Jamal Hakrush, Muslim Pertama dengan Pangkat Tertinggi di Kepolisian Israel
TEL AVIV - Seorang polisi keturunan Arab mendapat kenaikan pangkat hingga mencapai level tertinggi yang pernah dicapai seorang Muslim dalam kepolisian Israel.
Jamal Hakrush memulai pekerjaannya sebagai wakil komisioner setelah berbulan-bulan menangani kasus-kasus kekerasan antara warga Israel dan Palestina.
Dia akan bertugas mengawasi komunitas Arab yang selama ini dianggap tidak percaya terhadap segala hal terkait kebijakan atau tindakan kepolisian Israel.
Seperlima dari populasi Israel adalah warga keturunan Arab dan mereka kerap mengeluh bahwa kawasan yang mereka tinggali tidak terawasi dengan baik polisi dan mendapatkan layanan publik yang lebih buruk.
Keluhan mereka didukung Human Rights Watch (HRW) yang sudah merilis beberapa laporan menyoroti diskriminasi yang dihadapi warga Arab Israel dalam beberapa tahun terakhir.
Wakil Komisioner Hakrush berasal dari desa Kafr Kanna, Galilea, akan memimpin kesatuan polisi yang baru didirikan untuk meningkatkan layanan polisi di komunitas masyarakat Arab. Demikian dikabarkan harian The Times of Israel.
Hakrush dilantik secara resmi untuk posisi barunya pada Rabu (13/4/2016) dalam sebuah upacara yang dihadiri Komisioner Kepolisian Israel, Roni Alsheich.
Salah satu tanggung jawab utama Hakrush adalah untuk menghentikan peredaran senjata ilegal di kalangan komunitas warga keturunan Arab.
Alsheich juga ingin Hakrush mengurangi kekerasan domestik, kasus pembunuhan dan berbagai kejahatan lain di wilayah warga keturunan Arab.
Dia dan pemerintah Israel ingin merekrut 1.300 petugas polisi baru dan mendirikan beberapa stasiun di pusat populasi Arab.
Benda Termahal Sedunia
Apa Benda Termahal di Dunia?
Rencana proyek pembangkit energi bertenaga nuklir Hinkley di Somerset, Inggris.
Apa benda termahal di dunia? Benarkah itu adalah pusat energi nuklir Hinkley Point di Somerset, Inggris?
Kelompok pegiat Greenpeace menyatakan, "Hinkley akan menjadi benda termahal di dunia. Perkiraan nilainya bisa lebih dari Pound 24 miliar (sekitar Rp461 triliun)," kata mereka dalam petisi yang menolak proyek itu.
Angka ini didapat dari perkiraan pinjaman dan bunganya. Jika dihitung dari biaya konstruksinya, maka Hinkley diperkirakan memakan biaya Pound 18 miliar (Rp345 triliun).
Burj Khalifa
Gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa di Dubai ongkosnya 'hanya' Pound 1miliar.
Jumlah ini cukup untuk membangun sebuah hutan kecil yang di dalamnya ada Burj Khalifa -bangunan tertinggi dunia di Dubai yang pembangunannya memakan biaya sekitar Pound 1 miliar (sekitar Rp19 triliun)
Bandingkan nilainya dengan pusat riset untuk menemukan rahasia alam semesta, Large Hadron Collider, di Swiss yang memakan biaya sekitar Pound 4 miliar (sekitar Rp77 triliun).
Jembatan termahal
Bagaimanapun Large Hadron Collider masih kalah dari jembatan termahal di dunia, yaitu Oakland Bay Bridge di San Francisco, yang dirancang untuk menghadapi gempa besar dan diharapkan bertahan hingga 1.500 tahun ke depan.
Oakland Bay Brige di San Francisco dirancang untuk tahan selama 1.500 tahun.
Biaya jembatan ini sekitar Pound 4,5miliar (sekitar Rp86 triliun).
Tapi mengapa proyek Hinkley di Inggris ini bisa demikian mahal?
"Pembangkit energi nuklir membutuhkan peralatan paling rumit yang pernah dibuat manusia," kata Steve Thomas, profesor kebijakan energi di Universitas Greenwich.
"Biaya pembangkit energi nuklir terus naik seiring terjadinya bencana dan kita merancang langkah untuk mengurangi risiko kecelakaan."
Sebagai perbandingan, pembangkit energi nuklir Inggris Sizewell B, yang selesai dibangun tahun 1995, biayanya 'hanya' Pound 2,3miliar (Rp 44triliun).
Bangunan bersejarah
Piramid Giza di Mesir saat dibangun menggunakan bahan baku gratis.
Bagaimana dengan bangunan bersejarah? Bisakah bangunan seperti Piramid Giza di Mesir menandingi biaya proyek Hinkley?
Agak sulit menghitung biaya pembangunan 4.500 tahun yang lalu. Namun pada tahun 2012, perusahaan kontraktor Turner Construction Company memperkirakan mereka bisa membangun piramid saat ini dengan biaya antara Pound 750 juta hingga Pound 900 juta (Rp14-17 triliun).
Biaya tersebut mencakup Pound 500 juta untuk bahan baku dan Pound 40 juta untuk 12 derek.
Menurut perkiraan diperlukan sekitar 600 orang, padahal pada saat dibangun diperkirakan dikerahkan 20.000 orang untuk pembangunan piramid tersebut.
Tembok Besar Cina
Proyek Tembok Besar Cina lebih besar daripada piramid.
Bagaimana dengan Tembok Besar Cina?
Proyek ini lebih besar daripada piramid, dengan panjang 9.000 km. Namun sesungguhnya tembok ini terdiri dari beberapa tembok yang lebih kecil dan kemudian digabungkan untuk menjadi satu tembok yang menyambung.
Jadi sulit untuk menganggap tembok Cina sebagai satu "benda tunggal".
Ka'bah di Mekah
Kembali ke jaman modern, dua proyek besar di Inggris masih saja tetap kalah dibandingkan dengan Hinkley.
Renovasi Masjidil Haram dan segala fasilitas haji termasuk salah satu yang termahal di dunia saat ini.
Mereka adalah pembangunan bandara Heathrow Terminal 2 di London (Pound 2,3 miliar atau Rp 44triliun) dan jalur kereta api London Crossrail (Pound 14,8 miliar atau Rp284 triliun).
Namun ada sebuah proyek yang sedang dikerjakan saat ini yang sepintas mendekati mahalnya Hinkley.
Keluarga kerajaan Arab Saudi kini sedang merenovasi Masjidil Haram di Mekah, dengan biaya dilaporkan mencapai Pound 16 miliar (Rp307 triliun).
Namun pembangunan mencakup pembangunan jalan raya dan jalur kereta api serta fasilitas lain sehingga juga sulit untuk dianggap sebagai 'benda tunggal'.
Pesaing ada di Hong Kong, yaitu Hong Kong International Airport yang dibangun di atas pulau buatan. Biayanya pada tahun 1998 senilai Pound 13,7 miliar (Rp263 triliun), atau dengan nilai saat ini sekitar Pound 20,1 miliar (Rp386 triliun).
Di luar bumi.
International Space Station
Belum ada yang mengalahkan biaya pembuatan International Space Station.
Namun jika Hinkley benar akan dibangun, ia tak akan lama menjadi pembangkit energi bertenaga nuklir termahal.
Steve Thomas menjelaskan, "Kita hanya membangun dua reaktor. Turki akan membangun empat reaktor, dan Afrika Selatan sedang melakukan tender untuk pembangunan enam reaktor."
"Harga enam reaktor akan tiga kali lipat harga Hinkley," kata Thomas.
Namun sekalipun demikian, harga dari semua benda-benda yang disebut di atas masih kalah dengan benda termahal berada di luar bumi.
Stasiun angkasa luar International Space Station dibuat dengan biaya Pound 77,6 miliar atau sekitar Rp1.491 triliun. Inilah yang termahal.
Rencana proyek pembangkit energi bertenaga nuklir Hinkley di Somerset, Inggris.
Apa benda termahal di dunia? Benarkah itu adalah pusat energi nuklir Hinkley Point di Somerset, Inggris?
Kelompok pegiat Greenpeace menyatakan, "Hinkley akan menjadi benda termahal di dunia. Perkiraan nilainya bisa lebih dari Pound 24 miliar (sekitar Rp461 triliun)," kata mereka dalam petisi yang menolak proyek itu.
Angka ini didapat dari perkiraan pinjaman dan bunganya. Jika dihitung dari biaya konstruksinya, maka Hinkley diperkirakan memakan biaya Pound 18 miliar (Rp345 triliun).
Burj Khalifa
Gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa di Dubai ongkosnya 'hanya' Pound 1miliar.
Jumlah ini cukup untuk membangun sebuah hutan kecil yang di dalamnya ada Burj Khalifa -bangunan tertinggi dunia di Dubai yang pembangunannya memakan biaya sekitar Pound 1 miliar (sekitar Rp19 triliun)
Bandingkan nilainya dengan pusat riset untuk menemukan rahasia alam semesta, Large Hadron Collider, di Swiss yang memakan biaya sekitar Pound 4 miliar (sekitar Rp77 triliun).
Jembatan termahal
Bagaimanapun Large Hadron Collider masih kalah dari jembatan termahal di dunia, yaitu Oakland Bay Bridge di San Francisco, yang dirancang untuk menghadapi gempa besar dan diharapkan bertahan hingga 1.500 tahun ke depan.
Oakland Bay Brige di San Francisco dirancang untuk tahan selama 1.500 tahun.
Biaya jembatan ini sekitar Pound 4,5miliar (sekitar Rp86 triliun).
Tapi mengapa proyek Hinkley di Inggris ini bisa demikian mahal?
"Pembangkit energi nuklir membutuhkan peralatan paling rumit yang pernah dibuat manusia," kata Steve Thomas, profesor kebijakan energi di Universitas Greenwich.
"Biaya pembangkit energi nuklir terus naik seiring terjadinya bencana dan kita merancang langkah untuk mengurangi risiko kecelakaan."
Sebagai perbandingan, pembangkit energi nuklir Inggris Sizewell B, yang selesai dibangun tahun 1995, biayanya 'hanya' Pound 2,3miliar (Rp 44triliun).
Bangunan bersejarah
Piramid Giza di Mesir saat dibangun menggunakan bahan baku gratis.
Bagaimana dengan bangunan bersejarah? Bisakah bangunan seperti Piramid Giza di Mesir menandingi biaya proyek Hinkley?
Agak sulit menghitung biaya pembangunan 4.500 tahun yang lalu. Namun pada tahun 2012, perusahaan kontraktor Turner Construction Company memperkirakan mereka bisa membangun piramid saat ini dengan biaya antara Pound 750 juta hingga Pound 900 juta (Rp14-17 triliun).
Biaya tersebut mencakup Pound 500 juta untuk bahan baku dan Pound 40 juta untuk 12 derek.
Menurut perkiraan diperlukan sekitar 600 orang, padahal pada saat dibangun diperkirakan dikerahkan 20.000 orang untuk pembangunan piramid tersebut.
Tembok Besar Cina
Proyek Tembok Besar Cina lebih besar daripada piramid.
Bagaimana dengan Tembok Besar Cina?
Proyek ini lebih besar daripada piramid, dengan panjang 9.000 km. Namun sesungguhnya tembok ini terdiri dari beberapa tembok yang lebih kecil dan kemudian digabungkan untuk menjadi satu tembok yang menyambung.
Jadi sulit untuk menganggap tembok Cina sebagai satu "benda tunggal".
Ka'bah di Mekah
Kembali ke jaman modern, dua proyek besar di Inggris masih saja tetap kalah dibandingkan dengan Hinkley.
Renovasi Masjidil Haram dan segala fasilitas haji termasuk salah satu yang termahal di dunia saat ini.
Mereka adalah pembangunan bandara Heathrow Terminal 2 di London (Pound 2,3 miliar atau Rp 44triliun) dan jalur kereta api London Crossrail (Pound 14,8 miliar atau Rp284 triliun).
Namun ada sebuah proyek yang sedang dikerjakan saat ini yang sepintas mendekati mahalnya Hinkley.
Keluarga kerajaan Arab Saudi kini sedang merenovasi Masjidil Haram di Mekah, dengan biaya dilaporkan mencapai Pound 16 miliar (Rp307 triliun).
Namun pembangunan mencakup pembangunan jalan raya dan jalur kereta api serta fasilitas lain sehingga juga sulit untuk dianggap sebagai 'benda tunggal'.
Pesaing ada di Hong Kong, yaitu Hong Kong International Airport yang dibangun di atas pulau buatan. Biayanya pada tahun 1998 senilai Pound 13,7 miliar (Rp263 triliun), atau dengan nilai saat ini sekitar Pound 20,1 miliar (Rp386 triliun).
Di luar bumi.
International Space Station
Belum ada yang mengalahkan biaya pembuatan International Space Station.
Namun jika Hinkley benar akan dibangun, ia tak akan lama menjadi pembangkit energi bertenaga nuklir termahal.
Steve Thomas menjelaskan, "Kita hanya membangun dua reaktor. Turki akan membangun empat reaktor, dan Afrika Selatan sedang melakukan tender untuk pembangunan enam reaktor."
"Harga enam reaktor akan tiga kali lipat harga Hinkley," kata Thomas.
Namun sekalipun demikian, harga dari semua benda-benda yang disebut di atas masih kalah dengan benda termahal berada di luar bumi.
Stasiun angkasa luar International Space Station dibuat dengan biaya Pound 77,6 miliar atau sekitar Rp1.491 triliun. Inilah yang termahal.
Pendidikan Adalah Barang Mewah
Di Tanzania, Sapi Lebih Berharga Ketimbang Perempuan
Myleene Klass dan seorang anak perempuan di Tanzania.
SHINYANGA – Miris rasanya mendengar kabar bahwa anak-anak perempuan di Tanzania ternyata tidak lebih berharga dari hewan ternak.
Kehidupan yang sulit membuat para orangtua di negara Afrika Timur itu bahkan rela menjual anak perempuan mereka pada kisaran harga 750-3.000 poundsterling atau setara Rp14,4 – 57,6 juta demi ditukarkan dengan lima sampai 20 ekor sapi.
Lembaga nirlaba independen, “Save The Children” melaporkan, 42 persen anak-anak Tanzania di bawah usia lima tahun hidup di bawah ancaman kekurangan gizi dan hampir tiga per empat anak-anak di sana, baik laki-laki maupun perempuan pernah mengalami kekerasan fisik di bawah umur 18 tahun.
Demikian juga angka pernikahan anak di bawah umur di negara beribukota Dodoma itu termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Dengan sebagian besar kasusnya terjadi di kawasan Shinyanga.
Ini jelas bukan isapan jempol belaka, karena seorang artis cantik sekaligus penyanyi asal Inggris, Myleene Angela Klass benar-benar menyaksikan situasi memilukan itu. Demikian diungkapnya saat berkunjung ke Shinyanga, Tanzania dalam rangka kampanye “Save The Children” in Tanzania.
“Anehnya di negara ini, Anda lebih baik lahir sebagai sapi daripada anak perempuan. Jika lahir sebagai anak perempuan, Anda lahir tanpa hak (asasi manusia),” tukas Klass, seperti disadur dari Mirror.
Menurut kesaksiannya, para orangtua akan mengantarkan anak-anak perempuan mereka ke dekat sumur setempat kala hari mulai gelap. Dengan harapan, mereka akan bisa menemukan seorang pria untuk menikah. Agar menarik perhatian pria dengan cepat, seringkali mereka juga dibawa ke dukun atau paranormal untuk dijampi-jampi.
Saat akhirnya ada pria yang mau menikahi mereka, alih-alih digelar syukuran dan perayaan, gadis-gadis itu diboyong ke rumah mempelai pria, lalu diperkosa dan dipukuli sampai mereka hamil. Terus seperti itu hingga ke generasi-generasi selanjutnya, seperti lingkaran setan yang tiada hentinya.
“Saya menemui 68 anak perempuan di sebuah rumah mucikari. Setiap malam, mereka tidur berdesak-desakan. 20 orang dalam satu kamar. Tapi itu masih untung. Bagi yang kurang bernasib baik, mereka akan dijual kepada pria tua untuk dikawinkan, di rumah bordil atau di jalanan,” tuturnya.
Umur mereka boleh saja muda, tetapi kebanyakan mereka sudah berstatus sebagai seorang ibu. Akan tetapi, mereka sebenarnya tidak memahami benar tanggung jawab dan tugas mereka sebagai ibu.
“Mereka rusak secara fisik maupun psikis, serta dikucilkan dari komunitas mereka,” terang ibu dua orang anak tersebut.
Penyebab semua tragedi ini, tak lain adalah kemiskinan dan kebodohan. Pendidikan serasa barang mewah, yang sulit dijangkau, terutama bagi kaum hawa. Kalaupun ada yang berkesempatan mengenyam bangku sekolah, kebanyakan hanya menempuhnya sampai tingkat sekolah dasar (SD). Di atas itu dirasa tidak penting.
Myleene Klass dan seorang anak perempuan di Tanzania.
SHINYANGA – Miris rasanya mendengar kabar bahwa anak-anak perempuan di Tanzania ternyata tidak lebih berharga dari hewan ternak.
Kehidupan yang sulit membuat para orangtua di negara Afrika Timur itu bahkan rela menjual anak perempuan mereka pada kisaran harga 750-3.000 poundsterling atau setara Rp14,4 – 57,6 juta demi ditukarkan dengan lima sampai 20 ekor sapi.
Lembaga nirlaba independen, “Save The Children” melaporkan, 42 persen anak-anak Tanzania di bawah usia lima tahun hidup di bawah ancaman kekurangan gizi dan hampir tiga per empat anak-anak di sana, baik laki-laki maupun perempuan pernah mengalami kekerasan fisik di bawah umur 18 tahun.
Demikian juga angka pernikahan anak di bawah umur di negara beribukota Dodoma itu termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Dengan sebagian besar kasusnya terjadi di kawasan Shinyanga.
Ini jelas bukan isapan jempol belaka, karena seorang artis cantik sekaligus penyanyi asal Inggris, Myleene Angela Klass benar-benar menyaksikan situasi memilukan itu. Demikian diungkapnya saat berkunjung ke Shinyanga, Tanzania dalam rangka kampanye “Save The Children” in Tanzania.
“Anehnya di negara ini, Anda lebih baik lahir sebagai sapi daripada anak perempuan. Jika lahir sebagai anak perempuan, Anda lahir tanpa hak (asasi manusia),” tukas Klass, seperti disadur dari Mirror.
Menurut kesaksiannya, para orangtua akan mengantarkan anak-anak perempuan mereka ke dekat sumur setempat kala hari mulai gelap. Dengan harapan, mereka akan bisa menemukan seorang pria untuk menikah. Agar menarik perhatian pria dengan cepat, seringkali mereka juga dibawa ke dukun atau paranormal untuk dijampi-jampi.
Saat akhirnya ada pria yang mau menikahi mereka, alih-alih digelar syukuran dan perayaan, gadis-gadis itu diboyong ke rumah mempelai pria, lalu diperkosa dan dipukuli sampai mereka hamil. Terus seperti itu hingga ke generasi-generasi selanjutnya, seperti lingkaran setan yang tiada hentinya.
“Saya menemui 68 anak perempuan di sebuah rumah mucikari. Setiap malam, mereka tidur berdesak-desakan. 20 orang dalam satu kamar. Tapi itu masih untung. Bagi yang kurang bernasib baik, mereka akan dijual kepada pria tua untuk dikawinkan, di rumah bordil atau di jalanan,” tuturnya.
Umur mereka boleh saja muda, tetapi kebanyakan mereka sudah berstatus sebagai seorang ibu. Akan tetapi, mereka sebenarnya tidak memahami benar tanggung jawab dan tugas mereka sebagai ibu.
“Mereka rusak secara fisik maupun psikis, serta dikucilkan dari komunitas mereka,” terang ibu dua orang anak tersebut.
Penyebab semua tragedi ini, tak lain adalah kemiskinan dan kebodohan. Pendidikan serasa barang mewah, yang sulit dijangkau, terutama bagi kaum hawa. Kalaupun ada yang berkesempatan mengenyam bangku sekolah, kebanyakan hanya menempuhnya sampai tingkat sekolah dasar (SD). Di atas itu dirasa tidak penting.
Neraka Yang Sebenarnya di Bumi
Neraka di Bumi Ini Bernama Burundi, "Dunia Tak Peduli dengan Kami"
DODOMA - Darah berceceran di seluruh penjuru negeri. “Saya ingin melupakan segala sesuatu tentang Burundi, bahkan nama saya sekalipun,” kata seorang pengungsi Burundi yang kini berada di Tanzania.
Lebih dari 250.000 orang telah mengungsi setelah mengetahui milisi-milisi oposisi Burundi berencana bangkit lagi melawan pemerintah dan membasmi masyarakat sipil.
Tak ada bantuan kemanusiaan di sana. Dunia internasional seperti sedang berpaling dari Burundi. Rakyat menderita.
Thierry, seorang pengungsi, ingin berbicara tentang nestapa di Burundi. Namun, tiba-tiba ia tersedak ketika mengenang kejadian yang memilukan.
Suara ayahnya masih terngiang-giang, saat sang ayah menjerit dan memohon agar tidak dibunuh, tetapi akhirnya dianiaya sampai mati oleh seorang pria bertopeng.
Pemuda itu kini meringkuk dalam kesendirian, dingin, dan menempel di baku kayu yang basah di tempat pengungsian di Tanzania.
Burundi, negara yang disebutnya sebagai rumahnya, telah ditinggalkannya dua jam lalu dengan sebutan satu kata “neraka”.
“Darah berceceran di mana-mana di Burundi, begitulah kenyataan yang terjadi di sana,” kata petani muda itu sambil menggulung ujung celananya dan menyingsingkan lengan kemeja untuk menunjukkan luka dan memar akibat penderitaan yang dialaminya.
Pria berusia 27 tahun itu meminta namanya diganti. Ia adalah salah satu dari lebih dari 250.000 warga Burundi yang mengungsi dari kekerasan dan hidup di perantauan.
Burundi, saat tulisan ini diturunkan, sedang mengarah kepada praktik genosida.
Penyiksaan, penyerangan, penculikan, dan pembunuhan etnis menjadi cerita suram dari orang-orang yang telah melarikan diri dari negara itu.
"Saya ingin melupakan segala sesuatu tentang Burundi, bahkan nama saya sekalipun," kata pemuda lain.
Pemuda yang satu ini kabur setelah membawa adik perempuannya yang berusia 16 tahun, hamil setetelah diperkosa oleh pemuda lain etnis. Mereka lari menyeberangi sungai agar bisa selamat.
Kedua bersaudara itu meninggalkan makam adiknya, yang tewas ditembak pasukan pemerintah tahun lalu. Burundi telah berubah menjadi medan kekerasan yang mematikan.
Warga yang selamat dan mengungsi memperingatkan, ketika kekerasan menyebar dan rumor tentang berkembangnya pelatihan milisi oposisi di negara-negara tetangga, pemerintah takut kehilangan kekuasaannya.
Pemerintah menyebarkan propaganda berbau etnis, yang dalam sejarah kelam masa lalu telah menjadi kenangan terburuk di negara tetangga Rwanda. Dunia tampaknya tidak menyadari.
Hanya ada sedikit kesadaran internasional tentang penghentian disintegrasi Burundi.
Kelompok-kelompok bantuan kemanusiaan mengatakan, tidak ada minat orang untuk membantu dana, memberikan sumbangan pangan, dan menyediakan tempat tinggal bagi korban.
"Negara kami sedang berada di ambang perang, dan kami merasa dilupakan," kata Genevieve Kanyange, seorang pembelot, toko senior dari partai yang berkuasa yang telah mengungsi.
Kekerasan telah dimulai tahun lalu ketika presiden yang flamboyan, Pierre Nkurunziza, seorang bekas guru, komandan milisi, seorang Kristen yang kuat, mengumumkan bahwa ia mengabaikan konstitusi. Ia ingin maju lagi menjadi presiden untuk masa jabatan ketiga.
Pengumuman Nkurunziza itu memicu upaya kudeta, namun gagal. Kekerasan politik, yang mengarah kepada etnis, meningkat menjadi kekerasan permanen.
Setiap hari terjadi pembunuhan, dengan lebih dari 100 orang melarikan diri setiap hari ke perbatasan Tanzania.
Mereka bergabung dengan 250.000 orang lebih yang telah lebih dahulu mengungsi ke Tanzania, Rwanda, Uganda, dan Republik Demokratik (RD) Kongo pada akhir tahun lalu.
Kam-kamp pengungsi penuh sesak dan kekurangan makanan. Bantuan sangat terbatas, penderitaan meningkat, korban tewas berjatuhan, dan penyakit mematikan juga menghantui pengungsi.
"Mereka mengambil uang kami, mengalahkan kami dan bertanya, 'Apakah kalian tidak mendukung presiden'?" kata Kigeme Kabibi, seorang ibu berusia 30 tahun yang melarikan diri setelah suaminya ditembak mati di Burundi.
Warga Burundi di perantauan menyebut negaranya telah berubah menjadi sebuah neraka bagi kemanusiaan.
DODOMA - Darah berceceran di seluruh penjuru negeri. “Saya ingin melupakan segala sesuatu tentang Burundi, bahkan nama saya sekalipun,” kata seorang pengungsi Burundi yang kini berada di Tanzania.
Lebih dari 250.000 orang telah mengungsi setelah mengetahui milisi-milisi oposisi Burundi berencana bangkit lagi melawan pemerintah dan membasmi masyarakat sipil.
Tak ada bantuan kemanusiaan di sana. Dunia internasional seperti sedang berpaling dari Burundi. Rakyat menderita.
Thierry, seorang pengungsi, ingin berbicara tentang nestapa di Burundi. Namun, tiba-tiba ia tersedak ketika mengenang kejadian yang memilukan.
Suara ayahnya masih terngiang-giang, saat sang ayah menjerit dan memohon agar tidak dibunuh, tetapi akhirnya dianiaya sampai mati oleh seorang pria bertopeng.
Pemuda itu kini meringkuk dalam kesendirian, dingin, dan menempel di baku kayu yang basah di tempat pengungsian di Tanzania.
Burundi, negara yang disebutnya sebagai rumahnya, telah ditinggalkannya dua jam lalu dengan sebutan satu kata “neraka”.
“Darah berceceran di mana-mana di Burundi, begitulah kenyataan yang terjadi di sana,” kata petani muda itu sambil menggulung ujung celananya dan menyingsingkan lengan kemeja untuk menunjukkan luka dan memar akibat penderitaan yang dialaminya.
Pria berusia 27 tahun itu meminta namanya diganti. Ia adalah salah satu dari lebih dari 250.000 warga Burundi yang mengungsi dari kekerasan dan hidup di perantauan.
Burundi, saat tulisan ini diturunkan, sedang mengarah kepada praktik genosida.
Penyiksaan, penyerangan, penculikan, dan pembunuhan etnis menjadi cerita suram dari orang-orang yang telah melarikan diri dari negara itu.
"Saya ingin melupakan segala sesuatu tentang Burundi, bahkan nama saya sekalipun," kata pemuda lain.
Pemuda yang satu ini kabur setelah membawa adik perempuannya yang berusia 16 tahun, hamil setetelah diperkosa oleh pemuda lain etnis. Mereka lari menyeberangi sungai agar bisa selamat.
Kedua bersaudara itu meninggalkan makam adiknya, yang tewas ditembak pasukan pemerintah tahun lalu. Burundi telah berubah menjadi medan kekerasan yang mematikan.
Warga yang selamat dan mengungsi memperingatkan, ketika kekerasan menyebar dan rumor tentang berkembangnya pelatihan milisi oposisi di negara-negara tetangga, pemerintah takut kehilangan kekuasaannya.
Pemerintah menyebarkan propaganda berbau etnis, yang dalam sejarah kelam masa lalu telah menjadi kenangan terburuk di negara tetangga Rwanda. Dunia tampaknya tidak menyadari.
Hanya ada sedikit kesadaran internasional tentang penghentian disintegrasi Burundi.
Kelompok-kelompok bantuan kemanusiaan mengatakan, tidak ada minat orang untuk membantu dana, memberikan sumbangan pangan, dan menyediakan tempat tinggal bagi korban.
"Negara kami sedang berada di ambang perang, dan kami merasa dilupakan," kata Genevieve Kanyange, seorang pembelot, toko senior dari partai yang berkuasa yang telah mengungsi.
Kekerasan telah dimulai tahun lalu ketika presiden yang flamboyan, Pierre Nkurunziza, seorang bekas guru, komandan milisi, seorang Kristen yang kuat, mengumumkan bahwa ia mengabaikan konstitusi. Ia ingin maju lagi menjadi presiden untuk masa jabatan ketiga.
Pengumuman Nkurunziza itu memicu upaya kudeta, namun gagal. Kekerasan politik, yang mengarah kepada etnis, meningkat menjadi kekerasan permanen.
Setiap hari terjadi pembunuhan, dengan lebih dari 100 orang melarikan diri setiap hari ke perbatasan Tanzania.
Mereka bergabung dengan 250.000 orang lebih yang telah lebih dahulu mengungsi ke Tanzania, Rwanda, Uganda, dan Republik Demokratik (RD) Kongo pada akhir tahun lalu.
Kam-kamp pengungsi penuh sesak dan kekurangan makanan. Bantuan sangat terbatas, penderitaan meningkat, korban tewas berjatuhan, dan penyakit mematikan juga menghantui pengungsi.
"Mereka mengambil uang kami, mengalahkan kami dan bertanya, 'Apakah kalian tidak mendukung presiden'?" kata Kigeme Kabibi, seorang ibu berusia 30 tahun yang melarikan diri setelah suaminya ditembak mati di Burundi.
Warga Burundi di perantauan menyebut negaranya telah berubah menjadi sebuah neraka bagi kemanusiaan.
Tips Mudah Jauh Dari Penyakit
4 Trik Sederhana Ini Bisa Jauhkan Diri dari Penyakit
Jakarta, Olahraga teratur, tidur cukup dan menjaga pola makan disebut sebagai tiga kunci utama untuk hidup sehat dan panjang umur. Namun pakar mengatakan selain tiga hal tersebut, masih ada cara lain yang dapat membuat Anda jauh dari penyakit.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 4 trik sederhana yang bisa jauhkan diri Anda dari penyakit.
1. Tertawa
Studi yang dilakukan di University of Maryland Medical Center menemukan bahwa tertawa bisa menyebabkan gelombang endorphin melepas oksida nitrat (bahan kimia dari radikal bebas yang bisa merusak sel pembuluh darah di jantung).
"Hanya tertawa sepuluh menit sehari bisa menurunkan risiko Anda terkena serangan jantung," kata penulis studi, Michael Miller, MD.
2. Optimis
Sering berpikir optimis tak hanya merawat kesehatan jiwa. Sikap optimis dengan percaya bahwa Anda sulit terserang penyakit juga bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
"Merasa pesimis secara alami meningkatkan hormon stres yaitu kortisol. Hal ini justru bisa menghambat produksi sel darah putih dalam tubuh untuk melawan infeksi. Sehingga sistem kekebalan tubuh tidak bisa bekerja dengan baik dan Anda justru rentan terkena peradangan dan penyakit," jelas Jacob Teitelbaum, MD dari Pittsburgh Carnegie Mellon University.
3. Dengar musik slow
Penelitian di Taiwan menyebut orang lebih rentan sakit jika kualitas tidur mereka buruk. Untuk meningkatkannya, Anda dapat mendengarkan musik yang bertempo lambat sebelum tidur.
"Musik seperti itu efektif untuk menurunkan kadar hormon stres, memperlambat denyut jantung, dan meningkatkan pola pernapasan. Tapi perhatikan juga cahaya yang ada di kamar Anda " jelas Taitelbaum.
4. Berdoa
Peneliti dari Duke University Medical Center di Durham, Harold G Koeing, MD menuturkan bahwa orang yang ikut kegiatan keagamaan dan berdoa setidaknya seminggu sekali, 46 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal dalam waktu 5 tahun.
"Berdoa bisa mengurangi stres di mana Anda bisa mencurahkan masalah Anda pada Tuhan. Apalagi jika kegiatan keagamaan dibarengi dengan kegiatan sosial, maka itu bisa membentuk Anda menjadi pribadi yang lebih baik," tutur Taitelbaum.(
Jakarta, Olahraga teratur, tidur cukup dan menjaga pola makan disebut sebagai tiga kunci utama untuk hidup sehat dan panjang umur. Namun pakar mengatakan selain tiga hal tersebut, masih ada cara lain yang dapat membuat Anda jauh dari penyakit.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 4 trik sederhana yang bisa jauhkan diri Anda dari penyakit.
1. Tertawa
Studi yang dilakukan di University of Maryland Medical Center menemukan bahwa tertawa bisa menyebabkan gelombang endorphin melepas oksida nitrat (bahan kimia dari radikal bebas yang bisa merusak sel pembuluh darah di jantung).
"Hanya tertawa sepuluh menit sehari bisa menurunkan risiko Anda terkena serangan jantung," kata penulis studi, Michael Miller, MD.
2. Optimis
Sering berpikir optimis tak hanya merawat kesehatan jiwa. Sikap optimis dengan percaya bahwa Anda sulit terserang penyakit juga bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
"Merasa pesimis secara alami meningkatkan hormon stres yaitu kortisol. Hal ini justru bisa menghambat produksi sel darah putih dalam tubuh untuk melawan infeksi. Sehingga sistem kekebalan tubuh tidak bisa bekerja dengan baik dan Anda justru rentan terkena peradangan dan penyakit," jelas Jacob Teitelbaum, MD dari Pittsburgh Carnegie Mellon University.
3. Dengar musik slow
Penelitian di Taiwan menyebut orang lebih rentan sakit jika kualitas tidur mereka buruk. Untuk meningkatkannya, Anda dapat mendengarkan musik yang bertempo lambat sebelum tidur.
"Musik seperti itu efektif untuk menurunkan kadar hormon stres, memperlambat denyut jantung, dan meningkatkan pola pernapasan. Tapi perhatikan juga cahaya yang ada di kamar Anda " jelas Taitelbaum.
4. Berdoa
Peneliti dari Duke University Medical Center di Durham, Harold G Koeing, MD menuturkan bahwa orang yang ikut kegiatan keagamaan dan berdoa setidaknya seminggu sekali, 46 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal dalam waktu 5 tahun.
"Berdoa bisa mengurangi stres di mana Anda bisa mencurahkan masalah Anda pada Tuhan. Apalagi jika kegiatan keagamaan dibarengi dengan kegiatan sosial, maka itu bisa membentuk Anda menjadi pribadi yang lebih baik," tutur Taitelbaum.(
Kesetiaan Itu Dibawa Sampai Mati
Selama Lima Tahun, Anjing Setia Ini Terus Menunggu Pemiliknya
Anjing ini terus menunggu kedatangan sang pemilik yang sudah meninggal dunia
DOLJ – Bak kisah Hachiko si anjing setia di Jepang, seekor anjing di Romania terus menunggu pemiliknya yang sudah meninggal di depan rumah pemiliknya selama lima tahun.
Dilaporkan, para warga setempat di Desa Malu Mare, Dolj, Rumania selalu takjub dengan kesetiaan anjing ini. Bahkan, beberapa warga sudah berusaha untuk mengasuhnya tapi tidak lama pasti anjing berwarna putih itu kembali ke rumah tuannya.
Sebagaimana dilansir dari Mirror, para warga setempat mengatakan anjing itu setia menunggu pemiliknya tepat di depan rumah pemiliknya yang sudah meninggal.
Para tetangga mengatakan anjing itu selalu menjaga pintu depan rumah pemiliknya. Mereka mengatakan tidak pernah tahu nama anjing tersebut karena sang pemilik jarang bergaul dengan warga sehingga mereka tidak mengenalnya dan peliharaannya itu.
Dikabarkan, para pejalan kaki kerap memberi makan anjing tersebut dan ia tidak pernah mengizinkan orang masuk ke pekarangan rumah pemiliknya yang sudah tiada.
Para warga semakin takjub karena anjing itu selalu duduk di tempat yang sama dan tidak mempedulikan cuaca hujan, panas, atau ketika turun salju.
“Anjing itu tidak pernah meninggalkan lokasi tersebut,” kata salah satu warga.
Kepala Desa Malu Mare, Alexandru Dicu menyatakan anjing tersebut tidak galak namun ia tidak mengizinkan siapapun masuk.
“Anjing itu terus menunggu tuannya dan tampaknya ia sangat sedih. Kita jarang melihat ikatan seperti ini secara langsung. Ketika ada seseorang yang sangat mencintai kamu hingga ia tidak ingin meninggalkan lokasi tempat ia menghabiskan banyak waktu denganmu,” tambah Dicu.
Anjing ini terus menunggu kedatangan sang pemilik yang sudah meninggal dunia
DOLJ – Bak kisah Hachiko si anjing setia di Jepang, seekor anjing di Romania terus menunggu pemiliknya yang sudah meninggal di depan rumah pemiliknya selama lima tahun.
Dilaporkan, para warga setempat di Desa Malu Mare, Dolj, Rumania selalu takjub dengan kesetiaan anjing ini. Bahkan, beberapa warga sudah berusaha untuk mengasuhnya tapi tidak lama pasti anjing berwarna putih itu kembali ke rumah tuannya.
Sebagaimana dilansir dari Mirror, para warga setempat mengatakan anjing itu setia menunggu pemiliknya tepat di depan rumah pemiliknya yang sudah meninggal.
Para tetangga mengatakan anjing itu selalu menjaga pintu depan rumah pemiliknya. Mereka mengatakan tidak pernah tahu nama anjing tersebut karena sang pemilik jarang bergaul dengan warga sehingga mereka tidak mengenalnya dan peliharaannya itu.
Dikabarkan, para pejalan kaki kerap memberi makan anjing tersebut dan ia tidak pernah mengizinkan orang masuk ke pekarangan rumah pemiliknya yang sudah tiada.
Para warga semakin takjub karena anjing itu selalu duduk di tempat yang sama dan tidak mempedulikan cuaca hujan, panas, atau ketika turun salju.
“Anjing itu tidak pernah meninggalkan lokasi tersebut,” kata salah satu warga.
Kepala Desa Malu Mare, Alexandru Dicu menyatakan anjing tersebut tidak galak namun ia tidak mengizinkan siapapun masuk.
“Anjing itu terus menunggu tuannya dan tampaknya ia sangat sedih. Kita jarang melihat ikatan seperti ini secara langsung. Ketika ada seseorang yang sangat mencintai kamu hingga ia tidak ingin meninggalkan lokasi tempat ia menghabiskan banyak waktu denganmu,” tambah Dicu.
Teh Paling Mahal Sedunia
Teh Ini Termahal di Dunia, Lebih dari 30 Kali Harga Emas
Tea Vivre Teh dari Pegunungan Wuyi, Fujian, China selatan
BEIJING – Teh dari kawasan Pegunungan Wuyi, Provinsi Fujian, China ini boleh dikatakan sebagai teh termahal di dunia. Harganya bahkan lebih dari 30 kali harga emas.
Teh itu berasal dan tumbuh di semak-semak purba di Da Hong Pao, Pegunungan Wuyi. Teh Da Hong Pao sangat legendaris.
"Teh ini sepertinya lebih cocok untuk pengemis, tetapi harganya cocok untuk seorang kaisar dan memiliki hati Buddha," kata Xiao Hui, pembuat teh di Wuyishan, kota di tepi sungai yang berkabut di Fujian, China selatan seperti dilaporkan BBC.
Pada tahun 2002, seorang pembeli yang kaya raya membayar 180.000 yuan atau setara Rp 365,7 juta lebih - untuk membeli hanya 20 gram teh lengedaris Da Hong Pao.
Harga itu sangat mengejutkan, bahkan bagi negara dengan budaya yang menilai minum teh sebagai bentuk seni selama sekitar 1.500 tahun (dan punya sistem klasifikasi teh yang membuat anggur Perancis tampak sederhana).
Da Hong Pao asli tidak hanya seharga emas. Harganya lebih dari 30 kali harga emas, hampir 1.400 dollar AS per satu gramnya atau setara Rp 18,4 juta dan lebih dari 10.000 dollar per teko. Da Hong Pao adalah salah satu teh termahal di dunia.
Xiao Hui memperlihatkan tampak fisik teh tersebut. Daun-daun teh itu gelap, kusut, dan belum selesai diolah dari kebun-kebun teh milik keluarganya di Wuyishan.
Xiao dan keluarganya, para pembuat teh selama beberapa generasi, masih pergi ke pegunungan setiap musim semi untuk memanggil dewa teh, Lu Yu, untuk membawa bibit-bibit baru.
Di setiap toko di Wuyishan memiliki satu set meja untuk mencicipi teh sebagai ritual gong fu cha (teh kung fu) – versi China dari upacara minum teh di Jepang. Rak-raknya dipenuhi dengan bermacam-macam pilihan daun teh.
Meskipun jenis yang tua dan antik dapat dijual dengan harga yang luar biasa tinggi, teh Da Hong Pao yang kualitasnya rasional dapat dihargai sekitar 100 per kilo atau sekitar Rp 1,3 juta di Wuyishan.
“Da Hong Pao yang asli sangat mahal karena sudah sangat sulit ditemukan pohon-pohon teh asli yang tersisa,” jelas pakar teh lokal Xiangning Wu. "Dan jenis yang kuno sangat berharga, hampir tak ternilai."
Tea Vivre Teh dari Pegunungan Wuyi, Fujian, China selatan
BEIJING – Teh dari kawasan Pegunungan Wuyi, Provinsi Fujian, China ini boleh dikatakan sebagai teh termahal di dunia. Harganya bahkan lebih dari 30 kali harga emas.
Teh itu berasal dan tumbuh di semak-semak purba di Da Hong Pao, Pegunungan Wuyi. Teh Da Hong Pao sangat legendaris.
"Teh ini sepertinya lebih cocok untuk pengemis, tetapi harganya cocok untuk seorang kaisar dan memiliki hati Buddha," kata Xiao Hui, pembuat teh di Wuyishan, kota di tepi sungai yang berkabut di Fujian, China selatan seperti dilaporkan BBC.
Pada tahun 2002, seorang pembeli yang kaya raya membayar 180.000 yuan atau setara Rp 365,7 juta lebih - untuk membeli hanya 20 gram teh lengedaris Da Hong Pao.
Harga itu sangat mengejutkan, bahkan bagi negara dengan budaya yang menilai minum teh sebagai bentuk seni selama sekitar 1.500 tahun (dan punya sistem klasifikasi teh yang membuat anggur Perancis tampak sederhana).
Da Hong Pao asli tidak hanya seharga emas. Harganya lebih dari 30 kali harga emas, hampir 1.400 dollar AS per satu gramnya atau setara Rp 18,4 juta dan lebih dari 10.000 dollar per teko. Da Hong Pao adalah salah satu teh termahal di dunia.
Xiao Hui memperlihatkan tampak fisik teh tersebut. Daun-daun teh itu gelap, kusut, dan belum selesai diolah dari kebun-kebun teh milik keluarganya di Wuyishan.
Xiao dan keluarganya, para pembuat teh selama beberapa generasi, masih pergi ke pegunungan setiap musim semi untuk memanggil dewa teh, Lu Yu, untuk membawa bibit-bibit baru.
Di setiap toko di Wuyishan memiliki satu set meja untuk mencicipi teh sebagai ritual gong fu cha (teh kung fu) – versi China dari upacara minum teh di Jepang. Rak-raknya dipenuhi dengan bermacam-macam pilihan daun teh.
Meskipun jenis yang tua dan antik dapat dijual dengan harga yang luar biasa tinggi, teh Da Hong Pao yang kualitasnya rasional dapat dihargai sekitar 100 per kilo atau sekitar Rp 1,3 juta di Wuyishan.
“Da Hong Pao yang asli sangat mahal karena sudah sangat sulit ditemukan pohon-pohon teh asli yang tersisa,” jelas pakar teh lokal Xiangning Wu. "Dan jenis yang kuno sangat berharga, hampir tak ternilai."
Strategi Bisnis Ala Ojek Online
Kesamaan Uber dan Go-Jek: 'Bakar Uang' di Depan
Jakarta - Bukan hal mudah membangun startup, meski berhasil tenar dan punya nama besar. Startup seperti Uber atau di Indonesia contohnya adalah Go-Jek, memiliki kesamaan nasib.
Apa itu? Yaitu sama-sama sedang 'membakar uang'. Memang, gaya seperti ini juga berlaku bagi hampir semua startup. Namun Uber dan Go-Jek patut mendapat sorotan karena mereka merupakan market leader di medan bisnisnya masing-masing.
'Bakar uang' di sini tentu bukan dalam jumlah sedikit, melainkan dalam jumlah banyak. Sejumlah pihak menilai, baik Uber, Go-Jek atau Grab belum menghasilkan keuntungan saat ini. Mereka mengincar profit dalam jangka panjang.
"Jika Anda melihat Uber atau Airbnb, semua perusahaan itu melakukan hal yang sama. Mereka lebih dulu menggaet konsumen. Mereka harus membuat investasi di depan di marketing untuk menggaet orang ke platform. Jadi tidak langsung menghasilkan uang," kata Fred Distin, investor di Accel Partners yang detikINET kutip dari Business Insider.
"Waktunya meraih untung, yaitu waktu mendapatkan uang, bisa 12 bulan, 24 bulan atau lebih lama. Semakin cepat Anda tumbuh, semakin banyak Anda membakar uang di awalnya, namun Anda membangun aset yang adalah user yang loyal dan stabil. Ini sangat bagus," jelasnya.
Dalam bocoran dokumen keuangan internal Uber pada paruh kedua 2014, pendapatan Uber memang meningkat pesat sampai USD 57 juta dari jumlah USD 1,4 juta di dua tahun sebelumnya. Tapi mereka menderita kerugian sebesar USD 108,8 juta.
Ketika dikonfirmasi, Uber menyatakan kerugian itu tak perlu dibesar-besarkan. "Ini sulit disebut berita. Inilah bisnis, Anda mengumpulkan uang, Anda menginvestasikannya, Anda tumbuh, Anda menghasilkan laba dan mengembalikan dana ke investor," kata Uber.
Uber mencontohkan kasus raksasa e-commerce Amazon. Meski memiliki kapitalisasi pasar USD 250 miliar, Amazon sering mencatat kerugian karena agresif berinvestasi.
Go-Jek vs Grab
Kasus Uber kurang lebih sama seperti Go-Jek atau Grab. Bakar bakar uang jelas terjadi karena mereka melakukan sistem subsidi, bersaing dengan Grab. Kevin Aluwi selaku Chief Financial Officer (CFO) Go Jek mengatakan sepak terjang Grab di Indonesia memang agresif. Strategi subsidi besar-besaran yang dilakukan perusahaan asal Malaysia itu demi memenangkan pasar.
"Kita tahu mereka ditargetkan investor gila banget. Karena ketika loe berada di posisi kedua tekanannya besar banget. Loe benar-benar dipacu oleh investor untuk menjadi nomor satu," jelas pria lulusan University of Southern California itu.
Adanya perang tarif antara Grab, memberi dampak negatif dan positif bagi Go-Jek. Dampak negatifnya membuat persaingan jadi tidak sehat. Go-Jek terpaksa berdarah-darah agar tetap bertahan disengitnya persaingan. Namun dampak positifnya, Go-Jek mengalami pertumbuhan cukup pesat dan membawa layanan mereka menjadi nomor satu di tanah air.
"Kami bersyukur juga berkat mereka, Go-Jek menjadi nomor satu. Tapi ya kami tetap waspada," klaim Kevin.
Lebih lanjut dikatakannya, perang harga di layanan ojek online akan segera usai. Pasalnya ia melihat kondisi industri teknologi di seluruh dunia mulai mengurangi strategi subsidi dan marketing yang agresif. Hal tersebut guna mengejar jalan agar sustainable dan tidak rugi lagi.
"Kita sudah memasuki periode di mana ada adjustment untuk pesaing bisnis yang lebih sehat," jelas pria pengemar game Dota dan Counter Strike ini.
Solusi Polemik Uber dan GrabCar di Berbagai Belahan Dunia
Jakarta - Uber seperti menjadi 'common enemy' di berbagai belahan dunia. Namun, warga makin gandrung akan layanan ini. Negara-negara di dunia menyikapinya secara berbeda.
Berikut solusi polemik taksi online di berbagai negara di dunia:
Filipina: Legalkan Uber dan GrabCar dengan Syarat
Filipina melegalkan GrabCar pada Juli 2015 lalu, menyusul Uber pada Rabu, 19 Agustus 2015. Otoritas Transportasi Filipina menentukan kedua aplikasi itu beroperasi di bawah aplikasi yang diatur pemerintah, transportation network company (TNC).
Pemerintah Filipina melakukan regulasi yang berbeda terhadap TNC dibandingkan dengan taksi reguler. Taksi online tak boleh mengambil penumpang di pinggir jalan, namun harus dipesan melalui aplikasi. Namun, seperti sopir taksi reguler, mereka diharuskan memiliki lisensi waralaba dari otoritas transportasi dan kewajiba meng-cover asuransi penumpang.
Biaya waralabanya ditentukan lebih tinggi dibanding taksi reguler, namun diperbarui setiap tahun. Sedangkan taksi reguler bisa memperbarui setiap 7 tahun. Taksi online juga diizinkan armadanya berusia lebih singkat dibanding taksi reguler.
Malaysia: Masih Pertimbangkan Taksi Online
Malaysia masih mempertimbangkan taksi online, dan belum memutuskan apakah melarang atau mengizinkan. Di Malaysia, fenomena penangkapan Uber dan GrabCar juga terjadi.
"Kami mengerti solusi yang disediakan Uber dan GrabCar, dan sentimen warga pada layanan itu," tutur Ketua Komisi Transportasi Publik Darat, Mohd Azharuddin Mat Sah, seperti dilansir dari The Star, 7 Oktober 2015.
Australia: Dilegalkan di NSW, WA dan ACT, Dilarang di NT
Pemerintahan Northern Teritory (NT) mengumumkan larangan beroperasinya layanan Ridesharing Uber di wilayah negara bagian mereka.
Bocoran yang diterima ABC menunjukan Pemerintah NT telah membatalkan proposal operasi layanan ridesharing Uber dan memutuskan untuk tidak membuat perubahan yang memungkinkan perusahaan tersebut beroperasi secara legal di wilayah hukum mereka. Industri taksi NT sangat menentang dilegalkannya Uber karena menjadi pesaing usaha taksi mereka, demikian dilansir ABC Australia pada 23 Februari 2016 lalu.
NT juga merekomendasikan industri taksi untuk meningkatkan standar mereka sendiri dalam meningkatkan kinerja industri mereka sendiri dalam menghadapi persaingan yang timbul oleh kehadiran Uber. Laporan itu juga mendukung inisiatif penggunaan metode 'pembeli misterius' untuk mengukur standar, serta pengenalan 13 izin taksi baru ke pasar di Darwin untuk meningkatkan kompetisi. Kajian ini juga mengusulkan dikuranginya surcharge dalam metode pembayaran taksi secara elektronik hingga maksimal 5 persen. Hasil kajian ini juga mengusulkan industri taksi NT memenuhi standar keamanan, kehandalan dan pelayanan konsumen.
Namun, layanan ridesharing Uber telah disahkan di negara bagian New Sout Wales (NSW), Western Australia (WA) dan Australian Capital Territorry (ACT). Pemerintah Negara Bagian lainnya, seperti Queensland, Victoria dan Tasmania tengah mempertimbangkan mengatur Uber. Tapi untuk saat ini masih beroperasi secara ilegal di negara-negara bagian tersebut.
China: Uber Kalah Saing dengan Taksi Online Lokal, Rugi Rp 13,5 T
Layanan transportasi berbasis aplikasi Uber merugi sebesar Rp 13,5 triliun dalam setahun di China, akibat 'persaingan sengit'.
Kerugian itu diungkapkan CEO Uber, Travis Kalanick, dalam sebuah acara tertutup di Vancouver, seperti dilaporkan situs berita teknologi Kanada Betakit. Dan Uber China sudah memastikan nilai kerugian Rp13,5 trilliun kepada kantor berita Reuters.
Perusahaan yang berkantor pusat di AS ini diluncurkan di China pada 2014 dan bersaing dengan taksi berbasis aplikasi lokal, Didi Kuaidi, demikian dikutip dari BBC edisi Jumat 19 Februari 2016 lalu.
Uber dapat digunakan di lebih dari 40 kota di China, dan tahun lalu mengumumkan akan memperluas jangkauan ke 100 kota di China dalam waktu 12 bulan.
"Kami mendapatkan keuntungan di AS, tetapi kami kehilangan Rp13,5 triliun (US$1 miliar) dalam setahun di China," kata Kalanick seperti dikutip Betakit.
Inggris: Pengadilan Tinggi Legalkan Uber
Layanan Uber Taksi secara resmi telah dilegalkan pemerintah Inggris. Pengadilan Tinggi Inggris telah meresmikannya pada hari Jumat (16/10/2015) setelah sebelumnya pengemudi taksi plat hitam ini merasa diremehkan dan dianggap berstatus illegal.
Pengadilan Inggris telah diminta untuk memutuskan apakah sebuah teknologi itu melanggar hukum atau tidak. Di mana teknologi tersebut melarang penggunaan taksimeter pada kendaraan milik sendiri atau swasta di ibukota Inggris. Hakim Duncan Ouseley memutuskan bahwa aplikasi ini tidak dapat dianggap sebagai taksimeter atau tidak karena itu ilegal.
"Argometer ini bukan sebuah perangkat yang berfungsi untuk menerima sinyal GPS untuk sebuah perjalanan, dan diteruskan lagi oleh GPS ke server yang terletak di luar kendaraan yang kemudian setelah dihitung tarif, dikirimkan lagi informasi tarif itu ke perangkat pengguna," ujar hakim Duncan Ouseley yang dikutip dari Reuters pada Jumat (16/10/2015).
Pemerintah kota London sendiri menolak desakan untuk membatasi operasional layanan taksi berbasis aplikasi seperti Uber. Penolakan didasarkan pada hasil konsultasi tentang layanan taksi swasta yang dilakukan pemerintah kota London bulan September tahun lalu, demikian dilansir dari BBC edisi Kamis, 21 Januari 2016.
Meski menolak menerapkan pembatasan, otorita transportasi London bisa menerapkan aturan tambahan, misalnya mewajibkan semua sopir Uber untuk dapat berbahasa Inggris secara lancar dan pemberitahuan tentang perkiraan ongkos biaya perjalanan. Fitur ini sudah tersedia di aplikasi Uber, namun baru dimunculkan jika pengguna layanan menginginkannya.
Prancis: Ilegal Sejak 2015, Pejabat Uber Diadili, Diancam Bui dan Denda
Dua orang pejabat Uber mulai disidang di pengadilan Prancis dan terancam hukuman penjara selama lima tahun. Bisa dibilang ini adalah masalah hukum terbesar yang pernah dihadapi oleh Uber, demikian dilansir dari dari The Guardian, edisi Jumat, 12 Februari 2016.
Dua orang itu adalah Thibaud Simphal, General Manager Uber Prancis dan Perre-Dimitri Gore-Coty selaku Genaral Manager Uber untuk kawasan Eropa Barat.
Keduanya dituntut dengan tuduhan menjalankan bisnis taksi ilegal, kebohongan komersial dan pelanggaran hukum privasi Prancis karena secara ilegal mengumpulkan, memproses dan menyimpan informasi personal. Mereka terancam hukuman lima tahun penjara dan denda 300 ribu euro jika terbukti bersalah. Selain itu, Uber Prancis juga terkena hukuman dan harus membayar denda sebanyak 1,5 juta euro.
Masalah ini berawal saat Uber Prancis yang tetap menjalankan program UberPop. Padahal layanan yang memungkinkan pengemudi mobil pribadi menyewakan kendaraannya itu sudah dinyatakan ilegal di Prancis sejak Januari 2015.
Belanda: Uber Dilarang 2014, Kantor Pusatnya Uber Digerebek
Belanda sudah melarang UberPop, layanan taksi berbasis aplikasi yang memungkinkan orang-orang memesan jasa transportasi dengan tarif lebih murah dari taksi tradisional, pada Desember 2014.
Jaksa di Belanda menggerebek kantor pusat Uber Eropa di Amsterdam, sebagai bagian dari penyelidikan pidana terhadap operator taksi berbasis aplikasi tersebut, demikian dilansir BBC, edisi 30 September 2015.
Pernyataan kejaksaan Belanda menyebutkan para jaksa dari bagian kejahatan keuangan meyakini Uber tetap saja mengizinkan sopir beroperasi tanpa izin sebagai pengemudi taksi. Padahal untuk pelanggaran ini Uber sebelumnya sudah dikenai denda 450.000 euro atau sekitar Rp 7,5 miliar. Uber tengah diselidiki dengan dugaan melanggar regulasi tentang keselamatan dan persaingan usaha. Menanggapi upaya hukum ini, Uber mengatakan bahwa mereka hanya menyediakan layanan berbagi kendaraan tapi kejaksaan Belanda menolak argumentasi itu karena Uber menerima komisi dari layanan tersebut.
Amerika Serikat: New York Izinkan Uber dengan Syarat
Kebijakan di masing-masing negara bagian Paman Sam berbeda-beda mengenai Uber. Ada beberapa bagian yang melarang bahkan menuntut Uber. Namun di New York, Uber dilegalkan dengan syarat.
Akhirnya pemerintah kota New York berkompromi dengan Uber. Di kota big apple, mobil uber memakai pelat khusus yang sama dengan yellow cab atau taksi kuning yang sehari-hari 'menguasai' jalanan New York.
Pengemudi Uber juga hanya boleh membawa penumpang yang memesan lewat aplikasi. Dan ada SIM khusus bagi para pengemudi Uber, serta yang terpenting pembayaran harus lewat kartu kredit.
Jakarta - Bukan hal mudah membangun startup, meski berhasil tenar dan punya nama besar. Startup seperti Uber atau di Indonesia contohnya adalah Go-Jek, memiliki kesamaan nasib.
Apa itu? Yaitu sama-sama sedang 'membakar uang'. Memang, gaya seperti ini juga berlaku bagi hampir semua startup. Namun Uber dan Go-Jek patut mendapat sorotan karena mereka merupakan market leader di medan bisnisnya masing-masing.
'Bakar uang' di sini tentu bukan dalam jumlah sedikit, melainkan dalam jumlah banyak. Sejumlah pihak menilai, baik Uber, Go-Jek atau Grab belum menghasilkan keuntungan saat ini. Mereka mengincar profit dalam jangka panjang.
"Jika Anda melihat Uber atau Airbnb, semua perusahaan itu melakukan hal yang sama. Mereka lebih dulu menggaet konsumen. Mereka harus membuat investasi di depan di marketing untuk menggaet orang ke platform. Jadi tidak langsung menghasilkan uang," kata Fred Distin, investor di Accel Partners yang detikINET kutip dari Business Insider.
"Waktunya meraih untung, yaitu waktu mendapatkan uang, bisa 12 bulan, 24 bulan atau lebih lama. Semakin cepat Anda tumbuh, semakin banyak Anda membakar uang di awalnya, namun Anda membangun aset yang adalah user yang loyal dan stabil. Ini sangat bagus," jelasnya.
Dalam bocoran dokumen keuangan internal Uber pada paruh kedua 2014, pendapatan Uber memang meningkat pesat sampai USD 57 juta dari jumlah USD 1,4 juta di dua tahun sebelumnya. Tapi mereka menderita kerugian sebesar USD 108,8 juta.
Ketika dikonfirmasi, Uber menyatakan kerugian itu tak perlu dibesar-besarkan. "Ini sulit disebut berita. Inilah bisnis, Anda mengumpulkan uang, Anda menginvestasikannya, Anda tumbuh, Anda menghasilkan laba dan mengembalikan dana ke investor," kata Uber.
Uber mencontohkan kasus raksasa e-commerce Amazon. Meski memiliki kapitalisasi pasar USD 250 miliar, Amazon sering mencatat kerugian karena agresif berinvestasi.
Go-Jek vs Grab
Kasus Uber kurang lebih sama seperti Go-Jek atau Grab. Bakar bakar uang jelas terjadi karena mereka melakukan sistem subsidi, bersaing dengan Grab. Kevin Aluwi selaku Chief Financial Officer (CFO) Go Jek mengatakan sepak terjang Grab di Indonesia memang agresif. Strategi subsidi besar-besaran yang dilakukan perusahaan asal Malaysia itu demi memenangkan pasar.
"Kita tahu mereka ditargetkan investor gila banget. Karena ketika loe berada di posisi kedua tekanannya besar banget. Loe benar-benar dipacu oleh investor untuk menjadi nomor satu," jelas pria lulusan University of Southern California itu.
Adanya perang tarif antara Grab, memberi dampak negatif dan positif bagi Go-Jek. Dampak negatifnya membuat persaingan jadi tidak sehat. Go-Jek terpaksa berdarah-darah agar tetap bertahan disengitnya persaingan. Namun dampak positifnya, Go-Jek mengalami pertumbuhan cukup pesat dan membawa layanan mereka menjadi nomor satu di tanah air.
"Kami bersyukur juga berkat mereka, Go-Jek menjadi nomor satu. Tapi ya kami tetap waspada," klaim Kevin.
Lebih lanjut dikatakannya, perang harga di layanan ojek online akan segera usai. Pasalnya ia melihat kondisi industri teknologi di seluruh dunia mulai mengurangi strategi subsidi dan marketing yang agresif. Hal tersebut guna mengejar jalan agar sustainable dan tidak rugi lagi.
"Kita sudah memasuki periode di mana ada adjustment untuk pesaing bisnis yang lebih sehat," jelas pria pengemar game Dota dan Counter Strike ini.
Solusi Polemik Uber dan GrabCar di Berbagai Belahan Dunia
Jakarta - Uber seperti menjadi 'common enemy' di berbagai belahan dunia. Namun, warga makin gandrung akan layanan ini. Negara-negara di dunia menyikapinya secara berbeda.
Berikut solusi polemik taksi online di berbagai negara di dunia:
Filipina: Legalkan Uber dan GrabCar dengan Syarat
Filipina melegalkan GrabCar pada Juli 2015 lalu, menyusul Uber pada Rabu, 19 Agustus 2015. Otoritas Transportasi Filipina menentukan kedua aplikasi itu beroperasi di bawah aplikasi yang diatur pemerintah, transportation network company (TNC).
Pemerintah Filipina melakukan regulasi yang berbeda terhadap TNC dibandingkan dengan taksi reguler. Taksi online tak boleh mengambil penumpang di pinggir jalan, namun harus dipesan melalui aplikasi. Namun, seperti sopir taksi reguler, mereka diharuskan memiliki lisensi waralaba dari otoritas transportasi dan kewajiba meng-cover asuransi penumpang.
Biaya waralabanya ditentukan lebih tinggi dibanding taksi reguler, namun diperbarui setiap tahun. Sedangkan taksi reguler bisa memperbarui setiap 7 tahun. Taksi online juga diizinkan armadanya berusia lebih singkat dibanding taksi reguler.
Malaysia: Masih Pertimbangkan Taksi Online
Malaysia masih mempertimbangkan taksi online, dan belum memutuskan apakah melarang atau mengizinkan. Di Malaysia, fenomena penangkapan Uber dan GrabCar juga terjadi.
"Kami mengerti solusi yang disediakan Uber dan GrabCar, dan sentimen warga pada layanan itu," tutur Ketua Komisi Transportasi Publik Darat, Mohd Azharuddin Mat Sah, seperti dilansir dari The Star, 7 Oktober 2015.
Australia: Dilegalkan di NSW, WA dan ACT, Dilarang di NT
Pemerintahan Northern Teritory (NT) mengumumkan larangan beroperasinya layanan Ridesharing Uber di wilayah negara bagian mereka.
Bocoran yang diterima ABC menunjukan Pemerintah NT telah membatalkan proposal operasi layanan ridesharing Uber dan memutuskan untuk tidak membuat perubahan yang memungkinkan perusahaan tersebut beroperasi secara legal di wilayah hukum mereka. Industri taksi NT sangat menentang dilegalkannya Uber karena menjadi pesaing usaha taksi mereka, demikian dilansir ABC Australia pada 23 Februari 2016 lalu.
NT juga merekomendasikan industri taksi untuk meningkatkan standar mereka sendiri dalam meningkatkan kinerja industri mereka sendiri dalam menghadapi persaingan yang timbul oleh kehadiran Uber. Laporan itu juga mendukung inisiatif penggunaan metode 'pembeli misterius' untuk mengukur standar, serta pengenalan 13 izin taksi baru ke pasar di Darwin untuk meningkatkan kompetisi. Kajian ini juga mengusulkan dikuranginya surcharge dalam metode pembayaran taksi secara elektronik hingga maksimal 5 persen. Hasil kajian ini juga mengusulkan industri taksi NT memenuhi standar keamanan, kehandalan dan pelayanan konsumen.
Namun, layanan ridesharing Uber telah disahkan di negara bagian New Sout Wales (NSW), Western Australia (WA) dan Australian Capital Territorry (ACT). Pemerintah Negara Bagian lainnya, seperti Queensland, Victoria dan Tasmania tengah mempertimbangkan mengatur Uber. Tapi untuk saat ini masih beroperasi secara ilegal di negara-negara bagian tersebut.
China: Uber Kalah Saing dengan Taksi Online Lokal, Rugi Rp 13,5 T
Layanan transportasi berbasis aplikasi Uber merugi sebesar Rp 13,5 triliun dalam setahun di China, akibat 'persaingan sengit'.
Kerugian itu diungkapkan CEO Uber, Travis Kalanick, dalam sebuah acara tertutup di Vancouver, seperti dilaporkan situs berita teknologi Kanada Betakit. Dan Uber China sudah memastikan nilai kerugian Rp13,5 trilliun kepada kantor berita Reuters.
Perusahaan yang berkantor pusat di AS ini diluncurkan di China pada 2014 dan bersaing dengan taksi berbasis aplikasi lokal, Didi Kuaidi, demikian dikutip dari BBC edisi Jumat 19 Februari 2016 lalu.
Uber dapat digunakan di lebih dari 40 kota di China, dan tahun lalu mengumumkan akan memperluas jangkauan ke 100 kota di China dalam waktu 12 bulan.
"Kami mendapatkan keuntungan di AS, tetapi kami kehilangan Rp13,5 triliun (US$1 miliar) dalam setahun di China," kata Kalanick seperti dikutip Betakit.
Inggris: Pengadilan Tinggi Legalkan Uber
Layanan Uber Taksi secara resmi telah dilegalkan pemerintah Inggris. Pengadilan Tinggi Inggris telah meresmikannya pada hari Jumat (16/10/2015) setelah sebelumnya pengemudi taksi plat hitam ini merasa diremehkan dan dianggap berstatus illegal.
Pengadilan Inggris telah diminta untuk memutuskan apakah sebuah teknologi itu melanggar hukum atau tidak. Di mana teknologi tersebut melarang penggunaan taksimeter pada kendaraan milik sendiri atau swasta di ibukota Inggris. Hakim Duncan Ouseley memutuskan bahwa aplikasi ini tidak dapat dianggap sebagai taksimeter atau tidak karena itu ilegal.
"Argometer ini bukan sebuah perangkat yang berfungsi untuk menerima sinyal GPS untuk sebuah perjalanan, dan diteruskan lagi oleh GPS ke server yang terletak di luar kendaraan yang kemudian setelah dihitung tarif, dikirimkan lagi informasi tarif itu ke perangkat pengguna," ujar hakim Duncan Ouseley yang dikutip dari Reuters pada Jumat (16/10/2015).
Pemerintah kota London sendiri menolak desakan untuk membatasi operasional layanan taksi berbasis aplikasi seperti Uber. Penolakan didasarkan pada hasil konsultasi tentang layanan taksi swasta yang dilakukan pemerintah kota London bulan September tahun lalu, demikian dilansir dari BBC edisi Kamis, 21 Januari 2016.
Meski menolak menerapkan pembatasan, otorita transportasi London bisa menerapkan aturan tambahan, misalnya mewajibkan semua sopir Uber untuk dapat berbahasa Inggris secara lancar dan pemberitahuan tentang perkiraan ongkos biaya perjalanan. Fitur ini sudah tersedia di aplikasi Uber, namun baru dimunculkan jika pengguna layanan menginginkannya.
Prancis: Ilegal Sejak 2015, Pejabat Uber Diadili, Diancam Bui dan Denda
Dua orang pejabat Uber mulai disidang di pengadilan Prancis dan terancam hukuman penjara selama lima tahun. Bisa dibilang ini adalah masalah hukum terbesar yang pernah dihadapi oleh Uber, demikian dilansir dari dari The Guardian, edisi Jumat, 12 Februari 2016.
Dua orang itu adalah Thibaud Simphal, General Manager Uber Prancis dan Perre-Dimitri Gore-Coty selaku Genaral Manager Uber untuk kawasan Eropa Barat.
Keduanya dituntut dengan tuduhan menjalankan bisnis taksi ilegal, kebohongan komersial dan pelanggaran hukum privasi Prancis karena secara ilegal mengumpulkan, memproses dan menyimpan informasi personal. Mereka terancam hukuman lima tahun penjara dan denda 300 ribu euro jika terbukti bersalah. Selain itu, Uber Prancis juga terkena hukuman dan harus membayar denda sebanyak 1,5 juta euro.
Masalah ini berawal saat Uber Prancis yang tetap menjalankan program UberPop. Padahal layanan yang memungkinkan pengemudi mobil pribadi menyewakan kendaraannya itu sudah dinyatakan ilegal di Prancis sejak Januari 2015.
Belanda: Uber Dilarang 2014, Kantor Pusatnya Uber Digerebek
Belanda sudah melarang UberPop, layanan taksi berbasis aplikasi yang memungkinkan orang-orang memesan jasa transportasi dengan tarif lebih murah dari taksi tradisional, pada Desember 2014.
Jaksa di Belanda menggerebek kantor pusat Uber Eropa di Amsterdam, sebagai bagian dari penyelidikan pidana terhadap operator taksi berbasis aplikasi tersebut, demikian dilansir BBC, edisi 30 September 2015.
Pernyataan kejaksaan Belanda menyebutkan para jaksa dari bagian kejahatan keuangan meyakini Uber tetap saja mengizinkan sopir beroperasi tanpa izin sebagai pengemudi taksi. Padahal untuk pelanggaran ini Uber sebelumnya sudah dikenai denda 450.000 euro atau sekitar Rp 7,5 miliar. Uber tengah diselidiki dengan dugaan melanggar regulasi tentang keselamatan dan persaingan usaha. Menanggapi upaya hukum ini, Uber mengatakan bahwa mereka hanya menyediakan layanan berbagi kendaraan tapi kejaksaan Belanda menolak argumentasi itu karena Uber menerima komisi dari layanan tersebut.
Amerika Serikat: New York Izinkan Uber dengan Syarat
Kebijakan di masing-masing negara bagian Paman Sam berbeda-beda mengenai Uber. Ada beberapa bagian yang melarang bahkan menuntut Uber. Namun di New York, Uber dilegalkan dengan syarat.
Akhirnya pemerintah kota New York berkompromi dengan Uber. Di kota big apple, mobil uber memakai pelat khusus yang sama dengan yellow cab atau taksi kuning yang sehari-hari 'menguasai' jalanan New York.
Pengemudi Uber juga hanya boleh membawa penumpang yang memesan lewat aplikasi. Dan ada SIM khusus bagi para pengemudi Uber, serta yang terpenting pembayaran harus lewat kartu kredit.
Melepas Kekayaan Demi Cinta
Demi Nikahi Wanita Desa, Jutawan Ini Rela Lepas Kekayaannya di Eropa
BEIJING — Kisah dari China ini bisa menjadi contoh bahwa cinta sejati memang bisa mengalahkan segalanya, termasuk harta benda yang melimpah.
Yao Nanshan (57) adalah seorang pengusaha kaya China yang sukses dan sudah lama tinggal di Spanyol. Namun, dia melepaskan semua kekayaannya di Eropa demi menikahi seorang petani biasa asal sebuah desa di provinsi Zhejiang.
Kisah cinta ini berawal ketika Yao melakukan kunjungan ke kota Yunhe, provinsi Zhejiang, China, pada 2013.
Di sana, Yao dan kawan-kawannya sangat terpukau dengan keindahan alam daerah tersebut sehingga tak henti-hentinya mengabadikan suasana di sana.
Begitu asyiknya mereka sehingga tak sadar bahwa bus terakhir dari kota itu sudah berangkat. Tak ada pilihan lain, Yao terpaksa menginap di rumah seorang petani untuk satu malam.
Beruntung, sang empunya rumah, Liu Lijuan, adalah orang yang sangat ramah dan menerima orang-orang asing itu di kediamannya dan tak menarik uang sepeser pun.
Yao, yang sangat terpesona dengan kebaikan Liu, menghabiskan hampir sepanjang malam untuk berbincang dengan perempuan itu.
Di tengah pembicaraan itu, Yao mengetahui Liu menghadapi hidup yang sangat sulit. Putrinya didiagnosis mengalami penyakit darah yang langka dan suaminya sudah meninggal dunia akibat kanker perut.
Kondisi ini akhirnya membuat perempuan itu terlilit utang akibat biaya pengobatan putri dan suaminya yang sangat besar. Meski demikian, Liu tak pernah mengeluh dan terus menjalani hidupnya.
Meski menghadapi masalah keuangan yang sangat pelik, Liu tetap optimistis dan memiliki perilaku yang sangat terpuji. Kedua hal itulah yang membuat Yao jatuh cinta kepada Liu.
Sebulan setelah perjalanan itu, Yao muncul kembali di desa itu dan menyatakan rasa cintanya kepada Liu. Tentu saja Liu sangat berbahagia mendengar pengakuan Yao itu.
Meski demikian, awalnya Liu menolak pinangan Yao dan mengatakan dia tak mau merepotkan Yao dengan semua masalah hidup yang dihadapinya.
Bahkan, meski Yao mengatakan bahwa dirinya adalah seorang miliarder, Liu bersikukuh tetap tinggal di desanya untuk bekerja demi melunasi utang-utangnya.
Ditolak Liu, Yao kembali ke Spanyol dan menandatangani surat pernyataan yang menyerahkan semua perusahaan dan kekayaannya kepada anak-anaknya.
Selanjutnya, Yao kembali ke China tak lain dan tak bukan untuk kembali melamar Liu sang pujaan hati.
Awalnya, anak-anak Yao merasa ayah mereka sudah gila. Namun, setelah mereka terbang ke China dan melihat senyum bahagia di wajah sang ayah yang sudah lama tak mereka saksikan, akhirnya anak-anak Yao merestui niat ayah mereka itu.
Akhirnya, setelah mendapatkan restu dari anak-anaknya, Yao menikahi Liu pada 25 Desember 2015 dalam pesta yang dihadiri keluarga dan teman-teman kedua mempelai.
Di tempat barunya, Yao membangun sebuah penginapan kecil sehingga mereka bisa bekerja dan menghasilkan uang untuk melunasi utangnya sendiri.
BEIJING — Kisah dari China ini bisa menjadi contoh bahwa cinta sejati memang bisa mengalahkan segalanya, termasuk harta benda yang melimpah.
Yao Nanshan (57) adalah seorang pengusaha kaya China yang sukses dan sudah lama tinggal di Spanyol. Namun, dia melepaskan semua kekayaannya di Eropa demi menikahi seorang petani biasa asal sebuah desa di provinsi Zhejiang.
Kisah cinta ini berawal ketika Yao melakukan kunjungan ke kota Yunhe, provinsi Zhejiang, China, pada 2013.
Di sana, Yao dan kawan-kawannya sangat terpukau dengan keindahan alam daerah tersebut sehingga tak henti-hentinya mengabadikan suasana di sana.
Begitu asyiknya mereka sehingga tak sadar bahwa bus terakhir dari kota itu sudah berangkat. Tak ada pilihan lain, Yao terpaksa menginap di rumah seorang petani untuk satu malam.
Beruntung, sang empunya rumah, Liu Lijuan, adalah orang yang sangat ramah dan menerima orang-orang asing itu di kediamannya dan tak menarik uang sepeser pun.
Yao, yang sangat terpesona dengan kebaikan Liu, menghabiskan hampir sepanjang malam untuk berbincang dengan perempuan itu.
Di tengah pembicaraan itu, Yao mengetahui Liu menghadapi hidup yang sangat sulit. Putrinya didiagnosis mengalami penyakit darah yang langka dan suaminya sudah meninggal dunia akibat kanker perut.
Kondisi ini akhirnya membuat perempuan itu terlilit utang akibat biaya pengobatan putri dan suaminya yang sangat besar. Meski demikian, Liu tak pernah mengeluh dan terus menjalani hidupnya.
Meski menghadapi masalah keuangan yang sangat pelik, Liu tetap optimistis dan memiliki perilaku yang sangat terpuji. Kedua hal itulah yang membuat Yao jatuh cinta kepada Liu.
Sebulan setelah perjalanan itu, Yao muncul kembali di desa itu dan menyatakan rasa cintanya kepada Liu. Tentu saja Liu sangat berbahagia mendengar pengakuan Yao itu.
Meski demikian, awalnya Liu menolak pinangan Yao dan mengatakan dia tak mau merepotkan Yao dengan semua masalah hidup yang dihadapinya.
Bahkan, meski Yao mengatakan bahwa dirinya adalah seorang miliarder, Liu bersikukuh tetap tinggal di desanya untuk bekerja demi melunasi utang-utangnya.
Ditolak Liu, Yao kembali ke Spanyol dan menandatangani surat pernyataan yang menyerahkan semua perusahaan dan kekayaannya kepada anak-anaknya.
Selanjutnya, Yao kembali ke China tak lain dan tak bukan untuk kembali melamar Liu sang pujaan hati.
Awalnya, anak-anak Yao merasa ayah mereka sudah gila. Namun, setelah mereka terbang ke China dan melihat senyum bahagia di wajah sang ayah yang sudah lama tak mereka saksikan, akhirnya anak-anak Yao merestui niat ayah mereka itu.
Akhirnya, setelah mendapatkan restu dari anak-anaknya, Yao menikahi Liu pada 25 Desember 2015 dalam pesta yang dihadiri keluarga dan teman-teman kedua mempelai.
Di tempat barunya, Yao membangun sebuah penginapan kecil sehingga mereka bisa bekerja dan menghasilkan uang untuk melunasi utangnya sendiri.
Anak Muda Indonesia Pendiri Gojek Yang Masuk Forbes
Kevin Aluwi Masuk Forbes: Go-Jek Bukan Cuma Nadiem Makarim!
Jakarta - Go-Jek selalu identik dengan sosok Nadiem Makarim sebagai pendiri sekaligus CEO dari penyedia layanan ojek online itu. Padahal ada seseorang lagi yang tak kalah penting dalam melambungkan perusahaan itu.
Ia tak lain adalah Kevin Aluwi, Chief Financial Officer (CFO) sekaligus Co-Founder Go-Jek. Sosoknya memang kalah berkilau dibanding Nadiem. Namun namanya makin dikenal dan menjadi pusat perhatian lantaran masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia.
Saat ditemui detikINET di markas Go-Jek yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kevin mengaku tidak percaya bisa masuk dalam daftar anak muda yang dinilai sebagai pemimpin muda yang menjanjikan, wiraswastawan yang berbakat ataupun game changer.
"Pihak Forbes menghubungi saya Oktober lalu. Mereka mengirimkan email pertanyaan untuk dijawab. Sehari sebelum diterbitkan baru dikasih tahu kalau saya masuk dalam daftar. Rasanya tidak percaya," cerita pria kelahiran Jakarta ini.
Mendapat apresiasi seperti ini, jelas membuat Kevin bangga. Namun ia mengaku tidak pernah mengejar penghargaan tersebut ataupun popularitas lainnya.
"Gue tahu Forbes dari kecil. Masuk di dalamnya tentu bangga. Tapi tidak pernah mengejar penghargaan karena gue juga tidak terlalu suka ngebandingin dengan orang lain. Apa yang gue kerjain sekarang memang seru," ujarnya.
"Tapi penghargaan ini (Forber 30 Under 30 Asia) membuat ekspektasi gue jadi terdorong," imbuhnya.
Suka Startup
Meski mengenyam pendidikan bidang finansial di University of Southern California, hal tersebut tidak membuat Kevin tertarik berkarier di bidang keuangan. Ia lebih memilih berkecimpung di industri teknologi.
"Gue itu passion-nya di teknologi, mungkin karena dulu suka main game. Tapi memang gue tertarik dengan inovasi berbasis teknologi. Lihat saja banyak perusahaan yang mengubah kehidupan kita itu berbasis teknologi," tutur Kevin.
Karena itu setelah sempat bekerja 1,5 tahun di Amerika Serikat, tahun 2012 ia pulang ke Indonesia dan bekerja di perusahaan inkubator startup, Merah Putih. Selepas itu, Kevin sempat bekerja di Zalora sebelum akhirnya menjadi CFO di Go-Jek.
Meski berstatus CFO Go-Jek, kerjaan Kevin tidak sebatas mengurusi segala hal terkait keuangan. Ia mengaku terjun langsung menemui investor, membangun tim online marketing, tim data dan analisis.
"Apapun yang berhubungan dengan angka dan analisis, gue yang ngerjain," ujarnya.
Dikatakan pria yang menyukai game Dota dan Counter Strike ini, dirinya turut menyusun stategi perusahaan bersama Nadiem. Pasalnya strategi yang dibuat berdasarkan data yang telah ia analisis.
Kevin lantas mencontohkan pada awal Go-Jek hadir, tersedia layanan ride, kurir dan belanja. Dari data didapat 85% pengguna banyak melakukan pemesanan makanan. Akhirnya Go-Jek merilis layanan Go-Food.
"Dari data, kami bisa buat bisnis apa yang dapat dijalankan. Atau bagaimana membuat bisnis yang dijalankan lebih optimal," jelas Kevin.
Membangun Go-Jek Bersama Nadiem
Kevin pun menceritakan awal mula pertemuannya dengan Nadiem hingga sukses membangun Go-Jek. Pertemuan keduanya bermula sembilan tahun lalu. Mereka tidak terlalu dekat kala itu, sekadar teman main saja.
Barulah ketika sama-sama kerja di Zalora, hubungan Kevin dan Nadiem makin erat. Nadiem sering mengajak Kevin berdiskusi soal Go-Jek yang saat itu tidak telalu diurus.
"Selain karena kesibukan Nadiem sendiri, market pada saat itu masih belum siap. Penetrasi smartphone masih kurang karena masih mahal. Ditambah lagi pengguna internet masih rendah. Ini membuat kondisi Go-Jek stagnan," tutur pria kelahiran 1 September 1986 ini.
Dari serangkaian diskusi itu, keduanya akhirnya memutuskan untuk mengarap Go-Jek lebih serius. Pada 2014, Nadiem dan Kevin terjun langsung membesarkan Go-Jek. Keputusan ini jelas tidak salah, karena Go-Jek mengalami kesuksesan dalam waktu singkat sebagai salah satu penyedia layanan transportasi masyarakat di Jakarta.
Namun demikian, kata Kevin, kesuksesan yang begitu cepat bukan didapat dengan mudah. Begitu banyak masalah yang harus mereka hadapi. Di awal membangun Go-Jek misalnya, banyak pihak yang ragu akan keberlangsungannya.
"Cari orang saja susah. Mau partnership dengan perusahaan ternama ditolak. Belum lagi pertanyaan dari orang-orang dekat yang menganggap bisnis ini kurang prospeknya," kenang Kevin.
Namun setelah aplikasi Go-Jek meluncur dan mulai banyak driver yang terlihat di jalanan, semua keraguan tersebut mulai gugur. Dalam waktu cepat, Go-Jek pun melesat. Semula hingga akhir 2015, mereka menargetkan 4.000 driver. Nyatanya, malah tembus jadi 200 ribu driver.
Tapi menurut pria berkacamata ini, terlalu cepatnya perkembangan Go-Jek menghadirkan berbagai masalah baru yang kadang memusingkan kepala.
"Infrastruktur kita itu masih untuk perusahaan kecil. Karyawan pun belum siap untuk lompatan yang begitu cepat," ujarnya.
Untungnya dengan kesolidan tim, kata Kevin, semua masalah yang timbul malah membuat Go-Jek terpacu untuk makin baik lagi. Ia pun berharap Go-Jek yang telah mendarah daging di Jakarta bisa menjadi layanan yang sama di seluruh kota besar di Indonesia.
"Semoga Go-Jek dapat menjadi contoh untuk masuk ke industri. Bukan tidak mungkin orang Indonesia menciptakan sesuatu yang bisa dipakai di masyarakat luas. Bisa membantu kehidupan orang lebih praktis," pungkas Kevin.
Jakarta - Go-Jek selalu identik dengan sosok Nadiem Makarim sebagai pendiri sekaligus CEO dari penyedia layanan ojek online itu. Padahal ada seseorang lagi yang tak kalah penting dalam melambungkan perusahaan itu.
Ia tak lain adalah Kevin Aluwi, Chief Financial Officer (CFO) sekaligus Co-Founder Go-Jek. Sosoknya memang kalah berkilau dibanding Nadiem. Namun namanya makin dikenal dan menjadi pusat perhatian lantaran masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia.
Saat ditemui detikINET di markas Go-Jek yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kevin mengaku tidak percaya bisa masuk dalam daftar anak muda yang dinilai sebagai pemimpin muda yang menjanjikan, wiraswastawan yang berbakat ataupun game changer.
"Pihak Forbes menghubungi saya Oktober lalu. Mereka mengirimkan email pertanyaan untuk dijawab. Sehari sebelum diterbitkan baru dikasih tahu kalau saya masuk dalam daftar. Rasanya tidak percaya," cerita pria kelahiran Jakarta ini.
Mendapat apresiasi seperti ini, jelas membuat Kevin bangga. Namun ia mengaku tidak pernah mengejar penghargaan tersebut ataupun popularitas lainnya.
"Gue tahu Forbes dari kecil. Masuk di dalamnya tentu bangga. Tapi tidak pernah mengejar penghargaan karena gue juga tidak terlalu suka ngebandingin dengan orang lain. Apa yang gue kerjain sekarang memang seru," ujarnya.
"Tapi penghargaan ini (Forber 30 Under 30 Asia) membuat ekspektasi gue jadi terdorong," imbuhnya.
Suka Startup
Meski mengenyam pendidikan bidang finansial di University of Southern California, hal tersebut tidak membuat Kevin tertarik berkarier di bidang keuangan. Ia lebih memilih berkecimpung di industri teknologi.
"Gue itu passion-nya di teknologi, mungkin karena dulu suka main game. Tapi memang gue tertarik dengan inovasi berbasis teknologi. Lihat saja banyak perusahaan yang mengubah kehidupan kita itu berbasis teknologi," tutur Kevin.
Karena itu setelah sempat bekerja 1,5 tahun di Amerika Serikat, tahun 2012 ia pulang ke Indonesia dan bekerja di perusahaan inkubator startup, Merah Putih. Selepas itu, Kevin sempat bekerja di Zalora sebelum akhirnya menjadi CFO di Go-Jek.
Meski berstatus CFO Go-Jek, kerjaan Kevin tidak sebatas mengurusi segala hal terkait keuangan. Ia mengaku terjun langsung menemui investor, membangun tim online marketing, tim data dan analisis.
"Apapun yang berhubungan dengan angka dan analisis, gue yang ngerjain," ujarnya.
Dikatakan pria yang menyukai game Dota dan Counter Strike ini, dirinya turut menyusun stategi perusahaan bersama Nadiem. Pasalnya strategi yang dibuat berdasarkan data yang telah ia analisis.
Kevin lantas mencontohkan pada awal Go-Jek hadir, tersedia layanan ride, kurir dan belanja. Dari data didapat 85% pengguna banyak melakukan pemesanan makanan. Akhirnya Go-Jek merilis layanan Go-Food.
"Dari data, kami bisa buat bisnis apa yang dapat dijalankan. Atau bagaimana membuat bisnis yang dijalankan lebih optimal," jelas Kevin.
Membangun Go-Jek Bersama Nadiem
Kevin pun menceritakan awal mula pertemuannya dengan Nadiem hingga sukses membangun Go-Jek. Pertemuan keduanya bermula sembilan tahun lalu. Mereka tidak terlalu dekat kala itu, sekadar teman main saja.
Barulah ketika sama-sama kerja di Zalora, hubungan Kevin dan Nadiem makin erat. Nadiem sering mengajak Kevin berdiskusi soal Go-Jek yang saat itu tidak telalu diurus.
"Selain karena kesibukan Nadiem sendiri, market pada saat itu masih belum siap. Penetrasi smartphone masih kurang karena masih mahal. Ditambah lagi pengguna internet masih rendah. Ini membuat kondisi Go-Jek stagnan," tutur pria kelahiran 1 September 1986 ini.
Dari serangkaian diskusi itu, keduanya akhirnya memutuskan untuk mengarap Go-Jek lebih serius. Pada 2014, Nadiem dan Kevin terjun langsung membesarkan Go-Jek. Keputusan ini jelas tidak salah, karena Go-Jek mengalami kesuksesan dalam waktu singkat sebagai salah satu penyedia layanan transportasi masyarakat di Jakarta.
Namun demikian, kata Kevin, kesuksesan yang begitu cepat bukan didapat dengan mudah. Begitu banyak masalah yang harus mereka hadapi. Di awal membangun Go-Jek misalnya, banyak pihak yang ragu akan keberlangsungannya.
"Cari orang saja susah. Mau partnership dengan perusahaan ternama ditolak. Belum lagi pertanyaan dari orang-orang dekat yang menganggap bisnis ini kurang prospeknya," kenang Kevin.
Namun setelah aplikasi Go-Jek meluncur dan mulai banyak driver yang terlihat di jalanan, semua keraguan tersebut mulai gugur. Dalam waktu cepat, Go-Jek pun melesat. Semula hingga akhir 2015, mereka menargetkan 4.000 driver. Nyatanya, malah tembus jadi 200 ribu driver.
Tapi menurut pria berkacamata ini, terlalu cepatnya perkembangan Go-Jek menghadirkan berbagai masalah baru yang kadang memusingkan kepala.
"Infrastruktur kita itu masih untuk perusahaan kecil. Karyawan pun belum siap untuk lompatan yang begitu cepat," ujarnya.
Untungnya dengan kesolidan tim, kata Kevin, semua masalah yang timbul malah membuat Go-Jek terpacu untuk makin baik lagi. Ia pun berharap Go-Jek yang telah mendarah daging di Jakarta bisa menjadi layanan yang sama di seluruh kota besar di Indonesia.
"Semoga Go-Jek dapat menjadi contoh untuk masuk ke industri. Bukan tidak mungkin orang Indonesia menciptakan sesuatu yang bisa dipakai di masyarakat luas. Bisa membantu kehidupan orang lebih praktis," pungkas Kevin.
Miliarder Paling Muda Sedunia
Alexandra Andresen, Miliarder Termuda di Dunia
OSLO — Seorang miliarder termuda di dunia telah lahir. Ternyata dia tidak datang dari kawasan teknologi Silicon Valley atau bintang muda Hollywood.
Namun, dalam usia baru 19 tahun, gadis muda ini sudah memiliki kekayaan dengan total 1,2 miliar dollar AS atau hampir Rp 16 triliun.
Dia adalah Alexandra Andresen, seorang atlet berkuda profesional asal Norwegia. Majalah Forbes mendaulat Alexandra menjadi miliarder termuda di dunia dalam daftar tahunannya.
Tahun ini, Forbes kembali merilis daftar orang-orang dengan kekayaan minimal 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 13 triliun.
Untuk pertama kalinya, Alexandra masuk daftar itu menempati peringkat ke-1.476 dari 1.810 orang yang masuk daftar orang kaya sedunia versi Forbes.
Dalam usia 11 tahun, Alexandra menghabiskan masa remajanya di sekolah asrama Forres Sandle Manor di kota Fordingbridge, Inggris, bersama kakaknya, Katharina.
Hebatnya, Katharina yang kini berusia 20 tahun juga masuk daftar Forbes dan duduk sebagai miliarder termuda kedua di dunia.
Ajaibnya, di peringkat ketiga miliarder termuda di dunia diduduki pemuda Norwegia lainnya, Gustav Magnar Witzoe (22).
"Meski kekayaan ketiganya sebagian berasal dari warisan keluarga, tetap saja luar biasa melihat tiga miliarder muda ini berasal dari Norwegia," kata Kerry Dolan, wakil redaktur pelaksana majalah Forbes.
Kerry mengatakan, dalam budaya Skandinavia, harta warisan kerap diserahkan kepada generasi yang lebih muda jauh lebih cepat dibanding di negara-negara lain.
Maksud dari budaya ini adalah membiasakan para pemuda itu untuk mengelola bisnis keluarga sejak dini.
Hal lain yang diduga membuat para orang kaya Norwegia cepat menyerahkan warisan mereka adalah untuk menghindari pajak terhadap transfer uang tunai.
Alexandra adalah ahli waris dari keluarga yang meraih kesuksesan dari bisnis tembakau.
Pada 1849, kakek buyutnya mendirikan pabrik rokok terkemuka di Norwegia.
Pada 2005, demi alasan etika, keluarga Alexandra menjual perusahaan itu dengan harga 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 6,6 triliun.
Uang itu kemudian diinvestasikan, digunakan untuk pengembangan usaha properti, dan berbagai cara lainnya.
Ayah Alexandra, Johan H Andresen, pada 2007 menyerahkan 80 persen sahamnya di perusahaan investasi Ferd Holding kepada kedua putrinya.
Meski memiliki kekayaan melimpah, Johan tetap menyekolahkan kedua putrinya di sekolah negeri di Oslo dan hanya mengizinkan mereka membeli mobil bekas.
"Sebenarnya saya sudah terbiasa menabung dan berhemat," kata Alexandra dalam wawancara dengan majalah internal Ferd Holding.
"Saya menabung uang jajan mingguan, saya menabung hadiah yang saya peroleh dari kompetisi atau uang yang saya terima sebagai hadiah ulang tahun," tambah dia.
"Jadi, saya bisa membeli barang-barang yang benar-benar saya inginkan, seperti sepatu atau tas baru tanpa meminta uang dari ayah atau ibu," lanjut Alexandra.
Kini Alexandra tinggal di Jerman dan mendapat pengakuan internasional dalam urusan keahliannya dalam berkuda.
Hobinya berkuda dia warisi dari ibu kandungnya, Kristin, yang mengajarinya menunggang kuda sejak dia berusia tiga tahun.
Alexandra merebut medali perunggu dalam Kejuaraan Berkuda Yunior Eropa pada 2013 di Compiegne, Perancis.
Lalu, pada 2014, dia merebut medali perak dalam ajang yang sama saat digelar di Arezzo, Italia.
Miliarder Termuda di Dunia Berusia 19 Tahun, Inilah Gaya Hidupnya
OSLO — Seorang gadis remaja Norwegia, yang masih berusia 19 tahun, telah dinobatkan majalah pemeringkat Forbes sebagai miliarder termuda di dunia pada 2016.
Gadis bernama Alexandra Andresen memiliki kekayaan sebesar 1,2 miliar dollar AS atau setara Rp 16,33 triliun, seperti dilaporkan Daily Mirror.
Alexandra terdaftar sebagai salah satu orang terkaya di planet ini setelah mewarisi 43 persen dari bisnis keluarganya. Ayahnya, Johan Andresen, adalah pebisnis ulung Norwegia.
Keluarga Andresen memiliki Ferd, sebuah perusahaan investasi swasta yang telah sangat berpengalaman dan memiliki sejarah panjang.
Pada tahun 2007, negeri yang indah Norwegia menempatkan Alexandra ke posisi teratas sebagai miliarder termuda di dunia ketika ayahnya mengalihkan 42 persen dari bisnis untuknya.
Kakaknya, Katharina, yang lebih tua satu tahun darinya, menerima saham dengan jumlah yang persis sama dalam bisnis keluarga.
Lahir dan dibesarkan di Oslo di Norwegia, pada tahun ini Alexandra masuk daftar Forbes World's Billionaire.
Menurut majalah Forbes, Alexandra, yang baru saja lulus dari sekolah tinggi, adalah salah satu penunggang kuda Norwegia yang paling sukses.
Ia suka berkuda jika sedang luang dan melakukan kegiatan positif.
Gadis remaja itu telah memenangi medali di berbagai kompetisi Eropa. Saat ini ia tinggal di Jerman atas sponsor Kingsland di sebuah pusat pelatihan kemahiran untuk penunggang kuda.
Kekayaan yang luar biasa remaja itu tidak diketahui secara luas sampai saat ini, tetapi kekayaan keluarganya telah diwariskan turun-temurun.
Kakeknya membeli pabrik tembakau JL Tiedemanns pada tahun 1849, yang kemudian menjadi produsen rokok yang memimpin pasar di negara itu.
Pada tahun 2005, keluarganya menjual perusahaan atas alasan etis dengan nilai sebesar 500 juta dollar atau setara Rp 6,8 triliun.
Mereka kemudian menginvestasikan uang tersebut dengan bijak dalam dana real estat, keamanan, dan asuransi, seperti dirilis The Telegraph.
Kakaknya, Katharina, yang merupakan miliarder termuda kedua dalam daftar Forbes, saat ini sedang belajar ilmu sosial di sebuah universitas di Amsterdam, Belanda.
OSLO — Seorang miliarder termuda di dunia telah lahir. Ternyata dia tidak datang dari kawasan teknologi Silicon Valley atau bintang muda Hollywood.
Namun, dalam usia baru 19 tahun, gadis muda ini sudah memiliki kekayaan dengan total 1,2 miliar dollar AS atau hampir Rp 16 triliun.
Dia adalah Alexandra Andresen, seorang atlet berkuda profesional asal Norwegia. Majalah Forbes mendaulat Alexandra menjadi miliarder termuda di dunia dalam daftar tahunannya.
Tahun ini, Forbes kembali merilis daftar orang-orang dengan kekayaan minimal 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 13 triliun.
Untuk pertama kalinya, Alexandra masuk daftar itu menempati peringkat ke-1.476 dari 1.810 orang yang masuk daftar orang kaya sedunia versi Forbes.
Dalam usia 11 tahun, Alexandra menghabiskan masa remajanya di sekolah asrama Forres Sandle Manor di kota Fordingbridge, Inggris, bersama kakaknya, Katharina.
Hebatnya, Katharina yang kini berusia 20 tahun juga masuk daftar Forbes dan duduk sebagai miliarder termuda kedua di dunia.
Ajaibnya, di peringkat ketiga miliarder termuda di dunia diduduki pemuda Norwegia lainnya, Gustav Magnar Witzoe (22).
"Meski kekayaan ketiganya sebagian berasal dari warisan keluarga, tetap saja luar biasa melihat tiga miliarder muda ini berasal dari Norwegia," kata Kerry Dolan, wakil redaktur pelaksana majalah Forbes.
Kerry mengatakan, dalam budaya Skandinavia, harta warisan kerap diserahkan kepada generasi yang lebih muda jauh lebih cepat dibanding di negara-negara lain.
Maksud dari budaya ini adalah membiasakan para pemuda itu untuk mengelola bisnis keluarga sejak dini.
Hal lain yang diduga membuat para orang kaya Norwegia cepat menyerahkan warisan mereka adalah untuk menghindari pajak terhadap transfer uang tunai.
Alexandra adalah ahli waris dari keluarga yang meraih kesuksesan dari bisnis tembakau.
Pada 1849, kakek buyutnya mendirikan pabrik rokok terkemuka di Norwegia.
Pada 2005, demi alasan etika, keluarga Alexandra menjual perusahaan itu dengan harga 500 juta dollar AS atau sekitar Rp 6,6 triliun.
Uang itu kemudian diinvestasikan, digunakan untuk pengembangan usaha properti, dan berbagai cara lainnya.
Ayah Alexandra, Johan H Andresen, pada 2007 menyerahkan 80 persen sahamnya di perusahaan investasi Ferd Holding kepada kedua putrinya.
Meski memiliki kekayaan melimpah, Johan tetap menyekolahkan kedua putrinya di sekolah negeri di Oslo dan hanya mengizinkan mereka membeli mobil bekas.
"Sebenarnya saya sudah terbiasa menabung dan berhemat," kata Alexandra dalam wawancara dengan majalah internal Ferd Holding.
"Saya menabung uang jajan mingguan, saya menabung hadiah yang saya peroleh dari kompetisi atau uang yang saya terima sebagai hadiah ulang tahun," tambah dia.
"Jadi, saya bisa membeli barang-barang yang benar-benar saya inginkan, seperti sepatu atau tas baru tanpa meminta uang dari ayah atau ibu," lanjut Alexandra.
Kini Alexandra tinggal di Jerman dan mendapat pengakuan internasional dalam urusan keahliannya dalam berkuda.
Hobinya berkuda dia warisi dari ibu kandungnya, Kristin, yang mengajarinya menunggang kuda sejak dia berusia tiga tahun.
Alexandra merebut medali perunggu dalam Kejuaraan Berkuda Yunior Eropa pada 2013 di Compiegne, Perancis.
Lalu, pada 2014, dia merebut medali perak dalam ajang yang sama saat digelar di Arezzo, Italia.
Miliarder Termuda di Dunia Berusia 19 Tahun, Inilah Gaya Hidupnya
OSLO — Seorang gadis remaja Norwegia, yang masih berusia 19 tahun, telah dinobatkan majalah pemeringkat Forbes sebagai miliarder termuda di dunia pada 2016.
Gadis bernama Alexandra Andresen memiliki kekayaan sebesar 1,2 miliar dollar AS atau setara Rp 16,33 triliun, seperti dilaporkan Daily Mirror.
Alexandra terdaftar sebagai salah satu orang terkaya di planet ini setelah mewarisi 43 persen dari bisnis keluarganya. Ayahnya, Johan Andresen, adalah pebisnis ulung Norwegia.
Keluarga Andresen memiliki Ferd, sebuah perusahaan investasi swasta yang telah sangat berpengalaman dan memiliki sejarah panjang.
Pada tahun 2007, negeri yang indah Norwegia menempatkan Alexandra ke posisi teratas sebagai miliarder termuda di dunia ketika ayahnya mengalihkan 42 persen dari bisnis untuknya.
Kakaknya, Katharina, yang lebih tua satu tahun darinya, menerima saham dengan jumlah yang persis sama dalam bisnis keluarga.
Lahir dan dibesarkan di Oslo di Norwegia, pada tahun ini Alexandra masuk daftar Forbes World's Billionaire.
Menurut majalah Forbes, Alexandra, yang baru saja lulus dari sekolah tinggi, adalah salah satu penunggang kuda Norwegia yang paling sukses.
Ia suka berkuda jika sedang luang dan melakukan kegiatan positif.
Gadis remaja itu telah memenangi medali di berbagai kompetisi Eropa. Saat ini ia tinggal di Jerman atas sponsor Kingsland di sebuah pusat pelatihan kemahiran untuk penunggang kuda.
Kekayaan yang luar biasa remaja itu tidak diketahui secara luas sampai saat ini, tetapi kekayaan keluarganya telah diwariskan turun-temurun.
Kakeknya membeli pabrik tembakau JL Tiedemanns pada tahun 1849, yang kemudian menjadi produsen rokok yang memimpin pasar di negara itu.
Pada tahun 2005, keluarganya menjual perusahaan atas alasan etis dengan nilai sebesar 500 juta dollar atau setara Rp 6,8 triliun.
Mereka kemudian menginvestasikan uang tersebut dengan bijak dalam dana real estat, keamanan, dan asuransi, seperti dirilis The Telegraph.
Kakaknya, Katharina, yang merupakan miliarder termuda kedua dalam daftar Forbes, saat ini sedang belajar ilmu sosial di sebuah universitas di Amsterdam, Belanda.
Orang Terkaya Indonesia 2016
Siapa Orang Terkaya di Indonesia? Ini Daftar Terbarunya
Jakarta -Ekonomi Indonesia tumbuh lambat di 2015, hanya naik 4,7% dibandingkan tahun sebelumnya 5,02%. Hal ini mempengaruhi harta kekayaan para miliuner di Indonesia.
Forbes baru saja merilis daftar orang terkaya 2016. Dalam daftar tersebut ada 20 orang yang berasal dari Indonesia.
Para miliuner yang berada di daftar ini, mayoritas adalah wajah lama. Sektor industrinya pun beragam, mulai dari rokok. perbankan, hingga manufaktur.
Tidak banyak pengusaha Indonesia yang sukses dari industri teknologi, kebanyakan masih di manufaktur, ritel, dan rokok.
Berikut ini daftar 10 orang terkaya versi Forbes.
10. Urutan 1121 dunia. Eddy Kusnadi Sariaatmadja (62), media. Kekayaan US$ 1,6 miliar (Rp 20,8 triliun). Perusahaan yang ia jalankan adalah Elang Mahkota Teknologi yang merupakan induk dari beberapa perusahaan media, seperti SCTV dan Liputan6.com.
9. Urutan 1011 dunia. Peter Sondakh (66). Perusahaan investasi. Kekayaan US$ 1,8 miliar (Rp 23,4 triliun). Perusahaan Peter Sondakh adalah Rajawali Group yang menaungi perusahaan di sektor tambang, perkebunan, hotel, dan transportasi.
8. Urutan 959 dunia. Murdaya Poo (75). Aneka industri. Kekayaan US$ 1,9 miliar (Rp 24,7 triliun). Murdaya meraup kekayaan melalui perusahaan miliknya yang bernama Central Cipta Murdaya. Salah satu event yang paling dikenal ia selenggarakan adalah Jakarta International Expo.
7. Urutan 906 dunia. Tahir (63). Aneka industri. Kekayaan US$ 2 miliar (Rp 26 triliun). Tahir merupakan pemilik Mayapada Group yang punya anak usaha mulai dari Bank Mayapada hingga Mayapada Hospital.
6. Urutan 854 dunia. Mochtar Riady (86). Aneka industri. Kekayaan US$ 2,1 miliar (Rp 27,3 triliun). Bos Lippo Group ini sekarang menyerahkan operasional perusahaan ke anaknya, James dan Stephen. Cucunya, John juga sekarang ikut berkiprah memajukan perusahaannya.
5. Urutan 527 dunia. Bachtiar Karim (59). Manufaktur. Kekayaan US$ 3,2 miliar (Rp 41,6 triliun). Karim adalah pemilik Musim Mas, salah satu raksasa minyak sawit Indonesia.
4. Urutan 358 dunia. Sri Prakash Lohia (63). Poliester. Kekayaan US$ 4,2 miliar (Rp 54,6 triliun). Sri adalah pemilik Indorama yang bergerak di sektor petrokimia.
3. Urutan 286 dunia. Chairul Tanjung (53). Aneka industri. Kekayaan US$ 4,9 miliar (Rp 63,7 triliun). Bisnis pria yang akrab disapa CT ini sangat beragam, dari perbankan, media, gaya hidup, hiburan, makanan, hingga perkebunan. Melalui CT Corp ia mengendalikan banyak perusahaan, seperti Trans Corp hingga Trans Fashion.
2. Urutan 146 dunia. Michael Hartono (76). Rokok dan bank. Kekayaan US$ 7,9 miliar (Rp 102,7 triliun). Bersama dengan adiknya, Budi, ia menjalankan Grup Djarum yang kini merambah berbagai sektor usaha, salah satu yang paling dikenal adalah Bank BCA.
1. Urutan 141 dunia. R. Budi Hartono. Rokok dan bank. Kekayaan US$ 8,1 miliar (Rp 105,3 triliun). Bersama dengan kakaknya, Michael, ia menjalankan Grup Djarum yang kini merambah berbagai sektor usaha, salah satu yang paling dikenal adalah Bank BCA.
Jakarta -Ekonomi Indonesia tumbuh lambat di 2015, hanya naik 4,7% dibandingkan tahun sebelumnya 5,02%. Hal ini mempengaruhi harta kekayaan para miliuner di Indonesia.
Forbes baru saja merilis daftar orang terkaya 2016. Dalam daftar tersebut ada 20 orang yang berasal dari Indonesia.
Para miliuner yang berada di daftar ini, mayoritas adalah wajah lama. Sektor industrinya pun beragam, mulai dari rokok. perbankan, hingga manufaktur.
Tidak banyak pengusaha Indonesia yang sukses dari industri teknologi, kebanyakan masih di manufaktur, ritel, dan rokok.
Berikut ini daftar 10 orang terkaya versi Forbes.
10. Urutan 1121 dunia. Eddy Kusnadi Sariaatmadja (62), media. Kekayaan US$ 1,6 miliar (Rp 20,8 triliun). Perusahaan yang ia jalankan adalah Elang Mahkota Teknologi yang merupakan induk dari beberapa perusahaan media, seperti SCTV dan Liputan6.com.
9. Urutan 1011 dunia. Peter Sondakh (66). Perusahaan investasi. Kekayaan US$ 1,8 miliar (Rp 23,4 triliun). Perusahaan Peter Sondakh adalah Rajawali Group yang menaungi perusahaan di sektor tambang, perkebunan, hotel, dan transportasi.
8. Urutan 959 dunia. Murdaya Poo (75). Aneka industri. Kekayaan US$ 1,9 miliar (Rp 24,7 triliun). Murdaya meraup kekayaan melalui perusahaan miliknya yang bernama Central Cipta Murdaya. Salah satu event yang paling dikenal ia selenggarakan adalah Jakarta International Expo.
7. Urutan 906 dunia. Tahir (63). Aneka industri. Kekayaan US$ 2 miliar (Rp 26 triliun). Tahir merupakan pemilik Mayapada Group yang punya anak usaha mulai dari Bank Mayapada hingga Mayapada Hospital.
6. Urutan 854 dunia. Mochtar Riady (86). Aneka industri. Kekayaan US$ 2,1 miliar (Rp 27,3 triliun). Bos Lippo Group ini sekarang menyerahkan operasional perusahaan ke anaknya, James dan Stephen. Cucunya, John juga sekarang ikut berkiprah memajukan perusahaannya.
5. Urutan 527 dunia. Bachtiar Karim (59). Manufaktur. Kekayaan US$ 3,2 miliar (Rp 41,6 triliun). Karim adalah pemilik Musim Mas, salah satu raksasa minyak sawit Indonesia.
4. Urutan 358 dunia. Sri Prakash Lohia (63). Poliester. Kekayaan US$ 4,2 miliar (Rp 54,6 triliun). Sri adalah pemilik Indorama yang bergerak di sektor petrokimia.
3. Urutan 286 dunia. Chairul Tanjung (53). Aneka industri. Kekayaan US$ 4,9 miliar (Rp 63,7 triliun). Bisnis pria yang akrab disapa CT ini sangat beragam, dari perbankan, media, gaya hidup, hiburan, makanan, hingga perkebunan. Melalui CT Corp ia mengendalikan banyak perusahaan, seperti Trans Corp hingga Trans Fashion.
2. Urutan 146 dunia. Michael Hartono (76). Rokok dan bank. Kekayaan US$ 7,9 miliar (Rp 102,7 triliun). Bersama dengan adiknya, Budi, ia menjalankan Grup Djarum yang kini merambah berbagai sektor usaha, salah satu yang paling dikenal adalah Bank BCA.
1. Urutan 141 dunia. R. Budi Hartono. Rokok dan bank. Kekayaan US$ 8,1 miliar (Rp 105,3 triliun). Bersama dengan kakaknya, Michael, ia menjalankan Grup Djarum yang kini merambah berbagai sektor usaha, salah satu yang paling dikenal adalah Bank BCA.
Teknologi Baru Sepeda Laundry
Cuci Pakaian Sambil Genjot Sepeda Statis, Tertarik?
China - Sekelompok mahasiswa di Universitas Nasional China’s Dalian membuat sebuah inovasi yang memadukan olahraga sepeda statis dengan kegiatan mencuci pakaian. Menarik, bukan?
Mereka menciptakan sebuah sepeda statis yang dilengkapi dengan tabung pencuci pakaian. Cara kerjanya kira-kira adalah, tabung tersebut akan berputar seperti mesin cuci listrik pada umumnya, ketika pedal sepeda statis dikayuh.
Produk ini dinamai "BWM" yang merupakan kependekan dari "bike washing machine".
"Bersepeda merupakan olahraga yang terbilang populer. Sementara itu, mencuci pakaian pun setidaknya dilakukan seminggu sekali," kata salah satu mahasiswa penggagas, seperti dikutip Tuvie, sebuah blog yang didedikasikan untuk inovasi teknologi.
"Nah, kenapa kedua kegiatan itu tidak dipadukan saja dalam satu alat," sambung dia.
Pakaian kotor dan detergen dimasukkan ke dalam tabung yang berada di bawah kerangka sepeda statis.
"Ketika Anda mulai mengayuh sepeda ini, gerak pedal akan membuat tabung itu berputar, dan pada saat yang sama mengisi listrik melalui dinamo yang bisa digunakan untuk menyimpan listrik," ungkap mahasiswa itu.
Dia menyebutkan, listrik yang tersimpan tak cuma mampu menghidupkan display indikator pada mesin, tetapi bahkan bisa dipakai untuk mencuci pakaian tanpa mengayuh.
Sesungguhnya, konsep ini bukan hal yang sepenuhnya baru. Sebelumnya, hal serupa pernah digagas lewat mesin cuci bernama BiWa, yang dibuat oleh industri di Slowakia, hasil desain Barbora Tobolova.
Mesin tersebut adalah sepeda yang bergerak. Roda belakang, pada bagian pelek, dilengkapi drum untuk mengisi pakaian kotor. Idenya, pakaian tercuci bersih, sambil si pemilik mengayuh sepedanya ke suatu tempat.
Di tabung tersebut terdapat sebuah celah untuk mengeluarkan air kotor. Namun, sejauh ini, belum ada kabar apakah inovasi itu bisa menggantikan mesin cuci konvensional dengan sama baiknya.
Terlepas dari pertimbangan tersebut, inovasi ini tentu menawarkan solusi bagi mereka yang harus mencuci pakaian, sekaligus memiliki kebutuhan untuk berolahraga, apalagi dalam era multitasking seperti sekarang ini....
China - Sekelompok mahasiswa di Universitas Nasional China’s Dalian membuat sebuah inovasi yang memadukan olahraga sepeda statis dengan kegiatan mencuci pakaian. Menarik, bukan?
Mereka menciptakan sebuah sepeda statis yang dilengkapi dengan tabung pencuci pakaian. Cara kerjanya kira-kira adalah, tabung tersebut akan berputar seperti mesin cuci listrik pada umumnya, ketika pedal sepeda statis dikayuh.
Produk ini dinamai "BWM" yang merupakan kependekan dari "bike washing machine".
"Bersepeda merupakan olahraga yang terbilang populer. Sementara itu, mencuci pakaian pun setidaknya dilakukan seminggu sekali," kata salah satu mahasiswa penggagas, seperti dikutip Tuvie, sebuah blog yang didedikasikan untuk inovasi teknologi.
"Nah, kenapa kedua kegiatan itu tidak dipadukan saja dalam satu alat," sambung dia.
Pakaian kotor dan detergen dimasukkan ke dalam tabung yang berada di bawah kerangka sepeda statis.
"Ketika Anda mulai mengayuh sepeda ini, gerak pedal akan membuat tabung itu berputar, dan pada saat yang sama mengisi listrik melalui dinamo yang bisa digunakan untuk menyimpan listrik," ungkap mahasiswa itu.
Dia menyebutkan, listrik yang tersimpan tak cuma mampu menghidupkan display indikator pada mesin, tetapi bahkan bisa dipakai untuk mencuci pakaian tanpa mengayuh.
Sesungguhnya, konsep ini bukan hal yang sepenuhnya baru. Sebelumnya, hal serupa pernah digagas lewat mesin cuci bernama BiWa, yang dibuat oleh industri di Slowakia, hasil desain Barbora Tobolova.
Mesin tersebut adalah sepeda yang bergerak. Roda belakang, pada bagian pelek, dilengkapi drum untuk mengisi pakaian kotor. Idenya, pakaian tercuci bersih, sambil si pemilik mengayuh sepedanya ke suatu tempat.
Di tabung tersebut terdapat sebuah celah untuk mengeluarkan air kotor. Namun, sejauh ini, belum ada kabar apakah inovasi itu bisa menggantikan mesin cuci konvensional dengan sama baiknya.
Terlepas dari pertimbangan tersebut, inovasi ini tentu menawarkan solusi bagi mereka yang harus mencuci pakaian, sekaligus memiliki kebutuhan untuk berolahraga, apalagi dalam era multitasking seperti sekarang ini....
Misteri Pertanda Sepuluh Tulah Awal Pertanda Kiamat
Jutaan Kumbang yang Penuhi Pantai Dianggap Pertanda Kiamat
Jutaan kumbang di pantai wisata Mar de Ajo, Argentina
BUENOS AIRES – Jutaan kumbang yang secara tiba-tiba muncul pantai wisata di dekat Ibu Kota Argentina, Buenos Aires dianggap sebagai pertanda buruk yang mengawali datangnya akhir zaman.
Tidak ada yang mengetahui secara pasti mengapa serangga-serangga itu memenuhi pantai Mar de Ajo sepanjang beberapa kilometer. Kejadian ini dengan cepat diabadikan dan tersebar di media-media sosial.
Beberapa orang menganggap fenomena ini merupakan pertanda dari datangnya hari kiamat. Mereka menganggap para kumbang itu dapat merasakan akhir dunia yang semakin dekat.
Salah satu komentator yang menggunakan nama khnagar mencoba menjelaskan fenomena tersebut. Dia menduga kumbang-kumbang di pantai itu berjenis Heteronychus Arator atau yang dikenal dengan nama Kumbang Jagung Hitam (Black Maize Beetle). Kumbang jenis ini diketahui melakukan penerbangan massal pada musim panas dan gugur saat musim kawin mereka.
“Mungkin kumbang jenis serupa. Mereka hanya hidup selama beberapa hari pada tahap itu setelah merangkak keluar dari tanah. Jadi beberapa kumbang terbang tersapu ke laut oleh angin, dan kembali ke pantai, sebagian besar mati atau sekarat. Itu adalah skenario paling memungkinkan yang dapat saya pikirkan,” jelas khnagar sebagaimana dilansir Metro.
Para peneliti mengatakan bahwa kumbang-kumbang tersebut tinggal di dalam tanah selama sekira dua tahun sebelum keluar untuk kawin kemudian mati. Kejadian ini dikenal dengan nama “hatching” atau penetasan dan biasanya terjadi setiap tahun di bulan Januari, meski tahun ini agak terlambat.
Meski sebagian merasa takut, beberapa orang justru memanfaatkan peristiwa ini untuk mengeruk untung. Salah seorang diantara mereka menjual sisa-sisa kumbang itu dengan harga cukup tinggi, sekira Rp850 ribu per kilogram.
Sekresi kumbang dipercaya dapat menjaga tubuh dari penyakit kanker, AIDS, dan asma.
Jutaan kumbang di pantai wisata Mar de Ajo, Argentina
BUENOS AIRES – Jutaan kumbang yang secara tiba-tiba muncul pantai wisata di dekat Ibu Kota Argentina, Buenos Aires dianggap sebagai pertanda buruk yang mengawali datangnya akhir zaman.
Tidak ada yang mengetahui secara pasti mengapa serangga-serangga itu memenuhi pantai Mar de Ajo sepanjang beberapa kilometer. Kejadian ini dengan cepat diabadikan dan tersebar di media-media sosial.
Beberapa orang menganggap fenomena ini merupakan pertanda dari datangnya hari kiamat. Mereka menganggap para kumbang itu dapat merasakan akhir dunia yang semakin dekat.
Salah satu komentator yang menggunakan nama khnagar mencoba menjelaskan fenomena tersebut. Dia menduga kumbang-kumbang di pantai itu berjenis Heteronychus Arator atau yang dikenal dengan nama Kumbang Jagung Hitam (Black Maize Beetle). Kumbang jenis ini diketahui melakukan penerbangan massal pada musim panas dan gugur saat musim kawin mereka.
“Mungkin kumbang jenis serupa. Mereka hanya hidup selama beberapa hari pada tahap itu setelah merangkak keluar dari tanah. Jadi beberapa kumbang terbang tersapu ke laut oleh angin, dan kembali ke pantai, sebagian besar mati atau sekarat. Itu adalah skenario paling memungkinkan yang dapat saya pikirkan,” jelas khnagar sebagaimana dilansir Metro.
Para peneliti mengatakan bahwa kumbang-kumbang tersebut tinggal di dalam tanah selama sekira dua tahun sebelum keluar untuk kawin kemudian mati. Kejadian ini dikenal dengan nama “hatching” atau penetasan dan biasanya terjadi setiap tahun di bulan Januari, meski tahun ini agak terlambat.
Meski sebagian merasa takut, beberapa orang justru memanfaatkan peristiwa ini untuk mengeruk untung. Salah seorang diantara mereka menjual sisa-sisa kumbang itu dengan harga cukup tinggi, sekira Rp850 ribu per kilogram.
Sekresi kumbang dipercaya dapat menjaga tubuh dari penyakit kanker, AIDS, dan asma.
Cara Otak Menyimpan Ingatan
Tiga Peneliti Ini Ungkap Mekanisme Otak Menyimpan Memori
London, Otak masih menjadi salah satu organ tubuh manusia yang paling misterius, sebab tak banyak yang memahami mekanisme yang terjadi di dalamnya.
Akan tetapi baru-baru ini tiga orang peneliti asal Inggris, masing-masing bernama Tim Bliss, Graham Collingridge dan Richard Morris sukses mengungkap salah satu misteri yang ada pada otak, yaitu cara otak menyimpan memori atau ingatan.
Bagaimana caranya? Pada dasarnya sebagian besar ilmuwan meyakini bahwa memori tersimpan dengan sendirinya, tanpa ada mekanisme khusus ataupun molekul tertentu yang ikut berperan.
Menariknya, ketiga ilmuwan ini tidak pernah bekerja dalam satu laboratorium yang sama, tetapi apa yang mereka temukan berhasil dikolaborasikan untuk menjelaskan mekanisme otak saat menyimpan memori.
"Kami hanya punya gagasan yang sama tentang otak dan memori ini, tetapi kami tidak benar-benar memahami bagaimana mekanisme kerjanya," terang salah satu peneliti, Morris seperti dikutip dari BBC.
Dasar dari temuan ini adalah hasil penelitian terhadap hippocampus otak yang dilakukan Bliss dengan seorang rekannya di tahun 1973. Ketika merekam sel otak pada kelinci, mereka menemukan bahwa memberi stimulasi atau rangsangan pada dua sel saraf yang terhubung secara berulang-ulang justru membuat koneksi (sinapsis) keduanya semakin kuat.
"Bila sel saraf A terhubung dengan sel saraf B dan A berupaya memutus B, lalu sinapsis di antara keduanya justru makin kuat," jelas Bliss (75) yang telah lama bekerja pada National Institute of Medical Research, London.
Koneksi antarsel inilah yang menjadi pondasi pembentukan memori atau kemudian disebut dengan 'long-term potentiation' (LTP). Proses ini berlangsung sepanjang hayat dan mendasari kemampuan setiap orang untuk mempelajari dan mengingat sesuatu.
Setelah itu, Collingridge (61), seorang peneliti dari University of Bristol dan juga termuda di antara ketiga peneliti menemukan teknik khusus untuk mengidentifikasi beberapa molekul kunci yang berperan dalam LTP. Dalam hal ini, ia menekankan peranan reseptor NMDA, protein penting yang ada pada proses komunikasi antarsel.
Selanjutnya, Morris (67) mengungkapkan pentingnya pemahaman akan pembentukan memori ini dalam mendeteksi atau bahkan menangani Alzheimer di masa depan.
"Bisa jadi tahap paling awal dari penyakit Alzheimer sebenarnya adalah proses terganggunya mekanisme sinapsis tadi. Dan dengan adanya mekanisme LTP ini kita dapat memastikan jika seseorang kesulitan untuk membuat memori baru, kemungkinan besar memang risiko penyakit itu ada," urainya.
Collingridge menambahkan, dengan berbekal temuan ini, tidak menutup kemungkinan di masa depan dunia kedokteran sudah bisa menghapus memori yang buruk atau tidak menyenangkan dengan menggunakan obat-obatan, dan mengatasi gangguan mental seperti post traumatic stres disorder (PTSD).
Ketiganya berhak membawa pulang hadiah sebesar satu juta Euro dari sebuah yayasan asal Denmark bernama Grete Lundbeck European Brain Research Foundation yang bermarkas di Kopenhagen. Menariknya, ini adalah untuk pertama kalinya hadiah diberikan kepada tiga peneliti asal Inggris sekaligus.
Hadiah yang dianggap paling bergengsi dalam riset otak ini rencananya akan diserahkan secara simbolis oleh Putra Mahkota Kerajaan Denmark, Pangeran Frederik pada Juli mendatang.
London, Otak masih menjadi salah satu organ tubuh manusia yang paling misterius, sebab tak banyak yang memahami mekanisme yang terjadi di dalamnya.
Akan tetapi baru-baru ini tiga orang peneliti asal Inggris, masing-masing bernama Tim Bliss, Graham Collingridge dan Richard Morris sukses mengungkap salah satu misteri yang ada pada otak, yaitu cara otak menyimpan memori atau ingatan.
Bagaimana caranya? Pada dasarnya sebagian besar ilmuwan meyakini bahwa memori tersimpan dengan sendirinya, tanpa ada mekanisme khusus ataupun molekul tertentu yang ikut berperan.
Menariknya, ketiga ilmuwan ini tidak pernah bekerja dalam satu laboratorium yang sama, tetapi apa yang mereka temukan berhasil dikolaborasikan untuk menjelaskan mekanisme otak saat menyimpan memori.
"Kami hanya punya gagasan yang sama tentang otak dan memori ini, tetapi kami tidak benar-benar memahami bagaimana mekanisme kerjanya," terang salah satu peneliti, Morris seperti dikutip dari BBC.
Dasar dari temuan ini adalah hasil penelitian terhadap hippocampus otak yang dilakukan Bliss dengan seorang rekannya di tahun 1973. Ketika merekam sel otak pada kelinci, mereka menemukan bahwa memberi stimulasi atau rangsangan pada dua sel saraf yang terhubung secara berulang-ulang justru membuat koneksi (sinapsis) keduanya semakin kuat.
"Bila sel saraf A terhubung dengan sel saraf B dan A berupaya memutus B, lalu sinapsis di antara keduanya justru makin kuat," jelas Bliss (75) yang telah lama bekerja pada National Institute of Medical Research, London.
Koneksi antarsel inilah yang menjadi pondasi pembentukan memori atau kemudian disebut dengan 'long-term potentiation' (LTP). Proses ini berlangsung sepanjang hayat dan mendasari kemampuan setiap orang untuk mempelajari dan mengingat sesuatu.
Setelah itu, Collingridge (61), seorang peneliti dari University of Bristol dan juga termuda di antara ketiga peneliti menemukan teknik khusus untuk mengidentifikasi beberapa molekul kunci yang berperan dalam LTP. Dalam hal ini, ia menekankan peranan reseptor NMDA, protein penting yang ada pada proses komunikasi antarsel.
Selanjutnya, Morris (67) mengungkapkan pentingnya pemahaman akan pembentukan memori ini dalam mendeteksi atau bahkan menangani Alzheimer di masa depan.
"Bisa jadi tahap paling awal dari penyakit Alzheimer sebenarnya adalah proses terganggunya mekanisme sinapsis tadi. Dan dengan adanya mekanisme LTP ini kita dapat memastikan jika seseorang kesulitan untuk membuat memori baru, kemungkinan besar memang risiko penyakit itu ada," urainya.
Collingridge menambahkan, dengan berbekal temuan ini, tidak menutup kemungkinan di masa depan dunia kedokteran sudah bisa menghapus memori yang buruk atau tidak menyenangkan dengan menggunakan obat-obatan, dan mengatasi gangguan mental seperti post traumatic stres disorder (PTSD).
Ketiganya berhak membawa pulang hadiah sebesar satu juta Euro dari sebuah yayasan asal Denmark bernama Grete Lundbeck European Brain Research Foundation yang bermarkas di Kopenhagen. Menariknya, ini adalah untuk pertama kalinya hadiah diberikan kepada tiga peneliti asal Inggris sekaligus.
Hadiah yang dianggap paling bergengsi dalam riset otak ini rencananya akan diserahkan secara simbolis oleh Putra Mahkota Kerajaan Denmark, Pangeran Frederik pada Juli mendatang.
Menjalani Selangkah Demi Selangkah Dengan Penuh Hati dan Semangat
Ranieri tentang Rahasia Sukses Leicester dan Misi Saat Ini
Leicester - Manajer Leicester City Claudio Ranieri bicara mengenai sejumlah hal terkait gebrakan timnya musim ini. Salah satunya adalah mengenai rahasia suksesnya di Leicester.
Kisah Leicester yang kini berada di garis terdepan perebutan titel Premier League, setelah musim lalu berjuang keras menyelamatkan diri dari degradasi, seperti tidak ada habisnya dibahas.
Ranieri, yang mulai menangani The Foxes sejak musim panas lalu, tak ayal mendapat porsi sorotan besar berkat keberhasilannya mengubah peruntungan klub tersebut.
"Tidak ada rahasia sukses. Kesuksesan kami didasarkan pada kombinasi sejumlah hal. Klub-klub papan atas Premier League tidak menjalani musim yang seharusnya dan kami menjalani sebuah musim yang tak diprediksi semua orang," ucap Ranieri dalam wawancaranya dengan Marca.
"Ketika saya bergabung dengan Leicester musim panas lalu, chairman mengatakan bahwa tugas saya adalah membuat kami bertahan di Premier League pada dua musim kontrak saya (ia teken kontrak tiga tahun). Chairman ambisius tapi sosok rendah hati; ia tahu Anda hanya bisa meraih hal-hal besar setelah meletakkan fondasinya terlebih dulu. Setelah dua musim memapankan diri, tujuannya setelah itu mulai memikirkan Eropa. Tapi segalanya berubah musim ini.
"Saya punya sebuah tim yang amat kompak, ruang ganti bernuansa positif, dan tim yang bekerja dengan baik. Tapi kami tahu belum menghasilkan apa-apa. Semua orang menyemangati kami untuk menjuarai Premier League. Luar biasa di era yang melibatkan banyak uang seperti saat ini ada sebuah klub kecil yang mampu merangsek ke papan atas. Kalau kami Chelsea, Arsenal, (Manchester) City, atau (Manchester) United maka kami akan memikirkan gelar. Tapi kami tidak," tuturnya.
Setelah menjalani 30 pertandingan Premier League, Leicester mengoleksi 63 poin untuk menempati posisi teratas dengan keunggulan lima angka dari Tottenham Hotspur yang menjadi pesaing terdekatnya. Mampukah Leicester menghadapi tekanan di sisa musim dan juara?
"Leicester adalah sebuah klub kecil dan kami harus menjalani semuanya perlahan-lahan. Kami sudah mencapai target terpenting; kami sudah menang karena musim depan kami akan ada lagi di Premier League. Sekarang kami akan berjuang lolos ke Eropa. Dan kalau kami bisa terus bertahan di atas sana maka kami akan berusaha menembus Liga Champions, dan kemudian baru mengincar gelar. Tapi kami harus menjalaninya selangkah demi selangkah," beber Ranieri.
Sejak Pekan 22, Leicester rutin menyudahi setiap akhir pekan Premier League dengan berada di posisi teratas. Pada delapan pekan di kesempatan yang berbeda musim ini, Leicester juga mampu menguasai puncak klasemen.
Hal itu amatlah kontras dengan kenyataan bahwa di musim lalu Leicester terpuruk jadi juru kunci Premier League pada Pekan 13-31, sebelum akhirnya mulai merayap naik di tangga papan klasemen sampai kemudian finis di posisi 14.
"Kami sudah mengubah sistem. Sebelum datang saya telah menyaksikan sejumlah pertandingan, saya sudah tahu bagaimana mereka bermain, dan saya membuat sejumlah perubahan. Saya merasa pemain tertentu bisa tampil lebih baik pada posisi berbeda dan sekarang kami menuai hasilnya," ungkap Ranieri.
Peracik taktik kelahiran Italia 64 tahun silam yang di antaranya juga pernah menangani Valencia, Atletico Madrid, Chelsea, Juventus, Roma, Inter Milan, Monaco, dan timnas Yunani itu kemudian ditanya apakah merasa Leicester di masa depan bisa bersaing dengan raksasa Eropa macam Real Madrid atau Barcelona?
"Saya bahkan tidak tahu apa kami bisa mengalahkan Crystal Palace di pertandingan berikutnya! Satu hal yang saya yakin benar adalah kami takkan mengubah gaya. Kami ingin para pemain yang tampil dengan hati dan semangat. Begitulah cara kami," tegas Ranieri.
Leicester - Manajer Leicester City Claudio Ranieri bicara mengenai sejumlah hal terkait gebrakan timnya musim ini. Salah satunya adalah mengenai rahasia suksesnya di Leicester.
Kisah Leicester yang kini berada di garis terdepan perebutan titel Premier League, setelah musim lalu berjuang keras menyelamatkan diri dari degradasi, seperti tidak ada habisnya dibahas.
Ranieri, yang mulai menangani The Foxes sejak musim panas lalu, tak ayal mendapat porsi sorotan besar berkat keberhasilannya mengubah peruntungan klub tersebut.
"Tidak ada rahasia sukses. Kesuksesan kami didasarkan pada kombinasi sejumlah hal. Klub-klub papan atas Premier League tidak menjalani musim yang seharusnya dan kami menjalani sebuah musim yang tak diprediksi semua orang," ucap Ranieri dalam wawancaranya dengan Marca.
"Ketika saya bergabung dengan Leicester musim panas lalu, chairman mengatakan bahwa tugas saya adalah membuat kami bertahan di Premier League pada dua musim kontrak saya (ia teken kontrak tiga tahun). Chairman ambisius tapi sosok rendah hati; ia tahu Anda hanya bisa meraih hal-hal besar setelah meletakkan fondasinya terlebih dulu. Setelah dua musim memapankan diri, tujuannya setelah itu mulai memikirkan Eropa. Tapi segalanya berubah musim ini.
"Saya punya sebuah tim yang amat kompak, ruang ganti bernuansa positif, dan tim yang bekerja dengan baik. Tapi kami tahu belum menghasilkan apa-apa. Semua orang menyemangati kami untuk menjuarai Premier League. Luar biasa di era yang melibatkan banyak uang seperti saat ini ada sebuah klub kecil yang mampu merangsek ke papan atas. Kalau kami Chelsea, Arsenal, (Manchester) City, atau (Manchester) United maka kami akan memikirkan gelar. Tapi kami tidak," tuturnya.
Setelah menjalani 30 pertandingan Premier League, Leicester mengoleksi 63 poin untuk menempati posisi teratas dengan keunggulan lima angka dari Tottenham Hotspur yang menjadi pesaing terdekatnya. Mampukah Leicester menghadapi tekanan di sisa musim dan juara?
"Leicester adalah sebuah klub kecil dan kami harus menjalani semuanya perlahan-lahan. Kami sudah mencapai target terpenting; kami sudah menang karena musim depan kami akan ada lagi di Premier League. Sekarang kami akan berjuang lolos ke Eropa. Dan kalau kami bisa terus bertahan di atas sana maka kami akan berusaha menembus Liga Champions, dan kemudian baru mengincar gelar. Tapi kami harus menjalaninya selangkah demi selangkah," beber Ranieri.
Sejak Pekan 22, Leicester rutin menyudahi setiap akhir pekan Premier League dengan berada di posisi teratas. Pada delapan pekan di kesempatan yang berbeda musim ini, Leicester juga mampu menguasai puncak klasemen.
Hal itu amatlah kontras dengan kenyataan bahwa di musim lalu Leicester terpuruk jadi juru kunci Premier League pada Pekan 13-31, sebelum akhirnya mulai merayap naik di tangga papan klasemen sampai kemudian finis di posisi 14.
"Kami sudah mengubah sistem. Sebelum datang saya telah menyaksikan sejumlah pertandingan, saya sudah tahu bagaimana mereka bermain, dan saya membuat sejumlah perubahan. Saya merasa pemain tertentu bisa tampil lebih baik pada posisi berbeda dan sekarang kami menuai hasilnya," ungkap Ranieri.
Peracik taktik kelahiran Italia 64 tahun silam yang di antaranya juga pernah menangani Valencia, Atletico Madrid, Chelsea, Juventus, Roma, Inter Milan, Monaco, dan timnas Yunani itu kemudian ditanya apakah merasa Leicester di masa depan bisa bersaing dengan raksasa Eropa macam Real Madrid atau Barcelona?
"Saya bahkan tidak tahu apa kami bisa mengalahkan Crystal Palace di pertandingan berikutnya! Satu hal yang saya yakin benar adalah kami takkan mengubah gaya. Kami ingin para pemain yang tampil dengan hati dan semangat. Begitulah cara kami," tegas Ranieri.
Belajar Dari Kecoa
Filosofi Kecoa Buntung untuk Startup
Jakarta - Kecoa, bagi sebagian orang sangat menjijikan. Namun dari hewan kecil ini, ada pelajaran yang bisa kita ambil dan terapkan.
Seperti yang dicontohkan CEO Kakatu Muhammad Nur Awaludin. Setelah mengikuti bootcamp Launchpad Accelerator di markas Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (AS), kecoa jadi meninggalkan kesan tersendiri.
"Startup itu harus seperti kecoa. Meski kepalanya sudah buntung tapi masih bisa bertahan hidup," kata Awaludin saat bercerita di acara Google Launchpad Accelerator di Locanda Restoran, Senayan, Jakarta.
Begitu terkesannya, pemuda yang akrab disapa Mumu ini selalu terngiang filosofi tersebut dan kini membagikannya untuk memberi semangat kepada startup lain.
"Tidak diterima di sini, tetap berkarya. Seperti itu mindsetnya, terus bertahan. Kasarnya, teruslah bertahan sampai lo mati. Walaupun agak menyeramkan ya begitu dia terbang hahaha," sambung Mumu seraya berkelakar.
Mengikuti program Launchpad Accelerator yang diadakan Google, Mumu mengaku mendapatkan banyak keuntungan. Dikatakannya, semua mentor yang menemuinya memberikan masukan berharga.
"Selama bootcamp berlangsung kita banyak belajar tentang mengembangkan produk yang mudah digunakan, punya value yang kuat, dan membuat pengguna kembali lagi, lagi dan lagi," ujarnya.
Menurutnya, metode yang diajarkan dan dianjurkan untuk diterapkan sangat dalam dan powerful sehingga membuat dirinya dan tim Kakatu fokus pada pengembangan produk dan segmen pengguna yang akan disasar.
"Yang paling penting lagi adalah mentor di Google sangat helpful. Di tengah kesibukan mereka yang saya tahu pasti ada banyak pekerjaan harus mereka selesaikan, sampai sekarang masih berkomunikasi dan mereka selalu menjawab," papar Mumu.
Mumu bersama Kakatu adalah salah satu dari 8 startup asal Indonesia yang masuk dalam angkatan pertama Launchpad Accelerator.
Selain Kakatu ada HarukaEdu, Kerjabilitas, Setipe, Jojonomic, Kurio, eFishery dan Seekmi. Tak hanya mendapatkan mentoring selama bootcamp, para pelaku startup ini juga mendapat berbagai keuntungan lain, termasuk pendanaan sebesar USD 50 ribu dan akses ke berbagai layanan Google.
Program yang bertujuan mendukung pertumbuhan startup di negara-negara berkembang ini segera memulai angkatan keduanya yang akan berjalan pada Juni 2016. Untuk itu, pendaftarannya pun sudah dibuka dan dapat diakses melalui halaman Google Launchpad Accelerator.
Berbicara soal ini, Mumu punya sedikit tips bagi startup yang akan mengikuti Launchpad Accelerator generasi kedua.
"Ketika nanti terpilih untuk ikut mentoring, cari tahu mentor siapa saja yang akan kita temui, dia expertise di bidang apa. Jadi gak buang waktu, kita fokus membicarakan permasalahan kita pada orang yang sesuai bidangnya," sarannya.
Jakarta - Kecoa, bagi sebagian orang sangat menjijikan. Namun dari hewan kecil ini, ada pelajaran yang bisa kita ambil dan terapkan.
Seperti yang dicontohkan CEO Kakatu Muhammad Nur Awaludin. Setelah mengikuti bootcamp Launchpad Accelerator di markas Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (AS), kecoa jadi meninggalkan kesan tersendiri.
"Startup itu harus seperti kecoa. Meski kepalanya sudah buntung tapi masih bisa bertahan hidup," kata Awaludin saat bercerita di acara Google Launchpad Accelerator di Locanda Restoran, Senayan, Jakarta.
Begitu terkesannya, pemuda yang akrab disapa Mumu ini selalu terngiang filosofi tersebut dan kini membagikannya untuk memberi semangat kepada startup lain.
"Tidak diterima di sini, tetap berkarya. Seperti itu mindsetnya, terus bertahan. Kasarnya, teruslah bertahan sampai lo mati. Walaupun agak menyeramkan ya begitu dia terbang hahaha," sambung Mumu seraya berkelakar.
Mengikuti program Launchpad Accelerator yang diadakan Google, Mumu mengaku mendapatkan banyak keuntungan. Dikatakannya, semua mentor yang menemuinya memberikan masukan berharga.
"Selama bootcamp berlangsung kita banyak belajar tentang mengembangkan produk yang mudah digunakan, punya value yang kuat, dan membuat pengguna kembali lagi, lagi dan lagi," ujarnya.
Menurutnya, metode yang diajarkan dan dianjurkan untuk diterapkan sangat dalam dan powerful sehingga membuat dirinya dan tim Kakatu fokus pada pengembangan produk dan segmen pengguna yang akan disasar.
"Yang paling penting lagi adalah mentor di Google sangat helpful. Di tengah kesibukan mereka yang saya tahu pasti ada banyak pekerjaan harus mereka selesaikan, sampai sekarang masih berkomunikasi dan mereka selalu menjawab," papar Mumu.
Mumu bersama Kakatu adalah salah satu dari 8 startup asal Indonesia yang masuk dalam angkatan pertama Launchpad Accelerator.
Selain Kakatu ada HarukaEdu, Kerjabilitas, Setipe, Jojonomic, Kurio, eFishery dan Seekmi. Tak hanya mendapatkan mentoring selama bootcamp, para pelaku startup ini juga mendapat berbagai keuntungan lain, termasuk pendanaan sebesar USD 50 ribu dan akses ke berbagai layanan Google.
Program yang bertujuan mendukung pertumbuhan startup di negara-negara berkembang ini segera memulai angkatan keduanya yang akan berjalan pada Juni 2016. Untuk itu, pendaftarannya pun sudah dibuka dan dapat diakses melalui halaman Google Launchpad Accelerator.
Berbicara soal ini, Mumu punya sedikit tips bagi startup yang akan mengikuti Launchpad Accelerator generasi kedua.
"Ketika nanti terpilih untuk ikut mentoring, cari tahu mentor siapa saja yang akan kita temui, dia expertise di bidang apa. Jadi gak buang waktu, kita fokus membicarakan permasalahan kita pada orang yang sesuai bidangnya," sarannya.
Apakah Beruang, Singa dan Harimau Bisa Hidup Satu Kandang ?
Seekor Singa, Harimau dan Beruang Hidup Bersama Selama 15 Tahun
Baloo si beruang, Leo si singa dan Shere Khan sang harimau tinggal bersama selama 15 tahun terakhir.
ATLANTA - Persahabatan memang tak mengenak batas. Itulah yang dialami seekor harimau, singa dan beruang yang hidup bersama dengan rukun.
Ketiga hewan ini dibawa ke tempat perlindungan Noah's Ark Wildlife Sanctuary di negara bagian Georgia, AS pada 2001.
Ketiga hewan buas ini ditemukan polisi di ruang bawah tanah sebuah rumah di Atlanta dalam sebuah penggerebekan kasus narkotika.
Saat itu, ketiga hewan ini masih bayi dan dalam kondisi sangat mengenaskan dan kurang gizi. Mereka berada di dalam sebuah kandang kecil di ruang bawah tanah itu.
Shere Khan, si harimau, sangat kurus dan terinfeksi parasit di bagian dalam dan luar tubuhnya saat diselamatkan petugas.
Leo, sang singa, ditemukan dengan luka terbuka di hidungnya akibat terjepit di dalam kandangnya yang sempit itu.
Sedangkan Baloo si beruang berada dalam kondisi paling buruk. Tali kekangnya sudah masuk ke dalam dagingnya karena tak pernah dilepas dari tubuh hewan itu meski dia terus tumbuh.
Namun, para pakar di tempat penampungan merawat ketiga hewan malang itu dan memberi mereka makanan yang cukup. Akhirnya mereka kembali sehat dan bahagia
Dan yang membuat para perawat terkejut adalah ketiga hewan ini kemudian menjalin tali persahabatan yang sangat kuat dan mereka tak pernah berpisah selama 15 tahun terakhir.
"Baloo, Leo dan Shere Khan makan, tidur dan bermain bersama. Mereka bahkan menunjukkan kasih sayang satu sama lain misalnya saling mengusap kepala atau menjilat," ujar aktivis Noah's Ark Sanctuary.
"Kehidupan mengerikan mereka justru menjadi pengikat ketiganya. Kini mereka tak terpisahkan meski secara fisik mereka berbeda."
Baloo si beruang, Leo si singa dan Shere Khan sang harimau tinggal bersama selama 15 tahun terakhir.
ATLANTA - Persahabatan memang tak mengenak batas. Itulah yang dialami seekor harimau, singa dan beruang yang hidup bersama dengan rukun.
Ketiga hewan ini dibawa ke tempat perlindungan Noah's Ark Wildlife Sanctuary di negara bagian Georgia, AS pada 2001.
Ketiga hewan buas ini ditemukan polisi di ruang bawah tanah sebuah rumah di Atlanta dalam sebuah penggerebekan kasus narkotika.
Saat itu, ketiga hewan ini masih bayi dan dalam kondisi sangat mengenaskan dan kurang gizi. Mereka berada di dalam sebuah kandang kecil di ruang bawah tanah itu.
Shere Khan, si harimau, sangat kurus dan terinfeksi parasit di bagian dalam dan luar tubuhnya saat diselamatkan petugas.
Leo, sang singa, ditemukan dengan luka terbuka di hidungnya akibat terjepit di dalam kandangnya yang sempit itu.
Sedangkan Baloo si beruang berada dalam kondisi paling buruk. Tali kekangnya sudah masuk ke dalam dagingnya karena tak pernah dilepas dari tubuh hewan itu meski dia terus tumbuh.
Namun, para pakar di tempat penampungan merawat ketiga hewan malang itu dan memberi mereka makanan yang cukup. Akhirnya mereka kembali sehat dan bahagia
Dan yang membuat para perawat terkejut adalah ketiga hewan ini kemudian menjalin tali persahabatan yang sangat kuat dan mereka tak pernah berpisah selama 15 tahun terakhir.
"Baloo, Leo dan Shere Khan makan, tidur dan bermain bersama. Mereka bahkan menunjukkan kasih sayang satu sama lain misalnya saling mengusap kepala atau menjilat," ujar aktivis Noah's Ark Sanctuary.
"Kehidupan mengerikan mereka justru menjadi pengikat ketiganya. Kini mereka tak terpisahkan meski secara fisik mereka berbeda."
Merubah Padang Pasir Jadi Kebun
Demi Anak, Ibu Ini Tanami Area Tandus Padang Pasir
Meet Yi Jiefeng
SHANGHAI - Meet Yi Jiefeng, seorang perempuan Shanghai yang telah menanam jutaan bibit pohon Mongolia, dalam kurun waktu selama 12 tahun terakhiri ini.
Penanaman yang dilakukan Yi selain untuk mereboisasi daerah gersang Alashan Desert tapi juga untuk menjaga ingatan YI terhadap anaknya yang telah meninggal sejak 16 tahun lalu.
Pada 2000, anak satu-satunya, Yang Ruizhe, meninggal dalam sebuah kecelakaan di Jepang. Insiden tragis itu menjadikan ia sebagai seorang ibu yang sangat rapuh.
Meski demikian, akhirnya Yi menemukan cara untuk mengatasi kesedihannya yaitu dengan mengabdikan hidupnya untuk memenuhi impian anaknya.
Suatu ketika, Ruizhe bercerita bahwa ia berencana menanam pohon di wilayah Inner Mongolia Autonomous China Utara untuk menghijaukan wilayah Padang Pasir. Teringat perkataan Ruizhe, akhirnya Yi memutuskan untuk mewujudkan impian anaknya tersebut.
Menurut Yi, anaknya sangat menyukai alam sejak masih kecil. Ruizhe amat khawatir tentang alam sekitar seperti angin, hujan, tanaman, dan hewan.
Saat memulai penanaman, Yi dan suaminya menggunakan uang asuransi anaknya yang berjumlah sekira Rp3,5 milyar untuk membuat sebuah nirlaba yang disebut Green Life pada 2003, sebagaimana dikutip dari Oddity Central.
Pada saat itu, mereka tidak punya banyak pengetahuan tentang pertanian atau kehutanan. Bahkan, ketika pertama kali melakukan penanaman, mereka sempat gagal karena tahun itu curah hujan sangat buruk. Bibit yang ditanam akhirnya tertiup angin kencang.
Meski demikian, pasangan ini tidak berkecil hati sedikit pun. Mereka terus berkonsultasi dengan para ahli kehutanan setempat dan terus menyiapkan beberapa bibit untuk ditanam pada musim depan.
Setelah melakukan persiapan dengan baik, akhirnya mereka berhasil melakukan penanaman di gurun yang tandus itu.
Yi menuturkan, "Kekuatan anak saya telah memberikan keuntungan bagi kami. Ketika kami selesai menanam bibit tersebut, tiba-tiba terjadi hujan lebat. Sejak saat itu, kami selalu pergi menanam pohon setiap tahunnya. Setiap kami selesai melakukan penanaman hujan selalu turun”.
Pada awalnya, pekerjaan menanam pohon ini hanya untuk mengingat anaknya, tapi kemudian kegiatan ini berubah menjadi proyek yang jauh lebih besar. Hal ini akhirnya menimbulkan kesadaran tentang degradasi lahan di China.
Meet Yi Jiefeng
SHANGHAI - Meet Yi Jiefeng, seorang perempuan Shanghai yang telah menanam jutaan bibit pohon Mongolia, dalam kurun waktu selama 12 tahun terakhiri ini.
Penanaman yang dilakukan Yi selain untuk mereboisasi daerah gersang Alashan Desert tapi juga untuk menjaga ingatan YI terhadap anaknya yang telah meninggal sejak 16 tahun lalu.
Pada 2000, anak satu-satunya, Yang Ruizhe, meninggal dalam sebuah kecelakaan di Jepang. Insiden tragis itu menjadikan ia sebagai seorang ibu yang sangat rapuh.
Meski demikian, akhirnya Yi menemukan cara untuk mengatasi kesedihannya yaitu dengan mengabdikan hidupnya untuk memenuhi impian anaknya.
Suatu ketika, Ruizhe bercerita bahwa ia berencana menanam pohon di wilayah Inner Mongolia Autonomous China Utara untuk menghijaukan wilayah Padang Pasir. Teringat perkataan Ruizhe, akhirnya Yi memutuskan untuk mewujudkan impian anaknya tersebut.
Menurut Yi, anaknya sangat menyukai alam sejak masih kecil. Ruizhe amat khawatir tentang alam sekitar seperti angin, hujan, tanaman, dan hewan.
Saat memulai penanaman, Yi dan suaminya menggunakan uang asuransi anaknya yang berjumlah sekira Rp3,5 milyar untuk membuat sebuah nirlaba yang disebut Green Life pada 2003, sebagaimana dikutip dari Oddity Central.
Pada saat itu, mereka tidak punya banyak pengetahuan tentang pertanian atau kehutanan. Bahkan, ketika pertama kali melakukan penanaman, mereka sempat gagal karena tahun itu curah hujan sangat buruk. Bibit yang ditanam akhirnya tertiup angin kencang.
Meski demikian, pasangan ini tidak berkecil hati sedikit pun. Mereka terus berkonsultasi dengan para ahli kehutanan setempat dan terus menyiapkan beberapa bibit untuk ditanam pada musim depan.
Setelah melakukan persiapan dengan baik, akhirnya mereka berhasil melakukan penanaman di gurun yang tandus itu.
Yi menuturkan, "Kekuatan anak saya telah memberikan keuntungan bagi kami. Ketika kami selesai menanam bibit tersebut, tiba-tiba terjadi hujan lebat. Sejak saat itu, kami selalu pergi menanam pohon setiap tahunnya. Setiap kami selesai melakukan penanaman hujan selalu turun”.
Pada awalnya, pekerjaan menanam pohon ini hanya untuk mengingat anaknya, tapi kemudian kegiatan ini berubah menjadi proyek yang jauh lebih besar. Hal ini akhirnya menimbulkan kesadaran tentang degradasi lahan di China.
Apakah Binatang Juga Ber-Tuhan ??
Apakah Simpanse Memercayai Keberadaan Tuhan?
Dalam foto yang diambil dari rekaman video milik peneliti dari Universitas Humboldt Berlin, Laura Kehoe, terlihat seekor simpanse melempari sebatang pohon dengan menggunakan batu, sementara simpanse lain mengumpulkan batu itu dan memasukkannya ke dalam rongga pohon.
Berlin - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan beberapa ekor simpanse terlihat seperti tengah melakukan ritual keagamaan membuat pusing para ilmuwan. Alhasil, muncul pertanyaan apakah simpanse memercayai keberadaan Tuhan?
Laura Kehoe, mahasiswa doktoral Universitas Humboldt Berlin, menemukan bukti ini saat dia melakukan penelitian di Guinea, Afrika Barat.
Laura memasang sebuah kamera tersembunyi untuk merekam perilaku simpanse dan dia sangat terkejut saat melihat hasil rekaman itu.
Dalam video itu, terlihat simpanse-simpanse itu berkumpul di sekitar sebatang pohon besar yang memiliki parutan di kulitnya.
Simpanse-simpanse itu kemudian mengambil batu dan melemparkan batu itu ke batang-batang pohon itu, sedangkan beberapa simpanse lain mengumpulkan batu itu ke bagian pohon yang berlubang.
"Mungkin kami telah menemukan bukti awal bahwa simpanse menciptakan semacam tempat pemujaan yang dalam hal ini sebuah pohon keramat," ujar Laura.
"Faktanya, simpanse adalah hewan yang sejauh ini tak ditemukan bukti bahwa mereka menganggap pohon memiliki makna khusus bagi mereka," kata dia.
Mungkin saja perilaku simpanse ini bukanlah sebuah ritual "keagamaan" seperti yang diduga. Mungkin saja melemparkan batu ke batang pohon adalah cara mereka berkomunikasi dengan sesamanya yang berada di jarak yang cukup jauh.
Sebab, benturan batu dengan batang pohon menghasilkan suara gema yang bisa terdengar di jarak yang cukup jauh.
Namun, mengapa kemudian beberapa simpanse muda secara diam-diam memasukkan batu-batu itu ke dalam rongga di batang pohon itu?
Apa guna batu-batu yang ditumpuk hingga mirip piramida itu dalam hal komunikasi jarak jauh?
Laura menduga, perilaku ini adalah semacam ritual. Jika benar, apakah simpanse memiliki sebuah kepercayaan kepada Tuhan?
Mungkin saja benar jika hewan juga memiliki ritual-ritual saat menghadapi sesuatu.
Cynthia Moss, yang sepanjang hidupnya meneliti kehidupan gajah, mengatakan, hewan besar itu memiliki ritual pada saat salah satu kawannya mati dibunuh pemburu liar.
"Mereka berdiri di sekitar bangkai gajah yang mati itu. Mereka menyentuhnya lembut dengan menggunakan belalai dan kaki mereka," kata Cynthia.
Lalu, lanjut Cynthia, dengan menggunakan kaki dan belalainya, para gajah ini berusaha menaburkan tanah di tubuh teman mereka yang sudah mati itu.
"Beberapa gajah yang lain kemudian pergi mencari batang pohon dan dedaunan lalu menaruhnya di bangkai teman mereka. Menjelang malam, mereka sudah hampir selesai menguburnya," ujar Cynthia.
Gajah-gajah itu lalu berdiri di sekeliling bangkai kawan mereka sepanjang malam dan menjelang fajar mereka baru pergi meninggalkan tempat itu.
Hal serupa juga ditemukan di hutan Gombe, Tanzania. Di tempat itu babon, primata yang "kekerabatannya" dengan manusia terbilang jauh dibanding simpanse, juga menunjukkan perilaku unik.
Kawanan babon dikenal sangat berisik, tetapi dalam beberapa kesempatan, mereka bisa duduk diam di tepi sungai hingga 30 menit lamanya.
Semua kawanan babon ini, termasuk babon muda, duduk diam tak bersuara seakan tengah berkontemplasi.
Jadi, jika babon yang secara genetis sangat berbeda dengan manusia, tak heran jika simpanse yang 98 persen materi genetikanya sama dengan manusia memiliki perilaku sama dengan kita.
Banyak hal yang sama antara manusia dan simpanse, misalnya kepandaian, kemampuan berkomunikasi, penggunaan alat, rasa sosial yang tinggi, serta kemampuan menyelesaikan masalah.
Dalam foto yang diambil dari rekaman video milik peneliti dari Universitas Humboldt Berlin, Laura Kehoe, terlihat seekor simpanse melempari sebatang pohon dengan menggunakan batu, sementara simpanse lain mengumpulkan batu itu dan memasukkannya ke dalam rongga pohon.
Berlin - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan beberapa ekor simpanse terlihat seperti tengah melakukan ritual keagamaan membuat pusing para ilmuwan. Alhasil, muncul pertanyaan apakah simpanse memercayai keberadaan Tuhan?
Laura Kehoe, mahasiswa doktoral Universitas Humboldt Berlin, menemukan bukti ini saat dia melakukan penelitian di Guinea, Afrika Barat.
Laura memasang sebuah kamera tersembunyi untuk merekam perilaku simpanse dan dia sangat terkejut saat melihat hasil rekaman itu.
Dalam video itu, terlihat simpanse-simpanse itu berkumpul di sekitar sebatang pohon besar yang memiliki parutan di kulitnya.
Simpanse-simpanse itu kemudian mengambil batu dan melemparkan batu itu ke batang-batang pohon itu, sedangkan beberapa simpanse lain mengumpulkan batu itu ke bagian pohon yang berlubang.
"Mungkin kami telah menemukan bukti awal bahwa simpanse menciptakan semacam tempat pemujaan yang dalam hal ini sebuah pohon keramat," ujar Laura.
"Faktanya, simpanse adalah hewan yang sejauh ini tak ditemukan bukti bahwa mereka menganggap pohon memiliki makna khusus bagi mereka," kata dia.
Mungkin saja perilaku simpanse ini bukanlah sebuah ritual "keagamaan" seperti yang diduga. Mungkin saja melemparkan batu ke batang pohon adalah cara mereka berkomunikasi dengan sesamanya yang berada di jarak yang cukup jauh.
Sebab, benturan batu dengan batang pohon menghasilkan suara gema yang bisa terdengar di jarak yang cukup jauh.
Namun, mengapa kemudian beberapa simpanse muda secara diam-diam memasukkan batu-batu itu ke dalam rongga di batang pohon itu?
Apa guna batu-batu yang ditumpuk hingga mirip piramida itu dalam hal komunikasi jarak jauh?
Laura menduga, perilaku ini adalah semacam ritual. Jika benar, apakah simpanse memiliki sebuah kepercayaan kepada Tuhan?
Mungkin saja benar jika hewan juga memiliki ritual-ritual saat menghadapi sesuatu.
Cynthia Moss, yang sepanjang hidupnya meneliti kehidupan gajah, mengatakan, hewan besar itu memiliki ritual pada saat salah satu kawannya mati dibunuh pemburu liar.
"Mereka berdiri di sekitar bangkai gajah yang mati itu. Mereka menyentuhnya lembut dengan menggunakan belalai dan kaki mereka," kata Cynthia.
Lalu, lanjut Cynthia, dengan menggunakan kaki dan belalainya, para gajah ini berusaha menaburkan tanah di tubuh teman mereka yang sudah mati itu.
"Beberapa gajah yang lain kemudian pergi mencari batang pohon dan dedaunan lalu menaruhnya di bangkai teman mereka. Menjelang malam, mereka sudah hampir selesai menguburnya," ujar Cynthia.
Gajah-gajah itu lalu berdiri di sekeliling bangkai kawan mereka sepanjang malam dan menjelang fajar mereka baru pergi meninggalkan tempat itu.
Hal serupa juga ditemukan di hutan Gombe, Tanzania. Di tempat itu babon, primata yang "kekerabatannya" dengan manusia terbilang jauh dibanding simpanse, juga menunjukkan perilaku unik.
Kawanan babon dikenal sangat berisik, tetapi dalam beberapa kesempatan, mereka bisa duduk diam di tepi sungai hingga 30 menit lamanya.
Semua kawanan babon ini, termasuk babon muda, duduk diam tak bersuara seakan tengah berkontemplasi.
Jadi, jika babon yang secara genetis sangat berbeda dengan manusia, tak heran jika simpanse yang 98 persen materi genetikanya sama dengan manusia memiliki perilaku sama dengan kita.
Banyak hal yang sama antara manusia dan simpanse, misalnya kepandaian, kemampuan berkomunikasi, penggunaan alat, rasa sosial yang tinggi, serta kemampuan menyelesaikan masalah.
Putus Sekolah Dan Punya Harta Triliunan
Orang Terkaya No.2 Asia: Putus Sekolah Umur 12 Tahun, Hartanya Rp 383 T
Jakarta -Selalu ada kisah menarik dari orang-orang terkaya di dunia, dan bisa menjadi pelajaran bagi kita. Banyak orang-orang terkaya dunia, meraih kekayaannya dengan kerja keras dan dari tingkat bawah.
Ini yang dialami oleh Li Ka-Shing, orang terkaya nomor dua di Asia. Li yang berasal dari Hong Kong ini, tercatat memiliki kekayaan senilai US$ 29,5 miliar, atau sekitar Rp 383 triliun.
Dilansir dari Forbes, Li menempati posisi 20 orang terkaya di dunia, meski jumlah kekayaannya turun US$ 6 miliar dalam setahun terakhir ke tingkat terendahnya dalam 4 tahun.
Li tidak meraih kekayaannya secara kilat dan sekejap. Dia memperoleh kekayaannya lewat kerja keras yang dilakukan.
Pria 87 tahun ini memiliki masa kecil yang keras. Dia dan keluarganya meninggalkan China saat perang dengan Jepang, setelah ayahnya meninggal karena sakit.
Pada umur 12 tahun, Li keluar dari sekolah dan mulai bekerja di pabrik tali jam tangan. Lalu pada umur 14 tahun, dia bekerja full time di sebuah perusahaan plastik. Mendapat pengalaman yang cukup, Li keluar dan mulai berbisnis sendiri dengan membuat mainan dan kebutuhan masyarakat dari plastik, bahkan dia juga menjual bunga plastik.
Saat ini, Li menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di Asia, dan juga orang terkaya di Hong Kong. Bisnis Li berada di berbagai sektor, mulai dari pelabuhan, telekomunikasi, real estate, hingga ritel.
Jumlah pekerja yang dimiliki Li saat ini adalah 290.000 orang.
Jakarta -Selalu ada kisah menarik dari orang-orang terkaya di dunia, dan bisa menjadi pelajaran bagi kita. Banyak orang-orang terkaya dunia, meraih kekayaannya dengan kerja keras dan dari tingkat bawah.
Ini yang dialami oleh Li Ka-Shing, orang terkaya nomor dua di Asia. Li yang berasal dari Hong Kong ini, tercatat memiliki kekayaan senilai US$ 29,5 miliar, atau sekitar Rp 383 triliun.
Dilansir dari Forbes, Li menempati posisi 20 orang terkaya di dunia, meski jumlah kekayaannya turun US$ 6 miliar dalam setahun terakhir ke tingkat terendahnya dalam 4 tahun.
Li tidak meraih kekayaannya secara kilat dan sekejap. Dia memperoleh kekayaannya lewat kerja keras yang dilakukan.
Pria 87 tahun ini memiliki masa kecil yang keras. Dia dan keluarganya meninggalkan China saat perang dengan Jepang, setelah ayahnya meninggal karena sakit.
Pada umur 12 tahun, Li keluar dari sekolah dan mulai bekerja di pabrik tali jam tangan. Lalu pada umur 14 tahun, dia bekerja full time di sebuah perusahaan plastik. Mendapat pengalaman yang cukup, Li keluar dan mulai berbisnis sendiri dengan membuat mainan dan kebutuhan masyarakat dari plastik, bahkan dia juga menjual bunga plastik.
Saat ini, Li menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di Asia, dan juga orang terkaya di Hong Kong. Bisnis Li berada di berbagai sektor, mulai dari pelabuhan, telekomunikasi, real estate, hingga ritel.
Jumlah pekerja yang dimiliki Li saat ini adalah 290.000 orang.
Bisnis Hotel Berjalan
Tak Perlu Bawa Tenda, Akan Hadir Hostel yang Bisa Berpindah
Jakarta - Semakin banyak inovasi terkait akomodasi yang mempermudah traveler. Salah satunya adalah hostel yang lokasinya berpindah-pindah.
Tak sedikit yang traveling ke luar kota bahkan luar negeri untuk menonton konser atau festival musik yang menghadirkan musisi idola. Terkadang, untuk menikmati festival musik yang lebih satu hari, banyak yang membangun tenda di dekat lokasi acara agar bisa datang lebih awal dan mendapat spot terbaik untuk nonton.
Menginap di tenda tentu tidak lebih nyaman daripada di hostel. Sayangnya hostel biasanya berada agak jauh dari lokasi festival musik. Untuk mempermudah traveler menginap, tim desainer asal Kroasia pun membuat akomodasi yang diklaim sebagai hostel berpindah pertama di dunia, namanya Nearby Hostel.
Ditengok dari situs resminya, Nearby Hostel didesain untuk menyediakan akomodasi yang mudah dijangkau dan murah, serta letaknya bisa berada di dekat festival musik atau event menarik lainnya. Penginapan ini cocok untuk traveler yang ingin tidur lebih nyaman dan aman daripada di tenda.
Nearby Hostel berbentuk kontainer yang didesain sedemikian rupa hingga memiliki 9 kamar yang nyaman. Tempat tidur yang digunakan adalah bunk bed, di mana satu kamar memiliki mulai dari 2 hingga 8 tempat tidur.
Setiap kamar dilengkapi TV, AC, WiFi, hingga kulkas. Tempatnya memang kecil namun cukup nyaman ditinggali. Di dalam kontainer juga dilengkapi kamar mandi dengan shower serta 4 toilet.
Nah, kontainer tersebut bisa dihubungkan dengan mobil khusus yang dapat menarik dan membawanya ke berbagai tempat. Tergantung tamu yang memesan ingin menginap di mana. Persiapan untuk berpindah pun tak lama, hanya sekitar 30 menit bisa langsung berangkat.
Nearby Hostel ini belum selesai dibuat. Pembuatnya kini masih melakukan penggalangan dana dukungan melalui situs pendanaan Indiegogo. Kalau berminat, traveler yang ingin memesan kamar dari sekarang pun sudah bisa dan akan mendapat harga spesial.
Pembuatan kontainer hostel ini akan dilakukan bulan April-Oktober 2016. Kemudian akan diresmikan bulan November 2016. Rencananya, Nearby Hostel tak hanya bisa digunakan di Kroasia tapi juga di berbagai negara lainnya.
Jakarta - Semakin banyak inovasi terkait akomodasi yang mempermudah traveler. Salah satunya adalah hostel yang lokasinya berpindah-pindah.
Tak sedikit yang traveling ke luar kota bahkan luar negeri untuk menonton konser atau festival musik yang menghadirkan musisi idola. Terkadang, untuk menikmati festival musik yang lebih satu hari, banyak yang membangun tenda di dekat lokasi acara agar bisa datang lebih awal dan mendapat spot terbaik untuk nonton.
Menginap di tenda tentu tidak lebih nyaman daripada di hostel. Sayangnya hostel biasanya berada agak jauh dari lokasi festival musik. Untuk mempermudah traveler menginap, tim desainer asal Kroasia pun membuat akomodasi yang diklaim sebagai hostel berpindah pertama di dunia, namanya Nearby Hostel.
Ditengok dari situs resminya, Nearby Hostel didesain untuk menyediakan akomodasi yang mudah dijangkau dan murah, serta letaknya bisa berada di dekat festival musik atau event menarik lainnya. Penginapan ini cocok untuk traveler yang ingin tidur lebih nyaman dan aman daripada di tenda.
Nearby Hostel berbentuk kontainer yang didesain sedemikian rupa hingga memiliki 9 kamar yang nyaman. Tempat tidur yang digunakan adalah bunk bed, di mana satu kamar memiliki mulai dari 2 hingga 8 tempat tidur.
Setiap kamar dilengkapi TV, AC, WiFi, hingga kulkas. Tempatnya memang kecil namun cukup nyaman ditinggali. Di dalam kontainer juga dilengkapi kamar mandi dengan shower serta 4 toilet.
Nah, kontainer tersebut bisa dihubungkan dengan mobil khusus yang dapat menarik dan membawanya ke berbagai tempat. Tergantung tamu yang memesan ingin menginap di mana. Persiapan untuk berpindah pun tak lama, hanya sekitar 30 menit bisa langsung berangkat.
Nearby Hostel ini belum selesai dibuat. Pembuatnya kini masih melakukan penggalangan dana dukungan melalui situs pendanaan Indiegogo. Kalau berminat, traveler yang ingin memesan kamar dari sekarang pun sudah bisa dan akan mendapat harga spesial.
Pembuatan kontainer hostel ini akan dilakukan bulan April-Oktober 2016. Kemudian akan diresmikan bulan November 2016. Rencananya, Nearby Hostel tak hanya bisa digunakan di Kroasia tapi juga di berbagai negara lainnya.
Menghitung Tarif Ojek Online
Begini Hitungan Tarif UberMotor, Beda dengan Gojek dan Grab
Begini Hitungan Tarif UberMotor, Beda dengan Gojek dan Grab UberMotor mematok tarif di Jakarta berdasarkan jarak dan waktu tempuh dari lokasi penjemputan ke tempat tujuan.
Jakarta, CNN Indonesia -- Uber baru saja merilis layanan ojek motor berbasis aplikasi di Jakarta. Layanan bernama UberMotor ini harus bersaing dengan pemain besar seperti Gojek dan GrabBike, termasuk soal persaingan tarifnya.
Tarif yang ditentukan oleh UberMotor sangat kompetitif jika dibandingkan dengan Gojek dan GrabBike.
Dalam sebuah keterangan resmi, Uber menjelaskan tarif dasar UberMotor adalah Rp1.000, lalu tarif per kilometer Rp1.000, tarif per menit Rp100, dan tarif minimum Rp1.000.
Ketika CNNIndonesia.com mencoba membandingkan tarif UberMotor, Gojek dan GrabBike dalam jarak tempuh kurang dari 10 kilo meter, ketiganya memberikan tarif yang tak jauh berbeda.
Contoh, dari kantor CNNIndonesia.com di Warung Buncit, Jakarta Selatan, menuju Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, UberMotor memberikan estimasi tarif Rp9.000 hingga Rp12.000. Sementara Gojek dikenakan Rp12.000 (dengan jarak 9,92 kilo meter) dan GrabBike Rp15.000 (9,08 kilo meter).
Perbedaan tarif terasa tak terlalu besar untuk jarak di bawah 10 kilo meter. Namun, perbedaan tarif ini sangat terasa ketika CNNIndonesia.com mencoba memesan UberMotor, Gojek dan GrabBike dalam jarak tempuh lebih dari 25 kilo meter.
Hal ini bisa jadi dikarenakan masing-masing aplikasi punya cara menghitung jarak tempuh yang berbeda-beda, walaupun tujuannya sama.
Saat melakukan pemesanan dari kantor CNNIndonesia.com ke TangCity Mall, Banten, UberMotor memberikan kisaran tarif Rp20.000 hingga Rp26.500. Sementara Gojek Rp69.000 (dengan jarak 34,13 kilo meter) dan GrabBike Rp54.000 (23,4 kilo meter).
Perlu diketahui bahwa layanan UberMotor tidak memberikan informasi berapa kilo meter jarak yang ditempuh ketika pengguna memesan dari aplikasi. Hal ini juga ditemukan ketika memesan layanan mobil panggilan dari aplikasi Uber. Informasi soal jarak, waktu tempuh, juga total tarifnya, akan dikirim Uber via email setelah pengguna sampai di tujuan.
Berikut rincian tarif untuk UberMotor, Gojek, dan GrabBike:
Gojek
- Tarif minimum Rp12.000
- Tarif 1-10 km Rp12.000
- Tarif 10-15 km Rp15.000
- Jarak lebih dari 15 kilo meter, ditambah Rp2.000 per kilo meter
GrabBike
- Tarif minimum Rp10.000
- Tarif per km Rp1.500
- Jam sibuk (06:00 - 09:00 dan 16.00 - 19.00, Senin sampai Jumat) ditambah Rp5.000
UberMotor
- Tarif dasar Rp1.000
- Tarif minimum Rp1.000
- Tarif per km Rp1.000
- Tarif per menit Rp100
Saat ini, Uber sendiri memberikan promosi gratis untuk warga Jakarta mencicip UberMotor sampai 11 Juli 2016. Dengan memasukan kode "UberMotorJKT" di dalam aplikasi, pengguna bisa mendapatkan perjalanan gratis sebesar Rp75 ribu.
Namun, dari pengalaman CNNIndonesia.com memesan UberMotor hari ini, layanan tersebut masih sulit dipesan untuk di kawasan Warung Buncit, Senayan, dan Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD), Jakarta Selatan.
Menjajal Ojek Online Uber
Jakarta - Sore itu, Jakarta sedang diselimuti awan mendung. Karena takut terjebak hujan di tengah jalan, akhirnya detikINET berniat memesan layanan ride sharing berbasis mobil menuju ke tempat liputan.
Namun ketika membuka aplikasi Uber, kami melihat ikon motor hitam di layar ponsel. Posisinya berada tidak jauh dari tempat kami berada. Spontan kami pun mengubah pikiran dan langsung memesan layanan ojek online milik Uber.
Cara memesan UberMotor tidak jauh berbeda dengan UberX. Kita tinggal memasukkan posisi berada dan tujuannya. Lalu tekan tombol Set Pickup Location. Kita akan masuk ke halaman Confirmation.
Masukan catatan tambahan dan opsi pembayaran. Bila selesai, tekan tombol Requet UberMotor untuk melakukan pemesanan.
Tidak lama, detikINET langsung mendapatkan driver. Dalam waktu 4 menit, sang driver tersebut tiba di depan rumah. Driver yang bernama Robby ini mengenakan jaket dan helm berwarna hitam dengan tulisan Uber di bagian belakangnya.
Berbeda dengan Go-Ride dan GrabBike yang memberikan perlengkapan tambahan masker dan penutup kepala. UberMotor hanya memberikan helm berwarna hitam kepada penumpang.
Kami pun memulai perjalanan menuju lokasi liputan yang berada di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Sepanjang perjalanan, detikINET coba mengulik soal UberMotor kepada Robby.
Ia mengatakan baru beberapa hari berstatus sebagai driver UberMotor. Robby mengaku awalnya berniat mendaftar di UberX. Sayang mobil miliknya tidak memenuhi syarat umur yang ditetapkan Uber, alhasil ia gagal bergabung.
"Saat membuka internet, saya melihat ada tawaran menjadi driver UberMotor. Ya sudah saya coba," ujarnya.
Robby lantas mendatangi Uber kembali. Tapi kali ini untuk mendaftar sebagai driver untuk layanan UberMotor. Saat menyambangi tempat rekrutment, ia melihat banyak orang yang berniat sama.
"Hari itu yang direkrut 300 orang, tapi yang daftar banyak. Tapi saya dengar Uber menambah (kuota) jadi 500 orang per hari," terang pria kelahiran Padang, Sumatera Barat ini.
Adapun persyaratan untuk mendaftar, calon driver harus membawa SIM C, STNK yang masih berlaku dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Selain itu, mereka diminta membawa salah satu dari Kartu Keluarga atau Ijazah terakhir.
UberMotor menerapkan tarif dasar Rp 1.000. Sementara tiap km dikenakan tarif Rp 1.000 dan biaya per menit perjalanan Rp 100. Sementara untuk driver, Robby mengatakan Uber memberikan subsidi.
"Saya menerima subsidi Rp 28.000 (setiap dapat order)," ujar bapak dua anak ini.
Tidak terasa perjalanan dari Setiabudi ke SCBD hanya menempuh waktu 10 menit meski jalan Jenderal Sudirman cukup padat pada sore itu. Karena detikINET memilih pembayaran secara cash, setibanya di tujuan, Robby menyodorkan tagihan sebesar Rp 6.500.
Sebelum berpisah, detikINET mengajukan beberapa pertanyaan kepada Robby. Apakah ia tidak gengsi menjadi tukang ojek online, mengingat dirinya sebelumnya ingin menjadi driver UberX dan memiliki usaha makanan di kantin karyawan sebuah mal di Jakarta.
Ia menjawab tidak sedikit pun gengsi. Menurutnya, menjadi tukang ojek online tidak jauh berbeda dengan driver UberX. Malah menurutnya UberMotor lebih menguntungkan karena melihat kondisi jalan Jakarta yang selalu macet.
Robby pun mengaku masih terjun mengurusi kantinnya. Setiap pagi ia yang berbelanja semua kebutuhan dan bantu mengolahnya. Sementara untuk pengoperasian diserahkan kepada sang adik.
"Sejauh ini tidak ada kendala. Kalo ada waktu senggang ya saya narik ojek," pungkas pria berusia 30 tahun ini.
Begini Hitungan Tarif UberMotor, Beda dengan Gojek dan Grab UberMotor mematok tarif di Jakarta berdasarkan jarak dan waktu tempuh dari lokasi penjemputan ke tempat tujuan.
Jakarta, CNN Indonesia -- Uber baru saja merilis layanan ojek motor berbasis aplikasi di Jakarta. Layanan bernama UberMotor ini harus bersaing dengan pemain besar seperti Gojek dan GrabBike, termasuk soal persaingan tarifnya.
Tarif yang ditentukan oleh UberMotor sangat kompetitif jika dibandingkan dengan Gojek dan GrabBike.
Dalam sebuah keterangan resmi, Uber menjelaskan tarif dasar UberMotor adalah Rp1.000, lalu tarif per kilometer Rp1.000, tarif per menit Rp100, dan tarif minimum Rp1.000.
Ketika CNNIndonesia.com mencoba membandingkan tarif UberMotor, Gojek dan GrabBike dalam jarak tempuh kurang dari 10 kilo meter, ketiganya memberikan tarif yang tak jauh berbeda.
Contoh, dari kantor CNNIndonesia.com di Warung Buncit, Jakarta Selatan, menuju Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, UberMotor memberikan estimasi tarif Rp9.000 hingga Rp12.000. Sementara Gojek dikenakan Rp12.000 (dengan jarak 9,92 kilo meter) dan GrabBike Rp15.000 (9,08 kilo meter).
Perbedaan tarif terasa tak terlalu besar untuk jarak di bawah 10 kilo meter. Namun, perbedaan tarif ini sangat terasa ketika CNNIndonesia.com mencoba memesan UberMotor, Gojek dan GrabBike dalam jarak tempuh lebih dari 25 kilo meter.
Hal ini bisa jadi dikarenakan masing-masing aplikasi punya cara menghitung jarak tempuh yang berbeda-beda, walaupun tujuannya sama.
Saat melakukan pemesanan dari kantor CNNIndonesia.com ke TangCity Mall, Banten, UberMotor memberikan kisaran tarif Rp20.000 hingga Rp26.500. Sementara Gojek Rp69.000 (dengan jarak 34,13 kilo meter) dan GrabBike Rp54.000 (23,4 kilo meter).
Perlu diketahui bahwa layanan UberMotor tidak memberikan informasi berapa kilo meter jarak yang ditempuh ketika pengguna memesan dari aplikasi. Hal ini juga ditemukan ketika memesan layanan mobil panggilan dari aplikasi Uber. Informasi soal jarak, waktu tempuh, juga total tarifnya, akan dikirim Uber via email setelah pengguna sampai di tujuan.
Berikut rincian tarif untuk UberMotor, Gojek, dan GrabBike:
Gojek
- Tarif minimum Rp12.000
- Tarif 1-10 km Rp12.000
- Tarif 10-15 km Rp15.000
- Jarak lebih dari 15 kilo meter, ditambah Rp2.000 per kilo meter
GrabBike
- Tarif minimum Rp10.000
- Tarif per km Rp1.500
- Jam sibuk (06:00 - 09:00 dan 16.00 - 19.00, Senin sampai Jumat) ditambah Rp5.000
UberMotor
- Tarif dasar Rp1.000
- Tarif minimum Rp1.000
- Tarif per km Rp1.000
- Tarif per menit Rp100
Saat ini, Uber sendiri memberikan promosi gratis untuk warga Jakarta mencicip UberMotor sampai 11 Juli 2016. Dengan memasukan kode "UberMotorJKT" di dalam aplikasi, pengguna bisa mendapatkan perjalanan gratis sebesar Rp75 ribu.
Namun, dari pengalaman CNNIndonesia.com memesan UberMotor hari ini, layanan tersebut masih sulit dipesan untuk di kawasan Warung Buncit, Senayan, dan Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD), Jakarta Selatan.
Menjajal Ojek Online Uber
Jakarta - Sore itu, Jakarta sedang diselimuti awan mendung. Karena takut terjebak hujan di tengah jalan, akhirnya detikINET berniat memesan layanan ride sharing berbasis mobil menuju ke tempat liputan.
Namun ketika membuka aplikasi Uber, kami melihat ikon motor hitam di layar ponsel. Posisinya berada tidak jauh dari tempat kami berada. Spontan kami pun mengubah pikiran dan langsung memesan layanan ojek online milik Uber.
Cara memesan UberMotor tidak jauh berbeda dengan UberX. Kita tinggal memasukkan posisi berada dan tujuannya. Lalu tekan tombol Set Pickup Location. Kita akan masuk ke halaman Confirmation.
Masukan catatan tambahan dan opsi pembayaran. Bila selesai, tekan tombol Requet UberMotor untuk melakukan pemesanan.
Tidak lama, detikINET langsung mendapatkan driver. Dalam waktu 4 menit, sang driver tersebut tiba di depan rumah. Driver yang bernama Robby ini mengenakan jaket dan helm berwarna hitam dengan tulisan Uber di bagian belakangnya.
Berbeda dengan Go-Ride dan GrabBike yang memberikan perlengkapan tambahan masker dan penutup kepala. UberMotor hanya memberikan helm berwarna hitam kepada penumpang.
Kami pun memulai perjalanan menuju lokasi liputan yang berada di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Sepanjang perjalanan, detikINET coba mengulik soal UberMotor kepada Robby.
Ia mengatakan baru beberapa hari berstatus sebagai driver UberMotor. Robby mengaku awalnya berniat mendaftar di UberX. Sayang mobil miliknya tidak memenuhi syarat umur yang ditetapkan Uber, alhasil ia gagal bergabung.
"Saat membuka internet, saya melihat ada tawaran menjadi driver UberMotor. Ya sudah saya coba," ujarnya.
Robby lantas mendatangi Uber kembali. Tapi kali ini untuk mendaftar sebagai driver untuk layanan UberMotor. Saat menyambangi tempat rekrutment, ia melihat banyak orang yang berniat sama.
"Hari itu yang direkrut 300 orang, tapi yang daftar banyak. Tapi saya dengar Uber menambah (kuota) jadi 500 orang per hari," terang pria kelahiran Padang, Sumatera Barat ini.
Adapun persyaratan untuk mendaftar, calon driver harus membawa SIM C, STNK yang masih berlaku dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian. Selain itu, mereka diminta membawa salah satu dari Kartu Keluarga atau Ijazah terakhir.
UberMotor menerapkan tarif dasar Rp 1.000. Sementara tiap km dikenakan tarif Rp 1.000 dan biaya per menit perjalanan Rp 100. Sementara untuk driver, Robby mengatakan Uber memberikan subsidi.
"Saya menerima subsidi Rp 28.000 (setiap dapat order)," ujar bapak dua anak ini.
Tidak terasa perjalanan dari Setiabudi ke SCBD hanya menempuh waktu 10 menit meski jalan Jenderal Sudirman cukup padat pada sore itu. Karena detikINET memilih pembayaran secara cash, setibanya di tujuan, Robby menyodorkan tagihan sebesar Rp 6.500.
Sebelum berpisah, detikINET mengajukan beberapa pertanyaan kepada Robby. Apakah ia tidak gengsi menjadi tukang ojek online, mengingat dirinya sebelumnya ingin menjadi driver UberX dan memiliki usaha makanan di kantin karyawan sebuah mal di Jakarta.
Ia menjawab tidak sedikit pun gengsi. Menurutnya, menjadi tukang ojek online tidak jauh berbeda dengan driver UberX. Malah menurutnya UberMotor lebih menguntungkan karena melihat kondisi jalan Jakarta yang selalu macet.
Robby pun mengaku masih terjun mengurusi kantinnya. Setiap pagi ia yang berbelanja semua kebutuhan dan bantu mengolahnya. Sementara untuk pengoperasian diserahkan kepada sang adik.
"Sejauh ini tidak ada kendala. Kalo ada waktu senggang ya saya narik ojek," pungkas pria berusia 30 tahun ini.
Mimpi Mustahil Yang Jadi Kenyataan
Mimpi Mustahil Pemuda Pakistan Menembus Formula 1
Mimpi Mustahil Pemuda Pakistan Menembus Formula 1 Formula 1 menjadi ajang yang mempertemukan para pebalap terbaik di dunia.
Jakarta, CNN Indonesia -- Saad Ali berada di posisi unggulan untuk menjadi pebalap Formula 1 pertama dari Pakistan, target yang terlihat nyaris tak mungkin bagi sebuah negara yang tak memiliki trek balapan. Pakistan juga negara yang mengucurkan seluruh dana sponsornya untuk olahraga yang menjadi obsesi nasional -- kriket.
Pria 28 tahun itu menghadapi rintangan siginifikan sebelum ia bisa menjadi bagian dari 22 pebalap elite yang bertarung di ajang yang disebut-sebut sebagai puncaknya balapan mobil.
Namun, satu dekade setelah ia menjadi seorang yang putus kuliah dan tergila-gila pada balapan, ia mulai mendekati targetnya.
"Sebagai bocah, saya selalu tertarik dengan mobil. Tapi tak ada balapan di Pakistan, bahkan di televisi sekali pun," katanya.
Ali berkompetisi di seri Formula Teluk pada 2014 lalu, mencapai podium tiga sebanyak dua kali di Abu Dhabi.
Ia menggambarkan balapannya sebagai "batu lompatan yang besar", dan menyatakan bahwa hal itu adalah "bukti bagi saya sendiri bahwa dunia ini adalah sesuatu yang bisa saya capai."
Sekarang ia harus menaklukkan Formula 3, GP3, dan GP2, balapan yang dilihat sebagai tahapan untuk menuju Formula 1.
"Untuk mencapainya sangat sukar, sangat sulit, teramat kompetitif," katanya.
Hal itu juga teramat mahal.
"Untuk negeri ini saya telah membalap seorang diri tanpa bantuan, mengibarkan Bendera Pakistan di sirkuit, membuat balapan terkenal (di sini)," kata Ali yang tahun lalu hanya bisa berkompetisi di ajang Go-Kart Grand Prix Endurance 2F2F di Pakistan karena mahalnya ongkos berlomba di dunia balapan.
Saat ini, ia mendapatkan dana untuk balapan dari pekerjaannya di perusahaan teknologi informasi Swiftclick, dan juga dari pekerjaannya memproduksi film dokumenter.
Ia akan membalap lebih sering di paruh kedua tahun 2016. Tapi ia memperkirakan dirinya membutuhkan dana sponsor sekitar US$2 juta pada tiga hingga empat tahun mendatang untuk mencapai mimpinya membalap di samping pebalap-pebalap seperti Sebastian Vettel atau Lewis Hamilton.
"Untuk ajang balapan mobil, Anda membutuhkan tenaga ahli, Anda membutuhkan para mekanik, Anda membutuhkan fasilitas, infrastruktur, dan Anda membutuhkan keseluruhan struktur itu untuk bisa berperforma baik," katanya.
Saat ini, ia harus puas berlatih dengan simulator di rumahnya, alat yang ia gunakan untuk melatih manuver-manuvernya.
Ia hanya punya peluang kecil untuk mendapatkan kesuksesan di dunia internasional. "Di seluruh dunia ini, hanya ada beberapa orang yang hidup dari dunia balapan mobil -- dan di Formula 1 lebih sedikit lagi," kata Matthew Mars, mantan pebalap yang kini menjadi pengamat di televisi, kepada AFP.
Muda dan Berbahaya
Ketiadaan ajang balapan mobil apapun di Pakistan selain go-kart berarti Ali nyaris tak mungkin mendapatkan pendanaan di negaranya sendiri.
Tapi Ali mengatakan bahwa membangun sirkuit bukan hanya akan mendorong perekonomian, tapi juga membantu menyelamatkan hidup anak-anak muda Pakistan yang perlu menyalurkan hasrat akan kecepatan secara sembunyi-sembunyi.
Seorang pebalap 22 tahun yang namanya tak mau diungkapkan, berkata kepada AFP bahwa terus ada balapan di kota-kota besar Pakistan meski terjadi kecelakaan dan juga mereka menjadi incaran polisi.
"Pernah terjadi kecelakaan yang benar-benar buruk yang menyebabkan ada yang meninggal, tapi ajang ini terus berlanjut karena Anda tak bisa membatasi anak muda," katanya.
"Jika ada trek balapan yang layak, maka risiko kecelakaan bisa dikurangi dan gairah anak-anak muda untuk membalap bisa tersalurkan," ujarnya berpendapat.
Ali setuju dengan argumen itu, mengatakan: "Hal pertama yang kami butuhkan di negara ini adalah trek balapan... Orang-orang yang membalap di jalanan, mereka akan datang ke fasilitas itu dan kebutuhan mereka akan kecepatan dan bisa disalurkan dalam cara yang sangat, sangat aman."
Baber Kaleem Khan, redaktur di blog mobil Pakwheels.com, juga menyatakan ada keuntungan ekonomi.
"Balapan mobil bukan hanya soal olahraga, ini juga program yang menarik modal secara masif," katanya.
"Pengembangan mesin yang terdapat di mobil, pelatihan para pebalap, staf tim dan pelajar, pengembangan produk dan komersial, ini akan memiliki efek bola salju pada usaha lokal untuk bisa mengembangkan dan mengekspor bagian-bagian mobil."
Jalan Menuju Formula 1
Ali tertarik pada balapan ketika ia berkuliah di Islamabad pada 2006.
"Sebelumnya saya benar-benar tak tahu apa-apa, karena tak ada seorang pun di Pakistan yang pernah membalap secara profesional."
Ia adalah seorang yang putus kuliah dan kemudian menjajal Formula BMW Racing Center (FBRC) Bahrain, tempat di mana para pebalap belajar seni membalap.
"Setelah tiga hari berlatih, saya mengikuti kejuaraan yang digelar di sekolah balapan," katanya sembari mengatakan bahwa keputusan itu adalah "titik penting" dalam hidupnya.
Duduk di dalam ruangan kokpit mobil balap yang sempit nyaris membuat mimpinya hancur, terutama karena ia adalah seorang claustrophobic atau memiliki fobia terhadap ruang kecil.
"Ketika Anda duduk di sebuah mobil balap dan mengenakan helm, Anda tak bisa bernapas secara normal," katanya sembari menambahkan bahwa saking ketatnya ia mengencangkan sabuk pengaman, ada bekas sedalam tiga inci di bahunya dan ia hanya bisa setengah bernapas.
Tapi ia terus memaksa dirinya sendiri dan pada akhirnya bisa berlaga di Formula BMW dan Formula Renault.
Ia sadar dengan besarnya beban yang ia coba angkat. "Jika Anda masuk ke Formula 1, maka hanya ada 22 pebalap terbaik yang berkompetisi satu sama lain."
Tapi, Ali meyakini bahwa jika ia mendapatkan kesempatan, maka ia akan "mencapai lebih banyak lagi."
"Ada rasa percaya, ada keinginan, gairah dan rasa lapar -- semuanya ada di sana."
Mimpi Mustahil Pemuda Pakistan Menembus Formula 1 Formula 1 menjadi ajang yang mempertemukan para pebalap terbaik di dunia.
Jakarta, CNN Indonesia -- Saad Ali berada di posisi unggulan untuk menjadi pebalap Formula 1 pertama dari Pakistan, target yang terlihat nyaris tak mungkin bagi sebuah negara yang tak memiliki trek balapan. Pakistan juga negara yang mengucurkan seluruh dana sponsornya untuk olahraga yang menjadi obsesi nasional -- kriket.
Pria 28 tahun itu menghadapi rintangan siginifikan sebelum ia bisa menjadi bagian dari 22 pebalap elite yang bertarung di ajang yang disebut-sebut sebagai puncaknya balapan mobil.
Namun, satu dekade setelah ia menjadi seorang yang putus kuliah dan tergila-gila pada balapan, ia mulai mendekati targetnya.
"Sebagai bocah, saya selalu tertarik dengan mobil. Tapi tak ada balapan di Pakistan, bahkan di televisi sekali pun," katanya.
Ali berkompetisi di seri Formula Teluk pada 2014 lalu, mencapai podium tiga sebanyak dua kali di Abu Dhabi.
Ia menggambarkan balapannya sebagai "batu lompatan yang besar", dan menyatakan bahwa hal itu adalah "bukti bagi saya sendiri bahwa dunia ini adalah sesuatu yang bisa saya capai."
Sekarang ia harus menaklukkan Formula 3, GP3, dan GP2, balapan yang dilihat sebagai tahapan untuk menuju Formula 1.
"Untuk mencapainya sangat sukar, sangat sulit, teramat kompetitif," katanya.
Hal itu juga teramat mahal.
"Untuk negeri ini saya telah membalap seorang diri tanpa bantuan, mengibarkan Bendera Pakistan di sirkuit, membuat balapan terkenal (di sini)," kata Ali yang tahun lalu hanya bisa berkompetisi di ajang Go-Kart Grand Prix Endurance 2F2F di Pakistan karena mahalnya ongkos berlomba di dunia balapan.
Saat ini, ia mendapatkan dana untuk balapan dari pekerjaannya di perusahaan teknologi informasi Swiftclick, dan juga dari pekerjaannya memproduksi film dokumenter.
Ia akan membalap lebih sering di paruh kedua tahun 2016. Tapi ia memperkirakan dirinya membutuhkan dana sponsor sekitar US$2 juta pada tiga hingga empat tahun mendatang untuk mencapai mimpinya membalap di samping pebalap-pebalap seperti Sebastian Vettel atau Lewis Hamilton.
"Untuk ajang balapan mobil, Anda membutuhkan tenaga ahli, Anda membutuhkan para mekanik, Anda membutuhkan fasilitas, infrastruktur, dan Anda membutuhkan keseluruhan struktur itu untuk bisa berperforma baik," katanya.
Saat ini, ia harus puas berlatih dengan simulator di rumahnya, alat yang ia gunakan untuk melatih manuver-manuvernya.
Ia hanya punya peluang kecil untuk mendapatkan kesuksesan di dunia internasional. "Di seluruh dunia ini, hanya ada beberapa orang yang hidup dari dunia balapan mobil -- dan di Formula 1 lebih sedikit lagi," kata Matthew Mars, mantan pebalap yang kini menjadi pengamat di televisi, kepada AFP.
Muda dan Berbahaya
Ketiadaan ajang balapan mobil apapun di Pakistan selain go-kart berarti Ali nyaris tak mungkin mendapatkan pendanaan di negaranya sendiri.
Tapi Ali mengatakan bahwa membangun sirkuit bukan hanya akan mendorong perekonomian, tapi juga membantu menyelamatkan hidup anak-anak muda Pakistan yang perlu menyalurkan hasrat akan kecepatan secara sembunyi-sembunyi.
Seorang pebalap 22 tahun yang namanya tak mau diungkapkan, berkata kepada AFP bahwa terus ada balapan di kota-kota besar Pakistan meski terjadi kecelakaan dan juga mereka menjadi incaran polisi.
"Pernah terjadi kecelakaan yang benar-benar buruk yang menyebabkan ada yang meninggal, tapi ajang ini terus berlanjut karena Anda tak bisa membatasi anak muda," katanya.
"Jika ada trek balapan yang layak, maka risiko kecelakaan bisa dikurangi dan gairah anak-anak muda untuk membalap bisa tersalurkan," ujarnya berpendapat.
Ali setuju dengan argumen itu, mengatakan: "Hal pertama yang kami butuhkan di negara ini adalah trek balapan... Orang-orang yang membalap di jalanan, mereka akan datang ke fasilitas itu dan kebutuhan mereka akan kecepatan dan bisa disalurkan dalam cara yang sangat, sangat aman."
Baber Kaleem Khan, redaktur di blog mobil Pakwheels.com, juga menyatakan ada keuntungan ekonomi.
"Balapan mobil bukan hanya soal olahraga, ini juga program yang menarik modal secara masif," katanya.
"Pengembangan mesin yang terdapat di mobil, pelatihan para pebalap, staf tim dan pelajar, pengembangan produk dan komersial, ini akan memiliki efek bola salju pada usaha lokal untuk bisa mengembangkan dan mengekspor bagian-bagian mobil."
Jalan Menuju Formula 1
Ali tertarik pada balapan ketika ia berkuliah di Islamabad pada 2006.
"Sebelumnya saya benar-benar tak tahu apa-apa, karena tak ada seorang pun di Pakistan yang pernah membalap secara profesional."
Ia adalah seorang yang putus kuliah dan kemudian menjajal Formula BMW Racing Center (FBRC) Bahrain, tempat di mana para pebalap belajar seni membalap.
"Setelah tiga hari berlatih, saya mengikuti kejuaraan yang digelar di sekolah balapan," katanya sembari mengatakan bahwa keputusan itu adalah "titik penting" dalam hidupnya.
Duduk di dalam ruangan kokpit mobil balap yang sempit nyaris membuat mimpinya hancur, terutama karena ia adalah seorang claustrophobic atau memiliki fobia terhadap ruang kecil.
"Ketika Anda duduk di sebuah mobil balap dan mengenakan helm, Anda tak bisa bernapas secara normal," katanya sembari menambahkan bahwa saking ketatnya ia mengencangkan sabuk pengaman, ada bekas sedalam tiga inci di bahunya dan ia hanya bisa setengah bernapas.
Tapi ia terus memaksa dirinya sendiri dan pada akhirnya bisa berlaga di Formula BMW dan Formula Renault.
Ia sadar dengan besarnya beban yang ia coba angkat. "Jika Anda masuk ke Formula 1, maka hanya ada 22 pebalap terbaik yang berkompetisi satu sama lain."
Tapi, Ali meyakini bahwa jika ia mendapatkan kesempatan, maka ia akan "mencapai lebih banyak lagi."
"Ada rasa percaya, ada keinginan, gairah dan rasa lapar -- semuanya ada di sana."













