728x90 AdSpace

Saat Kau butuhkan tetesan air 'tuk segarkan relung jiwamu yang mulai mengering...

  • Latest News

    Ada Superman di Vatikan

    Paus Fransiskus: Saya Bukan "Superman"

    VATIKAN  — Paus Fransiskus mungkin memang bisa mengundang hiruk-pikuk kerumunan setiap kali dia tiba. Fransiskus juga bisa saja punya pengikut fanatik di seluruh dunia. Namun, Fransiskus menegaskan bahwa dia bukanlah "Superman".

    "Aku tidak suka... mitologi Paus Fransiskus," kata Paus dalam sebuah wawancara menandai tahun pertamanya di Takhta Suci yang diterbitkan di Italia. "Lukisan Paus semacam Superman (maupun) bintang tampak ofensif."

    Paus Fransiskus pun melanjutkan, "Paus adalah orang yang tertawa, menangis, tidur nyenyak, dan memiliki teman-teman seperti orang lain. Manusia biasa." Dia selama ini memang dikenal sebagai sosok dengan senyum lembut dan energi yang menular, sampai meraup 12 juta follower di Twitter.

    Terpilih pada Maret 2013, Paus Fransiskus (77) melampaui Presiden Barack Obama soal retweet pernyataan di Twitter. Pada Januari 2014, wajah Paus tampil menjadi gambar sampul di majalah Rolling Stone. Di majalah itu dia mendapatkan pujian untuk gayanya yang santai dan tak agresif menyikapi isu-isu panas semacam homoseksualitas.

    Sosok Paus Fransiskus menyerupai Superman, terbang di udara dengan jubah putih berkibar di belakangnya, terpampang di sebuah dinding di Roma. Gambar tersebut disebarkan melalui Twitter dan di-retweet oleh Vatikan.

    Dalam gambar itu, juga tergambar tangan Paus yang mengepal di depan wajah dalam gaya seolah mempercepat laju terbang, salib berayun diterpa angin, dan membawa tas hitam bertuliskan kata "valores" yang berarti "nilai".

    Pada pekan ini, Fransiskus juga menjadi favorit di antara 278 nomine penerima Nobel Perdamaian atas usahanya mendistribusikan kekayaan global. Dia adalah paus pertama non-Eropa setelah 1.300 tahun, yang tahun lalu sudah dinobatkan sebagai tokoh majalah Time.

    Terbit, Majalah Khusus "Fans" Paus Fransiskus

    ROMA — Sebuah majalah terbit di Roma, Italia, khusus didedikasikan untuk para fans Paus Fransiskus. Nama majalah itu Il Mio Papa, yang terjemahan bebasnya adalah "Paus Saya".

    Majalah tersebut diluncurkan oleh penerbit Silvio Berlusconi Mondadori. Pada edisi pertamanya, majalah gaya hidup dan gosip ini mengangkat edisi khusus dengan rincian yang gurih, dalam edisi "Pekan Bapa Suci".

    Di dalamnya, penuh foto-foto Paus Fransiskus yang menggelitik. Di antara foto-foto itu adalah gambar Paus berumur 77 tahun asal Argentina itu yang dianalogikan sebagai Superman, tokoh superhero fiktif, dalam jubah kepausan.

    Ada pula dalam edisi perdana tersebut, foto Paus sedang memeluk anak kecil yang naik ke kursi Takhta Suci. Sampai saat ini Vatikan belum mengomentari publikasi yang per eksemplarnya dijual seharga 50 sen euro, setara Rp 8.000-an, itu.

    "Ini semacam fanzine, tapi tentu saja itu tidak seperti sesuatu yang Anda buat One Direction," kata editor majalah ini, Aldo Vitali, dengan menyebutkan pembanding sebuah grup boyband populer. "Kami bertujuan membuatnya menjadi lebih hormat, lebih mulia."

    Majalah ini juga diharapkan bisa menjadi media yang menyampaikan pesan membumi, saran tanpa basa-basi untuk Fransiskus lewat pertemuan mingguan di Lapangan Santo Petrus maupun tempat lain.

    "Itulah mengapa kami menyebutnya (majalah ini) 'Paus Saya', karena setiap orang memiliki sensasi Fransiskus berbicara kepada mereka secara individu," kata Vitali, yang juga editor majalah mingguan nomor satu, TV Sorrisi e Canzoni, persilangan antara TV Guide dan People.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Item Reviewed: Ada Superman di Vatikan Rating: 5 Reviewed By: Blogger
    Scroll to Top