Ciuman Terakhir Dari Sang Sahabat Setia

Gambar Memilukan, Kuda Cium Majikan yang Akan Wafat


Terkadang, ada bermacam-macam permintaan terakhir seseorang, ketika sebentar lagi ia akan berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Ada permintaan yang mengundang tawa, sementara permintaan yang lain membawa momen haru. Seperti yang terjadi pada wanita renta berusia 77 tahun, bernama Sheila Marsh asal Kota Wigan ini.

Kepada pihak keluarga, wanita pengidap kanker itu mengatakan, ingin bertemu kuda peliharaannya yang bernama Bronwen sebelum berpulang. Maka, anak-anak Sheila segera mendatangkan kuda itu dari kandangnya menuju rumah sakit Wigan Royal Infirmary.

Kepada media, putri Sheila yang bernama Tina, 33 tahun, mengatakan bahwa ibunya memang sangat mencintai Bronwen. Selain punya 6 kuda, sang bunda juga memiliki 3 anjing dan 3 kucing. Untuk menghargai momen spesial ini, pertemuan terakhir Sheila dan kudanya, direkam dalam beberapa bidikan foto.

Dalam gambar itu, terlihat sang kuda mendekati pelan Sheila, seolah-olah tahu bahwa majikannya sedang mengucapkan selamat tinggal. Banyak orang yang hadir dalam momen itu, menitikan air mata tak kuasa menahan haru.

Gail Taylor, perawat rumah sakit itu mengatakan, sebenarnya tidak boleh membawa hewan ke area rumah sakit. Namun untuk menghormati keinginan terakhir seorang pasien, pihak manajemen memberi kemudahan.

"Sheila memanggil Bronwen dengan lembut, kemudian kuda itu membungkuk dan mencium pipinya. Mereka berdua saling mengucapkan selamat tinggal," kata Gail, dilansir dari Telegraph, 7 November 2014.

"Kondisi ibu saya tidak kunjung membaik, maka pihak rumah sakit memperbolehkan kami untuk membawa Bronwen. Dalam hitungan jam, setelah keduanya bertemu, ibu saya mengembuskan napas terakhir," kata Tina. Sambil berusaha menguatkan diri, wanita yang di pipinya banjir air mata itu mengatakan, bahwa momen itu sangat indah dan ia berterima kasih pada pihak rumah sakit dan semua perawat, yang membuat peristiwa langka ini bisa terjadi.

Andrew Foster, salah satu orang yang ada di sana, memposting gambar pertemuan terakhir Sheila dan Bronwen itu ke Twitter, sambil menulis “Dengan izin keluarga, ini adalah gambar cara pihak rumah sakit berusaha memenuhi keinginan pasien yang akan wafat.”

Misteri Menteri Wanita Yang Cuman Berijazah SMP

Menteri Susi Jadi Headline TV Belanda 

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi topik utama berita televisi DP asal Belanda. Sepak terjang Menteri Susi, pemilik bisnis jasa penyewaan pesawat carter Susi Air tersebut menjadi ulasan utama. Dalam video yang diunggah di Internet, Rabu, 29 Oktober 2014, presenter DP menceritakan awal mula Menteri Susi berwirausaha. "Dia memulai sejak 30 tahun lalu," kata presenter tadi.

Bisnis perikanan yang dimulai di Pangandaran, Jawa Barat, itu berkembang pesat hingga membutuhkan lebih banyak modal. Lalu Susi, kata presenter tersebut, mencoba mencari tambahan dana di bank. "Saya bilang pada bank, saya bisa bayar. Karena ini lobster. Lobster pasti bisa bayar," kata Menteri Susi dalam tayangan tersebut. Akhirnya Menteri Susi berhasil melakukan ekspansi usaha dari tambahan modal itu.

TV tersebut menjelaskan peran Menteri Susi saat terjadi bencana tsunami di Aceh pada 2004. "Pada saat itu dia menggratiskan biaya servis selama 2 pekan," katanya. Dan terbukti, pelayanan gratis Menteri Susi mencapai target, pesawat carterannya adalah yang pertama kali mencapai daratan terpencil di Aceh, sehingga bantuan untuk korban tsunami bisa segera disalurkan.

Sejak saat itu, kata TV tersebut, orderan untuk Susi terus mengalir. Padahal, sebelumnya ia sempat menyatakan akan menutup salah satu unit bisnisnya itu.

TV tersebut juga mengupas tentang Susi dan fenomena orang kaya di Indonesia. Dengan menunjukkan grafik pertumbuhan ekonomi terkini, sang presenter menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi menghasilkan konglomerat-konglomerat baru.

Mereka-para konglomerat itu-tak segan membeli atau menyewa jet pribadi. Dan Susi adalah satu di antara para konglomerat itu. Bedanya, Susi dianggap mampu memanfaatkan momentum tingginya permintaan sewa pesawat carteran sebagai ladang bisnis.

Menteri Susi akhir-akhir ini banyak dibicarakan media massa terkait dengan profil pribadinya yang dianggap menarik. Susi yang hanya mengenyam pendidikan hingga tingkat dua di sekolah menengah atas itu, berhasil menjadi pengusaha ikan dan pesawat carteran sukses di Tanah Air. Meski demikian, Susi juga terkenal karena penampilannya yang nyentrik.

Gaya Eksentrik Susi Pudjiastuti dan BisnisnyaGayanya yang eksentrik, bicaranya ceplas-ceplos. Selain nada suaranya yang berat, layaknya kaum adam, tak jarang wanita ini juga menghisap sebatang rokok filter membuat kesan 'angker' dengan orang yang berhadapan di depannya.

Ditambah gambar tato di beberapa bagian tubuh serta kerut di wajah wanita ini mungkin bisa menggambarkan betapa keras jalur hidup yang ditempuhnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru, Susi Pujiastuti (50) sebagai wanita bisnis memang merangkak dari bawah. Dilahirkan dari kalangan pedagang, Susi memulai karirnya  sebagai pedagang ikan segar. Ia sukses di industri perikanan modern dan penerbangan carter beraset ratusan miliar rupiah.

Masing-masing adalah PT ASI Pujiastuti Marine Product yang bergerak di bisnis perikanan, dan Susi Air yang merupakan maskapai sewa dengan hampir 50 pesawat propeler jenis Cessna Grand Caravan dan Avanti. Dari dua perusahaan itu, Susi bisa menghidupi ribuan karyawan.

Jalan hidup wanita ini memang penuh liku. Seusai memutuskan keluar dari bangku SMA di daaerah perbatasan Cilacap dengan Jawa Barat, Jawa Tengah, pada 1983, Susi mulai menjalani pekerjaannya sebagai pengepul ikan dengan modal pas-pasan.

Usahanya terus berkembang. Tidak puas hanya berbisnis ikan laut di satu daerah, Susi mulai melirik daerah Pangandaran di pantai selatan Jawa Barat. Ternyata, di sana keberuntungan Susi datang. Usaha perikanannya maju pesat. Jika semula dia hanya memperdagangkan ikan dan udang, maka Susi mulai memasarkan komoditas yang lebih berorientasi ekspor, yaitu lobster.

Dia membawa dagangannya sendiri ke Jakarta untuk ditawarkan ke berbagai restoran seafood dan diekspor. Ternyata pasar yang lebih luas masih membentang luas, ekspor lobster. Karena besarnya permintaan luar negeri, untuk menyediakan stok lobster, Susi pun harus berkeliling Indonesia mencari sumber suplai lobster.

Saat itu masalah timbul. Problem justru karena stok melimpah, namun transportasi, terutama udara, sangat terbatas. Untuk mengirim dengan kapal laut terlalu lama karena lobster bisa terancam busuk atau menurun kualitasnya.

Pada saat itulah timbul ide Susi lainnya untuk membeli sebuah pesawat. Gayung bersambut, sang suami Christian von Strombeck, yang adalah pilot berkewarganegaraan Jerman mendukungnya. Sebagai pilot pesawat carteran, Christian sudah berpengalaman dalam bisnis pesawat.

Sebuah pesawat jenis Cessna dia beli. Alat transportasi itu sangat membantunya mengangkut lobster dari daerah-ke daerah lainnya.

Dibandingkan diangkut dengan darat yang butuh waktu relatif lama dan banyak lobster yang mati di jalan, tentu pengangkutan dengan pesawat ini lebih ekonomis. Ia juga mampu meningkatkan produktivitas perdagangan ikannya. Nilai jual komoditas nelayan di daerah juga naik.

“Nelayan bisa mendapatkan nilai tambah. Misalnya saja, lobster di Pulau Mentawai yang tadinya hanya dijual Rp 40.000 per kilo ke tengkulak, setelah itu bisa dinaikkan menjadi Rp 80.000 per kilo saat itu. Uang lebih bisa dikantongi nelayan, karena tanggungan biaya transportasi turun drastis,” kata Susi kepada Tribunnews.com, saat itu.

Jadi, kebutuhan terhadap pesawat penumpang pun semakin meningkat seiring dengan ekspor yang terus bertambah. Belakangan, pesawat yang tadinya hanya untuk mengangkut barang dagangan laut, dia coba sewakan kepada masyarakat yang ingin menumpang.

“Ternyata, permintaan transportasi sangat besar karenanya kita pun mengembangkan bisnis pesawat carter ini dan Susi Air,” ujarnya.

Saat ini, Susi Air memiliki sebanyak 46 pesawat kecil, antara lain jenis Cessna Grand, Avanti, dan Porter yang dioperasikan dengan ratusan.  Harga pesawat Cessna hampir mencapai Rp 20 miliar per unit. Adapun harga pesawat Avanti bisa empat kali lebih mahal. Bisa dibilang, Susi Air saat ini telah merajai dari maskapai carteran di Indonesia.

Untuk lebih mudah mendapatkan pilotnya, Susi Air juga telah membangun sekolah pilot di Pangandaran. Saat itu Susi beralasan, selain untuk memenuhi kebutuhan pilot juga membangun SDM dari Pangandaran dan sekitarnya, tempat kantor pusat Susi Air itu berdiri. Hal ini juga untuk mengurangi jumlah pilot asing yang masih mewarnai maskapai tersebut.

Bisnis Lobsternya sempat goyang saat terjadi bencana tsunami di selatan Pulau Jawa pada pertengahan 2000-an. Menurutnya, saat itu hampir seluruh nelayan lobster bangkrut bahkan banyak yang menjadi korban. Dari ekspor yang setahunnya bisa mencapai 10 juta dollar AS, saat itu jatuh hingga menjadi 1 juta dollar saja.

"Cukup lama untuk merecovery, butuh bertahun-tahun agar nelayan bisa kembali mendapatkan bisnis mereka kembali," ujarnya.


Perintah Susi Kerap Bikin Karyawan Heran 

Jakarta - Kebijakan Susi Pudjiastuti saat memimpin PT ASI Pudjiastuti Marine dan PT ASI Pudjiastuti Aviation kerap membikin karyawan geleng-geleng kepala. Mereka heran dengan keputusan Susi yang kadang dinilai tidak lumrah.

"Bu Susi pengusaha yang cukup aneh menurut saya," kata penanggung jawab PT ASI Pudjiastuti Marine, Rustam Effendi. Saat Tempo berkunjung ke markas perusahaan Susi di Pangandaran, Jawa Barat, Rabu, 29 Oktober lalu, Rustam bercerita panjang-lebar.

Suatu hari, ujar Rustam, ia diminta membeli lobster hasil tangkapan nelayan. Namun, di luar dugaan, Susi menyuruhnya melepaskan lobster-lobster tersebut. "Ada perintah-perintah yang membingungkan. Kalau orang dagang, kan, membeli lobster untuk dijual lagi supaya dapat untung."

Susi lantas menjelaskan alasannya. Lobster-lobster itu, tutur Susi seperti dikutip Rustam, rupanya sedang bertelur. Susi beranggapan, bila lobster tersebut diambil untuk dijual atau diolah, dalam beberapa tahun ke depan, perusahaan tak akan bisa membeli lobster lagi. "Habis, punah," katanya.

Perusahaan, ujar Rustam, tidak bisa melarang nelayan menjual lobster yang sedang bertelur. "Kalau nelayan, semua lobster, ada atau tidak ada telur, diambil. Yang penting, laku dijual. Bu Susi gagal menyadarkan nelayan, maka lobster dibeli dan dilepas kembali," tuturnya.

Rustam sempat berseloroh mengomentari keputusan-keputusan Susi. Dengan bercanda, ia menyebut Susi sebagai Menteri Sosial. "Ibu pengusaha atau Menteri Sosial," ujarnya bergurau.

Susi Pudjiastuti Tantang Para Pakar Kelautan yang Ragukan Kemampuannya


JAKARTA — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menantang orang-orang yang menyangsikan kemampuannya memimpin kementerian di sektor bahari itu.

Hal itu ia sampaikan saat menjawab pertanyaan awak media, apakah Susi berencana menggandeng para pakar kelautan yang, seperti diberitakan di beberapa media, meragukan kemampuan wanita berijazah SMP ini.

"Kalau kesombongan mereka itu bisa dibuktikan, saya akan ajak kerja sama," tekan Susi dalam konferensi pers, di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Rabu (28/10/2014).

Sejurus kemudian, Susi mengatakan akan lebih memilih menggandeng orang-orang lama di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), jika para pakar atau ahli kelautan yang mencibir latar belakang akademiknya itu tidak dapat membuktikan kepakaran mereka. "Kalau cuma koar-koar saja, saya kira di KKP ini banyak orang yang sudah bekerja, and they are very excellent," ucap Susi lagi.

Sebelumnya, banyak pihak menyangsikan bahwa Susi bisa melakoni jabatannya sebagai Menteri KKP karena latar belakang akademiknya menunjukkan bahwa ia hanya lulusan SMP. Pakar ilmu kelautan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Muslim Muin, adalah salah satu orang yang meragukan Susi.

Dia mengatakan, posisi-posisi menteri strategis yang terkait pengembangan kemaritiman dalam Kabinet Kerja Jokowi diisi oleh orang yang tidak tepat. Pengangkatan Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, misalnya, dinilai tidak tepat oleh Muslim. Susi memang sukses dalam mengembangkan industri pengolahan hasil laut serta transportasi antar-pulau. Namun, menurut Muslim, itu tak cukup.

"Ngaco mengangkat Susi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Sukses menjadi pengusaha ikan bukan berarti bisa memimpin KKP," ungkap Muslim.

Muslim mempertanyakan apakah Susi paham mengenai teknologi kelautan, marine products economics, coastal processes, dan underwater technology. Menurut Muslim, kepakaran Susi hanyalah tentang penangkapan dan penjualan ikan.

Aturan "Preman" dari Susi Pudjiastuti
JAKARTA — Memiliki latar belakang pengusaha membuat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tergerak untuk menjalankan program asistensi bagi daerah-daerah yang memiliki potensi perikanan. Namun, ada aturan yang ketat bagi pemerintah daerah yang ingin bisa mendapatkan asistensi yang digagas tersebut.

"Program KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) hanya akan saya salurkan kalau pemda sudah buat perda pelarangan jual-beli kepiting yang bertelur, ikan yang bertelur, udang yang bertelur, pelarangan penebangan hutan bakau, pelarangan penggunaan bahan kimia di tambak. Kalau itu dibuat, programnya saya lepas,” terang Susi, Jakarta.

Susi mengatakan, aturan tersebut memang sedikit "preman". Namun dia menjelaskan, dia hanya ingin melindungi kekayaan laut Indonesia. "Itu yang saya buat, sedikit 'preman'. (Kalau terus begini) nanti cucu kita enggak tahu lagi kepiting itu seperti apa," ujarnya.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto, mengaku tidak ragu terhadap komandan barunya itu. Slamet melihat, Susi memiliki kemampuan manajerial luar biasa. "Beliau ingin apa yang kita kerjakan bukan asistensi cuma-cuma. Saya melihat Bu Susi sih oke. Saya tidak menyangsikan," kata dia.

"Bu Susi itu Fast Learner"

JAKARTA – Nama Susi Pudjiastuti menjadi sorotan publik salah satu sebabnya adalah latar belakang pendidikannya, yang hanya tamat Sekolah Menengah Pertama. Namun, siapa sangka, wanita yang kini menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan itu ternyata bisa tiga bahasa asing.

Adalah Arman Juffry, teman Susi, yang memberikan informasi tersebut kepada wartawan, di sela-sela serah terima jabatan Susi sebagai Menteri KKP. Arman menceritakan, Susi tinggal dan besar di keluarga santri. “Dari kecil (Susi) sudah bisa baca Qur'an, bisa bahasa Arab,” kata Arman.

Namun, soal ini, dia mengaku belum mendengar sendiri Susi berbicara dalam bahasa Arab. Meski begitu, dia menyebut Susi bisa berbahasa Jepang. Pada suatu ketika ada konferensi di Jepang, dan Susi bisa berbicara dalam bahasa Jepang.

“Bahasa Inggris, bisa. Bu Susi itu fast learner,” ujar dia lagi.

Arman, yang juga rekan bisnis Susi nampaknya juga cukup dekat dengan Susi. Dia mengaku, dirinya turut menemani Susi ketika ibunda Susi meninggal dunia.

Kepada wartawan, Arman menceritakan sisi lain Susi Pudjiastuti. Dia bilang,Susi adalah salah satu pencinta kopi. Susi,kata dia lagi, juga seorang perokok berat. Meski begitu, Susi pernah membuat gerakan positif, yakni melarang para perokok membuang sembarangan puntung rokok mereka di Pangandaran.

“Beliau punya pengaruh di Pangandaran. Dulu di Pangandaran tidak diperkenankan membuang puntung rokok sembarangan, denda Rp 50.000,” kenang Arman.

Sayangnya, dia tidak menjelaskan apakah ide Susi itu kini berlanjut atau tidak. Yang jelas, pada saat itu, terobosan Susi cukup membantu masyarakat dan lingkungan. Uang denda dari para pelanggar aturan itu dikembalikan ke masyarakat.

“Dia memang perokok berat. Tapi dia bikin konsep uang denda digunakan lagi untuk kepentingan masyarakat Pangandaran,” ucap Arman.

Susi: Dengan Ijazah Saya, Apalah Saya Ini "Ngobrol" dengan Pejabat...

JAKARTA — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyadari betul banyak yang meragukan kemampuannya sebagai komandan di kementerian urusan bahari itu. Sebab utamanya adalah latar belakang pendidikan Susi yang hanya sampai di bangku sekolah menengah pertama.

Keresahan sebagian orang itu diakuinya dan disampaikannya secara terbuka kepada pejabat dan pegawai KKP yang memadati auditorium Gedung Mina Bahari III, Rabu (29/10/2914), saat serah terima jabatan. Dalam kesempatan yang juga dihadiri mantan Menteri KKP Sjarief C Soetardjo itu, dia menyampaikan dalam dua hari ini dirinya telah berdiskusi dengan pejabat eselon I dan II.

Rencananya, diskusi tersebut akan dilanjutkan siang ini. Susi mengatakan, ia ingin mencoba mengerti apa yang dilakukan KKP. "Ternyata, mereka (pejabat eselon) sangat berpikiran terbuka, dan wellcome. Saya tadinya sedikit ragu. Mereka ini kan akademisi andal. Dengan ijazah saya, apalah saya ini ngobrol dengan bapak-bapak pejabat eselon," kata Susi merendah.

Namun, ternyata, kata Susi, dalam diskusinya dengan para pejabat eselon KKP tersebut, diskusi bergulir dan mengalir hingga sore hari tanpa putus. Susi pun merasa latar belakangnya tak lagi menjadi hambatan.

"Sebetulnya kalau kita melihat, kita punya common sense dan logika. Itulah yang kita pakai," ujar dia.

Sebagaimana diketahui, banyak orang meragukan kemampuan Susi dalam memimpin lantaran Susi hanya lulusan SMP. Bahkan, seorang pakar ilmu kelautan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Muslim Muin, menyebut kepakaran Susi hanyalah tentang penangkapan dan penjualan ikan. Muslim, mempertanyakan apakah Susi paham mengenai teknologi kelautan, marine products economics, coastal processes, dan underwater technology.

Kisah Menteri Susi Makan Sepiring dengan Karyawan

Pangandaran - Susi Pudjiastuti menurut sejumlah karyawannya merupakan sosok yang mudah bergaul. Saat masih memimpin Susi Air, seolah tidak ada sekat antara karyawan dan sang pemimpin.

"Suka turun langsung ke sini (tempat pengepakan lobster), ngobrol bareng karyawan. Tanpa sungkan," kata Watini, salah seorang karyawan PT ASI Pudjiastuti Marine, saat ditemui di kantor Susi Air, Rabu, 29 Agustus 2014.

Menurut Watini, Susi sering turun membantu mengepak lobster. Dia juga memberi contoh cara bekerja yang benar kepada karyawannya. "Misalnya kalau menyortir lobster harus pakai dua tangan jangan satu tangan," ujarnya.

Jika ada karyawan yang salah dalam bekerja, Susi tidak pernah marah. "Paling menegur secara halus," terangnya.

Jika ada hari besar seperti HUT Kemerdekaan RI atau Lebaran, kata Watini, Susi suka ngumpul sama karyawan di kantornya. Pada peringatan 17 Agustus tahun ini, Susi ikut bermain tarik tambang bersama karyawan. "Kalau orang luar lihat, mana sih bos-nya," kata Watini.

Pengalaman lain dikemukakan Ade, karyawan di PT ASI Pudjiastuti. Sebagai karyawan paling senior, Ade selalu mendapat perhatian utama dari Susi. "Pernah saat acara ulang tahun, yang pertama diberi nasi tumpeng oleh Bu Susi itu saya," katanya.

Tak hanya sampai sana, Susi dan Ade makan bareng di piring yang sama. Menurut Ade, Susi punya prinsip bahwa pimpinan dan karyawan harus makan dengan menu sama. "Saya makan kangkung, ya manajer juga sama," kata Susi waktu itu, seperti dikutip Ade.

Hal-hal semacam itu, menurut Ade, menjadikan Susi dekat dengan karyawannya. "Jadi tidak ada sekat," ujarnya.

Susi sebut gaji sebagai menteri cuma 1 persen dari CEO Susi Air

Susi Pudjiastuti menceritakan pengalamannya serta perjalannya dari seorang pengusaha hingga menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan di kabinet kerja Jokowi-Jusuf Kalla. Sebelum bergabung di jajaran kabinet, Susi mengaku sering protes dan mengkritik kebijakan pemerintah.

"Dulu saya dipanggil Susi Gila. Saya sms ke 10 kementerian, teriak teriak. Resultnya (hasilnya) apa masa bodoh. Tapi sekarang pemerintah sebut Kita perlu orang gila untuk gebrakan," ucap Susi sambil tertawa di Kantor Kadin, Jakarta.

Setelah menjadi menteri, Susi menyadari banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Karena dulu dia bersuara lantang memprotes kebijakan yang kurang baik, maka dia kini mempersilakan pengusaha untuk komplain jika kebijakannya kontraproduktif.

Susi berkelakar, dengan menjadi menteri, pekerjaannya bertambah tapi gaji justru berkurang dibandingkan jabatan dulunya sebagai CEO Susi Air.

"Komplain juga silakan pak. Sekarang kerjaan banyak gaji cuma satu persen dari gaji saya Susi Air. Tapi saya ikhlas, luangkan waktu saya, energi saya untuk negara," tutupnya.

Ini Alasan Susi Pudjiastuti Terima Tawaran Jabatan Menteri dari Jokowi
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan alasannya menerima tawaran sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan di kabinet Jokowi-JK.

"Saya terima pekerjaan ini, dengan pengalaman saya 33 tahun di perikanan dan 10 tahun di penerbangan, mudah-mudahan bisa membantu Indonesia menjadi lebih baik. Membangun ekonomi mandiri dan menumbuhkan kebanggaan diri Indonesia," ucap wanita yang tak menamatkan bangku Sekolah Menengah Atas itu.

Susi yang juga seorang pengusaha lobster itu menyayangkan betapa potensi kelautan dan perikanan Indonesia masih kurang dioptimalkan. Angka ekspor Indonesia di sektor ini rendah. Padahal luas wilayah laut Indonesia sama dengan lima kali Thailand, dan berkali-kali lipat dari Malaysia.

Atas dasar itu, Susi mematok target dalam lima tahun ke depan adalah meningkatkan ekspor dan memaksimalkan potensi kelautan Indonesia. Kepada pegawai yang ada di auditorium KKP, Susi pun menantang mereka merealisasikan target tersebut. "Siap bekerja bersama saya?," tanya Susi. "Siaaaappp..," jawab ratusan pegawai KKP.

Susi, kepada pegawai KKP menyampaikan betapa dia sangat nyaman dengan lingkungan kerja di perusahaannya, Susi Air. "2 tahun terakhir di Susi Air semua profesional, kerja, kerja dan berlari cepat," ucap Susi.

Sejurus kemudian, Susi pun menyatakan keyakinannya bahwa pegawai KKP juga bisa bekerja dengan cepat dan profesional. Itu juga menjadi harapan Susi. "Saya yakin semua dari eselon 1, eselon 2 memberikan environment yang sama kepada saya," kata Susi.

Rahasia Kecerdasan Linguistik

Rahasia di Balik Kecerdasan Linguistik Gayatri

Tak banyak orang yang mampu menguasai lebih dari 3 bahasa secara fasih dan baik. Salah satu remaja yang mampu melakukannya adalah almarhumah Gayatri Wailissa (17), remaja asal Ambon.

Gayatri diberitakan memiliki kecerdasan linguistik. Gadis belia ini menguasai berbagai bahasa, mulai dari bahasa Inggris, Perancis, Rusia, Arab, hingga Mandarin. Uniknya, kemampuannya itu tidak didapatkan melalui kursus, melainkan dengan mendengar lagu dan menonton film asing.

"Saya tidak punya biaya. Keluarga saya sederhana. Saya hanya suka nonton film kartun dan dengar lagu bahasa asing. Rasa penasaran saya akan bahasa membuat saya mencari tahu arti dan bagaimana mengucapkannya. Dari buku, saya pelajari tata bahasanya. Dari film dan lagu, saya pelajari pengucapannya, dan dari kamus, saya hafalin kosakatanya. Begitulah cara saya mempelajari bahasa asing," ungkap Gayatri di Kantor AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Ambon, Senin (17/6/2013) silam.

Andreas Harry, dokter spesialis saraf, menyebut Gayatri sebagai anak yang genius. "Kemampuan bahasanya sempurna. Bukan hanya grammar, logat dan pengucapannya juga sama persis,".

Andreas menjelaskan, kecerdasan Gayatri diperoleh karena ukuran otak kiri yang lebih besar daripada otak kanan. "Ini mirip dengan Einstein yang otak kirinya lebih besar satu sentimeter dari otak kanan, sementara pada orang normal otak kanannya lebih besar," ujarnya.

Dengan struktur otak seperti itu, menurut Andreas, tak mengherankan jika Gayatri sudah bisa menangkap dan meniru hanya dengan mendengar lagu atau orang yang berbicara bahasa asing. "Ada pemusik yang hebat sekali, baru mendengar satu lagu berbahasa Indonesia, tetapi langsung mampu mengubah nada dan iramanya menjadi lagu berbahasa lain," katanya.

Otak terdiri dari banyak struktur yang memiliki fungsi spesifik. Otak besar dibagi menjadi belahan (hemisfer) kiri dan kanan. "Pusat linguistik selalu ada di kiri. Suara dan bunyi yang didengar akan diterima oleh bagian temporalis, lalu diolah di bagian frontal, dan diucapkan oleh mulut," katanya.

Namun, menurut Andreas, otak juga harus proporsional sehingga, jika ada satu bagian yang ukurannya lebih besar, maka bagian lain akan lebih kecil.

"Kalau bagian parietalis-nya besar, tentu bagian lainnya akan lebih kecil," papar dokter dari RS Gading Pluit, Jakarta, ini.

Hal tersebut akan berpengaruh pada kemampuan dalam bidang lainnya. "Kalau ia punya kecerdasan tinggi dalam bidang bahasa, biasanya tidak ahli dalam fisika atau matematika karena faktor bagian otak lainnya yang lebih kecil tadi," katanya.

Anak-anak yang punya kecerdasan verbal-linguistik seperti Gayatri biasanya bukan hanya mampu menguasai beberapa bahasa, tetapi juga punya kemampuan menguraikan pikiran dalam kalimat-kalimat, presentasi, pidato, atau tulisan.

"Kecerdasan itu ada bermacam-macam, sayangnya sistem pendidikan kita menyebut seorang anak cerdas kalau semua nilainya 10," kata Andreas.

Sang Ayah Ungkap Hobi Aneh Gayatri

AMBON  — Ayah mendiang Gayatri, Deddy Darwis Wailissa, mengungkapkan kebiasaan dari Gayatri yang dianggap aneh sebelum putrinya tersebut meninggal.

Kepada Kompas.com di kediamannya di kawasan Tantui, Ambon, Deddy mengaku bahwa anaknya belakangan ini tiba-tiba punya hobi mengoleksi dan menonton film-film tentang intelijen.

"Dia selalu menonton film yang bercerita tentang intelijen. Pokoknya film-film yang bercerita tentang penyamaran," ujar Deddy.

Menurut Deddy, kebanyakan dari film yang ditonton anaknya itu ialah mulai dari film Hollywood hingga film India. Film-film itu hingga kini masih tersimpan di rumahnya.

"Film-film koleksinya itu semuanya masih ada di kamarnya. Ada di dalam karton dan saya tidak mau membukanya," ujarnya.

Selain menonton film-film tentang intelijen, Gayatri juga menyimpan pakaian yang dianggapnya aneh. "Ada juga dia menyimpan pakaian yang sepertinya untuk menyamar," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Gayatri Wailissa, remaja jenius asal Ambon yang menguasai 13 bahasa asing, meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, pada Jumat (24/10/2014) malam. Gayatri meninggal setelah dirawat intensif di rumah sakit tersebut selama empat hari. Gayatri dimakamkan di Taman Bahagia di kawasan Tantui, Ambon, Sabtu (25/10/2014).

Mengenal Perdarahan di Otak, Penyakit yang Merenggut Nyawa Gayatri

Keluhan pusing yang dirasakan Gayatri Wailissa (17) setelah berolahraga ternyata berakhir duka. Remaja yang menguasai 13 bahasa itu meninggal dunia setelah dirawat empat hari di ruang ICU akibat perdarahan otak.

Perdarahan otak sebenarnya adalah stroke hemoragik yang terjadi bila pembuluh arteri otak bocor atau pecah. Bila ada arteri yang bocor, maka darah akan mengalir masuk ke otak dan menimbulkan tekanan, serta matinya jaringan saraf. Kondisi ini disebut perdarahan intraserebral.

Menurut para ahli di Mayo Clinic, jenis stroke hemoragik yang cukup sering adalah perdarahan subaraknoid. Stroke ini terjadi ketika ada perdarahan di dalam rongga di antara permukaan otak dan tulang tengkorak.

Perdarahan subaraknoid yang terjadi secara spontan itu paling sering terjadi akibat pecahnya sebuah aneurisma (membesarnya sebagian pembuluh darah arteri sampai seperti balon).

Menurut dr Andreas Harry, spesialis saraf, selain aneurisma, perdarahan di otak juga bisa disebabkan oleh kelainan pembuluh darah otak yang disebut arterio venous malformation (AVM).

"Kedua kelainan ini bisa dideteksi dengan CT-scan, MRI, atau pemeriksaan angiography (MRA)," katanya.

Aneurisma atau AVM, imbuh Andreas, biasanya tidak menimbulkan gejala yang khas. "Paling hanya pusing-pusing saja atau sakit kepala," katanya.

Biasanya sekitar separuh dari kasus penyakit ini berakhir dengan kematian dan, kalaupun ada yang berhasil melewatinya, biasanya mengalami cacat permanen.

Makanan dan Minuman Pembawa Kebahagiaan

Makanan dan Minuman Ini Terbukti Bisa Bikin Kamu Bahagia Lho!

Pernah berpikir bahwa kebahagiaan bisa datang setelah mengonsumsi makanan? Jika belum, maka kamu harus mengetahuinya. Bagi kamu yang belum tahu fakta ini, ternyata ada beberapa makanan yang terbukti bisa membuatmu bahagia lho.

Makanan ini terdiri dari nutrisi tertentu yang mengatur aliran darah ke kotak dan organ lainnya. Makanan ini tak hanya bisa membuatmu kenyang, bukan hanya karena kelaparan, tapi juga dari susana hati, serta bisa merangsang sel-sel otak dan juga membantumu untuk tetap lebih aktif. Dilansir Boldsky, ini dia makanan dan minuman yang bisa membuatmu bahagia:

1. Kacang-kacangan Kacang-kacangan termasuk almond, hazelnut, dan walnut terbukti bisa dijadikan sebagai pembangkit mood. Ketiganya kaya akan asam lemak omega 3 dan magnesium. Magnesium diketahui sangat berperan penting dalam menunjang kesehatan orak dan elemen penting untuk mencegah depresi.

2. Oatmeal Oatmel memang terasa membosankan karena tak memiliki rasa. Namun oatmeal memiliki khasiat termasuk meningkatkan mood dan membuatmu merasa senang karena kandungan magnesiumnya yang tinggi.

3. Madu Madu memiliki rasa yang enak serta kandungan nutrisi yang akan membuatmu merasa senang dan lebih baik. Madu merupakan obat alami yang bisa mencegah kecemasan. Jadi ketika kamu ingin merasa tenang dan senang, cobalah beberapa sendok madu.

4. Kopi Kopi terbukti bisa mentransformasikan mood depresi menjadi rasa senang. Kafein diketahui bisa meningkatkan energi dan kekuatan di area otak. Selain itu, kafein juga bisa meningkatkan kekuatan otak dan juga konsentrasi.

5. Brokoli Dikenal sebagai makanan tersehat di dunia, brokoli kaya akan asam folat dan kromium. Keduanya diketahui bisa meningkakan mood dan membuatmu merasa lebih baik. Brokoli juga memiliki manfaat kesehatan lainnya, termasyuk mencegah pembentukan sel kanker.

6. Bayam Sayuran hijau kaya akan magnesium dan zat besi, yang bisa berkontribusi untuk kesehatan mental. . Magnesium dikenal untuk menguntungkan tubuh dengan lebih dari 300 cara, yang dibuktikan oleh penelitian secara medis. Bayam juga mengandung omega-3 asam lemak yang lagi-lagi dikaitkan dengan kemampuan menjaga fungsi otak yang optimal.

7. Telur Telur kaya akan kandungan vitamin D. Kekurangan vitamin D diketahui bisa menyebabkan depresi dan kecemasan. Telur juga mengandung vitamin B12 yang bagus untuk kesehatan otak.

8. Susu Susu juga penuh dengan kandungan vitamin D dan nutrisi penting lainnya termasuk protein dan vitamin, yang semuanya bisa membantu untuk membuatmu memiliki suasana hati yang lebih baik.

Tuhan Bukan Penyihir

Paus Fransiskus: Evolusi Itu Nyata dan Tuhan Bukan Penyihir

VATIKAN — Paus Fransiskus melanjutkan kebiasaan provokatifnya dengan melontarkan pernyataan-pernyataan progresif ketika menyampaikan pidato kepada Pontifical Academy of Sciences. Paus tampaknya mendukung teori Big Bang dan mengatakan dalam pertemuan di Vatikan itu bahwa tidak ada kontradiksi antara percaya kepada Tuhan serta teori-teori ilmiah umum tentang ekspansi alam semesta kita.

"Saat kita membaca kisah penciptaan dalam kitab Kejadian, kita menghadapi risiko untuk membayangkan Tuhan sebagai seorang penyihir, yang dengan sebuah tongkat sihir mampu untuk melakukan segalanya. Namun, itu tidaklah demikian," kata Fransiskus. "Dia (Tuhan) menciptakan manusia dan membiarkan mereka berkembang sesuai dengan hukum internal yang Dia berikan kepada masing-masing orang sehingga mereka akan mencapai kepenuhannya."

Paus tidak menyinggung masalah pelik (setidaknya bagi sebagian orang Kristen) terkait apakah manusia berasal dari kera.

Kaum ateis berpendapat bahwa pemahaman tentang Big Bang dan apa yang muncul dari momen kosmik itu menyingkirkan kebutuhan untuk percaya pada sesuatu yang ilahi. Terkait hal itu, Fransiskus jelas tidak setuju. Dia mengulangi gagasan tentang Tuhan bukan "pesulap", suatu entitas yang menyihir semua menjadi ada.

"Tuhan bukan seorang dewa atau penyihir, tetapi Pencipta yang membuat segala sesuatu menjadi hidup," kata Fransiskus. "Evolusi di alam tidak bertentangan dengan gagasan penciptaan karena evolusi memerlukan penciptaan makhluk yang berevolusi."

Dengan kata lain, meminjam gagasan dari zaman Pencerahan, Tuhan lebih merupakan seorang pembuat jam ketimbang tukang sihir.

Pemikiran semacam itu bukan hal baru bagi Gereja Katolik, yang selama enam dekade, sejak reformasi Paus Pius XII, telah mendukung keyakinan akan evolusi yang teistik.

Sebuah artikel tahun 2006 di harian utama Vatikan juga menjauhkan Gereja Katolik dari gagasan tentang "teori desain yang cerdas", yang dikatakan tidak boleh diajarkan di sekolah-sekolah sebagai ilmu pengetahuan. Catholic News Service, yang merangkum artikel itu, menjelaskan apa yang membedakan pemikiran Vatikan dari pemahaman yang lebih sekuler tentang evolusi.

Apa yang gereja tegaskan adalah bahwa munculnya manusia mengandaikan suatu tindakan yang sengaja dari Tuhan, dan bahwa manusia tidak bisa hanya dilihat sebagai produk dari sebuah proses evolusi, kata artikel itu. Unsur spiritual manusia bukanlah sesuatu yang bisa dikembangkan dari seleksi alam, tetapi memerlukan suatu "lompatan ontologis".

Pendahulu Fransiskus yang lebih konservatif, yaitu Paus Benediktus XVI, menganut pandangan ini dan berpendapat bahwa perdebatan di kalangan orang Amerika antara kaum kreasionis dan mereka yang mendukung evolusi "tidak masuk akal". Pada tahun 2007, dia bertanya, mengapa "orang-orang yang percaya pada Sang Pencipta tidak mampu memahami evolusi, dan mereka yang mendukung evolusi harus menyingkirkan Tuhan?"

Pada hari Selasa itu, Paus Fransiskus juga menyampaikan sebuah ensiklik kecil tentang hak-hak orang miskin, ketidakadilan terkait pengangguran, dan perlunya perlindungan lingkungan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang berkhotbah tentang komunisme, tetapi tentang Injil. Dia mengatakan, orang miskin butuh tanah, atap di atas kepala mereka, dan pekerjaan. Dia menambahkan, dirinya tahu betul bahwa "jika saya membicarakan hal ini, beberapa orang akan berpikir bahwa Paus itu komunis".

"Mereka tidak mengerti bahwa kasih terhadap orang miskin merupakan pusat dari Injil," katanya. "Menuntut hal ini tidak luar biasa, ini merupakan ajaran sosial gereja."

Pernyataan Fransiskus kepada World Meeting of Popular Movements itu disampaikan dalam bahasa ibunya, yaitu bahasa Spanyol, setebal enam halaman, dengan spasi tunggal.

Fransiskus telah dicap marxis oleh sejumlah komentator konservatif AS terkait kritik kerasnya tentang ekses kapitalis, permintaannya bahwa pemerintah mesti mendistribusikan manfaat sosial kepada mereka yang membutuhkan, dan seruannya kepada gereja untuk menjadi "gereja miskin, bagi orang miskin".

sumber

Menteri Menteri Yang Tak Punya Ijazah SMA

Mirip Susi, para menteri beberapa negara ini tak lulus SMA

Susi Pudjiastuti, 49 tahun, adalah sosok menteri paling mencolok dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Bicaranya lantang, blak-blakan, merokok, tapi juga egaliter pada semua orang yang ditemuinya. Di luar semua itu, Susi membanggakan fakta bahwa dia bahkan tidak lulus Sekolah Menengah Atas.

Susi pernah belajar di SMA 1 Yogyakarta, tapi memutuskan keluar di kelas 2. Satu dari delapan menteri perempuan kabinet Jokowi ini mengaku tidak bahagia menempuh pendidikan formal. Dia lantas banting setir jadi pengusaha, dan karirnya moncer sebagai pengepul ikan. Kini Susi memiliki bisnis ekspor produk kelautan dan mengendalikan perusahaan pesawat perintis PT Susi Air.

Dia optimis, bisa menjalankan tugas baru sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. "Saya enggak berpendidikan, sedangkan kebanyakan kabinet dari profesor. Orang boleh berpikir, tapi kalau boleh saya juga mengklaim seorang profesional," kata Susi selepas diumumkan menjadi menteri di Jakarta, tadi malam.

Opini publik terbelah di jejaring sosial. Pendidikan seorang menteri dianggap perlu hingga setingkat sarjana. Sebagian lagi mendukung Susi dan kejujurannya. Justru banyak yang menyebut ijazah bukan jaminan kinerja seorang pejabat publik.

Debat yang sama ternyata muncul di beberapa negara lain. Menteri-menteri yang ketahuan tak lulus SMA diragukan, sebagaimana terjadi di Indonesia. Misalnya saja kritik kelas menengah India terhadap Bharatiya Janata Party (BJP), penguasa parlemen, yang mengangkat 8 menteri dengan latar pendidikan tak sampai sarjana.

"Kalau pendidikan seorang menteri tidak tinggi, kekurangannya adalah dia terlalu menggampangkan persoalan," tulis Aakar Patel, kolomnis situs live mint, dalam esai 28 September 2014 lalu.

Siapa saja menteri yang latar pendidikannya tidak jauh berbeda dibanding Susi? Berikut rangkumannya:


1.Bheki Cele - Mentan Afrika Selatan

Bheki Cele adalah salah satu tokoh Partai Kongres Nasional Afrika (ANC), yang menyokong Nelson Mandela menjadi pemimpin Afrika Selatan pasca era apartheid. Bheki kabarnya cuma mengenyam pendidikan baca tulis.

Posisinya di ANC sangat kuat, dengan kemampuan lobi politik mahir. Karena dulu merupakan anggota sayap militer ANC, dia masuk ke kepolisian. Cele pun akhirnya menjabat Kepala Kepolisian Nasional.

Rupanya dia terjerat korupsi pengadaan asrama polisi senilai 1,7 miliar Rand. Cele dicopot pada 2012 oleh Presiden Jacob Zuma.

Walaupun berkalang masalah, Zuma malah kembali memakai Cele di pemerintahan. Sejak 25 Mei 2014, pria tak lancar membaca ini menjadi Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Afrika Selatan. Warga Afrika Selatan di forum Internet, misalnya citizen.co.za, sering mengkritik Cele sebagai salah satu pejabat tinggi paling tidak kompeten.

2.Smirti Irani - Menaker India

Menteri termuda dalam Kabinet PM Narendra Modi ini rutin dikritik sejak dilantik September lalu. Dia cuma lulus SMP.

Sejak berusia 12 tahun, Smirti terpaksa putus sekolah. Dia lantas bekerja serabutan untuk menyambung hidup. Pernah dia menjadi pelayan McDonald. Peruntungan datang ketika Smirti menjajal modelling. Dia terpilih sebagai finalis Miss India pada 1998.

Pada 2001 dia menikah muda dengan pria bernama Zubin Irani. Karirnya di industri hiburan berkembang, sehingga datang tawaran sebagai penyanyi dan penari. Sempat pula politikus BJP ini terlibat dalam produksi film Bollywood.

Terjun ke politik mulai 2003, karena popularitasnya sebagai foto model tinggi di kalangan warga etnis Punjabi. Wanita 38 tahun itu berhasil menjadi anggota parlemen mewakili Negara Bagian Gujarat pada 2011. Loyal pada Modi sejak 10 tahun lalu, kini dia menjabat sebagai menteri sumber daya manusia, atau setara menteri tenaga kerja di Indonesia.

3. Uma Bharati - Menteri Irigasi India

Politikus India kelahiran 1959 ini sudah makan asam garam di parlemen. Gara-gara itu, beberapa warga lupa dia cuma menempuh pendidikan formal hingga kelas lima Sekolah Dasar.

Bharati adalah dedengkot Bharatiya Janata Party, yang kini menguasai parlemen India. Aliran politiknya nasionalis hindu. Karir politik wanita ini dimulai pada 1989, ketika dia berhasil menjadi legislator mewakili Negara Bagian Lok Shaba.

Dia sukses bertahan, walaupun BJP dulu hanya partai minoritas. Bahkan, Bharati sebelum menjadi menteri urusan irigasi dalam kabinet Modi tahun ini, sebelumnya pernah menjadi menteri pariwisata dan maupun menteri kepemudaaan.

Ketika Bharati atau Smirti diserang terkait latar pendidikan mereka yang minim, BJP tidak tinggal diam. Di situs-situs jejaring sosial Negeri Sungai Gangga, partai itu membuat meme, bertuliskan "Bill Gates juga tak punya gelar sarjana tapi sukses besar."

sumber

Terus Mengembangkan Pangsa Pasar Dengan Ekspansi

Minuman Beralkohol China Siap Berekspansi ke Barat

CHENGDU, CHINA — Baijiu, minuman keras asal China dengan aroma menyengat, merupakan minuman keras yang paling banyak dikonsumsi di dunia berkat popularitasnya di China. Namun kali ini, untuk pertama kalinya, para produsen ingin mengembangkan pasar ekspor.

Menurut data dari Riset Minuman Anggur dan Beralkohol Internasional, masyarakat China minum lebih dari 11 miliar liter baijiu pada 2012. Minuman tersebut disuling dari sorgum, gandum atau beras, mencakup sepertiga dari semua minuman beralkohol yang dikonsumsi di dunia.

Namun, karena generasi baru peminum di China mengonsumsi minuman impor, baijiu berisiko kehilangan pangsa pasar mereka, kecuali para pembuatnya menciptakan pasar baru di luar negeri.

"Baijiu belum dipasarkan ke Barat, tapi saya kira itu mungkin," ujar James Rice, Direktur pengelola Sichuan Swellfun Co Ltd, pembuat baijiu di Chengdu, China barat, yang sejumlah besar sahamnya dimiliki produsen minuman Diageo dari London.

"Orang-orang tertarik akan China dan ini ada bagian budaya China yang dapat dihidangkan di meja makan Anda."

Kesempatan itu juga telah menarik pengusaha-pengusaha kecil seperti David Zhou, yang mendirikan Everest Spirits LLC di Washington DC untuk mengimpor baijiu dan mengganti mereknya untuk dijual di pasar lokal.

"Kami benar-benar ingin memasarkannya untuk konsumen AS, dan kami yakin pasar AS dapat menerimanya," ujarnya.

Namun, Rice dan produsen lainnya menghadapi tantangan besar: Baijiu cenderung memberikan kesan pertama yang buruk.

"Pertama kali mencoba, rasanya seperti bahan pengencer cat dan seperti mengalami lobotomi cair. Tapi lama kelamaan saya menyukainya," ujar Michael Pareles, Manajer Federasi Ekspor Daging AS di Beijing.

Torsten Stocker, Ketua praktik konsumen Greater China pada Monitor Group di Hongkong, merasa skeptis dengan prospek ekspansi luar negeri.

Ia menyarankan agar minuman keras tersebut lebih baik didistribusikan di komunitas China di luar negeri yang jumlahnya semakin meningkat, yang sekarang bergantung pada toko-toko bebas pajak di bandar udara untuk persediaan.

Kandungan alkohol yang tinggi dalam baijiu membuatnya sulit dijual di bar-bar Barat dengan budaya minum dengan perut kosong. Aromanya seperti bensin dan rasa setelah dikonsumsi juga terlalu keras. Namun, sejarah minuman beralkohol menunjukkan bahwa rasa seperti apa pun bisa dijual.

"Tequila memiliki rasa yang tidak biasa dibandingkan minuman-minuman beralkohol lain yang lebih populer," ujar Derek Sandhaus, konsultan industri dan penulis buku mengenai baijiu yang akan diterbitkan.

"Namun, lewat pemasaran yang cerdas, pencampuran yang baik, dan pengelolaan yang hebat, akhirnya tequila mendapat tempat di bar. Saya kira tidak ada alasan minuman beralkohol paling populer di dunia tidak dapat melakukan hal yang sama."

Penyesuaian

Namun, penyesuaian sepertinya masih diperlukan. Matt Trusch, mantan warga China, mendirikan perusahaan penyulingan bernama Byejoe USA yang mengimpor bahan baijiu dari China, kemudian menyaringnya kembali supaya lebih bisa diminum.

"Kami membuatnya lebih sesuai dengan lidah Amerika," ujarnya.

Tempat penyulingan Vinn Distilleries di Portland, negara bagian Oregon, didirikan oleh keluarga imigran China dari Vietnam, mereproduksi resep lama baijiu, dan presiden Vinn Michelle Ly memasarkannya dengan volume yang sangat kecil kepada konsumen-konsumen non-China.

Lucunya, ia mengatakan bahwa sekelompok investor telah mendekatinya dengan ide untuk mengekspor baijiu buatan AS itu kembali ke China, memasarkannya sebagai produk dengan kontrol kualitas tinggi, sebuah masalah yang dihadapi merek-merek baijiu domestik.

Ahli baijiu, Sandhaus, mengatakan cara terbaik untuk mengembangkan peminum-peminum di luar negeri adalah dengan mengikuti model sake Jepang dan memasarkan baijiu sebagai minuman beralkohol untuk dikonsumsi dengan makanan China. Namun, ia menambahkan bahwa para produsen tidak boleh melakukannya dengan terburu-buru.

"Masih perlu waktu yang sangat lama sampai baijiu berhenti menjadi komoditas bernilai tinggi di China," ujarnya.

Popular Posts