua pelajaran jauh lebih cepat dari perkiraan, dan mereka mempersiapkan Sun untuk memasuki jenjang universitas.
Tak hanya cerdas, Sun juga sangat gemar membaca. Dia hobi mengoleksi dan membaca berbagai jenis buku.
Pada 2013, dia mendirikan klub pencinta buku, dan bercita-cita memiliki perusahaan media pada suatu hari nanti.
Selama 10 tahun terakhir, Sun, yang baru menikah dengan Liu Defang, sudah menghasilkan empat buku.
Bersama sang suami yang dikenalnya pada 2013 lalu itu, Sun menghadiri acara penandatanganan buku di sebuah kafe selama akhir pekan lalu.
Di sana, selain menandatangani buku, Sun juga membacakan puisi-puisi karyanya di hadapan para penggemar setia.
Buku-bukunya laris manis dalam satu hari. Dia mengatakan, uang hasil penjualan buku itu akan disumbangkan untuk organisasi yang melatih para guru.
Sikap tak menyesali hidup, tetap bergembira, dan pantang menyerah membuat sang suami, Liu Defang, kagum.
"Hal yang membuat saya tertarik kepada dia adalah optimisme dan kegembiraannya," ujar Liu.
Liu mengatakan, sejak saling mengenal lalu menikah, mereka sudah melalui berbagai macam masalah bersama. "Saya berjanji akan menjaga Sun sepanjang hidupnya," ujar Liu
Sun Lukang bersama sang suami, Liu Defang dan empat buku karyanya.
BEIJING — Kisah hidup perempuan berusia 26 tahun asal Shandong, China, ini bisa menjadi sebuah inspirasi.
Bagaimana tidak, meski menderita celebral palsy, perempuan ini mampu menghasilkan empat buku yang semuanya ditulis dengan menggunakan kakinya.
Sun Lukang lahir secara prematur di kota kecil Nancun, tak jauh dari Qingdao pada 1990. Saat berusia enam bulan, dokter sudah mendiagnosis bahwa dia menderita celebral palsy.
Celebral palsy adalah sekelompok gangguan yang memengaruhi gerak, keseimbangan, dan postur tubuh akibat cedera otak atau kurangnya asupan oksigen ke otak saat proses kelahiran. Kondisi tersebut mengakibatkan perkembangan kendali otot dan gerakan tidak normal.
Akibat kelainan pada masa kanak-kanaknya ini, Sun nyaris tak bisa berjalan dan tak bisa mengucapkan kata-kata dengan benar.
Meskipun demikian, sang ibu, Jiang Jie, tidak menyerah dan terus mengurus Sun dengan segala keterbatasannya.
"Sebelum dia (Sun) masuk sekolah dasar, kami membantunya dengan berbagai latihan rehabilitasi," kenang Jiang.
"Didorong oleh seorang spesialis, kami melatihnya menulis menggunakan kakinya sebelum dia masuk sekolah," tambah Jiang.
Tentu saja, melatih seorang bocah menulis dengan kakinya bukan pekerjaan mudah. Pada masa-masa awal, Sun sangat kesulitan memegang pensil, apalagi untuk menulis.
Dengan kerja keras tanpa lelah kedua orangtuanya, Sun akhirnya bisa menulis dengan lancar menggunakan kakinya.
Namun, hidupnya kembali berubah pada 2002 ketika sang ayah membelikannya sebuah komputer. Setelah berlatih, Sun menyadari, dia bisa menulis lebih cepat dengan menggunakan kedua kakinya.
Pada masa SMP dan SMA, Sun menjalani home schooling dengan seorang guru yang datang ke kediamannya.
Orangtua Sun mengatakan, putri mereka menyelesaikan semua pelajaran jauh lebih cepat dari perkiraan, dan mereka mempersiapkan Sun untuk memasuki jenjang universitas.
Tak hanya cerdas, Sun juga sangat gemar membaca. Dia hobi mengoleksi dan membaca berbagai jenis buku.
Pada 2013, dia mendirikan klub pencinta buku, dan bercita-cita memiliki perusahaan media pada suatu hari nanti.
Selama 10 tahun terakhir, Sun, yang baru menikah dengan Liu Defang, sudah menghasilkan empat buku.
Bersama sang suami yang dikenalnya pada 2013 lalu itu, Sun menghadiri acara penandatanganan buku di sebuah kafe selama akhir pekan lalu.
Di sana, selain menandatangani buku, Sun juga membacakan puisi-puisi karyanya di hadapan para penggemar setia.
Buku-bukunya laris manis dalam satu hari. Dia mengatakan, uang hasil penjualan buku itu akan disumbangkan untuk organisasi yang melatih para guru.
Sikap tak menyesali hidup, tetap bergembira, dan pantang menyerah membuat sang suami, Liu Defang, kagum.
"Hal yang membuat saya tertarik kepada dia adalah optimisme dan kegembiraannya," ujar Liu.
Liu mengatakan, sejak saling mengenal lalu menikah, mereka sudah melalui berbagai macam masalah bersama. "Saya berjanji akan menjaga Sun sepanjang hidupnya," ujar Liu
Di Mana Ada Kemauan Di Situ Pasti Ada Jalan
Nyaris Lumpuh, Gadis Ini Menulis Novel dengan Menggunakan Kaki Kirinya
Hu Huiyan (21), gadis penderita kelainan celebral palsy ini ternyata mampu menulis sebuah novel fiksi. Hanya dengan menggunakan kaki kirinya, dia mampu mengetik 60.000 kata setiap hari.
BEIJING — Di mana ada kemauan di situ pasti ada jalan. Falsafah inilah yang tampaknya dianut Hu Huiyan (21), asal Provinsi Anhui, China, penderita cerebral palsy yang mengakibatkan hampir seluruh tubuhnya lumpuh.
Dari seluruh bagian tubuhnya, hanya kaki kiri Huiyan yang berfungsi. Nah, dengan kaki kirinya itu, Huiyan, meski tak pernah mendapat pendidikan formal di sekolah, kini tengah sibuk menulis sebuah novel fiksi.
Hanya bermodal kaki kiri, sebuah laptop, dan tentu benak yang tak henti berpikir kreatif, Huiyan menulis 60.000 kata setiap hari. Sungguh sebuah semangat yang luar biasa.
Huiyan terlahir prematur di sebuah rumah sakit di Anhui. Bahkan, dokter saat itu memprediksi bayi Huiyan tak akan berumur panjang. Namun, Tuhan memutuskan lain. Huiyan berumur panjang meski saat baru berusia 10 bulan dokter mendiagnosisnya menderita celebral palsy.
Kelainan ini membuat Huiyan nyaris tak bisa melakukan semua kegiatan dasar sendiri. Dia bahkan harus disuapi ibunya untuk makan. Namun, dia mampu melatih menggunakan kaki kirinya untuk mengerjakan beberapa hal, salah satunya adalah menggunakan komputer.
"Saya melatih diri saya sendiri. Saya bukan orang jenius, tetapi saya fokus terhadap apa yang saya inginkan. Saat kecil, saya berusaha menonton film di televisi tanpa teks," kata Huiyan.
Kondisi Huiyan itu memang membutuhkan kesabaran untuk orang-orang di sekitarnya, terutama sang ibu. Perempuan itu mengenang betapa sulitnya mengajari anaknya itu berbicara.
"Saat saya mengajarinya berbicara, saya harus sangat bersabar. Sebab, untuk satu kata saja, mungkin dia harus ribuan kali mengulang. Namun, begitu dia bisa mengucapkan kata itu dengan sempurna, saya merasa sangat bahagia," kenang sang ibu.
Jika berlatih berbicara saja sangat sulit, berlatih mengetik menggunakan laptop juga menjadi perjuangan luar biasa bagi Huiyan. Dia harus "mengincar" setiap tombol huruf di atas papan ketik, lalu menggerakkan kakinya ke arah keyboard dan menekan tombol itu menggunakan jari kakinya.
Saat dia mengetik, tubuhnya harus diikat ke kursi rodanya dengan menggunakan ikat pinggang untuk membuat posisinya tetap stabil. Dengan kondisnya itu, Huiyan mengatakan, dia bisa mengetik 20-30 kata setiap menitnya.
Lalu, apa kisah dalam novel fiksi yang tengah digarap Huiyan ini? Dia mengatakan, kisah yang ditulisnya itu tentang upaya seorang gadis dalam mengejar mimpi dan cinta. Para pengguna media sosial di China sangat tertarik dengan perjuangan Huiyan menulis novelnya itu. Mereka bahkan tak jarang ikut memberikan ide bagaimana sebaiknya kisah itu berakhir.
Hu Huiyan (21), gadis penderita kelainan celebral palsy ini ternyata mampu menulis sebuah novel fiksi. Hanya dengan menggunakan kaki kirinya, dia mampu mengetik 60.000 kata setiap hari.
BEIJING — Di mana ada kemauan di situ pasti ada jalan. Falsafah inilah yang tampaknya dianut Hu Huiyan (21), asal Provinsi Anhui, China, penderita cerebral palsy yang mengakibatkan hampir seluruh tubuhnya lumpuh.
Dari seluruh bagian tubuhnya, hanya kaki kiri Huiyan yang berfungsi. Nah, dengan kaki kirinya itu, Huiyan, meski tak pernah mendapat pendidikan formal di sekolah, kini tengah sibuk menulis sebuah novel fiksi.
Hanya bermodal kaki kiri, sebuah laptop, dan tentu benak yang tak henti berpikir kreatif, Huiyan menulis 60.000 kata setiap hari. Sungguh sebuah semangat yang luar biasa.
Huiyan terlahir prematur di sebuah rumah sakit di Anhui. Bahkan, dokter saat itu memprediksi bayi Huiyan tak akan berumur panjang. Namun, Tuhan memutuskan lain. Huiyan berumur panjang meski saat baru berusia 10 bulan dokter mendiagnosisnya menderita celebral palsy.
Kelainan ini membuat Huiyan nyaris tak bisa melakukan semua kegiatan dasar sendiri. Dia bahkan harus disuapi ibunya untuk makan. Namun, dia mampu melatih menggunakan kaki kirinya untuk mengerjakan beberapa hal, salah satunya adalah menggunakan komputer.
"Saya melatih diri saya sendiri. Saya bukan orang jenius, tetapi saya fokus terhadap apa yang saya inginkan. Saat kecil, saya berusaha menonton film di televisi tanpa teks," kata Huiyan.
Kondisi Huiyan itu memang membutuhkan kesabaran untuk orang-orang di sekitarnya, terutama sang ibu. Perempuan itu mengenang betapa sulitnya mengajari anaknya itu berbicara.
"Saat saya mengajarinya berbicara, saya harus sangat bersabar. Sebab, untuk satu kata saja, mungkin dia harus ribuan kali mengulang. Namun, begitu dia bisa mengucapkan kata itu dengan sempurna, saya merasa sangat bahagia," kenang sang ibu.
Jika berlatih berbicara saja sangat sulit, berlatih mengetik menggunakan laptop juga menjadi perjuangan luar biasa bagi Huiyan. Dia harus "mengincar" setiap tombol huruf di atas papan ketik, lalu menggerakkan kakinya ke arah keyboard dan menekan tombol itu menggunakan jari kakinya.
Saat dia mengetik, tubuhnya harus diikat ke kursi rodanya dengan menggunakan ikat pinggang untuk membuat posisinya tetap stabil. Dengan kondisnya itu, Huiyan mengatakan, dia bisa mengetik 20-30 kata setiap menitnya.
Lalu, apa kisah dalam novel fiksi yang tengah digarap Huiyan ini? Dia mengatakan, kisah yang ditulisnya itu tentang upaya seorang gadis dalam mengejar mimpi dan cinta. Para pengguna media sosial di China sangat tertarik dengan perjuangan Huiyan menulis novelnya itu. Mereka bahkan tak jarang ikut memberikan ide bagaimana sebaiknya kisah itu berakhir.
Tak Ada yang Tak Mungkin Dilakukan Jika Seseorang Memiliki Tekad yang Kuat
Tak Punya Tangan, Bocah 8 Tahun Mahir Menulis Aksara China
Jiang Tianjing (8) duduk di deret terdepan di dalam kelas.
BEIJING — Kisah di China berikut ini ingin menunjukkan bahwa tak ada yang tak mungkin dilakukan jika seseorang memiliki tekad yang kuat.
Siapa saja yang pernah belajar bahasa China akan memahami sulitnya menulis huruf-huruf China, apalagi jika menggunakan kaki.
Namun, itulah yang dilakukan Jiang Tianjing, bocah delapan tahun asal desa Shehong, provinsi Sichuan. Tak memiliki kedua lengan ternyata tak menghalangi bocah ini belajar menulis.
Karena tak memiliki kedua tangan, Jiang selalu duduk di bangku terdepan agar bisa menjawab pertanyaan guru tanpa harus mengacungkan tangan yang tak dimilikinya.
Selain itu, Jiang juga tumbuh menjadi pelajar yang cerdas dan mampu mengikuti semua mata pelajaran yang diberikan.
Saat jurnalis dari Shicuan Online mengunjungi sekolah Jiang, sang guru memperlihatkan hasil ujian yang baru saja dilalui bocah itu. Hasilnya sempurna.
Kehidupan memang berat bagi Jiang yang dilahirkan tanpa kedua tangan. Bahkan, ibu kandungnya pingsan saat mengetahui putranya lahir tak sempurna.
Saat ibunya pingsan, keluarganya membawa Jiang pergi dan memberikannya kepada seorang pengemudi becak. Setelah ibunya siuman, dia menangis tanpa henti saat mengetahui anaknya sudah tak ada.
Takdir membuat Jiang bisa kembali ke pelukan ibu kandungnya. Setelah menyadari Jiang tak memiliki tangan, pengemudi becak itu meninggalkan Jiang di tepi jalan. Beruntung, polisi menemukannya dan membawanya ke rumah sakit tempat dia dilahirkan.
Sejak saat itu, ibu Jiang berjanji tak akan pernah kehilangan putranya lagi.
Setelah pulang dari rumah sakit, orangtua Jiang melatih sang anak menggunakan kakinya sehingga bisa berfungsi sebagai tangan.
Perlahan-lahan, jari-jari kaki Jiang bisa berfungsi seperti jari tangan, dan dia kemudian mulai belajar menulis.
Kini, ibu Jiang hanya berharap putranya itu bisa mandiri di masa depan, dan menjalani hidupnya dengan sempurna.
Jiang Tianjing (8) duduk di deret terdepan di dalam kelas.
BEIJING — Kisah di China berikut ini ingin menunjukkan bahwa tak ada yang tak mungkin dilakukan jika seseorang memiliki tekad yang kuat.
Siapa saja yang pernah belajar bahasa China akan memahami sulitnya menulis huruf-huruf China, apalagi jika menggunakan kaki.
Namun, itulah yang dilakukan Jiang Tianjing, bocah delapan tahun asal desa Shehong, provinsi Sichuan. Tak memiliki kedua lengan ternyata tak menghalangi bocah ini belajar menulis.
Karena tak memiliki kedua tangan, Jiang selalu duduk di bangku terdepan agar bisa menjawab pertanyaan guru tanpa harus mengacungkan tangan yang tak dimilikinya.
Selain itu, Jiang juga tumbuh menjadi pelajar yang cerdas dan mampu mengikuti semua mata pelajaran yang diberikan.
Saat jurnalis dari Shicuan Online mengunjungi sekolah Jiang, sang guru memperlihatkan hasil ujian yang baru saja dilalui bocah itu. Hasilnya sempurna.
Kehidupan memang berat bagi Jiang yang dilahirkan tanpa kedua tangan. Bahkan, ibu kandungnya pingsan saat mengetahui putranya lahir tak sempurna.
Saat ibunya pingsan, keluarganya membawa Jiang pergi dan memberikannya kepada seorang pengemudi becak. Setelah ibunya siuman, dia menangis tanpa henti saat mengetahui anaknya sudah tak ada.
Takdir membuat Jiang bisa kembali ke pelukan ibu kandungnya. Setelah menyadari Jiang tak memiliki tangan, pengemudi becak itu meninggalkan Jiang di tepi jalan. Beruntung, polisi menemukannya dan membawanya ke rumah sakit tempat dia dilahirkan.
Sejak saat itu, ibu Jiang berjanji tak akan pernah kehilangan putranya lagi.
Setelah pulang dari rumah sakit, orangtua Jiang melatih sang anak menggunakan kakinya sehingga bisa berfungsi sebagai tangan.
Perlahan-lahan, jari-jari kaki Jiang bisa berfungsi seperti jari tangan, dan dia kemudian mulai belajar menulis.
Kini, ibu Jiang hanya berharap putranya itu bisa mandiri di masa depan, dan menjalani hidupnya dengan sempurna.
Keajaiban Keajaiban Dalam Sepakbola
Comeback Dramatis: Miracle of Istanbul, Football Bloody Hell, dan Sejarah di Camp Nou
Jakarta - Dari dua gol Manchester United di akhir laga, sampai kisah Liverpool menciptakan keajaiban di Istanbul. Sepakbola punya cerita dramatis bagaimana sebuah pertandingan dimenangkan.
Misi yang tidak mungkin. Mungkin kalimat itu cocok disematkan untuk Barcelona saat menjamu PSG di laga kedua babak 16 besar.
Namun, hal yang tidak mungkin itu ternyata bisa mereka patahkan. Alih-alih mencetak empat atau lima gol, mereka malah mengemas setengah lusin gol untuk menyudahi laga 6-1. Dan Barca pun berhak melaju ke perempatfinal dengan agregat 6-5.
Namun, sebelum comeback dari Blaugrana, ada laga-laga lainnya yang juga bisa balikkan keadaan dengan dramatis.
1. Manchester United vs Bayern Munich
Pertemuan kedua tim terjadi pada final Liga Champions 1999 di Camp Nou. MU lebih dulu tertinggal 0-1 lewat gol tendangan bebas Mario Basler di menit 6.
Kejadian berawal ketika bek Ronny Johnsen dari 'Setan Merah' melanggar striker Bayern, Carsten Jancker. Basler, yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil melepaskan tendangan melengkung rendah tepat ke pojok kiri gawang United yang dikawal Peter Schmeichel. 1-0 Die Roten memimpin sampai menit 89.
Memasuki masa injury time, situasi berbalik. MU berhasil mencetak gol penyeimbang lewat kemelut yang tercipta dari sepak pojok di menit 90+1. Teddy Sheringham, yang mencatatkan namanya di papan skor berhasil menceploskan bola setelah menyambar bola liar dari tendangan Ryan Giggs.
Di menit 90+3, MU kembali mendapat sepak pojok. Bola yang dieksekusi David Beckham berhasil disundul Sheringham menuju tanah. Namun, sebelum bola mendarat, Ole Gunnar Solskjaer lebih dulu menyambar ke arah gawang Oliver Khan. 2-1 bertahan sampai peluit akhir, dan The Red Devils keluar sebagai juara.
"Football, bloody Hell," cetus Sir Alex Ferguson saat ditanya wartawan soal laga tersebut.
2. Liverpool vs AC Milan
Laga antara Liverpool vs AC Milan terjadi pada final Liga Champions 2005 di Istanbul. Ketika itu Rossoneri unggul 3-0 di babak pertama lewat gol Paolo Madini di menit 1 dan sepasang gol Hernan Crespo di menit 39 dan 44.
Di babak kedua Liverpool bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat gol-gol Steven Gerrard (54'), Vladimir Smicer (56'), dan Xabi Alonso (60'). Laga pun berlanjut ke adu penalti setelah tidak ada gol dari kedua tim sampai babak tambahan 2x15 menit.
Dalam laga 'tos-tosan' mental pemain Milan seperti ambruk. Serginho dan Andrea Pirlo yang jadi dua penendang awal Rossoneri gagal menjalankan tugas, sementara itu Dietmar Hamann dan Djibril Cisse membawa Liverpool unggul 2-0.
Di penendang ketiga, Milan bisa sedikit bernapas lega. Jon Dahl Tomasson berhasil menceploskan bola ke gawang. Dan di kubu The Reds, John Arne Riise gagal cetak gol ketiga. Sementara itu penendang keempat dari Milan, Kaka, dan Liverpool, Smicer berhasil menjalankan tugasnya. 3-2 'Si Merah'.
Di penendang kelima game berakhir. Andriy Shevchenko gagal menuntaskan tugasnya setelah bola mampu dihadang Jerzy Dudek. Liverpool keluar sebagai juara tanpa penendang kelima harus menjalankan tugasnya.
Momen comeback Liverpool ini kemudian dikenal sebagai Miracle of Istanbul, alias Keajaiban di Istanbul.
3. Deportivo La Coruna vs Milan
Comeback dramatis La Coruna terjadi pada leg kedua perempatfinal Liga Champions 2004. Sempat unggul 4-1 di leg pertama, Milan akhirnya tersisih setelah tunduk 4-0 di Stadion Riazor.
Gol-gol Super Depor dicetak oleh Walter Pandiani, Juan Valeron, Albert Luque, dan Fran Gonzales. Deportivo pun berhasil melaju ke semifinal dengan agregat 5-4.
4. Queen Park Ranger vs Manchester City
Pertemuan antara QPR dan The Citizens terjadi di laga terakhir Liga Primer Inggris 2011–12. Ketika itu City, yang unggul selisih gol tengah berebut gelar juara dengan Manchester United dengan poin yang sama 86.
Kemenang jadi salah satu hal mutlak yang di dapat anak asuh Roberto Mancini ketika itu. Gol dari Pablo Zabaleta sempat membuat mereka di atas angin.
Namun, di babak kedua QPR sempat berbalik unggul 2-1 lewat gol-gol Djibril Cisse dan Jamie Mackie sampai menit 89. Sedangkan di tempat lainnya MU menang 1-0 di kandang Sunderland.
Di masa waktu injury time, City berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol lewat tandukan Edin Dzeko dan tendangan Sergio Aguero. Gol-gol itu pun membuat MU terdiam di markas Sunderland, mereka yang sebelumnya siap merayakan pesta juara harus menerima kenyataan cuma jadi nomor dua.
5. Tottenham Hotspur vs Manchester United
Pertemuan antara Tottenham Hotspur dan Manchester United terjadi di ajang Liga Primer Inggris 2001. Bermain di White Hart Lane, Spurs unggul 3-0 lebih dulu di babak pertama.
Dean Richards, Christian Ziege, dan Les Ferdinand jadi pencetak gol untuk tim asal London Utara tersebut. Keunggulan yang mencolok itu pun seolah akan membuat Spurs menutup laga dengan kemenangan.
Namun, di babak kedua ternyata United bangkit. Tim besutan Sir Alex Ferguson menceploskan lima gol ke gawang Spurs lewat Andy Cole, Laurent Blanc, Ruud van Nistelrooy, Sebastian Veron, dan David Beckham. Laga pun berakhir dengan 5-3 untuk kemenangan MU.
6. Barcelona vs PSG
Sampai menit 87, langkah Barca di Liga Champions tampak seperti akan terhenti di babak 16 besar. Keunggulan 3-1 lewat gol-gol Luis Suarez, bunuh diri Layvin Kurzawa, penalti Lionel Messi, dan satu gol dari PSG lewat Edinson Cavani, belum bisa bikin Barca melaju ke babak perempatfinal.
Barca masih butuh tiga gol lagi untuk memimpin agregat gol. Mereka berjuang dalam sisa waktu yang sempit: sisa dua menit waktu normal dan 5 menit waktu tambahan. Total hanya ada 7 menit untuk mencabik-cabik gawang PSG.
Tapi, mereka pada akhirnya bisa melakukan itu. Tiga gol digelontorkan lewat sepasang gol Neymar (88',90') dan Sergi Roberto (90+5'). Seisi stadion Camp Nou pun bersorak, merayakan comeback dramatis dan melaju ke prempatfinal dengan agregat 6-5.
Comeback-Comeback Dramatis Lain di Kompetisi Antarklub Eropa
Jakarta - Barcelona melakukan comeback dramatis untuk lolos ke perempatfinal Liga Champions. Ada beberapa comeback dramatis lain di kompetisi antarklub Eropa.
Blaugrana menang 6-1 ketika menjamu Paris Saint-Germain di partai leg kedua 16 besar, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB, untuk memastikan tiket delapan besar dengan keunggulan agregat 6-5 -- setelah kalah 0-4 di leg pertama.
Barca mengukir sejarah baru sebagai tim pertama di ajang Piala/Liga Champions yang mampu membalikkan keadaan setelah pada leg pertama ketinggalan agregat dengan selisih empat gol.
Sebelumnya di ajang Piala/Liga Champions, comeback dramatis dilakukan oleh Deportivo La Coruna ketika menghadapi AC Milan pada 2004. Bedanya, Deportivo mengejar defisit agregat dengan selisih tiga gol.
Ketika itu Depor kalah 1-4 di leg pertama perempatfinal, lalu di leg kedua mencatatkan kemenangan 4-0 -- dengan gol terakhir dicetak saat laga tersisa 14 menit. Hasil itu membuat Depor melaju dengan keunggulan agregat 5-4.
Sementara di ajang-ajang antarklub Eropa lainnya comeback mengejar defisit empat gol pada leg pertama, seperti yang dilakukan Barca dinihari tadi, pernah dilakukan oleh tiga klub. Berikut seperti dirangkum BBC:
- Borussia Monchengladbach vs Real Madrid (Piala UEFA 1985-86)
Real Madrid kalah 1-5 di markas Gladbach pada leg pertama. Tapi Madrid kemudian menang 4-0 di Santiago Bernabeu untuk lolos ke delapan besar berkat keuntungan mencetak gol tandang dalam agregat 5-5.
- Leixoes vs La Chaux-de-Fonds (Piala Winners 1961-62)
Leixoes tunduk 2-6 dari La Chaux-de-Fonds pada leg pertama. Namun, di leg kedua Leixoes berhasil menang 5-0 dan melaju ke babak selanjutnya berkat keunggulan agregat 7-6.
- Partizan vs QPR (Piala UEFA 1984-85)
Partizan kalah 2-6 dari Queens Park Rangers pada leg pertama di London. Pada akhirnya Partizan berhasil melaju ke babak berikutnya setelah menang 4-0 di leg kedua -- Partizan punya keuntungan gol tandang dalam agregat 6-6.
Jakarta - Dari dua gol Manchester United di akhir laga, sampai kisah Liverpool menciptakan keajaiban di Istanbul. Sepakbola punya cerita dramatis bagaimana sebuah pertandingan dimenangkan.
Misi yang tidak mungkin. Mungkin kalimat itu cocok disematkan untuk Barcelona saat menjamu PSG di laga kedua babak 16 besar.
Namun, hal yang tidak mungkin itu ternyata bisa mereka patahkan. Alih-alih mencetak empat atau lima gol, mereka malah mengemas setengah lusin gol untuk menyudahi laga 6-1. Dan Barca pun berhak melaju ke perempatfinal dengan agregat 6-5.
Namun, sebelum comeback dari Blaugrana, ada laga-laga lainnya yang juga bisa balikkan keadaan dengan dramatis.
1. Manchester United vs Bayern Munich
Pertemuan kedua tim terjadi pada final Liga Champions 1999 di Camp Nou. MU lebih dulu tertinggal 0-1 lewat gol tendangan bebas Mario Basler di menit 6.
Kejadian berawal ketika bek Ronny Johnsen dari 'Setan Merah' melanggar striker Bayern, Carsten Jancker. Basler, yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil melepaskan tendangan melengkung rendah tepat ke pojok kiri gawang United yang dikawal Peter Schmeichel. 1-0 Die Roten memimpin sampai menit 89.
Memasuki masa injury time, situasi berbalik. MU berhasil mencetak gol penyeimbang lewat kemelut yang tercipta dari sepak pojok di menit 90+1. Teddy Sheringham, yang mencatatkan namanya di papan skor berhasil menceploskan bola setelah menyambar bola liar dari tendangan Ryan Giggs.
Di menit 90+3, MU kembali mendapat sepak pojok. Bola yang dieksekusi David Beckham berhasil disundul Sheringham menuju tanah. Namun, sebelum bola mendarat, Ole Gunnar Solskjaer lebih dulu menyambar ke arah gawang Oliver Khan. 2-1 bertahan sampai peluit akhir, dan The Red Devils keluar sebagai juara.
"Football, bloody Hell," cetus Sir Alex Ferguson saat ditanya wartawan soal laga tersebut.
2. Liverpool vs AC Milan
Laga antara Liverpool vs AC Milan terjadi pada final Liga Champions 2005 di Istanbul. Ketika itu Rossoneri unggul 3-0 di babak pertama lewat gol Paolo Madini di menit 1 dan sepasang gol Hernan Crespo di menit 39 dan 44.
Di babak kedua Liverpool bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat gol-gol Steven Gerrard (54'), Vladimir Smicer (56'), dan Xabi Alonso (60'). Laga pun berlanjut ke adu penalti setelah tidak ada gol dari kedua tim sampai babak tambahan 2x15 menit.
Dalam laga 'tos-tosan' mental pemain Milan seperti ambruk. Serginho dan Andrea Pirlo yang jadi dua penendang awal Rossoneri gagal menjalankan tugas, sementara itu Dietmar Hamann dan Djibril Cisse membawa Liverpool unggul 2-0.
Di penendang ketiga, Milan bisa sedikit bernapas lega. Jon Dahl Tomasson berhasil menceploskan bola ke gawang. Dan di kubu The Reds, John Arne Riise gagal cetak gol ketiga. Sementara itu penendang keempat dari Milan, Kaka, dan Liverpool, Smicer berhasil menjalankan tugasnya. 3-2 'Si Merah'.
Di penendang kelima game berakhir. Andriy Shevchenko gagal menuntaskan tugasnya setelah bola mampu dihadang Jerzy Dudek. Liverpool keluar sebagai juara tanpa penendang kelima harus menjalankan tugasnya.
Momen comeback Liverpool ini kemudian dikenal sebagai Miracle of Istanbul, alias Keajaiban di Istanbul.
3. Deportivo La Coruna vs Milan
Comeback dramatis La Coruna terjadi pada leg kedua perempatfinal Liga Champions 2004. Sempat unggul 4-1 di leg pertama, Milan akhirnya tersisih setelah tunduk 4-0 di Stadion Riazor.
Gol-gol Super Depor dicetak oleh Walter Pandiani, Juan Valeron, Albert Luque, dan Fran Gonzales. Deportivo pun berhasil melaju ke semifinal dengan agregat 5-4.
4. Queen Park Ranger vs Manchester City
Pertemuan antara QPR dan The Citizens terjadi di laga terakhir Liga Primer Inggris 2011–12. Ketika itu City, yang unggul selisih gol tengah berebut gelar juara dengan Manchester United dengan poin yang sama 86.
Kemenang jadi salah satu hal mutlak yang di dapat anak asuh Roberto Mancini ketika itu. Gol dari Pablo Zabaleta sempat membuat mereka di atas angin.
Namun, di babak kedua QPR sempat berbalik unggul 2-1 lewat gol-gol Djibril Cisse dan Jamie Mackie sampai menit 89. Sedangkan di tempat lainnya MU menang 1-0 di kandang Sunderland.
Di masa waktu injury time, City berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol lewat tandukan Edin Dzeko dan tendangan Sergio Aguero. Gol-gol itu pun membuat MU terdiam di markas Sunderland, mereka yang sebelumnya siap merayakan pesta juara harus menerima kenyataan cuma jadi nomor dua.
5. Tottenham Hotspur vs Manchester United
Pertemuan antara Tottenham Hotspur dan Manchester United terjadi di ajang Liga Primer Inggris 2001. Bermain di White Hart Lane, Spurs unggul 3-0 lebih dulu di babak pertama.
Dean Richards, Christian Ziege, dan Les Ferdinand jadi pencetak gol untuk tim asal London Utara tersebut. Keunggulan yang mencolok itu pun seolah akan membuat Spurs menutup laga dengan kemenangan.
Namun, di babak kedua ternyata United bangkit. Tim besutan Sir Alex Ferguson menceploskan lima gol ke gawang Spurs lewat Andy Cole, Laurent Blanc, Ruud van Nistelrooy, Sebastian Veron, dan David Beckham. Laga pun berakhir dengan 5-3 untuk kemenangan MU.
6. Barcelona vs PSG
Sampai menit 87, langkah Barca di Liga Champions tampak seperti akan terhenti di babak 16 besar. Keunggulan 3-1 lewat gol-gol Luis Suarez, bunuh diri Layvin Kurzawa, penalti Lionel Messi, dan satu gol dari PSG lewat Edinson Cavani, belum bisa bikin Barca melaju ke babak perempatfinal.
Barca masih butuh tiga gol lagi untuk memimpin agregat gol. Mereka berjuang dalam sisa waktu yang sempit: sisa dua menit waktu normal dan 5 menit waktu tambahan. Total hanya ada 7 menit untuk mencabik-cabik gawang PSG.
Tapi, mereka pada akhirnya bisa melakukan itu. Tiga gol digelontorkan lewat sepasang gol Neymar (88',90') dan Sergi Roberto (90+5'). Seisi stadion Camp Nou pun bersorak, merayakan comeback dramatis dan melaju ke prempatfinal dengan agregat 6-5.
Comeback-Comeback Dramatis Lain di Kompetisi Antarklub Eropa
Jakarta - Barcelona melakukan comeback dramatis untuk lolos ke perempatfinal Liga Champions. Ada beberapa comeback dramatis lain di kompetisi antarklub Eropa.
Blaugrana menang 6-1 ketika menjamu Paris Saint-Germain di partai leg kedua 16 besar, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB, untuk memastikan tiket delapan besar dengan keunggulan agregat 6-5 -- setelah kalah 0-4 di leg pertama.
Barca mengukir sejarah baru sebagai tim pertama di ajang Piala/Liga Champions yang mampu membalikkan keadaan setelah pada leg pertama ketinggalan agregat dengan selisih empat gol.
Sebelumnya di ajang Piala/Liga Champions, comeback dramatis dilakukan oleh Deportivo La Coruna ketika menghadapi AC Milan pada 2004. Bedanya, Deportivo mengejar defisit agregat dengan selisih tiga gol.
Ketika itu Depor kalah 1-4 di leg pertama perempatfinal, lalu di leg kedua mencatatkan kemenangan 4-0 -- dengan gol terakhir dicetak saat laga tersisa 14 menit. Hasil itu membuat Depor melaju dengan keunggulan agregat 5-4.
Sementara di ajang-ajang antarklub Eropa lainnya comeback mengejar defisit empat gol pada leg pertama, seperti yang dilakukan Barca dinihari tadi, pernah dilakukan oleh tiga klub. Berikut seperti dirangkum BBC:
- Borussia Monchengladbach vs Real Madrid (Piala UEFA 1985-86)
Real Madrid kalah 1-5 di markas Gladbach pada leg pertama. Tapi Madrid kemudian menang 4-0 di Santiago Bernabeu untuk lolos ke delapan besar berkat keuntungan mencetak gol tandang dalam agregat 5-5.
- Leixoes vs La Chaux-de-Fonds (Piala Winners 1961-62)
Leixoes tunduk 2-6 dari La Chaux-de-Fonds pada leg pertama. Namun, di leg kedua Leixoes berhasil menang 5-0 dan melaju ke babak selanjutnya berkat keunggulan agregat 7-6.
- Partizan vs QPR (Piala UEFA 1984-85)
Partizan kalah 2-6 dari Queens Park Rangers pada leg pertama di London. Pada akhirnya Partizan berhasil melaju ke babak berikutnya setelah menang 4-0 di leg kedua -- Partizan punya keuntungan gol tandang dalam agregat 6-6.
Ketika Raja Salman Bertemu Dengan Seorang Pastor
Kunjungan Raja Salman
Pertemuan Penuh Makna Romo Evensius dengan Raja Salman
Denpasar - Romo Evensius Dewantoro Pastor Roma Katolik mendapat pengalaman tiada dua. Meski hanya bersalaman dengan Raja Salman dan berdialog singkat, namun hal itu sangat meneduhkan dan penuh makna bagi Romo Evensius.
Raja Salman mendarat di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada Sabtu (4/3) kemarin. Menteri Pariwisata Arief Yahya dan tokoh-tokoh agama di Bali menyambutnya. Salah satunya adalah Romo Evensius Dewantoro Pastor Roma Katolik.
"Saya memakai jubah romo yang lengkap. Sebelumnya sudah diarahkan oleh Pak Menteri tentang proses penyambutannya. Hanya salam-salaman dan singkat saja," ujar Romo Evensius kepada detikcom di Gereja Katolik Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Minggu (5/3/2017).
Ketika Raja Salman turun, satu per satu tokoh agama di Bali menyambut dan bersalaman. Tibalah giliran Romo Evensius, menjabat tangannya.
"Ketika bersalaman saya bilang 'ahlan wa sahlan ya Malik'. Raja melihat saya sebentar dan tersenyum, lalu memegang jubah saya," tutur Romo Evensius.
Malik merupakan bahasa Arab yang artinya raja. Romo Evensius sendiri memang bisa bahasa Arab karena pernah kuliah selama 1 tahun di Kairo, Mesir.
"Kemudian Raja Salman memegang jubah saya," lanjutnya bercerita.
"Dia lalu ngomong sesuatu, tapi karena sudah tua usianya maka sedikit sulit terdengar. Tapi saya bisa mendengar jelas dia tanya, 'masehiun' itu artinya Katolik dan saya jawab 'naam' artinya iya," paparnya.
Setelah itu, Raja Salman tertegun dan kembali tersenyum. Kemudian, raja kembali menyalami tokoh-tokoh agama yang lain. Meski berjalan singkat, Romo Evensius mendapat pengalaman yang tak terlupa seumur hidupnya.
"Saya sangat senang sekali bisa bersalaman, bertatap muka dan berbincang dengan Raja Salman, seorang tokoh dunia yang sangat dihormati. Pertemuan yang singkat tapi sangat meneduhkan," pungkasnya.
Pertemuan Penuh Makna Romo Evensius dengan Raja Salman
Denpasar - Romo Evensius Dewantoro Pastor Roma Katolik mendapat pengalaman tiada dua. Meski hanya bersalaman dengan Raja Salman dan berdialog singkat, namun hal itu sangat meneduhkan dan penuh makna bagi Romo Evensius.
Raja Salman mendarat di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada Sabtu (4/3) kemarin. Menteri Pariwisata Arief Yahya dan tokoh-tokoh agama di Bali menyambutnya. Salah satunya adalah Romo Evensius Dewantoro Pastor Roma Katolik.
"Saya memakai jubah romo yang lengkap. Sebelumnya sudah diarahkan oleh Pak Menteri tentang proses penyambutannya. Hanya salam-salaman dan singkat saja," ujar Romo Evensius kepada detikcom di Gereja Katolik Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Minggu (5/3/2017).
Ketika Raja Salman turun, satu per satu tokoh agama di Bali menyambut dan bersalaman. Tibalah giliran Romo Evensius, menjabat tangannya.
"Ketika bersalaman saya bilang 'ahlan wa sahlan ya Malik'. Raja melihat saya sebentar dan tersenyum, lalu memegang jubah saya," tutur Romo Evensius.
Malik merupakan bahasa Arab yang artinya raja. Romo Evensius sendiri memang bisa bahasa Arab karena pernah kuliah selama 1 tahun di Kairo, Mesir.
"Kemudian Raja Salman memegang jubah saya," lanjutnya bercerita.
"Dia lalu ngomong sesuatu, tapi karena sudah tua usianya maka sedikit sulit terdengar. Tapi saya bisa mendengar jelas dia tanya, 'masehiun' itu artinya Katolik dan saya jawab 'naam' artinya iya," paparnya.
Setelah itu, Raja Salman tertegun dan kembali tersenyum. Kemudian, raja kembali menyalami tokoh-tokoh agama yang lain. Meski berjalan singkat, Romo Evensius mendapat pengalaman yang tak terlupa seumur hidupnya.
"Saya sangat senang sekali bisa bersalaman, bertatap muka dan berbincang dengan Raja Salman, seorang tokoh dunia yang sangat dihormati. Pertemuan yang singkat tapi sangat meneduhkan," pungkasnya.
Nenek Pembuat Apps di AppleStore
Nenek 81 Tahun Berhasil Bikin Gim Digital untuk "Kejayaan" Manula
Masako Wakamiya (kanan), perempuan 81 tahun yang mendapat bantun dari Katsushiro Koizumi dalam membuat gim untuk ponsel pintar, yang memungkinkan warga usia lanjut berjaya atas anak-anak muda.
FUJISAWA - Seorang nenek berusia 81 tahun di Jepang, Masako Wakamiya, menghabiskan waktu enam bulan untuk mempelajari teknik pemrograman komputer.
Hal itu semata-mata dilakukan untuk mewujudkan mimpinya membuat permainan digital yang bisa dikuasai oleh manusia lanjut usia macam dia.
Selama enam bulan itu, Wakamiya merancang dan melengkapi "games" yang memungkinkan para manula berjaya atas orang-orang muda.
Seperti diberitakan laman Asahi, perempuan itu mengaku mendapatkan ide unik itu setelah mendengar komentar kawan seusianya.
“Kita tak akan pernah bisa menikmati perangkat digital, seperti kaum muda," ujar Wakamiya mengutip komentar kawannya.
Kini, karya Wakamiya berjudul Hinadan tersebut, sudah disebar melalui AppleStore dan dapat diunduh secara gratis, sejak akhir Februari lalu.
Dalam "games" ini para pengguna harus menempatkan satu set boneka “hina” yang terdiri dari 12 buah di posisi yang tepat.
Termasuk menempatkan boneka kaisar “dairi-bina” dan permaisuri, juga boneka lain yang merepresentasikan para perempuan di pengadilan, the “san-nin kanjo”.
Meskipun para pemain dalam gim smartphone biasa harus merespons dengan cepat, namun di permainan ini yang dibutuhkan adalah pengetahuan tentang boneka "hina".
Spirit itulah yang diusung gim ini. Para pemain harus mengenal betul tentang boneka tradisional itu, dan bukan semata-mata refleks.
Ide Wakamiya muncul setelah dia bertemu dengan Katsushiro Koizumi (44), seorang pengajar paruh waktu di Universitas Tohoku Bunka Gakuen.
Mereka bertemu dalam sebuah kelompok sukarelawan untuk mengajar para warga senior menggunakan beragam piranti digital.
Dalam sebuah kesempatan, Wakamiya meminta Koizumi untuk membuat sebuah gim digital bagi para manula.
Jawaban Koizumi saat itu adalah, "kenapa bukan kamu saja yang melakukan sendiri?"
Wakamiya mengaku, kalimat singkat Koizumi itu mengugahnya untuk menikmati segala hal.
Dia lalu mempelajari aspek teknis dari buku, dan berkonsultasi dengan Koizumi, yang tinggal di Shiogama, Prefektur Miyagi, melalui sambungan telepon internet.
Perlahan namun pasti, Wakamiya mulai bisa menyusun rangkaian gim-nya sedikit demi sedikit.
Koizumi menyebut, Wakamiya sangat paham apa yang diinginkan manula, dan menyusunnya dengan teliti sehingga mereka bisa memainkannya dengan mudah.
Sebuah gim pada telepon pintar biasanya mensyaratkan kecepatan jari penggunanya dalam memakai layar sentuh, baik untuk menggeser atau pun memindahkan ikon.
Para pemain "Hinadan" hanya perlu menyentuh ("tap") boneka untuk memindahkannya, dan menyentuh lagi untuk meletakkannya.
Alasan Wakamiya, para manula tidak memiliki keterampilan yang bagus untuk "dragging" dan "dropping" ikon menggunakan jari.
Kini, dia berharap permainannya ini akan dinikmati oleh banyak warga usia lanjut di berbagai tempat.
“Saya akan sangat bahagia jika warga manula dapat mengalahkan para pengasuh atau penajga mereka, dan merasakan nikmatnya superioritas," kata Wakamiya.
Masako Wakamiya (kanan), perempuan 81 tahun yang mendapat bantun dari Katsushiro Koizumi dalam membuat gim untuk ponsel pintar, yang memungkinkan warga usia lanjut berjaya atas anak-anak muda.
FUJISAWA - Seorang nenek berusia 81 tahun di Jepang, Masako Wakamiya, menghabiskan waktu enam bulan untuk mempelajari teknik pemrograman komputer.
Hal itu semata-mata dilakukan untuk mewujudkan mimpinya membuat permainan digital yang bisa dikuasai oleh manusia lanjut usia macam dia.
Selama enam bulan itu, Wakamiya merancang dan melengkapi "games" yang memungkinkan para manula berjaya atas orang-orang muda.
Seperti diberitakan laman Asahi, perempuan itu mengaku mendapatkan ide unik itu setelah mendengar komentar kawan seusianya.
“Kita tak akan pernah bisa menikmati perangkat digital, seperti kaum muda," ujar Wakamiya mengutip komentar kawannya.
Kini, karya Wakamiya berjudul Hinadan tersebut, sudah disebar melalui AppleStore dan dapat diunduh secara gratis, sejak akhir Februari lalu.
Dalam "games" ini para pengguna harus menempatkan satu set boneka “hina” yang terdiri dari 12 buah di posisi yang tepat.
Termasuk menempatkan boneka kaisar “dairi-bina” dan permaisuri, juga boneka lain yang merepresentasikan para perempuan di pengadilan, the “san-nin kanjo”.
Meskipun para pemain dalam gim smartphone biasa harus merespons dengan cepat, namun di permainan ini yang dibutuhkan adalah pengetahuan tentang boneka "hina".
Spirit itulah yang diusung gim ini. Para pemain harus mengenal betul tentang boneka tradisional itu, dan bukan semata-mata refleks.
Ide Wakamiya muncul setelah dia bertemu dengan Katsushiro Koizumi (44), seorang pengajar paruh waktu di Universitas Tohoku Bunka Gakuen.
Mereka bertemu dalam sebuah kelompok sukarelawan untuk mengajar para warga senior menggunakan beragam piranti digital.
Dalam sebuah kesempatan, Wakamiya meminta Koizumi untuk membuat sebuah gim digital bagi para manula.
Jawaban Koizumi saat itu adalah, "kenapa bukan kamu saja yang melakukan sendiri?"
Wakamiya mengaku, kalimat singkat Koizumi itu mengugahnya untuk menikmati segala hal.
Dia lalu mempelajari aspek teknis dari buku, dan berkonsultasi dengan Koizumi, yang tinggal di Shiogama, Prefektur Miyagi, melalui sambungan telepon internet.
Perlahan namun pasti, Wakamiya mulai bisa menyusun rangkaian gim-nya sedikit demi sedikit.
Koizumi menyebut, Wakamiya sangat paham apa yang diinginkan manula, dan menyusunnya dengan teliti sehingga mereka bisa memainkannya dengan mudah.
Sebuah gim pada telepon pintar biasanya mensyaratkan kecepatan jari penggunanya dalam memakai layar sentuh, baik untuk menggeser atau pun memindahkan ikon.
Para pemain "Hinadan" hanya perlu menyentuh ("tap") boneka untuk memindahkannya, dan menyentuh lagi untuk meletakkannya.
Alasan Wakamiya, para manula tidak memiliki keterampilan yang bagus untuk "dragging" dan "dropping" ikon menggunakan jari.
Kini, dia berharap permainannya ini akan dinikmati oleh banyak warga usia lanjut di berbagai tempat.
“Saya akan sangat bahagia jika warga manula dapat mengalahkan para pengasuh atau penajga mereka, dan merasakan nikmatnya superioritas," kata Wakamiya.
Jangan Pernah Kehilangan Keyakinan
Iniesta: Barca Tak Pernah Kehilangan Keyakinan
Comeback Gemilang Barcelona, Gilas PSG 6-1
Barcelona - Barcelona melakukan comeback sensasional dengan menyingkirkan Paris Saint-Germain dari Liga Champions. Los Cules disebut tak pernah kehilangan keyakinan.
Barca harus mengejar defisit empat gol dari PSG saat melakoni laga leg 2 babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dini hari WIB. Tim besutan Luis Enrique mampu menunaikan tugas itu dengan tuntas.
Azulgrana menuai kemenangan telak dengan skor akhir 6-1. Neymar mencatatkan dua gol, yang ditambah dengan gol Lionel Messi dan Sergi Roberto, Luis Suarez dan gol bunuh diri Layvin Kurzawa.
Dengan hasil itu, Barca lolos ke babak perempatfinal dengan agregrat 6-5. Mereka menjadi tim pertama di Liga Champions yang bisa melakukan comeback usai tertinggal empat gol di leg pertama.
Penggawa lini tengah Barca, Andres Iniesta, menyebutkan bahwa hasil itu menjadi bukti bahwa tim asal Catalan itu tak pernah kehilangan keyakinan.
"Kita sudah menjadi saksi dari aksi sejarah. Kami tahu bahwa kami bisa menebar keraguan pada lawan kami jika kami bisa mencetak gol cepat," kata Iniesta di situs resmi Barca.
"Kami tak pernah berhenti percaya --itu tampak seperti tak mungkin, tapi itu menjadi kenyataan," imbuhnya.
Malam Bersejarah Barcelona
Barcelona - Barcelona berhasil membalikkan keadaan untuk melaju ke perempatfinal Liga Champions sekaligus menyingkirkan Paris St. Germain. Sebuah sejarah pun tercipta.
Barca menjamu PSG dalam kedudukan tertinggal 0-4, setelah kalah di leg I yang digelar di Parc des Princes. Namun, melakoni leg II di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB, Blaugrana menggasak PSG 6-1 sehingga berhak lolos dengan keunggulan agregat 6-5.
Kemenangan ini membuat Barca menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions dan European Cup yang mampu membalikkan keadaan setelah kalah dengan selisih empat gol.
Barca mencetak tiga gol terakhirnya dalam 7 menit dan 16 detik untuk mematahkan hati PSG. Sergi Roberto muncul sebagai penentu setelah golnya di detik-detik terakhir masa injury time memastikan kelolosan Los Cules.
Barca memulai pertandingan dengan menjanjikan. Gol cepat Luis Suarez di menit ketiga dan gol bunuh diri Layvin Kurzawa membuat tim tuan rumah memimpin 2-0 saat halftime.
Wasit kemudian menunjuk titik putih setelah Neymar dilanggar. Di menit 50, Lionel Messi mengonversi penalti dengan sempurna untuk menjadikan skor 3-0, yang mendekatkan Barca dengan comeback.
Akan tetapi, PSG menciptakan pukulan besar 12 menit kemudian setelah Edinson Cavani memperkecil skor 1-3. Dengan situasi ini, Barca butuh menciptakan tiga gol tambahan dalam sisa waktu sekitar 30 menit.
Mendekati menit-menit akhir waktu normal, pertandingan justru kian menggila. Neymar menggetarkan gawang PSG di menit 88, yang disusul dengan gol penalti pada awal injury time. Asa Barca hidup lagi saat kedudukan agregat 5-5, sebelum akhirnya gol Sergi Roberto menuntaskan misi mereka.
Comeback Barca Bukan Harlem Globetrotters
Barcelona - Barcelona akhirnya berhasil menuntaskan misi yang awalnya terlihat nyaris mustahil. Pelatih Barca, Luis Enrique, menyebut comeback timnya bukanlah sebuah pertunjukan hiburan semacam Harlem Globetrotters.
Barca baru saja membuat sejarah dengan melakukan comeback terhebat di kompetisi antarklub Eropa. Blaugrana mengalahkan Paris Saint-Germain 6-1 di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB untuk lolos ke perempatfinal Liga Champions dengan agregat 6-5.
Barca pun menjadi tim pertama yang mampu membalikkan keadaan setelah kalah dengan selisih empat gol di leg pertama.
Kekalahan 0-4 dari PSG di leg pertama babak 16 besar memang membuat Barca terjepit. Mereka pun tak punya pilihan selain tampil sangat ofensif di Camp Nou sejak kick-off.
Upaya Barca terlihat cukup mulus karena mereka unggul 3-0 hingga menit ke-50 berkat gol Luis Suarez, gol bunuh diri Layvin Kurzawa, dan penalti Lionel Messi. Namun, gol balasan PSG lewat Edinson Cavani pada menit ke-62 benar-benar menyulitkan Barca. Pasalnya, dalam waktu sekitar setengah jam, mereka harus mencetak tiga gol lagi untuk lolos.
Tapi, Barca tak butuh waktu setengah jam untuk melesakkan tiga gol tambahan ke gawang PSG. Mereka secara dramatis mencetak tiga gol pada menit-menit akhir melalui Neymar (dua gol) dan Sergi Roberto untuk membuat seisi stadion bergelora dan larut dalam kegembiraan.
"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang tetap mempertahankan keyakinan mereka setelah kami kalah 0-4. Kemenangan ini didedikasikan untuk mereka karena ini bukanlah Harlem Globetrotters, ini sepakbola," ujar Enrique seperti dikutip Reuters.
Harlem Globetrotters yang dimaksud Enrique merupakan sebuah pertunjukan basket hiburan yang mengombinasikan ketangkasan, teater, dan komedi.
"Kami mempertaruhkan segalanya dan akhirnya itu terbayar lunas. Anda sangat jarang melihat hal-hal seperti ini dalam sepakbola dan kali ini adalah giliran kami," tutur Enrique, yang akan meninggalkan Barca pada akhir musim ini.
"Sebuah pencapaian seperti ini menguntungkan semua orang dan saya gembira menikmati momen seperti ini. Kuncinya adalah efisiensi kami. Gol keenam dicetak berkat harapan suporter yang berada di sisi lain dunia," katanya.
Pernah Lakoni Comeback Serupa, Patriots Beri Selamat untuk Barca
New England - Klub American Football, New England Patriots, memberi selamat atas comeback gemilang Barcelona. Patriots pernah melakukan hal serupa Februari lalu.
Barca dalam posisi terjepit saat menjamu PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB. Mereka tertinggal 0-4 dari leg pertama dan belum pernah ada tim yang bisa lolos setelah kalah setelak itu.
Tapi apapun dalam sepakbola bisa terjadi dan Barca melakukan itu. Gol-gol Luis Suarez, bunuh diri Leyvin Kurzawa, Lionel Messi, Neymar (dua gol), dan Sergi Roberto membuat Barca menang 6-1 sekaligus lolos ke perempatfinal dengan agregat 6-5.
Comeback luar biasa itu mendapat acungan jempol dari banyak pelaku sepakbola. Tak cuma dari lapangan hijau, jauh di Amerika Serikat sana, klub New England Patriots pun memberi ucapan serupa kepada Barca.
"Welcome to the comeback club! Selama atas kemenangan luar biasa itu, @FCBarcelona," demikian ucapan Patriots di akun twitter-nya sambil mengunggah foto Tight End-nya Rob Gronkowski sedang berfoto bareng Messi serta Neymar yang memegang jersey Patriots.
Apa yang Barca lakukan tersebut juga pernah dilakukan oleh Patriots pada laga Super Bowl (layaknya final di kompetisi sepakbola) kontra Atlanta Falcons 5 Februari lalu.
Saat itu Patriots dalam kondisi tertinggal 9-28 memasuki kuarter keempat yang merupakan selisih terbesar dalam sebuah partai Super Bowl. Namun, Patriots membuat keajaiban dengan mencetak 19 poin di kuarter keempat untuk akhirnya menang 34-28 lewat babak overtime.
Comeback luar biasa yang dilakukan Patriots kala itu pun jadi pembicaraan hangat selama berpekan-pekan Februari lalu. Bagi Patriots itu adalah gelar Super Bowl kelimanya, selisih satu dari Pittsburgh Steelers dengan enam gelar sebagai pemegang gelar terbanyak.
"Kami harus percaya. (Tertinggal) 0-4 memang sulit, tapi ini adalah sepakbola. Kita pernah melihatnya di Super Bowl, apa yang mungkin di dalam olahraga. Hari ini gila. Ini adalah Barcelona, tim terbaik di dunia dan kami ingin meneruskan mimpi kami di Liga Champions," tutur gelandang Barca Ivan Rakitic.
Comeback Gemilang Barcelona, Gilas PSG 6-1
Barcelona - Barcelona melakukan comeback sensasional dengan menyingkirkan Paris Saint-Germain dari Liga Champions. Los Cules disebut tak pernah kehilangan keyakinan.
Barca harus mengejar defisit empat gol dari PSG saat melakoni laga leg 2 babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dini hari WIB. Tim besutan Luis Enrique mampu menunaikan tugas itu dengan tuntas.
Azulgrana menuai kemenangan telak dengan skor akhir 6-1. Neymar mencatatkan dua gol, yang ditambah dengan gol Lionel Messi dan Sergi Roberto, Luis Suarez dan gol bunuh diri Layvin Kurzawa.
Dengan hasil itu, Barca lolos ke babak perempatfinal dengan agregrat 6-5. Mereka menjadi tim pertama di Liga Champions yang bisa melakukan comeback usai tertinggal empat gol di leg pertama.
Penggawa lini tengah Barca, Andres Iniesta, menyebutkan bahwa hasil itu menjadi bukti bahwa tim asal Catalan itu tak pernah kehilangan keyakinan.
"Kita sudah menjadi saksi dari aksi sejarah. Kami tahu bahwa kami bisa menebar keraguan pada lawan kami jika kami bisa mencetak gol cepat," kata Iniesta di situs resmi Barca.
"Kami tak pernah berhenti percaya --itu tampak seperti tak mungkin, tapi itu menjadi kenyataan," imbuhnya.
Malam Bersejarah Barcelona
Barcelona - Barcelona berhasil membalikkan keadaan untuk melaju ke perempatfinal Liga Champions sekaligus menyingkirkan Paris St. Germain. Sebuah sejarah pun tercipta.
Barca menjamu PSG dalam kedudukan tertinggal 0-4, setelah kalah di leg I yang digelar di Parc des Princes. Namun, melakoni leg II di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB, Blaugrana menggasak PSG 6-1 sehingga berhak lolos dengan keunggulan agregat 6-5.
Kemenangan ini membuat Barca menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions dan European Cup yang mampu membalikkan keadaan setelah kalah dengan selisih empat gol.
Barca mencetak tiga gol terakhirnya dalam 7 menit dan 16 detik untuk mematahkan hati PSG. Sergi Roberto muncul sebagai penentu setelah golnya di detik-detik terakhir masa injury time memastikan kelolosan Los Cules.
Barca memulai pertandingan dengan menjanjikan. Gol cepat Luis Suarez di menit ketiga dan gol bunuh diri Layvin Kurzawa membuat tim tuan rumah memimpin 2-0 saat halftime.
Wasit kemudian menunjuk titik putih setelah Neymar dilanggar. Di menit 50, Lionel Messi mengonversi penalti dengan sempurna untuk menjadikan skor 3-0, yang mendekatkan Barca dengan comeback.
Akan tetapi, PSG menciptakan pukulan besar 12 menit kemudian setelah Edinson Cavani memperkecil skor 1-3. Dengan situasi ini, Barca butuh menciptakan tiga gol tambahan dalam sisa waktu sekitar 30 menit.
Mendekati menit-menit akhir waktu normal, pertandingan justru kian menggila. Neymar menggetarkan gawang PSG di menit 88, yang disusul dengan gol penalti pada awal injury time. Asa Barca hidup lagi saat kedudukan agregat 5-5, sebelum akhirnya gol Sergi Roberto menuntaskan misi mereka.
Comeback Barca Bukan Harlem Globetrotters
Barcelona - Barcelona akhirnya berhasil menuntaskan misi yang awalnya terlihat nyaris mustahil. Pelatih Barca, Luis Enrique, menyebut comeback timnya bukanlah sebuah pertunjukan hiburan semacam Harlem Globetrotters.
Barca baru saja membuat sejarah dengan melakukan comeback terhebat di kompetisi antarklub Eropa. Blaugrana mengalahkan Paris Saint-Germain 6-1 di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB untuk lolos ke perempatfinal Liga Champions dengan agregat 6-5.
Barca pun menjadi tim pertama yang mampu membalikkan keadaan setelah kalah dengan selisih empat gol di leg pertama.
Kekalahan 0-4 dari PSG di leg pertama babak 16 besar memang membuat Barca terjepit. Mereka pun tak punya pilihan selain tampil sangat ofensif di Camp Nou sejak kick-off.
Upaya Barca terlihat cukup mulus karena mereka unggul 3-0 hingga menit ke-50 berkat gol Luis Suarez, gol bunuh diri Layvin Kurzawa, dan penalti Lionel Messi. Namun, gol balasan PSG lewat Edinson Cavani pada menit ke-62 benar-benar menyulitkan Barca. Pasalnya, dalam waktu sekitar setengah jam, mereka harus mencetak tiga gol lagi untuk lolos.
Tapi, Barca tak butuh waktu setengah jam untuk melesakkan tiga gol tambahan ke gawang PSG. Mereka secara dramatis mencetak tiga gol pada menit-menit akhir melalui Neymar (dua gol) dan Sergi Roberto untuk membuat seisi stadion bergelora dan larut dalam kegembiraan.
"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang tetap mempertahankan keyakinan mereka setelah kami kalah 0-4. Kemenangan ini didedikasikan untuk mereka karena ini bukanlah Harlem Globetrotters, ini sepakbola," ujar Enrique seperti dikutip Reuters.
Harlem Globetrotters yang dimaksud Enrique merupakan sebuah pertunjukan basket hiburan yang mengombinasikan ketangkasan, teater, dan komedi.
"Kami mempertaruhkan segalanya dan akhirnya itu terbayar lunas. Anda sangat jarang melihat hal-hal seperti ini dalam sepakbola dan kali ini adalah giliran kami," tutur Enrique, yang akan meninggalkan Barca pada akhir musim ini.
"Sebuah pencapaian seperti ini menguntungkan semua orang dan saya gembira menikmati momen seperti ini. Kuncinya adalah efisiensi kami. Gol keenam dicetak berkat harapan suporter yang berada di sisi lain dunia," katanya.
Pernah Lakoni Comeback Serupa, Patriots Beri Selamat untuk Barca
New England - Klub American Football, New England Patriots, memberi selamat atas comeback gemilang Barcelona. Patriots pernah melakukan hal serupa Februari lalu.
Barca dalam posisi terjepit saat menjamu PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB. Mereka tertinggal 0-4 dari leg pertama dan belum pernah ada tim yang bisa lolos setelah kalah setelak itu.
Tapi apapun dalam sepakbola bisa terjadi dan Barca melakukan itu. Gol-gol Luis Suarez, bunuh diri Leyvin Kurzawa, Lionel Messi, Neymar (dua gol), dan Sergi Roberto membuat Barca menang 6-1 sekaligus lolos ke perempatfinal dengan agregat 6-5.
Comeback luar biasa itu mendapat acungan jempol dari banyak pelaku sepakbola. Tak cuma dari lapangan hijau, jauh di Amerika Serikat sana, klub New England Patriots pun memberi ucapan serupa kepada Barca.
"Welcome to the comeback club! Selama atas kemenangan luar biasa itu, @FCBarcelona," demikian ucapan Patriots di akun twitter-nya sambil mengunggah foto Tight End-nya Rob Gronkowski sedang berfoto bareng Messi serta Neymar yang memegang jersey Patriots.
Apa yang Barca lakukan tersebut juga pernah dilakukan oleh Patriots pada laga Super Bowl (layaknya final di kompetisi sepakbola) kontra Atlanta Falcons 5 Februari lalu.
Saat itu Patriots dalam kondisi tertinggal 9-28 memasuki kuarter keempat yang merupakan selisih terbesar dalam sebuah partai Super Bowl. Namun, Patriots membuat keajaiban dengan mencetak 19 poin di kuarter keempat untuk akhirnya menang 34-28 lewat babak overtime.
Comeback luar biasa yang dilakukan Patriots kala itu pun jadi pembicaraan hangat selama berpekan-pekan Februari lalu. Bagi Patriots itu adalah gelar Super Bowl kelimanya, selisih satu dari Pittsburgh Steelers dengan enam gelar sebagai pemegang gelar terbanyak.
"Kami harus percaya. (Tertinggal) 0-4 memang sulit, tapi ini adalah sepakbola. Kita pernah melihatnya di Super Bowl, apa yang mungkin di dalam olahraga. Hari ini gila. Ini adalah Barcelona, tim terbaik di dunia dan kami ingin meneruskan mimpi kami di Liga Champions," tutur gelandang Barca Ivan Rakitic.
Hanya Jualan Kaleng Tapi Bisa Menembus Pasar Internasional
Jual Kaleng Kerupuk Rp 2,5 Juta, Pria Ini Raup Omzet Rp 30 Juta/Bulan
Triyono-pelaku usaha asal Madiun - Kaleng kerupuk dipadu ukiran tembaga
Jakarta - Pameran Telkom Craft Indonesia di JCC Senayan yang dibuka hari ini menyuguhkan beragam produk menarik dari berbagai UMKM. Ratusan produk hasil karya asli dalam negeri disajikan mulai dari kain tradisional, makanan hingga beragam kerajinan tangan yang unik.
Salah satunya kerajinan perabot rumah tangga seperti gelas, tempat nasi, toples, ring serbet hingga kaleng kerupuk, yang dipadu dengan ukiran dari tembaga. Produk ini adalah hasil produksi Mandiri Art Shop, UMKM binaan PT Telkom Indonesia.
Adalah Triyono, pria asal Madiun yang mengandalkan kreativitasnya dalam mendesain berbagai produk rumah tangga dipadu dengan ukiran tembaga yang bertemakan budaya lokal seperti wayang dan batik.
Menurut Triyono, produk buatannya pernah dibeli Presiden Joko Widodo saat pameran International Handicraft Trade Fair di Jakarta tahun lalu.
"Yang dibeli Pak Jokowi waktu itu ada gelas, kaleng kerupuk sama ring serbet kalau enggak salah. Itu bonnya sampai Rp 14 juta. Itu bonnya masih saya simpan di rumah," katanya kepada detikFinance saat ditemui di lokasi pameran, JCC, Senayan.
Harga produk yang dijualnya beragam, mulai dari ring serbet seharga Rp 50 ribu per buahnya, hingga yang paling mahal kaleng kerupuk seharga Rp 2,5 juta. Keunikannya dalam merancang produk dengan karakter lokal dan tradisional membuat produknya layak dijual dengan harga tinggi.
Meski belum merambah pasar luar negeri, Triyono mengaku produknya menjadi incaran para ekspatriat di Indonesia
"Ekspatriat itu macam-macam. Ada dari Amerika, Kanada, Inggris, sama India sampai Jepang. Katanya sih mereka sangat suka dengan gelas dan nilai seni nya cukup tinggi," ujar Triyono.
Saat ini Triyono memasarkan produknya di salah satu toko di Jakarta, sedangkan produksinya sendiri ada di Madiun, Jawa Timur. Kini Triyono meraup omzet rata-rata Rp 20 juta - Rp 30 juta dalam sebulan.
Dia mengaku pernah meraup omzet hingga Rp 250 juta dalam sebulan, seusai Presiden Jokowi membeli produk miliknya saat mengikuti pameran Inacraft tahun lalu.
"Sebulan itu pernah sampai Rp 250 juta setelah dibeli sama Pak Jokowi kemarin. Itu langsung banyak yang pesan, ada dari toko, pameran, sama orderan. Tadi juga bu Rini (Menteri BUMN) juga beli ini. Tapi cuma satu, kaleng kerupuk yang harga Rp 1,2 juta," pungkasnya.
Triyono-pelaku usaha asal Madiun - Kaleng kerupuk dipadu ukiran tembaga
Jakarta - Pameran Telkom Craft Indonesia di JCC Senayan yang dibuka hari ini menyuguhkan beragam produk menarik dari berbagai UMKM. Ratusan produk hasil karya asli dalam negeri disajikan mulai dari kain tradisional, makanan hingga beragam kerajinan tangan yang unik.
Salah satunya kerajinan perabot rumah tangga seperti gelas, tempat nasi, toples, ring serbet hingga kaleng kerupuk, yang dipadu dengan ukiran dari tembaga. Produk ini adalah hasil produksi Mandiri Art Shop, UMKM binaan PT Telkom Indonesia.
Adalah Triyono, pria asal Madiun yang mengandalkan kreativitasnya dalam mendesain berbagai produk rumah tangga dipadu dengan ukiran tembaga yang bertemakan budaya lokal seperti wayang dan batik.
Menurut Triyono, produk buatannya pernah dibeli Presiden Joko Widodo saat pameran International Handicraft Trade Fair di Jakarta tahun lalu.
"Yang dibeli Pak Jokowi waktu itu ada gelas, kaleng kerupuk sama ring serbet kalau enggak salah. Itu bonnya sampai Rp 14 juta. Itu bonnya masih saya simpan di rumah," katanya kepada detikFinance saat ditemui di lokasi pameran, JCC, Senayan.
Harga produk yang dijualnya beragam, mulai dari ring serbet seharga Rp 50 ribu per buahnya, hingga yang paling mahal kaleng kerupuk seharga Rp 2,5 juta. Keunikannya dalam merancang produk dengan karakter lokal dan tradisional membuat produknya layak dijual dengan harga tinggi.
Meski belum merambah pasar luar negeri, Triyono mengaku produknya menjadi incaran para ekspatriat di Indonesia
"Ekspatriat itu macam-macam. Ada dari Amerika, Kanada, Inggris, sama India sampai Jepang. Katanya sih mereka sangat suka dengan gelas dan nilai seni nya cukup tinggi," ujar Triyono.
Saat ini Triyono memasarkan produknya di salah satu toko di Jakarta, sedangkan produksinya sendiri ada di Madiun, Jawa Timur. Kini Triyono meraup omzet rata-rata Rp 20 juta - Rp 30 juta dalam sebulan.
Dia mengaku pernah meraup omzet hingga Rp 250 juta dalam sebulan, seusai Presiden Jokowi membeli produk miliknya saat mengikuti pameran Inacraft tahun lalu.
"Sebulan itu pernah sampai Rp 250 juta setelah dibeli sama Pak Jokowi kemarin. Itu langsung banyak yang pesan, ada dari toko, pameran, sama orderan. Tadi juga bu Rini (Menteri BUMN) juga beli ini. Tapi cuma satu, kaleng kerupuk yang harga Rp 1,2 juta," pungkasnya.
Bapak Bapak Brewok Sang Pelopor
Ajax, Pahlawan Pelopor Sepakbola
Jakarta - Siapa yang tidak kenal ketika kita melihat sosok "bapak-bapak brewok" di logo sebuah kesebelasan asal Belanda? Kesebelasan tersebut adalah Ajax Amsterdam. Sosok yang ada di logo Ajax tersebut tidak lain adalah Ajax sendiri.
Jika kita melihat nama-nama kesebelasan asal Belanda, kita bisa menemukan banyak terminologi yang diambil dari nama-nama tempat, pahlawan, atau tokoh mitologi seperti Sparta (Rotterdam), Heracles (Almelo), Excelsior, Fortuna (Sittard), Xerxes, dan masih ada beberapa lagi, salah satunya adalah Ajax.
Tanggal 18 Maret 1900 merupakan tanggal di mana Floris Stempel, Carel Reseer, Han Dade, dan Johan Dade akhirnya benar-benar mendirikan kesebelasan Ajax di kota Amsterdam setelah upaya tersebut sempat tertunda sejak tahun 1894.
Mengenai penamaan kesebelasan sendiri, keempat pria tadi terinspirasi dari seorang pahlawan mitologi Yunani yang bernama Ajax (biasa dikenal sebagai Aias dalam Bahasa Indonesia). Sosok Ajax digambarkan sebagai sosok yang gagah dan tinggi. Ia merupakan raja di Salamis, yang juga bersepupu dengan Achilles. Ajax terkenal dengan kekuatan dan keberaniannya, terutama dalam pertempuran melawan Hector dalam Perang Troya.
Meskipun demikian, pada awal-awal kesebelasan didirikan, sosok Ajax belum terpampang di dalam logo kesebelasan tersebut. Dari periode 1900-1911 dan 1911-1928, Ajax masih menggunakan logo standar dengan gambar orang yang sedang menendang bola.
Di logo awal, orang tersebut terlihat masih mengenakan seragam dengan warna merah serta celana hitam. Pada awal mulanya, Ajax memang memilih untuk menggunakan warna tersebut. Barulah pada tahun 1911 mereka menggantinya menjadi warna putih kombinasi balok merah yang bertahan hingga sekarang ini.
Hal itu tidak terlepas dari promosinya Ajax ke Divisi Utama Liga Belanda pada tahun tersebut. Sementara di saat yang bersamaan, seragam dengan warna tadi telah digunakan oleh tim kuat di Belanda ketika itu, yakni Sparta Rotterdam, yang merupakan kesebelasan tertua di Belanda.
Sedangkan pada tahun 1928, sosok Ajax yang gagah berani itu akhirnya direpresentasikan ke dalam logo kesebelasan. Pada tahun 1990, logo sempat diubah menjadi sedikit lebih abstrak dari sebelumnya. Logo dengan potret Ajax yang bertahan hingga saat ini tersebut ditarik dengan hanya 11 baris, yang juga melambangkan 11 pemain dari tim sepakbola itu sendiri.
Sampai sekarang, kesebelasan yang bernama resmi AFC Ajax (Amsterdamsche Football Club Ajax) ini bisa dibilang merupakan kesebelasan tersukses yang terdapat di negara yang acap kali disebut dengan nama Holland itu.
Jika ditotal, saat ini Ajax telah memenangkan 71 gelar yang di antaranya termasuk dari 33 gelar Liga Belanda, 18 Piala KNVB, dan empat gelar Liga Champions UEFA.
Darah Yahudi di Tubuh Ajax Amsterdam
Bukanlah pemandangan yang aneh jika pertandingan Ajax yang dilangsungkan di Amsterdam Arena selalu dihiasi oleh bendera Israel dan bendera bintang daud milik para suporter garis keras. Bukan tanpa sebab juga jika Ajax dituduh sebagai kesebelasan Yahudi Belanda dan mendapatkan julukan de Joden (the Jews).
Sebagai kesebelasan yang berbasis di Amsterdam Timur, memang banyak orang Yahudi yang kerap kali terlihat dalam pertandingan-pertandingan Ajax. Amsterdam Timur sendiri merupakan tempat di mana banyak orang Yahudi bermukim di kota tersebut.
Sementara mengenai cap Yahudi yang ditujukan kepada Ajax, hal tersebut diprakarsai oleh para hooligan di sekitar tahun 80'an. Ketika itu mereka kerap meneriakan yel-yel lantang seperti "Joden, Joden" (Yahudi, Yahudi) di setiap Ajax berlaga. Hal itu pun tetap berlangsung hingga saat ini.
Meski demikian, mantan pemilik Ajax, Uri Coronel pernah membantah jika Ajax merupakan kesebelasan milik Yahudi. Coronel, yang juga seorang Yahudi, pernah berujar bahwa sebetulnya hanya ada sedikit sekali pemain dan para suporter yang memeluk agama Yahudi di dalam kekeluargaan Ajax.
"Ajax adalah klub dengan sedikit sekali pemain dan suporter pemeluk agama Yahudi. Tidak banyak umat Yahudi dalam Ajax. Memang Ajax mempunyai image Yahudi dan banyak sekali fans yang meneriakkan 'Yahudi, Yahudi', tapi bisa saja mereka sama sekali bukan orang Yahudi," cetus Coronel seperti yang dikutip RNW.
Apa yang diucapkan oleh Coronel pun lantas dibenarkan oleh Simon Kuper. Setelah melakukan riset, melalui bukunya yang berjudul Ajax, the Dutch, the War, jurnalis kenamaan itu menyebutkan bahwa Ajax memang tidak pernah menjadi kesebelasan Yahudi. Menurutnya, tim asal Amsterdam ini merupakan kesebelasan milik kelas menengah pada awal mulanya.
"Sepanjang sejarah, Ajax tidak pernah menjadi klub Yahudi. Sebelum Perang Dunia II, kesebelasan asal Amsterdam ini merupakan milik kelas menengah, miliknya para administrator dan orang-orang yang memiliki perusahaan sendiri. Kebanyakan orang Yahudi terlalu miskin untuk menjadi anggota Ajax."
Rinus Michels, Gloria Ajax, dan Johan Cruyff
Pada tahun 1965, Ajax mengalami nasib terburuknya di sepanjang sejarah tim itu berdiri. Ketika itu, kesebelasan yang dilatih oleh Vic Buckingham tersebut nyaris saja terdegradasi dari Divisi Utama Liga Belanda. Manajemen pun kemudian menunjuk mantan penyerang Ajax, Rinus Michels, sebagai arsitek baru mereka.
Oleh Michels, Ajax disulap menjadi tim yang sangat menakutkan. Bukan hanya di Belanda, namun juga di Eropa. Ketika itu ia memperkenalkan skema yang dikenal dengan nama totaalvoetball atau total football kepada dunia. Gaya bermain tersebut bukan hanya digunakan oleh Ajax, akan tetapi ditularkan juga kepada tim nasional Belanda yang berlaga di ajang Piala Dunia 1974.
Prestasi paling fenomenal yang pernah dicetak oleh Ajax adalah ketika mereka menjuarai Piala Champions (kini bernama Liga Champions) sebanyak tiga kali berturut-turut. Era ini disebut oleh mantan pelatih Ajax, Tomislav Ivic, dengan sebutan "Gloria Ajax".
"Gloria Ajax" milik Rinus Michels pun memperkenalkan pula apa yang disebut dengan Twelve Apostels, atau dua belas murid. Di antara kedua belas pemain (11 pemain inti dan satu cadangan) tersebut terdapat pula sosok fenomenal bernama Johan Cruyff.
Cruyff adalah sosok penyempurna gaya bermain total football yang diusung oleh Michels. Ia pun disebut-sebut sebagai pemain terhebat yang pernah dimiliki oleh Belanda. Dengan badan kurusnya, ia sangat lihai menggocek bola. Visi bermainnya pun sangat luar biasa. Saking istimewanya, nomor punggung 14 yang dikenakannya ketika masih aktif bermain, saat ini dipensiunkan oleh pihak Ajax.
Sempat berpetualang ke Barcelona, Cruyff akhirnya kembali ke Ajax pada tahun 1985. Akan tetapi, kedatangannya ketika itu bukanlah sebagai pemain, melainkan sebagai pelatih. Meski di awal kepelatihannya itu ia gagal membawa Ajax menjadi juara, namun berkat filosofi menyerangnya, Cruyff berhasil membuat sosok Marco van Basten menjadi penyerang yang menakutkan. Di tahun itu Basten mampu mengakhiri musim dengan menjadi top skor berkat raihan 37 golnya di sepanjang kompetisi.
Sulit Berprestasi di Eropa Setelah Era Van Gaal
Tahun 1991 Louis van Gaal resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Ajax Amsterdam. Ia dipromosikan dari asisten pelatih menjadi pelatih utama setelah Leo Beenhakker hijrah menuju Real Madrid. Di musim perdananya, Van Gaal langsung unjuk gigi. Tangan dinginnya berhasil mempersembahkan trofi UEFA Cup (kini bernama Liga Europa) setelah mengalahkan Torino di babak final.
Setelah itu, Ajax dibawanya terus berprestasi. Total, ia mampu mempersembahkan delapan trofi, yang tiga di antaranya merupakan hat-trick juara Liga Belanda dari tahun 1993-1995.
Sementara masa keemasannya terjadi di musim 1994/95. Selain tak terkalahkan di Liga, dengan keberanian mengandalkan para pemain mudanya, ia berhasil membawa Ajax merengkuh trofi Liga Champions setelah mengalahkan AC Milan di partai pamungkas.
Ketika itu skuat Ajax diisi oleh nama-nama yang siap melejit seperti Edwin van der Sar, Frank de Boer, Ronald de Boer, Michael Reiziger, Edgar Davids, Marc Overmars, Clarence Seedorf, Jari Litmanen, Finidi George, Nwanko Kanu, dan Patrick Kluivert, yang dibantu oleh pemain senior macam Frank Rijkaard dan Danny Blind.
Setelah para pemain tersebut pergi meninggalkan Ajax, kondisi kesebelasan langsung cenderung menurun. Prestasi terbaik mereka setelah menjadi juara di tahun 1995 hanyalah menjadi runner-up di tahun 1996, dan semifinalis di tahun 1997. Sementara setelah itu, Ajax lebih banyak berkutat di babak grup saja hingga sejauh sekarang ini.
De Toekomst sebagai Akademi Terbaik di Dunia
Sudah bukan rahasia umum lagi jika Ajax merupakan produsen dari pemain-pemain kelas dunia. Melalui akademinya yang bernama De Toekomst, atau 'masa depan', Ajax berhasil memperkenalkan pemain-pemain seperti Marco van Basten, Dennis Bergkamp, Edgar Davids, Frank dan Ronald de Boer, Edwin van der Sar; hingga era Wesley Sneijder, Rafael van der Vaart, Marteen Stekelenburg, John Heitinga, Nigel de Jong, Christian Eriksen, Thomas Vermaelen, Jan Vertonghen, dan masih banyak lagi, kepada dunia.
Adalah Rinus Michels yang menggagas terbentuknya akademi tersebut. Saat ini, De Toekoemnst menggunakan sistem pemantau pergerakan pemain setiap menit dan detik. Untuk memantau perkembangan pemain pun fasilitas kamp dilengkapi kamera beresolusi tinggi dengan sensor gerak. Sehingga kekurangan dan kelebihan pemain bisa diawasi dari waktu ke waktu.
Tempat ini juga memiliki sebuah riset olahraga nomor satu di dunia. Pemain dari segala kelompok usia bisa dilihat melalui komputer, seperti halnya labotarium luar angkasa milik NASA.
Akademi ini pun menjadi acuan bagi akademi-akademi kesebelasan di dunia. Tidak terkecuali dengan La Masia yang menjadi milik Barcelona. Khusus bagi La Masia, akademi tersebut memang didirikan tanpa andil yang kecil dari seorang Johan Cruyff. Pada tahun 1979, Cruyff mengusulkan Barcelona untuk membangun akademi yang mengacu kepada De Toekomst.
Dengan menerapkan kurikulum dan fasilitas yang hampir sama, La Masia pun kemudian menjelma menjadi salah satu akademi terkemuka di dunia. Banyak pemain-pemain hebat bermunculan dari sana, seperti Pep Guardiola, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Cesc Fabregas, Gerard Pique, juga Lionel Messi.
Selain itu, Ajax pun mengembangkan feeder club di beberapa negara dengan tujuan untuk menjaring pemain-pemain yang berbakat. Di Afrika Selatan, melalui Ajax Cape Town, kesebelasan yang juga memiliki julukan de Godenzoden ini pernah berhasil mendapatkan talenta berbakat seperti Steven Pienaar.
***
Melihat kesebelasan seperti Ajax saat ini, kita mungkin melihat mereka sebagai kesebelasan yang sarat dengan masa lalu. Memulai dari pemilihan sosok Ajax sebagai pahlawan pemberani, revolusi sepakbola melalui totaalvoetbal, sampai menginspirasi La Masia melalui akademi mereka, Ajax-lah sebenarnya yang menyebarkan benih-benih sepakbola yang kita kenal sekarang ini, mulai dari tiki-taka, gegenpressing, dan sebagainya.
Selamat ulang tahun yang ke-117, Ajax, "Pahlawan Pelopor Sepakbola".
Jakarta - Siapa yang tidak kenal ketika kita melihat sosok "bapak-bapak brewok" di logo sebuah kesebelasan asal Belanda? Kesebelasan tersebut adalah Ajax Amsterdam. Sosok yang ada di logo Ajax tersebut tidak lain adalah Ajax sendiri.
Jika kita melihat nama-nama kesebelasan asal Belanda, kita bisa menemukan banyak terminologi yang diambil dari nama-nama tempat, pahlawan, atau tokoh mitologi seperti Sparta (Rotterdam), Heracles (Almelo), Excelsior, Fortuna (Sittard), Xerxes, dan masih ada beberapa lagi, salah satunya adalah Ajax.
Tanggal 18 Maret 1900 merupakan tanggal di mana Floris Stempel, Carel Reseer, Han Dade, dan Johan Dade akhirnya benar-benar mendirikan kesebelasan Ajax di kota Amsterdam setelah upaya tersebut sempat tertunda sejak tahun 1894.
Mengenai penamaan kesebelasan sendiri, keempat pria tadi terinspirasi dari seorang pahlawan mitologi Yunani yang bernama Ajax (biasa dikenal sebagai Aias dalam Bahasa Indonesia). Sosok Ajax digambarkan sebagai sosok yang gagah dan tinggi. Ia merupakan raja di Salamis, yang juga bersepupu dengan Achilles. Ajax terkenal dengan kekuatan dan keberaniannya, terutama dalam pertempuran melawan Hector dalam Perang Troya.
Meskipun demikian, pada awal-awal kesebelasan didirikan, sosok Ajax belum terpampang di dalam logo kesebelasan tersebut. Dari periode 1900-1911 dan 1911-1928, Ajax masih menggunakan logo standar dengan gambar orang yang sedang menendang bola.
Di logo awal, orang tersebut terlihat masih mengenakan seragam dengan warna merah serta celana hitam. Pada awal mulanya, Ajax memang memilih untuk menggunakan warna tersebut. Barulah pada tahun 1911 mereka menggantinya menjadi warna putih kombinasi balok merah yang bertahan hingga sekarang ini.
Hal itu tidak terlepas dari promosinya Ajax ke Divisi Utama Liga Belanda pada tahun tersebut. Sementara di saat yang bersamaan, seragam dengan warna tadi telah digunakan oleh tim kuat di Belanda ketika itu, yakni Sparta Rotterdam, yang merupakan kesebelasan tertua di Belanda.
Sedangkan pada tahun 1928, sosok Ajax yang gagah berani itu akhirnya direpresentasikan ke dalam logo kesebelasan. Pada tahun 1990, logo sempat diubah menjadi sedikit lebih abstrak dari sebelumnya. Logo dengan potret Ajax yang bertahan hingga saat ini tersebut ditarik dengan hanya 11 baris, yang juga melambangkan 11 pemain dari tim sepakbola itu sendiri.
Sampai sekarang, kesebelasan yang bernama resmi AFC Ajax (Amsterdamsche Football Club Ajax) ini bisa dibilang merupakan kesebelasan tersukses yang terdapat di negara yang acap kali disebut dengan nama Holland itu.
Jika ditotal, saat ini Ajax telah memenangkan 71 gelar yang di antaranya termasuk dari 33 gelar Liga Belanda, 18 Piala KNVB, dan empat gelar Liga Champions UEFA.
Darah Yahudi di Tubuh Ajax Amsterdam
Bukanlah pemandangan yang aneh jika pertandingan Ajax yang dilangsungkan di Amsterdam Arena selalu dihiasi oleh bendera Israel dan bendera bintang daud milik para suporter garis keras. Bukan tanpa sebab juga jika Ajax dituduh sebagai kesebelasan Yahudi Belanda dan mendapatkan julukan de Joden (the Jews).
Sebagai kesebelasan yang berbasis di Amsterdam Timur, memang banyak orang Yahudi yang kerap kali terlihat dalam pertandingan-pertandingan Ajax. Amsterdam Timur sendiri merupakan tempat di mana banyak orang Yahudi bermukim di kota tersebut.
Sementara mengenai cap Yahudi yang ditujukan kepada Ajax, hal tersebut diprakarsai oleh para hooligan di sekitar tahun 80'an. Ketika itu mereka kerap meneriakan yel-yel lantang seperti "Joden, Joden" (Yahudi, Yahudi) di setiap Ajax berlaga. Hal itu pun tetap berlangsung hingga saat ini.
Meski demikian, mantan pemilik Ajax, Uri Coronel pernah membantah jika Ajax merupakan kesebelasan milik Yahudi. Coronel, yang juga seorang Yahudi, pernah berujar bahwa sebetulnya hanya ada sedikit sekali pemain dan para suporter yang memeluk agama Yahudi di dalam kekeluargaan Ajax.
"Ajax adalah klub dengan sedikit sekali pemain dan suporter pemeluk agama Yahudi. Tidak banyak umat Yahudi dalam Ajax. Memang Ajax mempunyai image Yahudi dan banyak sekali fans yang meneriakkan 'Yahudi, Yahudi', tapi bisa saja mereka sama sekali bukan orang Yahudi," cetus Coronel seperti yang dikutip RNW.
Apa yang diucapkan oleh Coronel pun lantas dibenarkan oleh Simon Kuper. Setelah melakukan riset, melalui bukunya yang berjudul Ajax, the Dutch, the War, jurnalis kenamaan itu menyebutkan bahwa Ajax memang tidak pernah menjadi kesebelasan Yahudi. Menurutnya, tim asal Amsterdam ini merupakan kesebelasan milik kelas menengah pada awal mulanya.
"Sepanjang sejarah, Ajax tidak pernah menjadi klub Yahudi. Sebelum Perang Dunia II, kesebelasan asal Amsterdam ini merupakan milik kelas menengah, miliknya para administrator dan orang-orang yang memiliki perusahaan sendiri. Kebanyakan orang Yahudi terlalu miskin untuk menjadi anggota Ajax."
Rinus Michels, Gloria Ajax, dan Johan Cruyff
Pada tahun 1965, Ajax mengalami nasib terburuknya di sepanjang sejarah tim itu berdiri. Ketika itu, kesebelasan yang dilatih oleh Vic Buckingham tersebut nyaris saja terdegradasi dari Divisi Utama Liga Belanda. Manajemen pun kemudian menunjuk mantan penyerang Ajax, Rinus Michels, sebagai arsitek baru mereka.
Oleh Michels, Ajax disulap menjadi tim yang sangat menakutkan. Bukan hanya di Belanda, namun juga di Eropa. Ketika itu ia memperkenalkan skema yang dikenal dengan nama totaalvoetball atau total football kepada dunia. Gaya bermain tersebut bukan hanya digunakan oleh Ajax, akan tetapi ditularkan juga kepada tim nasional Belanda yang berlaga di ajang Piala Dunia 1974.
Prestasi paling fenomenal yang pernah dicetak oleh Ajax adalah ketika mereka menjuarai Piala Champions (kini bernama Liga Champions) sebanyak tiga kali berturut-turut. Era ini disebut oleh mantan pelatih Ajax, Tomislav Ivic, dengan sebutan "Gloria Ajax".
"Gloria Ajax" milik Rinus Michels pun memperkenalkan pula apa yang disebut dengan Twelve Apostels, atau dua belas murid. Di antara kedua belas pemain (11 pemain inti dan satu cadangan) tersebut terdapat pula sosok fenomenal bernama Johan Cruyff.
Cruyff adalah sosok penyempurna gaya bermain total football yang diusung oleh Michels. Ia pun disebut-sebut sebagai pemain terhebat yang pernah dimiliki oleh Belanda. Dengan badan kurusnya, ia sangat lihai menggocek bola. Visi bermainnya pun sangat luar biasa. Saking istimewanya, nomor punggung 14 yang dikenakannya ketika masih aktif bermain, saat ini dipensiunkan oleh pihak Ajax.
Sempat berpetualang ke Barcelona, Cruyff akhirnya kembali ke Ajax pada tahun 1985. Akan tetapi, kedatangannya ketika itu bukanlah sebagai pemain, melainkan sebagai pelatih. Meski di awal kepelatihannya itu ia gagal membawa Ajax menjadi juara, namun berkat filosofi menyerangnya, Cruyff berhasil membuat sosok Marco van Basten menjadi penyerang yang menakutkan. Di tahun itu Basten mampu mengakhiri musim dengan menjadi top skor berkat raihan 37 golnya di sepanjang kompetisi.
Sulit Berprestasi di Eropa Setelah Era Van Gaal
Tahun 1991 Louis van Gaal resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru Ajax Amsterdam. Ia dipromosikan dari asisten pelatih menjadi pelatih utama setelah Leo Beenhakker hijrah menuju Real Madrid. Di musim perdananya, Van Gaal langsung unjuk gigi. Tangan dinginnya berhasil mempersembahkan trofi UEFA Cup (kini bernama Liga Europa) setelah mengalahkan Torino di babak final.
Setelah itu, Ajax dibawanya terus berprestasi. Total, ia mampu mempersembahkan delapan trofi, yang tiga di antaranya merupakan hat-trick juara Liga Belanda dari tahun 1993-1995.
Sementara masa keemasannya terjadi di musim 1994/95. Selain tak terkalahkan di Liga, dengan keberanian mengandalkan para pemain mudanya, ia berhasil membawa Ajax merengkuh trofi Liga Champions setelah mengalahkan AC Milan di partai pamungkas.
Ketika itu skuat Ajax diisi oleh nama-nama yang siap melejit seperti Edwin van der Sar, Frank de Boer, Ronald de Boer, Michael Reiziger, Edgar Davids, Marc Overmars, Clarence Seedorf, Jari Litmanen, Finidi George, Nwanko Kanu, dan Patrick Kluivert, yang dibantu oleh pemain senior macam Frank Rijkaard dan Danny Blind.
Setelah para pemain tersebut pergi meninggalkan Ajax, kondisi kesebelasan langsung cenderung menurun. Prestasi terbaik mereka setelah menjadi juara di tahun 1995 hanyalah menjadi runner-up di tahun 1996, dan semifinalis di tahun 1997. Sementara setelah itu, Ajax lebih banyak berkutat di babak grup saja hingga sejauh sekarang ini.
De Toekomst sebagai Akademi Terbaik di Dunia
Sudah bukan rahasia umum lagi jika Ajax merupakan produsen dari pemain-pemain kelas dunia. Melalui akademinya yang bernama De Toekomst, atau 'masa depan', Ajax berhasil memperkenalkan pemain-pemain seperti Marco van Basten, Dennis Bergkamp, Edgar Davids, Frank dan Ronald de Boer, Edwin van der Sar; hingga era Wesley Sneijder, Rafael van der Vaart, Marteen Stekelenburg, John Heitinga, Nigel de Jong, Christian Eriksen, Thomas Vermaelen, Jan Vertonghen, dan masih banyak lagi, kepada dunia.
Adalah Rinus Michels yang menggagas terbentuknya akademi tersebut. Saat ini, De Toekoemnst menggunakan sistem pemantau pergerakan pemain setiap menit dan detik. Untuk memantau perkembangan pemain pun fasilitas kamp dilengkapi kamera beresolusi tinggi dengan sensor gerak. Sehingga kekurangan dan kelebihan pemain bisa diawasi dari waktu ke waktu.
Tempat ini juga memiliki sebuah riset olahraga nomor satu di dunia. Pemain dari segala kelompok usia bisa dilihat melalui komputer, seperti halnya labotarium luar angkasa milik NASA.
Akademi ini pun menjadi acuan bagi akademi-akademi kesebelasan di dunia. Tidak terkecuali dengan La Masia yang menjadi milik Barcelona. Khusus bagi La Masia, akademi tersebut memang didirikan tanpa andil yang kecil dari seorang Johan Cruyff. Pada tahun 1979, Cruyff mengusulkan Barcelona untuk membangun akademi yang mengacu kepada De Toekomst.
Dengan menerapkan kurikulum dan fasilitas yang hampir sama, La Masia pun kemudian menjelma menjadi salah satu akademi terkemuka di dunia. Banyak pemain-pemain hebat bermunculan dari sana, seperti Pep Guardiola, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Cesc Fabregas, Gerard Pique, juga Lionel Messi.
Selain itu, Ajax pun mengembangkan feeder club di beberapa negara dengan tujuan untuk menjaring pemain-pemain yang berbakat. Di Afrika Selatan, melalui Ajax Cape Town, kesebelasan yang juga memiliki julukan de Godenzoden ini pernah berhasil mendapatkan talenta berbakat seperti Steven Pienaar.
***
Melihat kesebelasan seperti Ajax saat ini, kita mungkin melihat mereka sebagai kesebelasan yang sarat dengan masa lalu. Memulai dari pemilihan sosok Ajax sebagai pahlawan pemberani, revolusi sepakbola melalui totaalvoetbal, sampai menginspirasi La Masia melalui akademi mereka, Ajax-lah sebenarnya yang menyebarkan benih-benih sepakbola yang kita kenal sekarang ini, mulai dari tiki-taka, gegenpressing, dan sebagainya.
Selamat ulang tahun yang ke-117, Ajax, "Pahlawan Pelopor Sepakbola".
Merintis Bisnis Tanpa Modal Uang
Merintis Bisnis dari Nol? Modal Utamanya Bukan Uang
Bogor - Banyak persepsi bahwa membangun bisnis harus dengan modal uang. Anggapan tersebut tak sepenuhnya salah. Namun bagi pendiri bubu.com, Shinta Dhanuwardoyo, dalam merintis bisnis yang paling dibutuhkan adalah jaringan, bukan uang.
Menurutnya, dengan jaringan yang luas adalah modal paling utama dalam menapaki bisnis, bahkan dengan tanpa modal uang sepeser pun.
"Kalau memulai bisnis dari nol, paling penting itu networking yang luas. Tidak semua urusan bisnis itu uang, tetapi mengembangkan jaringan dalam bisnis untuk tumbuh lebih cepat, itu networking yang kita sudah kita buat," terang Shinta di depan ribuan mahasiwa yang memenuhi Auditorium IPB dalam acara #WMMExpo2017, Dramaga, Bogor.
Selain anggapan uang adalah modal utama dalam merintis bisnis, lanjut dia, persepsi lainnya yang membuat orang enggan segera memulai bisnis yakni ide yang tak kunjung diwujudkan.
"Teman-teman saya kalau datang ke saya, punya ide tak mau di-share, katanya takut nanti saya copy paste. Ide itu nothing, without take action. Kalau itu seperti itu, itu cuma jadi hobi dan mimpi saja," ungkap Shinta.
Menurut dia, bisnis pun bisa dilakukan siapa pun. Baginya, tak ada istilah bahwa sukses berbisnis itu bakat, namun lebih bagaimana orang berani memulai dan belajar dari setiap kegagalannya.
"Entepreneur itu kan seperti panggilan hati. Dari kemauan sendiri, bukan dibilang berbakat, tapi seperti bangun dari diri sendiri," ujar Shinta yang sudah mendirikan situs bubu.com yang melayani jasa pembuatan website sejak tahun 1996 ini.
Bogor - Banyak persepsi bahwa membangun bisnis harus dengan modal uang. Anggapan tersebut tak sepenuhnya salah. Namun bagi pendiri bubu.com, Shinta Dhanuwardoyo, dalam merintis bisnis yang paling dibutuhkan adalah jaringan, bukan uang.
Menurutnya, dengan jaringan yang luas adalah modal paling utama dalam menapaki bisnis, bahkan dengan tanpa modal uang sepeser pun.
"Kalau memulai bisnis dari nol, paling penting itu networking yang luas. Tidak semua urusan bisnis itu uang, tetapi mengembangkan jaringan dalam bisnis untuk tumbuh lebih cepat, itu networking yang kita sudah kita buat," terang Shinta di depan ribuan mahasiwa yang memenuhi Auditorium IPB dalam acara #WMMExpo2017, Dramaga, Bogor.
Selain anggapan uang adalah modal utama dalam merintis bisnis, lanjut dia, persepsi lainnya yang membuat orang enggan segera memulai bisnis yakni ide yang tak kunjung diwujudkan.
"Teman-teman saya kalau datang ke saya, punya ide tak mau di-share, katanya takut nanti saya copy paste. Ide itu nothing, without take action. Kalau itu seperti itu, itu cuma jadi hobi dan mimpi saja," ungkap Shinta.
Menurut dia, bisnis pun bisa dilakukan siapa pun. Baginya, tak ada istilah bahwa sukses berbisnis itu bakat, namun lebih bagaimana orang berani memulai dan belajar dari setiap kegagalannya.
"Entepreneur itu kan seperti panggilan hati. Dari kemauan sendiri, bukan dibilang berbakat, tapi seperti bangun dari diri sendiri," ujar Shinta yang sudah mendirikan situs bubu.com yang melayani jasa pembuatan website sejak tahun 1996 ini.
Pinter Berbisnis Printer
Perusahaan Ogah Beli Printer, Kenapa?
Jakarta - Perangkat printer kini dibuat semakin canggih. Namun demikian, hal tersebut tidak membuat perusahaan tertarik membeli. Kenapa?
Marketing Communications Sales & Marketing Brother Rae Maya mengatakan, saat ini perusahaan gencar melakukan berbagai macam efisiensi. Selain itu, mereka ingin segala sesuatunya lebih simpel.
"Saya setiap presentasi ke perusahaan, mereka langsung bilang kami tidak mau beli printer. Mereka meminta untuk dibuatkan sistem sewa saja," kata wanita yang kerap disapa Maya ini saat ditemui di Media Bootcamp Brother di Yogyakarta.
Menurut Maya hal itu cukup wajar mengingat ketika membeli printer, perusahaan harus mengeluarkan dana sejak awal. Belum lagi mereka harus membeli tinta dan mengeluarkan anggaran perawatan.
Menyadari kebutuhan perusahaan yang lebih ingin menyewa printer ketimbang membeli, pihak Brother membuat Toner Management Program. Perusahaan yang mengikuti program ini tidak perlu membeli atau pun sewa, mereka akan dipinjamkan printer secara gratis.
"Perusahaan tidak perlu membeli printer, akan kami pinjamkan secara gratis. Mereka cukup membayar penggunaan toner saja selama 14 bulan," ungkap Maya.
Perusahaan nantinya hanya dikenakan tarif Rp 290 ribu per toner. Satu toner dapat mencetak sampai 2.500 halaman atau sekitar 5 rim.
"Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan. Kalo rusak akan kami langsung ganti. Mereka pun bisa menukar dengan seri baru," pungkas Maya.
Jakarta - Perangkat printer kini dibuat semakin canggih. Namun demikian, hal tersebut tidak membuat perusahaan tertarik membeli. Kenapa?
Marketing Communications Sales & Marketing Brother Rae Maya mengatakan, saat ini perusahaan gencar melakukan berbagai macam efisiensi. Selain itu, mereka ingin segala sesuatunya lebih simpel.
"Saya setiap presentasi ke perusahaan, mereka langsung bilang kami tidak mau beli printer. Mereka meminta untuk dibuatkan sistem sewa saja," kata wanita yang kerap disapa Maya ini saat ditemui di Media Bootcamp Brother di Yogyakarta.
Menurut Maya hal itu cukup wajar mengingat ketika membeli printer, perusahaan harus mengeluarkan dana sejak awal. Belum lagi mereka harus membeli tinta dan mengeluarkan anggaran perawatan.
Menyadari kebutuhan perusahaan yang lebih ingin menyewa printer ketimbang membeli, pihak Brother membuat Toner Management Program. Perusahaan yang mengikuti program ini tidak perlu membeli atau pun sewa, mereka akan dipinjamkan printer secara gratis.
"Perusahaan tidak perlu membeli printer, akan kami pinjamkan secara gratis. Mereka cukup membayar penggunaan toner saja selama 14 bulan," ungkap Maya.
Perusahaan nantinya hanya dikenakan tarif Rp 290 ribu per toner. Satu toner dapat mencetak sampai 2.500 halaman atau sekitar 5 rim.
"Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan. Kalo rusak akan kami langsung ganti. Mereka pun bisa menukar dengan seri baru," pungkas Maya.
Mall Pertama di Jalur Gaza
Melongok Suasana Pusat Perbelanjaan Pertama di Jalur Gaza
Beginilah suasana di salah satu sudut Capital Mall, pusat perbelanjaan pertama di Jalur Gaza.
GAZA CITY - Sebuah tanda kehidupan normal muncul di Jalur Gaza ketika sebuah pusat perbelanjaan dibuka di wilayah Palestina ini.
Pusat perbelanjaan ini dilengkapi dengan berbagai toko bermerek internasional, toko buku, dan pusat jajan yang ramai.
Para pemilik pusat perbelanjaan ini sukses mengatasi konflik serta blokade Israel-Mesir untuk membangun Capital Mall seluas 1.800 meter persegi.
Meski terlihat normal, suasana di dalam mal ini menunjukkan betapa rapuhnya perekonomian Jalur Gaza.
Tempat itu dipenuhi barang-barang kebutuhan sehari-hari yang sebagian besar adalah produksi Israel yang hanya bisa dibeli sedikit orang.
Akibat diblokade, Gaza hanya bisa memproduksi sangat sedikit komoditas. Selain itu kemiskinan dan tingkat pengangguran terus meningkat.
Pusat perbelanjaan itu, seperti banyak tempat lain di Gaza yang kekurangan energi listrik, mengandalkan generator untuk tetap mendapatkan listrik.
Dalam waktu singkat, kehadiran pusat perbelanjaan itu sangat menggoda. Ribuan warga Gaza datang berkunjung membeli sepatu dari toko ritel Turki "De Facto".
Mereka juga mencari hadiah dan kebutuhan sekolah di toko buku lalu menuju ke lantai empat untuk menyantap burger, pizza, dan es krim.
Di sisi lain, sering terdengar suara cekikikian orang-orang yang baru pertama kali mencoba eskalator alias tangga berjalan.
"Mal ini menambah keindahan di Jalur Gaza. Daripada datang ke banyak tempat kini kami datang ke satu lokasi dan bisa memilih kebutuhan kami,"kata Hedaya Iqtifan, seorang warga yang sudah tiga kali datang ke mal itu.
Di dalam mal itu terdapat toko yang menjual minyak wangi, riasan wajah, dekorasi rumah, hingga telepon genggam.
Terdapat juga klinik dan ruang kantor, dua lapangan parkir serta fasilitas lainnya. Lokasi paling ramai adalah pusat jajan yang semua makanan dan minuman dihargai 5 dolar AS atau sekitar Rp 65.000.
"Kami membangun tempat ini sesuai dengan standar internasionaluntuk menunjukkan bahwa Gaza juga memiliki mal seperti di tempat lain," ujar Mahmoud Haniya, direktur eksekutif Capital Mall.
Haniya mencatat bahwa sejumlah merek internasional tak mau membuka waralabanya karena Gaza dinggap negeri miskin tanpa perekonoian.
Haniya menolak menyebut merek-merek ternama itu tetapi beberapa merek internasional seperti KFC dan Domino's Pizza beroperasi di Tepi Barat.
Perekonomian Gaza ambruk ketika kelompok Hamas menguasai wilayah itu pada 2007 dari Otorita Palestina yang didukung dunia internasional.
Tak butuh waktu lama, Mesir dan Israel memberlakukan blokade yang diklaim untuk mencegah Hamas mengimpor senjata.
Blokade ekonomi ini ditambah tiga kali perang melawan Israel mengakibatkan perekonomian Gaza nyaris tak berputar.
Kini, hampir 80 persen dari sekitar 2 juta penduduk Gaza hidup di bawah garis kemiskinan. Angka pengangguran di atas 40 persen serta listrik dibatasi hanya delapan jam sehari.
Israel dan Mesir yang menjadi musuh Hamas bahkan melarang siapapun keluar atau masuk ke Jalur Gaza.
Capital Mall menghabiskan 500 dolar atau hampir Rp 7 juta untuk membeli solar tiap 10 jam agar generator tetap beroperasi dan listrik terus menyala.
Pemilik pusat perbelanjaan ini dikenal sebagai pengelola jaringan toko kopi, makanan ringan, dan rempah-rempah "Mazaj" di Jalur Gaza.
Pemilik mal ini tak memiliki kaitan dengan Hamas, meski kelompok itu mendapat keuntungan dari pajak yang dibayarkan pusat perbelanjaan itu.
Kehadiran mal ini sangat membahagiakan rakyat Gaza, seakan menjadi pengalih dari kerasnya kehidupan di wilayah itu.
"Kami harap di masa depan ada mal yang lebih besar seperti yang kami lihat di negara lain," kata Ibtessam Awaja, perempuan berusia 50 tahun yang pernah pergi ke Arab Saudi, Mesir, dan Jordania.
Haniya mengatakan, sejak dibuka mal ini selalu beroperasi penuh. Namun, dia khawatir sebagian besar orang datang hanya untuk melihat-lihat dan jumlah pengunjung juga terus menurun.
"Saat kami memulai operasional mal ini empat tahun lalu, kami berharap situasi akan berubah lebih baik, tetapi nyatanya tak ada perubahan," kata Haniya.
"Namun, kami berharap dalam beberapa hari kondisi akan menjadi lebih baik," tambah Haniya berusaha untuk terus optimistis.
Beginilah suasana di salah satu sudut Capital Mall, pusat perbelanjaan pertama di Jalur Gaza.
GAZA CITY - Sebuah tanda kehidupan normal muncul di Jalur Gaza ketika sebuah pusat perbelanjaan dibuka di wilayah Palestina ini.
Pusat perbelanjaan ini dilengkapi dengan berbagai toko bermerek internasional, toko buku, dan pusat jajan yang ramai.
Para pemilik pusat perbelanjaan ini sukses mengatasi konflik serta blokade Israel-Mesir untuk membangun Capital Mall seluas 1.800 meter persegi.
Meski terlihat normal, suasana di dalam mal ini menunjukkan betapa rapuhnya perekonomian Jalur Gaza.
Tempat itu dipenuhi barang-barang kebutuhan sehari-hari yang sebagian besar adalah produksi Israel yang hanya bisa dibeli sedikit orang.
Akibat diblokade, Gaza hanya bisa memproduksi sangat sedikit komoditas. Selain itu kemiskinan dan tingkat pengangguran terus meningkat.
Pusat perbelanjaan itu, seperti banyak tempat lain di Gaza yang kekurangan energi listrik, mengandalkan generator untuk tetap mendapatkan listrik.
Dalam waktu singkat, kehadiran pusat perbelanjaan itu sangat menggoda. Ribuan warga Gaza datang berkunjung membeli sepatu dari toko ritel Turki "De Facto".
Mereka juga mencari hadiah dan kebutuhan sekolah di toko buku lalu menuju ke lantai empat untuk menyantap burger, pizza, dan es krim.
Di sisi lain, sering terdengar suara cekikikian orang-orang yang baru pertama kali mencoba eskalator alias tangga berjalan.
"Mal ini menambah keindahan di Jalur Gaza. Daripada datang ke banyak tempat kini kami datang ke satu lokasi dan bisa memilih kebutuhan kami,"kata Hedaya Iqtifan, seorang warga yang sudah tiga kali datang ke mal itu.
Di dalam mal itu terdapat toko yang menjual minyak wangi, riasan wajah, dekorasi rumah, hingga telepon genggam.
Terdapat juga klinik dan ruang kantor, dua lapangan parkir serta fasilitas lainnya. Lokasi paling ramai adalah pusat jajan yang semua makanan dan minuman dihargai 5 dolar AS atau sekitar Rp 65.000.
"Kami membangun tempat ini sesuai dengan standar internasionaluntuk menunjukkan bahwa Gaza juga memiliki mal seperti di tempat lain," ujar Mahmoud Haniya, direktur eksekutif Capital Mall.
Haniya mencatat bahwa sejumlah merek internasional tak mau membuka waralabanya karena Gaza dinggap negeri miskin tanpa perekonoian.
Haniya menolak menyebut merek-merek ternama itu tetapi beberapa merek internasional seperti KFC dan Domino's Pizza beroperasi di Tepi Barat.
Perekonomian Gaza ambruk ketika kelompok Hamas menguasai wilayah itu pada 2007 dari Otorita Palestina yang didukung dunia internasional.
Tak butuh waktu lama, Mesir dan Israel memberlakukan blokade yang diklaim untuk mencegah Hamas mengimpor senjata.
Blokade ekonomi ini ditambah tiga kali perang melawan Israel mengakibatkan perekonomian Gaza nyaris tak berputar.
Kini, hampir 80 persen dari sekitar 2 juta penduduk Gaza hidup di bawah garis kemiskinan. Angka pengangguran di atas 40 persen serta listrik dibatasi hanya delapan jam sehari.
Israel dan Mesir yang menjadi musuh Hamas bahkan melarang siapapun keluar atau masuk ke Jalur Gaza.
Capital Mall menghabiskan 500 dolar atau hampir Rp 7 juta untuk membeli solar tiap 10 jam agar generator tetap beroperasi dan listrik terus menyala.
Pemilik pusat perbelanjaan ini dikenal sebagai pengelola jaringan toko kopi, makanan ringan, dan rempah-rempah "Mazaj" di Jalur Gaza.
Pemilik mal ini tak memiliki kaitan dengan Hamas, meski kelompok itu mendapat keuntungan dari pajak yang dibayarkan pusat perbelanjaan itu.
Kehadiran mal ini sangat membahagiakan rakyat Gaza, seakan menjadi pengalih dari kerasnya kehidupan di wilayah itu.
"Kami harap di masa depan ada mal yang lebih besar seperti yang kami lihat di negara lain," kata Ibtessam Awaja, perempuan berusia 50 tahun yang pernah pergi ke Arab Saudi, Mesir, dan Jordania.
Haniya mengatakan, sejak dibuka mal ini selalu beroperasi penuh. Namun, dia khawatir sebagian besar orang datang hanya untuk melihat-lihat dan jumlah pengunjung juga terus menurun.
"Saat kami memulai operasional mal ini empat tahun lalu, kami berharap situasi akan berubah lebih baik, tetapi nyatanya tak ada perubahan," kata Haniya.
"Namun, kami berharap dalam beberapa hari kondisi akan menjadi lebih baik," tambah Haniya berusaha untuk terus optimistis.
Kota Dengan Kualitas Hidup Terbaik Sedunia
Vienna Kota dengan Kualitas Hidup Terbaik di Dunia, Baghdad Terburuk
Sebuah kereta kuda mengangkut turis melintas di depan Istana Schoenberg, Vienna, Austria.
Vienna, ibu kota Austria yang terletak di tepian Sungai Danube, didaulat menjadi kota dengan kualitas hidup terbaik selama delapan tahun berturut-turut.
Daftar kota dengan kualitas terbaik ini disusun firma konsultasi sumber daya manusia Mercer yang berbasis di New York. Firma ini meneliti 221 kota di seluruh dunia.
Di peringkat 10 besar kota-kota dengan kualitas hidup terbaik di dunia masih didominasi kota-kota di Eropa.
Di peringkat kedua ditempati Zurich, Swiss yang disusul Munich (4), Dusseldorf (6), Frankfurt (7), Geneva (8), Kopenhagen (9), dan Basel (10).
Kota-kota non-Eropa yang masuk peringkat 10 besar terbaik adalah Auckland, Selandia Baru di peringkat 3 dan Vancouver, Kanada di posisi kelima.
Sedangkan Singapura menduduki peringkat 25 sekaligus menjadi kota di Asia dengan peringkat tertinggi. Sementara Montevideo (Uruguay) duduk di peringkat 79 dan menjadi yang terbaik di Amerika Selatan.
Di Asia, lima kota Jepang yaitu Tokyo (43), Kobe (50), Yokohama (51), Osaka (60), dan Nagoya (63) menduduki peringkat atas di Asia.
Sementara Jakarta berada di peringkat ke-143, kalah dari Bangkok (131) dan Manila (135). Sedangkan kota Asia dengan kualitas hidup terburuk adalah Dhaka, Banglades yang menduduki peringkat 214 alias hampir di dasar klasemen.
Jika ada kota terbaik maka dipastikan di sisi lain terdapat kota dengan kualitas hidup terburuk. Sekali lagi Baghdad, Irak menjadi yang terburuk sejak kekerasan sektarian melanda negeri itu pada 2003.
Sedangkan Damaskus, Suriah menduduki peringkat ketujuh terbawah bersama Bangui (Republik Afrika Tengah), Sana'a (Yaman), Port-au-Prince (Haiti), dan N'Djamena (Chad).
Sebuah kereta kuda mengangkut turis melintas di depan Istana Schoenberg, Vienna, Austria.
Vienna, ibu kota Austria yang terletak di tepian Sungai Danube, didaulat menjadi kota dengan kualitas hidup terbaik selama delapan tahun berturut-turut.
Daftar kota dengan kualitas terbaik ini disusun firma konsultasi sumber daya manusia Mercer yang berbasis di New York. Firma ini meneliti 221 kota di seluruh dunia.
Di peringkat 10 besar kota-kota dengan kualitas hidup terbaik di dunia masih didominasi kota-kota di Eropa.
Di peringkat kedua ditempati Zurich, Swiss yang disusul Munich (4), Dusseldorf (6), Frankfurt (7), Geneva (8), Kopenhagen (9), dan Basel (10).
Kota-kota non-Eropa yang masuk peringkat 10 besar terbaik adalah Auckland, Selandia Baru di peringkat 3 dan Vancouver, Kanada di posisi kelima.
Sedangkan Singapura menduduki peringkat 25 sekaligus menjadi kota di Asia dengan peringkat tertinggi. Sementara Montevideo (Uruguay) duduk di peringkat 79 dan menjadi yang terbaik di Amerika Selatan.
Di Asia, lima kota Jepang yaitu Tokyo (43), Kobe (50), Yokohama (51), Osaka (60), dan Nagoya (63) menduduki peringkat atas di Asia.
Sementara Jakarta berada di peringkat ke-143, kalah dari Bangkok (131) dan Manila (135). Sedangkan kota Asia dengan kualitas hidup terburuk adalah Dhaka, Banglades yang menduduki peringkat 214 alias hampir di dasar klasemen.
Jika ada kota terbaik maka dipastikan di sisi lain terdapat kota dengan kualitas hidup terburuk. Sekali lagi Baghdad, Irak menjadi yang terburuk sejak kekerasan sektarian melanda negeri itu pada 2003.
Sedangkan Damaskus, Suriah menduduki peringkat ketujuh terbawah bersama Bangui (Republik Afrika Tengah), Sana'a (Yaman), Port-au-Prince (Haiti), dan N'Djamena (Chad).
Bisnis Food Truck yang Menggiurkan
Sate dan Rendang "Java Cove" Sukses "Menggoyang Lidah" di Washington
Dewi dan Andre Masfar, pemilik
WASHINGTON, DC - Aroma sate khas Indonesia yang menggoda selera tercium di kawasan pusat kota Washington, D.C mendekati jam makan siang.
Harumnya aroma rempah nusantara ini datang dari “Java Cove Indonesian Kitchen” food truck, milik pasangan asal Indonesia, Andre dan Dewi Masfar.
Kios truk itu beroperasi di wilayah Washington, D.C sejak November 2015 lalu.
“Kalau kita bakar, berarti kita repot. Orang pasti datang. Kadang-kadang kalau ada satu pesan sate, ini bahaya. Kita bisa di-attack.” kata Andre Masfar sambil bercanda saat ditemui oleh VOA belum lama ini.
Semua ini berawal dari keinginan Andre dan Dewi untuk memperkenalkan kuliner Indonesia kepada warga lokal AS.
Mereka kemudian memutuskan untuk terjun ke bisnis food truck yang terus marak di Washington, D.C.
Ia lantas pergi ke pelelangan untuk membeli truk bekas dan mengurus perijinannya yang mencakup daerah Maryland dan Washington, D.C.
Setelah memperoleh izin, Andre harus memenuhi berbagai persyaratan lainnya, termasuk sertifikat untuk memasak, menyerahkan desain truk yang akan digunakan, dan juga harus lulus inspeksi dari Dinas Kesehatan AS.
“Proses perizinannya sebenarnya susah-susah gampang. Kita mesti sabar saja,” jelas pria asal Bukit Tinggi, Padang ini.
Secara keseluruhan pengurusan perizinan oleh Andre telah memakan waktu sekitar enam bulan.
Modal yang diperlukan untuk merintis usaha food truck-nya ini kurang lebih Rp 500 juta.
Dengan banyaknya food truck yang beroperasi di wilayah Washington, D.C, pemilihan lokasi dan tempat parkir juga harus mengikuti aturan yang ada.
Semua dilakukan melalui undian, sehingga tiap food truck bisa mendapatkan tempat yang berbeda di setiap bulannya.
Jika tidak mengikuti undian, para pemilik food truck juga bisa parkir dan berjualan di beberapa lokasi tertentu.
Para pelanggan kemudian bisa mengikuti pergerakan food truck favorit mereka melalui media sosial seperti Twitter dan Facebook.
Elemen Indonesia dalam desain truk "Java Cove Indonesian Kitchen" ini juga sangat kuat.
Truk berwarna coklat ini bergambarkan wayang dan peta Indonesia, serta dihiasi gambar batik di bagian bawahnya.
Menu makanan yang tersedia juga sangat beragam dan kaya akan rempah-rempah tradisional Indonesia. Mulai dari rendang khas padang, sate ayam, sate kambing, kalio ayam, dan menu tempe serta sayuran.
Andre menjelaskan makanan yang dijual tidak boleh sembarangan dan harus didaftarkan juga.
“Sebenarnya banyak, ada mie goreng, kita sudah bikin lis ada empanada, kita bilang-nya pastel. Terakhir ini ada ide, ada teman mau jual siomay," kata dia.
"Kita enggak bisa jual siomay lantas kita masukin izinnya, itu lama, seminggu buat mendapatkannya (agar) kita bisa diizinkan jual siomay, akhirnya udahlah forget it," sambung dia.
"Tapi sekarang akhirnya dapat juga, gado-gado kita masukin, pokoknya semua makanan, itu musti register dulu, enggak bisa sembarangan kita bikin gado-gado, apalagi di lis-nya enggak ada,” papar pria ini.
“Java Cove Indonesian Kitchen” food truck ini beroperasi setiap hari Senin hingga Jum’at.
Setiap harinya pria yang berdomisili di AS sejak tahun 1989 ini menyiapkan sekitar 100 tusuk sate dan masing-masing 20 porsi untuk setiap menunya.
Menu itu dipadukan dengan nasi putih atau nasi goreng, bakwan, lumpia, dan sayuran.
Tidak hanya sate yang selalu menggoyang lidah warga AS, namun rendang daging Indonesia yang sudah banyak dikenal oleh warga internasional juga menjadi salah satu menu favorit.
“(Pelanggan) pernah makan ini di Indonesia. Beef rendang di Indonesia juga rupanya dicari. Sampai (AS) juga (dia) enggak tanya-tanya lagi. Langsung dia pesan saja beef rendang,” kata Andre.
Siapa yang menyangka ternyata warga AS juga menggemari makanan pedas. Tidak jarang mereka meminta ekstra sambal kepada Andre.
“Kadang-kadang itu yang lucu tuh. (Pelanggan) pikir sambalnya kita kurang pedas. Kadang-kadang dia minta tambah. Kadang-kadang kita tambahkan, lantas spring roll-nya dia makan di depan kita," ungkap Andre.
"Ternyata pedasnya minta ampun. Kita punya rawit kan itu yang paling pedas. Akhirnya (pelanggan) bilang, ‘Waduh ini benar-benar, kamu mesti bilangin saya’," kata dia.
"Saya udah bilang saya bilang, tapi kalau situ tetap makan ya, what can I do?” jawab Andre sambil tertawa.
Makanan yang dijual oleh “Java Cove” juga harus dimasak langsung di truk atau dapur umum yang sudah ditentukan. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi jika terjadi keracunan.
“Itu cuman dua syaratnya, masak di kitchen apa masak di truk? Itu juga semuanya mesti lulus (departemen kesehatan),” ucap Andre.
“Jadi kebersihan ini benar-benar, kalau misalnya ada food poison satu gitu ya dari food, food itu yang (diselidiki). Kayak gado-gado. Apa salahnya? Apa di kacangnya? Apa di sayurnya? Sayurnya busuk apa gimana?” tambah Andre.
Petugas dinas kesehatan pun tidak segan-segan datang untuk melakukan inspeksi dadakan.
“Kadang-kadang ada. Yang sering itu kalau kita ikut festival. Sudah pasti di periksa. Kalau misalnya di (lokasi ini) kadang-kadang dia datang. Coba lihat license-nya? Dia naik ke sini, dia periksa temperaturnya, (hanya) itu saja,” jelas Andre.
Penghasilan yang didapat oleh “Java Cove Indonesian Kitchen” food truck per harinya bisa mencapai sekitar Rp 8-9 juta. Menurut Andre, usaha food truck ini sangat menarik perhatian orang.
“Food truck itu attrack people. Kita kerjanya bersih. Di tempatnya juga enggak mengotori kan? Orang benar-benar tertarik sama itu," ungkapnya.
"Kalau kita punya restoran, (biayanya) gede. Kita mesti tunggu orang datang. Ini enggak. Di mana ramai, di situ kita datang," sambung Andre.
"Kalau misalnya sepi, kita pindah ke tempat yang ramai. Itu kan gampang benar. Jadinya pasti income-nya jalan terus. Mudah-mudahan ya, insha Allah,” kata Andre menutup perbincangan.
Dewi dan Andre Masfar, pemilik
WASHINGTON, DC - Aroma sate khas Indonesia yang menggoda selera tercium di kawasan pusat kota Washington, D.C mendekati jam makan siang.
Harumnya aroma rempah nusantara ini datang dari “Java Cove Indonesian Kitchen” food truck, milik pasangan asal Indonesia, Andre dan Dewi Masfar.
Kios truk itu beroperasi di wilayah Washington, D.C sejak November 2015 lalu.
“Kalau kita bakar, berarti kita repot. Orang pasti datang. Kadang-kadang kalau ada satu pesan sate, ini bahaya. Kita bisa di-attack.” kata Andre Masfar sambil bercanda saat ditemui oleh VOA belum lama ini.
Semua ini berawal dari keinginan Andre dan Dewi untuk memperkenalkan kuliner Indonesia kepada warga lokal AS.
Mereka kemudian memutuskan untuk terjun ke bisnis food truck yang terus marak di Washington, D.C.
Ia lantas pergi ke pelelangan untuk membeli truk bekas dan mengurus perijinannya yang mencakup daerah Maryland dan Washington, D.C.
Setelah memperoleh izin, Andre harus memenuhi berbagai persyaratan lainnya, termasuk sertifikat untuk memasak, menyerahkan desain truk yang akan digunakan, dan juga harus lulus inspeksi dari Dinas Kesehatan AS.
“Proses perizinannya sebenarnya susah-susah gampang. Kita mesti sabar saja,” jelas pria asal Bukit Tinggi, Padang ini.
Secara keseluruhan pengurusan perizinan oleh Andre telah memakan waktu sekitar enam bulan.
Modal yang diperlukan untuk merintis usaha food truck-nya ini kurang lebih Rp 500 juta.
Dengan banyaknya food truck yang beroperasi di wilayah Washington, D.C, pemilihan lokasi dan tempat parkir juga harus mengikuti aturan yang ada.
Semua dilakukan melalui undian, sehingga tiap food truck bisa mendapatkan tempat yang berbeda di setiap bulannya.
Jika tidak mengikuti undian, para pemilik food truck juga bisa parkir dan berjualan di beberapa lokasi tertentu.
Para pelanggan kemudian bisa mengikuti pergerakan food truck favorit mereka melalui media sosial seperti Twitter dan Facebook.
Elemen Indonesia dalam desain truk "Java Cove Indonesian Kitchen" ini juga sangat kuat.
Truk berwarna coklat ini bergambarkan wayang dan peta Indonesia, serta dihiasi gambar batik di bagian bawahnya.
Menu makanan yang tersedia juga sangat beragam dan kaya akan rempah-rempah tradisional Indonesia. Mulai dari rendang khas padang, sate ayam, sate kambing, kalio ayam, dan menu tempe serta sayuran.
Andre menjelaskan makanan yang dijual tidak boleh sembarangan dan harus didaftarkan juga.
“Sebenarnya banyak, ada mie goreng, kita sudah bikin lis ada empanada, kita bilang-nya pastel. Terakhir ini ada ide, ada teman mau jual siomay," kata dia.
"Kita enggak bisa jual siomay lantas kita masukin izinnya, itu lama, seminggu buat mendapatkannya (agar) kita bisa diizinkan jual siomay, akhirnya udahlah forget it," sambung dia.
"Tapi sekarang akhirnya dapat juga, gado-gado kita masukin, pokoknya semua makanan, itu musti register dulu, enggak bisa sembarangan kita bikin gado-gado, apalagi di lis-nya enggak ada,” papar pria ini.
“Java Cove Indonesian Kitchen” food truck ini beroperasi setiap hari Senin hingga Jum’at.
Setiap harinya pria yang berdomisili di AS sejak tahun 1989 ini menyiapkan sekitar 100 tusuk sate dan masing-masing 20 porsi untuk setiap menunya.
Menu itu dipadukan dengan nasi putih atau nasi goreng, bakwan, lumpia, dan sayuran.
Tidak hanya sate yang selalu menggoyang lidah warga AS, namun rendang daging Indonesia yang sudah banyak dikenal oleh warga internasional juga menjadi salah satu menu favorit.
“(Pelanggan) pernah makan ini di Indonesia. Beef rendang di Indonesia juga rupanya dicari. Sampai (AS) juga (dia) enggak tanya-tanya lagi. Langsung dia pesan saja beef rendang,” kata Andre.
Siapa yang menyangka ternyata warga AS juga menggemari makanan pedas. Tidak jarang mereka meminta ekstra sambal kepada Andre.
“Kadang-kadang itu yang lucu tuh. (Pelanggan) pikir sambalnya kita kurang pedas. Kadang-kadang dia minta tambah. Kadang-kadang kita tambahkan, lantas spring roll-nya dia makan di depan kita," ungkap Andre.
"Ternyata pedasnya minta ampun. Kita punya rawit kan itu yang paling pedas. Akhirnya (pelanggan) bilang, ‘Waduh ini benar-benar, kamu mesti bilangin saya’," kata dia.
"Saya udah bilang saya bilang, tapi kalau situ tetap makan ya, what can I do?” jawab Andre sambil tertawa.
Makanan yang dijual oleh “Java Cove” juga harus dimasak langsung di truk atau dapur umum yang sudah ditentukan. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi jika terjadi keracunan.
“Itu cuman dua syaratnya, masak di kitchen apa masak di truk? Itu juga semuanya mesti lulus (departemen kesehatan),” ucap Andre.
“Jadi kebersihan ini benar-benar, kalau misalnya ada food poison satu gitu ya dari food, food itu yang (diselidiki). Kayak gado-gado. Apa salahnya? Apa di kacangnya? Apa di sayurnya? Sayurnya busuk apa gimana?” tambah Andre.
Petugas dinas kesehatan pun tidak segan-segan datang untuk melakukan inspeksi dadakan.
“Kadang-kadang ada. Yang sering itu kalau kita ikut festival. Sudah pasti di periksa. Kalau misalnya di (lokasi ini) kadang-kadang dia datang. Coba lihat license-nya? Dia naik ke sini, dia periksa temperaturnya, (hanya) itu saja,” jelas Andre.
Penghasilan yang didapat oleh “Java Cove Indonesian Kitchen” food truck per harinya bisa mencapai sekitar Rp 8-9 juta. Menurut Andre, usaha food truck ini sangat menarik perhatian orang.
“Food truck itu attrack people. Kita kerjanya bersih. Di tempatnya juga enggak mengotori kan? Orang benar-benar tertarik sama itu," ungkapnya.
"Kalau kita punya restoran, (biayanya) gede. Kita mesti tunggu orang datang. Ini enggak. Di mana ramai, di situ kita datang," sambung Andre.
"Kalau misalnya sepi, kita pindah ke tempat yang ramai. Itu kan gampang benar. Jadinya pasti income-nya jalan terus. Mudah-mudahan ya, insha Allah,” kata Andre menutup perbincangan.




















