Merry Christmas 2014 & Happy New Year 2015

Sukses Bikin Robot Dari Barang Rongsokan

Petani China Sukses Ciptakan Robot Transformer dari Rongsokan Mobil

BEIJING - Kreativitas memang tak mengenal batas dan status. Seorang petani asal provinsi Hunan, China bersama putranya berhasil membuat replika robot Transformer dari barang-barang rongsokan di sekitar mereka.

Tak hanya membuat, mereka menjadikan robot-robot sebagai mata pencaharian setelah menjualnya dan berhasil meraup uang setidaknya 1 juta yuan atau setara dengan Rp 2 miliar setahun.

Saat film Transformer menjadi sangat populer di China, dengan seri terakhirnya menjadi film paling laris di negeri Tirai Bambu, petani dari desa Zhangmu, provinsi Henan, Yu Zhilin melihat sebuah peluang bisnis.

Yu Zhilin yang memiliki latar belakang sebagai seorang seniman, kemudian menggunakan sebuah bangunan pabrik yang sudah tak dipakai sebagai studionya.

Di dalam studio itu Yu menggunakan sisa-sisa suku cadang mobil ditambah gambar-gambar robot Transformer yang diunduhnya dari internet mulai membangun robot-robot tersebut dibantu putranya.

Pada awalnya, Yu mengaku sangat sulit membuat replika robot Transformer tersebut hingga dia butuh waktu tiga tahun untuk menyelesaikan satu model saja. Namun, dengan pengalaman ditambah bantuan putranya, Yu semakin mahir menciptakan model robot Transformers.

Nama Yu kemudian terkenal sebagai pembuat robot Transformers di provinsi Hunan. Kabar itu kemudian menarik banyak pengunjung ke desanya dan ujungnya mengalirkan uang ke kantung pria tersebut.

Petani di China Ciptakan Robot "Transformers" dari Onderdil Bekas

BEIJING — Sebagian dari Anda tentu sudah menonton film fiksi Transformers? Nah, sekelompok petani di China ternyata mampu membuat robot-robot Transformers itu dari onderdil mobil bekas.

Para petani di desa Zhangqui, provinsi Shandong, China, itu tampaknya terinsipirasi dengan film karya Michael Bay itu. Bahkan, salah satu robot buatan mereka dicat merah dan biru layaknya Optimus Prime, pemimpin para Autobots.

Robot lain diberi warna kuning cerah seperti karakter Bumblebee yang sangat disukai penggemar remaja film ini. Beberapa robot lainnya hanya dicat abu-abu menggambarkan tokoh robot jahat, Decepticons.

"Ini adalah hobi semata. Saya menonton filmnya lalu mempelajari modelnya di internet, dan saya kemudian ingin membuatnya," kata Wang Shizun, salah soerang petani.

"Kami memasang lampu untuk mata robot-robot ini, dan beberapa dari mereka bahkan bisa menggerakkan tangan dan kaki," tambah dia.

Wang dan sekitar 11 orang temannya mengatakan untuk membuat model robot Transformer itu mereka mengeluarkan biaya antara 1.600 hingga 16.000 dolar untuk setiap robot.

Robot tertinggi hasil karya para petani itu berukuran 12 meter. Sayangnya, para petani itu belum mampu membuat robot-robot itu mengubah diri menjadi mobil atau pesawat terbang.

"Kami memikirkan bagaimana cara mereka berubah. Tapi sangat sulit membuat robot yang bisa berubah menjadi mobil di tahap ini," lanjut Wang.

Tak hanya Transformers, para petani ini juga membuat model yang terinspirasi dari berbagai film misalnya Alien, Predator, dan robot C-3PO dari film Star Wars.

Dari Film Porno Kemudian Jadi Pahlawan

Dulu Kecanduan Film Porno, Wanita Ini Tobat dan Jadi 'Pahlawan'

Jakarta - Rahasia hidup tergelap Oghosa Ovienrioba kini sudah terkuak. Melalui You Tube, wanita bergelar sarjana hukum itu secara blak-blakkan mengakui dirinya adalah pecandu film porno. Begitu kecanduannya Oghosa sudah menonton 400 jam film dewasa sepanjang hidupnya. Namun kini dia sudah tobat dan dianggap pahlawan oleh pecandu pornografi lainnya. Bagaimana kisahnya?

Oghosa menceritakan kecanduannya pada video porno bermula pada 2006, saat usianya 14 tahun. Berawal dari penasaran, dengan mudah hanya dengan mencari di Google, dia menemukan banyak film porno di internet. Saat itu dia pun kerap diam-diam menonton film tersebut melalui komputernya.

"Saat pertamakali menonton aku shock. Namun kemudian perlahan rasa kaget itu berubah menjadi kenikmatan dan aku menonton film porno kapanpun aku bisa," katanya.

Kebiasaan Oghosa menonton film porno semakin mengkhawatirkan ketika dia beranjak memasuki usia 16 tahun. Saat itu dia menonton film dewasa sesering mungkin yang dia bisa. "Menonton begitu banyaknya aku mulai bosan dengan film porno yang normal. Aku pun mencari yang lebih berbahaya," ujar wanita yang kini berusia 22 tahun itu.

Kecanduan Oghosa pada video porno sembuh sesaat ketika dia menjalin hubungan dengan seorang pria. Namun ketika duduk di bangku kuliah dan menjomblo, dia kembali menjadi pecandu.

"Selama dua sampai tiga tahun, menonton porno menjadi kebutuhanku sehari-hari dan terkadang aku bisa masturbasi sampai enam kali sehari. Hanya itu yang bisa aku pikirkan," ceritanya.

Kecanduannya itu membuat Oghosa terasing dari sekitarnya. Dia lebih memilih berada di kamarnya ketimbang bertemu dengan keluarga atau teman-temannya. Dia bisa duduk berjam-jam di kamarnya menonton film porno.

Keterasingan itu membuat Oghosa merasa kesepian dan malu pada dirinya sendiri. Saat usianya 21 tahun dia pun mulai berniat tobat. Dengan lebih mendalami agama, dia kemudian mengubah gaya hidupnya sehingga kecanduannya tidak kembali lagi.

Salah satu yang dilakukannya agar bisa lepas jadi pecandu adalah dengan berbicara atau membuka diri pada orang lain. Dia memilih berbicara pada temannya. Langkah tersebut membuatnya merasa melepaskan satu beban dalam hidupnya.

"Dengan berbicara membuat aku sadar betapa bermasalahnya aku. Kita akan selamanya 'sakit' selama rahasia itu kita simpan," ucapnya.

Sebagai bagian dari proses penyembuhannya, Oghosa pun mengunggah video ke You Tube pada Februari 2014. Melalui videonya itu dia mengungkapkan soal kecanduannya pada pornografi dan bagaimana dia kini berusaha mengatasinya. Tidak disangkanya, respon penonton atas video tersebut ternyata positif.

Tak sedikit pecandu pornografi lainnya menganggapnya sebagai 'pahlawan' karena sudah berani mengungkapkan rahasia tergelapnya. Video Oghosa ini sudah ditonton lebih dari 800 ribu kali.

"Saat aku membaca komentar-komentar video tersebut, membuatku meneteskan air mata. Orang-orang mengatakan padaku soal betapa kesepiannya mereka selama ini dengan kecanduan mereka, sampai mereka tersadar dengan menonton videoku," ujarnya.

Memenuhi Permintaan Terakhir

Organisasi Amal Ini Bantu Pasien Sekarat Nikmati Permintaan Terakhir

AMSTERDAM - Seorang perempuan yang tengah sekarat mendapatkan keinginan terakhirnya yaitu melihat lukisan favoritnya "Self Portrait with Two Circles" karya Rembrandt di Rijksmuseum, Amsterdam, Belanda.

Meski sakit parah dan tak bisa bangun dari ranjangnya, perempuan itu tetap bisa mengunjungi museum berkat organisasi amal Ambulance Wish Foundation Netherland.

Organisasi amal ini memfokuskan diri memenuhi keinginan terakhir ribuan orang yang menderita sakit keras yang sudah tak bisa disembuhkan.

Organisasi ini menggambarkan misi mereka adalah untuk memberikan keinginan seorang pasien yang akan meninggal dunia, sehingga dia beristirahat dengan tenang setelah permintaan terakhirnya terpenuhi.

"Itulah yang kami ingin capai. Memberikan kualitas hidup terbaik di saat-saat terakhir, sehingga setidaknya bisa menyingkirkan sedikit penderitaan mereka," ujar organisasi itu.

Sejak aksi mereka kemudian disebarkan melalui media sosial, kemudian banyak orang yang memberi kesaksian tentang kerja organisasi amal ini.

Seorang pengguna situs Reddit, BeefHazars menuliskan betapa dia berterima kasih kepada anggota organisasi amal itu.

"Mereka bisa membawa nenek saya ke acara makan malam keluarga di hari Natal saat dia tengah sekarat. Saat itu nenek saya sangat berbahagia," ujar BeefHazars.

"Itu adalah kali terakhir kami melihatnya begitu bergairah dan bahagia. Dia meninggal dunia pada 2 Januari, tak sampai satu setengah bulan setelah makan malam hari Natal itu," tambah dia.

Hingga saat ini, organsisasi amal tersebut sudah berhasil memenuhi 5.927 permintaan terakhir orang-orang yang menderita sakit keras.

Tak Perlu Selalu Jadi Juara Untuk Meraih Keuntungan Besar

Akademi Southampton Punya Keuntungan Terbesar di Eropa




London - Akademi Southampton tak hanya rajin menelurkan banyak pesepakbola berbakat, tapi The Saints juga paling banyak meraup untung dari penjualan para eks akademinya di antara tim-tim Eropa belakangan ini.

Begitulah hasil studi sebuah lembaga olahraga, International Centre for Sports Studies (CIES), yang dilakukan sejak 2012 di lima liga top Eropa seperti Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, dan Prancis, seperti dikutip dari Soccernet. Untuk rentang usianya, CIES mengambil range antara 15 sampai 21 tahun.

Di urutan 10 besar pemasukan terbanyak, ada Southampton di posisi teratas dengan nilai 90,2 juta euro (Rp 1,2 triliun) setelah menjual beberapa pemain akademinya. Dari total tersebut, 40 persennya didapat dari Luke Shaw (35 juta euro ke Manchester United), Adam Lallana (30 juta euro ke Liverpool), dan Calum Chambers (20 juta euro ke Arsenal).

Menanjaknya prestasi Soton sejak promosi ke Premier League pada musim 2012/2013 membuat banyak pemainnya dilirik klub-klub Inggris. Sebelum tiga nama itu, Soton memang kerap menjual lulusan akademi mereka ke klub Premier League dan nama-nama seperti Gareth Bale, Theo Walcott, dan Alex Oxlade-Chamberlain kini sudah menjelma jadi pemain top.

Bahkan Bale berstatus sebagai pemain termahal dunia setelah Real Madrid membelinya dengan banderol 100 juta euro pada musim panas 2013 dari Tottenham Hotspur.

Di bawah Soton ada klub Ligue 1, Lille, yang mendapat pemasukan sekitar 76 juta euro dengan penjualan terbesarnya adalah Eden Hazard (37 juta euro ke Chelsea) dan Mathieu Debuchy (16 juta euro ke Arsenal).

Real Sociedad ada di posisi ketiga dengan pemasukan 62,2 juta euro. Antoine Griezmann (30 juta euro ke Atletico Madrid) dan Asier Illarramendi (32,2 juta euro ke Real Madrid) jadi penjualan termahal mereka.

Di posisi keempat ada Sevilla yang mendapat 51,5 juta euro dalam tiga tahun terakhir usai menjual Luis Alberto, Jose Campana, Antonio Luna, Jesus Navas, dan terakhir Alberto Moreno.

Borussia Dortmund ada di urutan kelima setelah menjual beberapa pemain akademinya termasuk Mario Goetze (32 juta euro ke Bayern Munich) dengan pemasukan 43,5 juta euro.

Meski kerap mengeluarkan banyak uang untuk belanja pemain, Madrid juga pintar dalam melego pemain akademinya dengan harga tinggi. Nama-nama seperti Jose Maria Callejon, Daniel Carvajal, Esteban Granero, dan terakhir Alvaro Morata menyumbang prosentase paling besar untuk total 43 juta euro, yang membuat Los Blancos ada di posisi keenam.

Di posisi ketujuh ada Barcelona yang total mendapat 38,8 juta euro dari penjualan para pemain La Masia ke klub lain seperti Thiago Alcantara, Jonathan Dos Santos, Andreu Fontas, Bojan Krkic, dan Antonio Sanabria.

Melengkapi posisi 10 besar adalah Rennes (33,6 juta euro), Montpellier (33,5 juta euro), dan St Etienne (32,8 juta euro), yang membuat Liga Prancis jadi liga dengan pemasukan terbanyak sekitar 292 juta euro dari penjualan pemain di seluruh akademi klub.

Di posisi kedua ada La Liga dengan 276 juta euro, lalu Premier League dengan 227 juta euro, Bundesliga 163 juta euro, dan Serie A paling kecil dengan 114 juta euro.

Untuk klub Premier League sendiri hanya ada Southampton di klasemen 10 besar, karena setelahnya di posisi 11 ada Swansea City yang mendapat sekitar 31,6 juta euro usai menjual Joe Allen dan Ben Davies. Manchester United di posisi ke-13 dengan pemasukan 28,7 juta euro dari penjualan Michael Keane, Robert Brady, Matt James, Joshua King, dan Danny Welbeck (20 juta euro ke Arsenal).

Bayern di posisi ke-12 dengan pemasukan 31,1 juta euro untuk para pemain akademinya seperti Emre Can, Diego Contento, Raih Husic, dan Toni Kroos. Di posisi terakhir atau ke-14 ada Paris St-Germain dengan pemasukan 25,2 juta euro usai menjual Clement Chantome, Antoine Conte, Mamadou Sakho, dan Ilan Boccara .

sumber

Menantang Diri Sendiri

Perempuan Ini Hafal 220.000 Kata di Dalam Kamus Bahasa Inggris-China

BEIJING - Seorang ibu asal China ini patut disebut kamus berjalan sebab dia bisa mengingat semua kata yang ada dalam kamus bahasa Inggris-China. Demikian dikabarkan harian People's Daily.

Li Yanzhi (51), yang berasal dari Xi'an, provinsi Shaanxi, mampu menghafal 220.000 entri di dalam kamus bahasa Inggris-China setebal 2.458 halaman itu

Li yang sudah menjanda selama 20 tahun itu awalnya berusaha menghafal semua kata dalam kamus bahasa Inggris-China itu demi mendapatkan lebih banyak pekerjaan sebagai penerjemah bahasa.

Kemampuan uniknya ini ternyata sangat bermanfaat bagi Li sehingga dia memiliki cukup pekerjaan untuk membiayai hidup putranya yang berusia 26 tahun namun mengidap autisme sehingga tak bisa mengurus dirinya sendiri.

Sehari-hari, Li adalah dosen mata kuliah bahasa Inggris keuangan di fakultas ekonomi dan perbankan di Universitas Xi'an. Untuk mendapatkan tambahan penghasilan, Li mengerjakan sejumlah pesaan terjemahan.

Sejak 2003, Li secara konsisten membaca kamus selama enam jam setiap hari. Dalam 19 hari perempuan itu untuk pertama kali berhasil menghafal seluruh isi kamus tersebut.

Untuk membantunya menghafal, Li tak hanya membaca kamus. Dia juga meminjam 453 majalah berbahasa Inggris dari perpustakaan kampus. "Mimpi terbesar saya adalah ikut dalam "The Brain" untuk menantang diri saya sendiri," kata Li.

"The Brain" adalah sebuah acara yang cukup populer di China yang berisi serangkaian permainan, salah satunya kemampuan menghafal, untuk menguji kemampuan otak peserta.

Tak hanya itu, Li berharap kemampuannya menghafal 220.000 kata di dalam kamus bisa mendorong mahasiswanya semakin giat mempelajari bahasa Inggris dan terus menambah kosa kata mereka.

Menurut harian People's Daily, untuk lulus dalam tes bahasa Inggris Band 6 yang harus dilalui sebagian besar mahasiswa di China, mereka harus memahami setidaknya 6.000 kata bahasa Inggris dalam bahasa China.

Selain belajar bahasa Inggris, Li ternyata juga tengah mempelajari 10 bahasa asing lainnya termasuk bahasa Perancis, Rusia, Jerman, Jepang dan Polandia.

Jika Aku mati atau Sesuatu Terjadi Kepadaku, Maka Itu Adalah Kehendak Tuhan

Paus Fransiskus: Jika Saya Dibunuh, Itu Kehendak Tuhan

VATIKAN — Paus Fransiskus memahami bahwa dirinya berpotensi besar menjadi korban pembunuhan. Oleh karena itu, dia memohon kepada Tuhan, jika hal itu terjadi, maka pembunuhan itu tak terlalu menyakiti dirinya.

"Hidup ada di tangan Tuhan. Saya berdoa kepada Tuhan, 'Kau memelihara diriku. Namun jika aku mati atau sesuatu terjadi kepadaku, maka itu adalah kehendak Tuhan. Aku hanya meminta agar hal itu tidak akan terlalu menyakitkan," ujar Paus.

Pernyataan ini diberikan Paus Fransiskus dalam sebuah wawancara dengan tabloid La Carcova News. Tabloid ini dikelola dan diterbitkan masyarakat di permukiman kumuh Buenos Aires, Argentina, kampung halaman Paus.

Beberapa waktu lalu, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengancam akan membunuh Paus Fransiskus karena dianggap sebagai "pemimpin kepercayaan yang salah".

Bahkan, pada kunjungan Paus Fransiskus ke Filipina awal tahun ini, kepolisian setempat mengaku berhasil menggagalkan rencana pembunuhan pemimpin Gereja Katolik sedunia itu.

Tak hanya kelompok militan semacam ISIS yang mengancam nyawa Paus Fransiskus. Aparat keamanan Italia memperingatkan bahwa mafia juga mempertimbangkan untuk mengakhiri hidup Paus asal Argentina itu.

Mantan PNS Jadi Orang Terkaya

Cerita Mantan PNS yang Jadi Orang Terkaya Berharta Rp 291 Triliun

Jakarta -Wang Jianlin, pria berumur 60 tahun saat ini menduduki posisi orang nomor satu terkaya di negeri China. Perjalanan Wang menjadi orang terkaya dilaluinya dengan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di negeri tirai bambu tersebut.

Seperti dilansir dari Forbes, Wang menjadi orang terkaya di China melalui grup usahanya, yaitu Dalian Wanda Group, sebuah perusahaan real estate komersial yang mengontrol lebih dari 200 toserba, pusat perbelanjaan, dan hotel mewah.

Pada Agustus 2014 lalu, Wang bersama Baidu dan Tencent, mendirikan perusahaan e-commerce bernama Wanda E-Commerce, dan mengumumkan proyek investasi di Beverly Hills, Australia, dan Chicago. Pada Desember 2014, Wang mendapakan US$ 3,7 miliar atau sekitar Rp 44 triliun dari penjualan saham perusahaannya, bernama Wanda Commercial Properties, di bursa Hong Kong.

Sekarang, jumlah kekayaan Wang mencapai US$ 24,3 miliar atau sekitar Rp 291 triliun.

Wang lahir di Provinsi Sihuan pada 1954, setelah revolusi Komunis. Pada 1970 dia masuk militer hingga 1986 karena orangtuanya adalah anggota tentara China. Setelah itu, dia menjadi pegawai pemerintah di Dalian, provinsi Liaoning.

Dari situ, Wang banting setir jadi wirausahawan dengan mengakuisisi perusahaan real estate yang hampir bangkrut, bernama Dalian Wanda pada 1990an. Bisnis Wang sekarang berkembang pesat, tidak hanya di China.

Popular Posts